Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANA RAWAT JALAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI POLIKLINIK SPESIALIS PENYAKIT DALAM RSUD KOTA BOGOR TAHUN 2018-2019 Dwi Lestari, Denisa; Khodijah Parinduri, Siti; Fatimah, Ratih
PROMOTOR Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.611 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4172

Abstract

Waktu tunggu pasien untuk layanan kesehatan diketahui sebagai salah satu tolak ukuran utama untuk sistem kesehatan yang responsif. Lamanya waktu tunggu pasien mencerminkan bagaimana Rumah Sakit mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Pelayanan yang baik dan bermutu tercermin dari pelayanan yang ramah, cepat, nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan rawat jalan terhadap kepuasan pasien di Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam RSUD Kota Bogor.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis studi deskriptif analitik dan rancangan studi cross sectional. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 59 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrument kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi spearman. Hasil penelitian ini menggambarkan sebagian besar responden memiliki waktu tunggu tidak standar atau > 60 menit (94.9%) dan standar atau ≤ 60 menit (5.1%). Secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien sebanyak 39.0% menyatakan puas dan 61.0% menyatakan kurang puas. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam RSUD Kota Bogor, dengan nilai p < 0.05 dan r = 0.290.
PENYULUHAN PEMBERIAN MPASI TEPAT DAN ADEKUAT DI KELURAHAN GENTENG, KECAMATAN CIPAKU, BOGOR TAHUN 2019 Fatimah, Ratih
PROMOTOR Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.287 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5514

Abstract

Masalah dalam pemberian MPASI dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan anak pada 1000 hari pertama kelahiran sehingga membuat pertumbuhan tidak optimal. Pemberian MPASI yang tidak tepat dari segi komposisi maupun cara dapat menyebabkan anak gagal tumbuh ataupun malnutrisi. Tujuan dari acara ini adalah agar para ibu memperoleh pengetahuan tentang cara pemberian MPASI yang tepat dan adekuat. Penyuluhan ini dilakukan di Posyandu RW 06 Kelurahan Genteng, Kecamatan Cipaku, Kota Bogor pada tanggal 14 Oktober 2019. Materi yang diberikan adalah metode pemberian MPASI berdasarkan panduan IDAI. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan pengetahuan ibu dapat bertambah sehingga akan menjauhakan anak dari malnutrisi maupun gagal tumbuh.
IDENTIFIKASI BAHAYA DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) BAGIAN PRODUKSI STAY MIRROR DI PT. ARGATAMA MULTI AGUNG 2021 Salsabilah, Nur; Fatimah, Ratih; Fathimah, Anissatul
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.834 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6976

Abstract

PT. Argatama Multi Agung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan suku cadang otomotif salah satunya yaitu Stay Mirror. Tujuan dari penelitian ini dapat mengidentifikasi potensi bahaya di bagian produksi stay mirror PT. Argatama Multi Agung agar dapat mencegah dan mengurangi resiko kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis semi kuantitatif dari AS/NZS 4360:2004. Informan penelitian adalah 6 karyawan pada setiap area produksi stay mirror. Analisis identifikasi bahaya menggunakan form Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC), untuk menentukan tingkat risiko dengan mengkalikan nilai Probability dan Severity. Hasil dari penelitian menunjukan terdapat  33 potensi bahaya dan 34 risiko dengan rincian level risiko yaitu 23 Low, 4 Medium, dan 7 High. Pengendalian risiko yang disarankan yaitu pemberian pelatihan K3 kepada pekerja secara berkala, melakukan pengecekan kesehatan rutin minimal tiga bulan sekali, safety talk, memasang rambu-rambu K3, monitoring ketaatan penggunaan APD setiap pekerja, mengganti pijakan kursi dengan krisbow tangga lipat 3 step, mengganti box dengan troly beroda, memberikan hanging (pegangan) pada troly box, memberikan peredam bunyi atau diberikan sekat sekat pada mesin, dan melakukan rotasi kerja.
Gambaran Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Rumah Sakit Semen Padang Hospital Tahun 2021 Derryl Martin, Andres; Ginanjar, Ruby; Fatimah, Ratih
PROMOTOR Vol 5 No 6 (2022): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.685 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i6.8745

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit yang selanjutnya disingkat K3RS adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, pengunjung, maupun lingkungan rumah sakit melalui upaya pencegahan kecelakan kerja dan penyakit akibat kerja di rumah sakit. Tujuan Penelitian Mengetahui Gambaran penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Semen Padang Hospital. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskritif. Dengan Input Manajemen K3 menurut Permenkes no 66 tahun 2016, Proses berupa Manajemen risiko K3RS, pelayanan kesehatan kerja, pengelolahan bahan berbahaya dan beracun, pengelolahan prasarana dan pengelolahan peralatan medis, pengendalian kebakaran dan tangggap darurat, Dan Output Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai Permenkes no 66 tahun 2016. Dari penelitian ini menunjukan K3RS yang telah diterapkan di Rumah Sakit Semen Padang Hospital penilaian sebanyak 5 elemen dan 47 poin kriteria penilaian, setelah dilakukan penilaian Ceklis telah terpenuhi sebanyak 44 poin dari 47 poin kriteria penilaian bila dipersentasekan sebesar 93,6% dengan kategori yang memuaskan, meskipun dalam penerapannya masih ada beberapa kekurangan sebanyak 3 poin kriteria. Berdasarkan PP No.50 Tahun 2012 kategori sebesar (80-100%) merupakan kategori yang memuaskan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dalam penerapan K3RS di Semen Padang Hospital terbilang sudah memuaskan,akan tetapi di lapangan masih harus melakukan beberapa upaya peningkatan terutama dalam penyediaan APD sesuai dengan kebutuhan dibidangnya terutama bagian yang berhubungan langsung dengan B3 guna mengurangi potensi kecelakaan kerja maupun mencegah PAK (Penyakit Akibat Kerja) akibat dari proses kerja.