Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Impact of Social Media on Political Enthusiasm Study of the Young Generation in the General Election of Jekan Raya City, Palangka Raya City Febriantory, Febriantory; Antuhni, Tomi; Marhayadi, Marhayadi; Adiwijaya, Saputra; Batubara, Muhammad Zusanri; Saragih, Osi Karina
The Easta Journal Law and Human Rights Vol. 2 No. 03 (2024): The Easta Journal Law and Human Rights (ESLHR)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/eslhr.v2i03.284

Abstract

General Election (Election) Young generation or millennials. General elections are a process to achieve integrity and legal authority which is carried out with the participation of candidates as well as the control process of the agency or field of supervision, to obtain legality by the public which is approved by the established law. Become an underlying part of democratic instruments. The general election indicator is community involvement and participation. This is with the involvement of young people or the millennial generation. The participation or involvement of young people or the millennial generation in general elections is very crucial because, apart from being large in number, these young people are also one of the nation's next generations. However, in terms of participation efforts and indications of what possibilities could have an impact on an outcome, it will certainly be influenced by the participation or involvement of young people. It needs to be identified so that in the future it can help their efforts regarding ways or procedures to take part in a correct election. This research was conducted in Jekan Raya Village, Palangkaraya City. The research findings illustrate that social media has a big influence on the millennial generation, especially in recognizing the profiles of candidates running for office.
Tentang Aku, Kamu, Dan Lingkungan Kita: Perilaku Masyarakat Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Di Sekitar Sungai Kahayan Hutasoit, Jenni; Aji, Galih Prasetya; Santika, Ermi; Batubara, Muhammad Zusanri; Saragih, Osi Karina; Adiwijaya, Saputra
Multikultural: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Multikultural: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Sosiologi, FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multikultural.v2i2.365

Abstract

Perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar Sungai Kahayan memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem sungai yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar sungai kahayan dan untuk mengetahui hambatan atau tantangan yang dihadap masyarakat di lingkungan sekitar sungai kahayan terkait pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan tiga teknik, yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan masyarakat lokal di sekitar Sungai Kahayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan, pendidikan atau pengetahuan, dan peran pemerintah terhadap fasilitas pengelolaan limbah menjadi faktor utama yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. Upaya-upaya yang dapat dilakukan meliputi upaya komprehensif dan berkesinambungan dari kedua belah pihak sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan pencemaran sungai secara efektif dan berkelanjutan, demi terciptanya lingkungan sungai yang bersih dan sehat bagi seluruh warga.
Penguatan Kapasitas Sosial dan Pendampingan Kewirausahaan Anggota Koperasi Merah Putih Kota Palangka Raya melalui Pelatihan Pengolahan Abon Ikan Gabus Kaharap, Yorgen; Elia, Andrie; Rusmanto, Joni; Pitoyo, Dhanu; Sontoe; Pebrianti, Anisa; Anam, Syaeful; Saragih, Osi Karina; Damayanti, Elia
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1769

Abstract

Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kapasitas organisasi dan kepemimpinan sosial pengurus, terbatasnya keterampilan pengolahan produk ikan, serta belum adanya produk unggulan bernilai tambah yang dapat dikembangkan sebagai usaha koperasi. Kegiatan pengabdian ini merespons masalah tersebut melalui pelatihan terpadu pengolahan abon ikan gabus yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas sosial, pelatihan desain logo dan kemasan, pemasaran digital berbasis media sosial, serta sosialisasi sertifikasi halal. Intervensi dilaksanakan bersama 40 peserta yang terdiri atas 15 anggota koperasi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Output utama kegiatan meliputi terbentuknya kelompok belajar usaha abon, produk abon ikan gabus siap jual sebanyak [N_kemasan] kemasan (@ [berat_gram] gram), serta peningkatan rata-rata skor pemahaman teknis dari [skor_pre] menjadi [skor_post]. Secara substantif, kegiatan ini berdampak pada penguatan kapasitas sosial anggota koperasi, meningkatnya kepercayaan diri untuk memulai usaha rumah tangga, serta posisi koperasi sebagai pusat pembelajaran kewirausahaan lokal. Program ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemanfaatan sumber daya pangan lokal, dan SDG 5 (Gender Equality) melalui keterlibatan aktif perempuan dalam rantai produksi dan pengelolaan usaha koperasi.
Resiliensi Nelayan Sebangau Dalam Mempertahankan Mata Pencaharian : Sebuah Kajian Fenomenologi Saragih, Osi Karina; Rusmanto, Joni; Lapalu, Ester Sonya Ulfaritha; Irawansyah, Iman; Fauzi, M. Zainuddin Lutfi; Damayanti, Elia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2428-2436

Abstract

Perubahan musim secara signifikan memengaruhi pendapatan nelayan, menghadirkan tantangan yang kompleks bagi mereka. Selama musim hujan, ketika ikan bermigrasi dan menyebar, hasil tangkapan menurun drastis. Di sisi lain, meskipun potensi tangkapan besar tinggi di musim kemarau, harga jual yang rendah akibat kelebihan pasokan seringkali menyebabkan nelayan mengalami kerugian. Selain itu, ancaman kebakaran lahan selama musim kemarau juga menghambat mata pencaharian mereka dan lingkungan sekitar. Intensitas musim hujan yang tinggi juga menimbulkan risiko banjir. Nelayan dihadapkan pada tantangan yang kompleks akibat perubahan musim. Hasil Focus Group Discussion (FGD) mengungkapkan bahwa terdapat tiga kapasitas ketahanan di Kelurahan Kereng Bangkirai: pengetahuan lokal nelayan selama transisi musim merupakan aset berharga, diversifikasi mata pencaharian nelayan sebagai pendapatan alternatif, dan kelompok nelayan sebagai aset jaringan sosial. Namun, kapasitas ketahanan nelayan cenderung terbatas pada strategi pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Masih terdapat tantangan yang harus dihadapi nelayan, terutama dalam hal data sumber daya manusia.