Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Upaya Kepolisian dalam Penanggulangan Tindakan Pembegalan di Kota Binjai (Police’s Efforts in Handling Burglary in Binjai City) Ginting, Reimanda Zepanta; Sembiring, Tamaulina Br.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13454

Abstract

Secara empirik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepolisian dalam penganggulangan tindakan pembegalan di Kota Binjai, Sumatera Utara. Dalam penelitian ini, data diperoleh melalui wawancara terkait dengan topik penelitian, serta dengan metode sekunder, yaitu memperoleh informasi melalui buku-buku, majalah, ataupun perundang-undangan terkait dengan topik penelitian. Data dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banyak usaha dan upaya yang dilakukan oleh penegak hukum untuk menekan laju angka pertumbuhan tingkat pidana pembegalan, seperti melalukakan patroli keliling, melakukan ronda malam bersama warga. Upaya Polisi Sektor Binjai Selatan dalam menanggulangi pembegalan motor di Kecamatan yaitu upaya pre-emtif, preventif, dan represif. Upaya pre-emtif meliputi sambang desa, pembinaan lapangan pekerjaan, dan pembinaan warga sekolah. Upaya preventif meliputi patroli di daerah rawan, ronda malam, dan imbauan-imbauan. Upaya represif meliputi penyelidikan dan penyidikan.Namun tindak pidana ini masih sering terjadi di beberapa daerah khususnya di daerah perkotaan. Hal ini dapat disebabkan karena masyarakat masih takut untuk melapor, kurangnya edukasi yang dilakukan kepada masyarakat, ataupun karena pelaku yang tidak jera Pelaku begal melakukan tindak kejahatan ini dikarenakan keluarga yang kurang harmonis, keluarga broken home yang membuat depresi, dan tingkat ekonomi yang rendah. Hambatan-hambatan Polisi Sektor Binjai Selatan dalam menanggulangi pembegalan motor di Kecamatan Binjai Selatan meliputi Polisi kekurangan personil, masyarakat takut melapor, dan pelaku yang tidak jera. Upaya dalam menagatasi hambatan-hambatan tersebut berupa meningkatkan koordinasi lintas sektoral, meningkatkan penyuluhan, dan memonitor residivis.
Teknologi dalam Mengubah Wajah Hukum Masa Depan di Indonesia Sembiring, Tamaulina Br.; Barus, Gustiana Putri; Siregar, Syaradila; Hia, Lewi Angan Dewa; Sahputra, Suganda Juli; zais, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telah menjadi pendorong utama dalam perubahan berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang hukum. Di masa depan, teknologi diprediksi akan mengubah wajah hukum melalui penerapan kecerdasan buatan (AI), E-Court, big data, dan otomatisasi. Adapun tujuan penelitian ini mencakup beberapa aspek hukum seperti, mengidentifikasi dampak teknologi padasistem hukum,meningkatkan efisiensi dalam sistem hukum, meningkatkan akses terhadap keadilan, mengantisipasi tantangan hukum baru, mengembangkan kerangka regulasi untuk teknologi baru, mengintegrasikan teknologi dengan etika hukum, dan memprediksi masa depan profesi hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yang mengkaji hukum sebagai norma tertulis yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur terkait. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa teknologi dapat mempercepat proses hukum yang biasanya memakan waktu lama, dengan teknologi sistem hukum dapat menjadi lebih mudah, teknologi seperti E-Court dapat digunakan untuk mengamankan dokumen hukum dan bukti digital, AI dapat digunakan untuk menganalisis keputusan hukum sebelumnya, memberikan saran kepada pengacara, atau bahkan memprediksi kemungkinan hasil suatu kasus. Teknologi memiliki potensi besar dalam mengubah wajah hukum di masa depan dengan cara yang lebih efisien, transparan, dan mudah di akses. Transaksi Elektronik (UU ITE) Dan Undang-Undang No.30 Tentang, Energi.
Revolusi Teknologi dan Tantangan Hukum: Perspektif Privasi dan Keamanan Data dalam Era Internet of Things (IoT) Sembiring, Tamaulina Br.; Koynja, Johannes Johny; Maharaja, Tegen; Febryani, Evy; Marsal, Irsyaf
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2202

