Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Mustahik melalui Zakat Komunitas: Studi Kasus BAZNAS Kabupaten Bangkalan dan Kota Surabaya perspektif Teori Kesejahteraan Jamaluddin Athiyyah Sari, Nurita; Nurhayati, Nurhayati; Mustofa, Mustofa
Maliyah : Jurnal Hukum Bisnis Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Islamic Economic Law Programs, Faculty of Sharia and Law State Islamic University (UIN) of Sunan Ampel Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/maliyah.2025.15.1.1-25

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the mustahik (zakat recipients) This research aims to analyze the empowerment model for mustahik (zakat recipients) through Community Zakat at the National Zakat Agency (BAZNAS) of East Java Province, with case studies at BAZNAS of Bangkalan Regency and BAZNAS of Surabaya City. Specifically, this study examines the implementation of the empowerment model, its relevance to Jamaluddin Athiyyah's welfare theory perspective, and its impact on the welfare of mustahik. The background for this research is the significant potential of zakat in Indonesia, particularly in East Java, and the strategic role of BAZNAS in its management. The research method employed is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques included documentation and interviews, with data validity tested through source and technical triangulation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings indicate that the empowerment models implemented at BAZNAS of Bangkalan Regency and BAZNAS of Surabaya City are adapted to the respective local needs of each area. Empowerment strategies encompass skills training, business capital assistance, and community strengthening. From the perspective of Jamaluddin Athiyyah's welfare theory, especially in the economic field, this program aligns with the principles of Islamic welfare, which include the fulfillment of basic needs, the strengthening of social solidarity, and individual empowerment. This community zakat program has been proven to contribute to improving the welfare and economic independence of mustahik, as evidenced by the increase in their income. Nevertheless, some challenges were identified related to the amanah (trustworthiness/accountability) of mustahik in managing the aid. Keywords: Mustahik Empowerment, Community Zakat, Jamaluddin Athiyyah's Welfare Theory. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan mustahik melalui Komunitas Zakat pada BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dengan studi kasus di BAZNAS Kabupaten Bangkalan dan BAZNAS Kota Surabaya. Secara spesifik, penelitian ini mengkaji implementasi model pemberdayaan, relevansinya dengan perspektif teori kesejahteraan Jamaluddin Athiyyah, serta dampaknya terhadap kesejahteraan mustahik. Latar belakang penelitian ini adalah potensi besar zakat di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, dan peran strategis BAZNAS dalam pengelolaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi dan wawancara, dengan validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pemberdayaan yang diterapkan di BAZNAS Kabupaten Bangkalan dan BAZNAS Kota Surabaya disesuaikan dengan kebutuhan lokal masing-masing daerah. Strategi pemberdayaan mencakup pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, dan penguatan komunitas. Dari perspektif teori kesejahteraan Jamaluddin Athiyyah, khususnya dalam bidang ekonomi, program ini sejalan dengan prinsip kesejahteraan Islam yang meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan solidaritas sosial, dan pemberdayaan individu. Program zakat komunitas ini terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi mustahik, terlihat dari peningkatan pendapatan mereka. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan terkait amanah mustahik dalam pengelolaan bantuan. Kata Kunci: Pemberdayaan Mustahik, Zakat Komunitas, Teori Kesejahteraan Jamaluddin Athiyyah.
Tren dan Perkembangan Tematik Mediasi Orang Tua: Analisis Bibliometrik Berbasis Scopus Sari, Nurita; Setiyawan, Adhi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7805

Abstract

Peningkatan intensitas penggunaan teknologi digital dalam kehidupan anak menjadikan mediasi orang tua isu sentral dalam kajian pengasuhan digital. Meskipun demikian, perkembangan riset mengenai mediasi orang tua masih berkembang secara terfragmentasi lintas disiplin dan konteks, sehingga menghambat pemahaman yang komprehensif terhadap arah perkembangan, fokus tematik, dan struktur pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan, menganalisis, mengidentifikasi pola tematik, dan dinamika publikasi penelitian mediasi orang tua dalam satu dekade terakhir. Studi ini menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap artikel berbahasa Inggris yang terindeks Scopus pada periode 2007–2025. Proses seleksi mengikuti protokol PRISMA dan menghasilkan 129 artikel yang dianalisis dari 382 dokumen awal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan sejak 2015 dengan dominasi kontribusi dari negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat, Tiongkok, dan Belanda, keterlibatan jurnal bereputasi dan penulis yang berpengaruh dalam membentuk lanskap keilmuan mediasi orang tua. Analisis tematik mengungkap pergeseran paradigma riset dari pendekatan yang berorientasi pada proteksi risiko digital menuju pendekatan yang menekankan literasi, keterampilan digital, dan pendampingan aktif orang tua. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperjelas evolusi kajian mediasi orang tua dalam kerangka digital parenting, sekaligus implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan dan intervensi pengasuhan berbasis bukti yang lebih kontekstual dan adaptif terhadap dinamika keluarga modern.
Pendekatan Fun Learning Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Di Paud Insklusi Setyo, Bono; Nadia Aliyatuz Zulfa; sari, Nurita
Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 5 No 2 (2025): Alzam: Journal Of Islamic Early Childhood Education
Publisher : Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/alzam.v5i2.1242

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Fun Learning approach in improving children's social interaction in Insan Kamil Tuban Kindergarten as an inclusive PAUD. The research method used is qualitative with a case study approach, involving observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that the Fun Learning approach through collaborative activities, such as role-playing and creative arts, is effective in increasing the frequency, quality, and courage of children's social interactions. Supporting factors include teacher commitment and adequate facilities, while barriers include differences in children's abilities and limited resources. In conclusion, Fun Learning has been proven to be able to create inclusive learning and improve children's social skills, although advanced training is required for teachers.