Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Produk Olahan Cabai sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Desa Maju Jaya Kecamatan Kumpeh Ulu Saadah, Maratun; Sampoerno, Mohd. Norma; Fidini, Imtiyaz Ragbah; Maharani, Bintang; Al Ikhsal, Fadlli; Ritauli, Bella
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1535

Abstract

Artikel ini membahas pendampingan dalam pengembangan produk olahan cabai sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Maju Jaya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Desa Maju Jaya memiliki potensi cabai, dengan 98% lahan merupakan lahan pertanian cabai dan memiliki dimiliki oleh masyarakat sendiri. Produk cabai segar melimpah pada masa panen dan membuat harga cabai turun. Kondisi ini diperburuk dengan masa penghujan yang menyebabkan lahan pertanian tergenang dan petani tidak dapat menanam cabai. Prodi Manajemen Pemerintahan melalui Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (P2M2) dari Universitas Jambi memberikan pendampingan pengembangan produk olahan cabai kepada masyarakat Desa Maju Jaya. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan akses informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk mengembangkan produk olahan cabai secara efektif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan ekonomi mereka dengan memanfaatkan potensi yang ada dan mencapai kemandirian ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Pada kegiatan pengabdian ini, tim pengabdian melakukan kunjungan untuk observasi terkait dengan kondisi apa yang masyarakat petani cabai harapkan. Mengacu pada murahnya harga cabai saat produksi melimpah, maka petani menginginkan cabai dapat diproduksi menjadi produk olahan bukan hanya dijual dalam bentuk produk pangan mentah.  Dalam pengabdian ini tim peneliti melihat bahwa sejak dulu, masyarakat desa telah terbiasa dengan bertani cabai, kecakapan dalam bertani diteruskan secara turun temurun. Namun, saat ini mereka terkendala pada perubahan iklim yaitu banjir yang membuat harga cabai rendah dan musim tanam yang terputus. Sehingga, untuk menciptakan kondisi masa depan dimana petani tetap dapat mendapatkan penghasilan layak dari produk cabai, maka tim pengabdian mengusulkan kegiatan hilirisasi produk cabai menjadi bubuk cabai.
Metode Pembelajaran PAI Tingkat Sekolah Dasar Maharani, Bintang; Rahman, Rini
ALSYS Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i3.5825

Abstract

Failure in instructional strategies is often caused by a mismatch between the methods used and students’ needs and learning styles, ultimately hindering content comprehension. This study aims to analyze the instructional strategies used in Islamic Religious and Character Education within the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum at SD Angkasa Lanud Sutan Sjahrir, Padang City, and to identify the supporting and inhibiting factors involved. The research employed a qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation involving the principal, Islamic Religious Education teacher, and students. The findings indicate that instructional strategies were systematically designed, encompassing the formulation of learning objectives, stages of activity (introduction, core, and closing), selection of relevant methods, and the use of engaging media. The learning objectives were focused on developing students’ knowledge and character, while the chosen methods and media effectively enhanced student participation and learning enthusiasm. Supporting factors for the implementation of these strategies included the involvement of all school elements and the availability of adequate facilities, while inhibiting factors included limitations in resources and time. Overall, the instructional strategies for Islamic Religious and Character Education in the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum have been effectively applied through appropriate method and media selection and the active involvement of teachers and students in the learning process. This has had a positive impact on instructional effectiveness and the achievement of curriculum goals.