Abstract

Revolusi teknologi yang disaksikan dalam era Internet of Things (IoT) telah menghadirkan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pertumbuhan pesat IoT juga membawa tantangan baru dalam hal privasi dan keamanan data. Artikel ini mengeksplorasi dampak revolusi teknologi dalam konteks hukum, dengan fokus pada isu-isu privasi dan keamanan data dalam lingkungan IoT. Dalam artikel ini, kami melakukan tinjauan mendalam tentang perkembangan hukum yang berkaitan dengan IoT dan dampaknya terhadap privasi individu serta keamanan data. Kami menyajikan hasil penelitian terbaru yang mengungkapkan tantangan-tantangan hukum yang dihadapi dalam mengatasi isu privasi dan keamanan data dalam ekosistem IoT yang semakin kompleks. Kami juga membahas inisiatif kebijakan dan regulasi yang telah diadopsi oleh beberapa yurisdiksi untuk mengatasi isu-isu tersebut. Kami menggarisbawahi pentingnya perlindungan privasi dan keamanan data dalam era IoT yang terus berkembang, serta implikasinya terhadap pemegang kepentingan seperti konsumen, produsen perangkat IoT, dan penyedia layanan. Artikel ini mengidentifikasi kebijakan dan tindakan yang perlu diambil untuk memitigasi risiko dan menjaga kepatuhan terhadap hukum dalam lingkungan IoT.
Peran Gugah Nurani Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah di Kelurahan Belawan II Azari, Fadhila Rahma; Alfirman, Farhan; Sembiring, Tamaulina Br.
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3752

Abstract

Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, oleh karena itu Konstitusi Negara Republik Indonesia mencantumkan tentang pendidikan yang merupakan hak setiap warga Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam pasal 31 ayat 1 Undang-Undang Dasar Tahun 1945 menyatakan “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”. Namun secara nyata, masih banyak hak pendidikan yang belum terpenuhi secara adil dan merata terutama pada anak-anak. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik yang tercatat pada tahun 2018,terdapat sekitar puluhan ribu anak putus sekolah yang disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari faktor ekonomi, faktor sarana dan prasarana pendidikan, faktor akses dan jarak tempuh serta faktor lainnya. Maka dalam hal ini,begitu pentingnya peranan dari berbagai pihak lembaga terlibat untuk saling bekerja sama serta memberi dukungan penuh mengentaskan permasalahan ini. Salah satu lembaga yang berperan aktif dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah adalah Gugah Nurani Indonesia. Sebagai lembaga kemanusiaan non-pemerintah yang berfokus pada pemenuhan hak-hak anak khususnya dibidang pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran Gugah Nurani Indonesia berupaya meningkatkan angka partisipasi sekolah terutama dalam wilayah dampingan yang terletak di Belawan II. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa peranan Gugah Nurani Indonesia dalam upaya meningkatkan angka partisipasi sekolah melalui lima strategi efektif yaitu melalui Program Anak Dukungan (Sponsorship), Kampanye Hak Anak atas Pendidikan, Tabungan Pendidikan Anak, Membentuk Satuan Tugas (SATGAS) Anti Anak Putus Sekolah, dan Peningkatan Kompetensi Guru di Sekolah. Kelima strategi efektif tersebut telah berhasil menurunkan angka anak putus sekolah di Belawan II. Dari beberapa strategi yang telah dipaparkan diyakini menjadi sebuah jurus ampuh walaupun masih berada dalam skala kecil namun sangat diharapkan pola ini tentu bisa dikembangkan menjadi skala yang lebih besar.
Scientific Research in Midwifery and Health Adolescent Reproduction Sembiring, Tamaulina Br.; Kembaren, Novalina Br.
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i8.10591

Abstract

The research method applied is qualitative with a phenomenological approach. Thematic analysis technique was used to analyze the data obtained. The results showed that adolescents' knowledge about reproductive health is still limited and diverse. The majority of adolescents get information from peers and social media, while sources of information from family and school are still lacking. Factors that contribute to risky behavior include lack of comprehensive sexual education, peer pressure, and limited access to reproductive health services. The conclusion of this study highlights the importance of improving comprehensive reproductive health education at school and within the family. In addition, easier and more youth-friendly access to reproductive health services is needed. These effects are expected to reduce risky behaviors and improve overall adolescent reproductive health.
PENINGKATAN KAPASITAS DOSEN DALAM PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI: WORKSHOP DAN PELATIHAN MENDALAM Sembiring, Tamaulina Br.; Dewi, RD. D. Lokita Pramesti; Gugat, Rudy Max Damara; Febrian, Wenny Desty; Amrizal, Amrizal; Ansori, Ansori
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24702

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam mengadopsi teknologi dalam pendidikan tinggi. Pendidikan berbasis teknologi menjadi kunci relevansi dan daya saing perguruan tinggi di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 November 2023 melalui aplikasi Zoom, melibatkan 38 peserta dari berbagai kalangan akademik. Latar belakang kegiatan mencermati kesenjangan keterampilan teknologi dosen, mengidentifikasi tantangan dalam penggunaan teknologi, dan memahami dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Metode pelaksanaan mencakup workshop interaktif, pendekatan hands-on, dan pemanfaatan aplikasi virtual meeting. Modul pelatihan disusun untuk mencakup dasar-dasar teknologi pendidikan, strategi pengajaran online, dan pengelolaan platform pembelajaran. Hasil kegiatan mencakup peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan dosen, implementasi teknologi dalam pengajaran, serta terbentuknya jaringan kolaboratif.
PELATIHAN INTERAKTIF: PENINGKATAN KAPASITAS DOSEN DALAM PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI Sembiring, Tamaulina Br.; Aina, Mia; Yuniwati, Ika; Mardiah, Ainun; Rohmiyati, Yuli; Utami, Budi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25545

Abstract

Peningkatan kapasitas dosen dalam menghadapi pendidikan berbasis teknologi merupakan kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan tinggi saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi konkrit terhadap permasalahan tersebut. Pelatihan interaktif dilaksanakan melalui aplikasi Zoom pada tanggal 11 Desember 2023, melibatkan 28 dosen dari berbagai perguruan tinggi. Materi pelatihan mencakup konsep dasar dan aplikasi teknologi dalam pembelajaran, serta strategi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Hasil kegiatan mencakup peningkatan signifikan dalam pemahaman dosen terhadap teknologi pendidikan, terlihat dari kemampuan mereka mengintegrasikan berbagai alat bantu pembelajaran digital. Dosen juga berhasil menciptakan materi pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan. Komunitas pembelajaran berkelanjutan melalui forum diskusi online menjadi wadah efektif untuk pertukaran ide dan dukungan antar dosen.
Juridical Analysis of Legal Protection of Medical Personnel Victims of Persecution in Providing Health Services (Analysis of Supreme Court Decision No. 779.PID. B/2014/PN. JKT. PST) Liem, Simon Yosonegoro; Sembiring, Tamaulina Br.
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition April - June 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze legal protection for medical personnels who are victims of abuse in providing health services. This research method is normative by reviewing statutory regulations. The technical analysis of legal materials used is descriptive-qualitative. The research results show that (i) Law no. 17 of 2023 about Health includes a fairly comprehensive legal framework regarding legal protection for doctors who experience abuse while providing health services in Indonesia, but there are several challenges in its implementation, (ii) abuse of medical personnel is a crime and the causes of crime are problems. which are complex, especially influenced by emotional and environmental factors, (iii) doctors should receive legal protection if the doctors followed the standard operating procedures.
Separation Of Inheritance Assets And Its Implications In Indonesian Civil Law Silaen, Riama Novalia; Sembiring, Tamaulina Br.
Ipso Jure Vol. 1 No. 5 (2024): Ipso Jure- June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/seqfy875

Abstract

This research employs qualitative methods with a literature study approach to explore the legal phenomenon of inheritance separation in Indonesian civil law. The approach involves collecting, reviewing, and analyzing relevant literary sources, including books, journal articles, regulations, and court decisions. The initial step is identifying and collecting relevant literature, followed by an analysis to understand basic concepts, legal principles, and procedures. Researchers critically analyze the collected literature to identify key issues, challenges, debates, and evaluate each source's relevance and validity. Findings indicate that inherited assets are significantly regulated by the Indonesian Civil Code. The Code addresses heirs' rights and obligations, inheritance separation procedures, and special conditions that must be met. The process aims to end joint ownership and distribute assets to each heir according to their rights, requiring all heirs' agreement or a court decision in case of disputes. Article 1075 regulates dispute resolution, allowing courts to intervene. Provisions for canceling inheritance separation protect heirs' rights, with Articles 1112 and 1116 providing a basis for cancellation if there is coercion, fraud, or actions harming more than a quarter of the inheritance value. Overall, Indonesian law offers comprehensive protection for heirs, ensuring the inheritance process aligns with justice and legal principles.