Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH KEIKUTSERTAAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MENGGUNAKAN UJI WILCOXON Pratiwi, Desti Aulia; Sarina; Luthfiyaturrohmah, Khilma; Sulastri; Pramita, Agnes
Fraction: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Fraction: Jurnal Teori dan Terapan Matematika
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fraction.v4i2.66

Abstract

Di Indonesia perguruan tinggi bersaing dengan tantangan yang berat yaitu mencetak generasi yang dapat siap terjun secara langsung serta mampu bersaing dipasar bebas. Mahasiswa sejati harus mempunyai pengalaman berorganisasi untuk mengembangkan keterampilan dan kepemimpinan yang dimilikinya. Selain itu, keberhasilan seorang siswa di sekolah dapat dilihat melalui hasil akademik yang ditunjukkan pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Namun, jika ingin terjun ke dunia kemahasiswaan organisasi, siswa harus mampu membagi serta mengatur waktu antara kelas dan organisasi agar tidak berdampak negatif terhadap keberhasilan studinya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh atau keikutsertaan organisasi kemahasiswaan terhadap nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa jurusan matematika di Universitas Bangka Belitung. Dalam penelitian ini menggunakan metode uji wilcoxon. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa nilai Zhitung (-14,62) lebih kecil dari Ztabel (0,4750) maka Ho di-tolak. Sedangkan pengujian menggunakan Software R-Studio diperoleh sebesar 0,00248 karena diketahui nilai P-value (Asymp. Sig (2-tailed)) kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh keikutsertaan organisasi kemahsiswaan terhadap IPK secara signifikan-ikan.
KELAYAKAN FINANSIAL DAN FAKTOR PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA SUKARAMI KECAMATAN AIR NIPIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN Sarina
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 22 No 1 (2024): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v22i1.4390

Abstract

Sukarami Village, Air Nipis District is one of the sub-districts in South Bengkulu district as a rice-producing area with a planting area of 326 ha consisting of 15 farmer groups. Farming paddy rice is done from generation to generation. The research objective was to determine the feasibility and to determine the factors that influence lowland rice farming in the village of Sukarami, Air Nipis District, South Bengkulu Regency. The research was carried out from May to September 2021 in Sukarami Village, Air Nipis District, South Bengkulu Regency. The location selection was carried out purposively with the consideration that all the inhabitants of Sukarami Village grow rice. The data analyzed are production costs, revenues, income, R/C ratio, cost of goods, and factors affecting rice farming. The results of the study show that the average land area is 0.75 ha, the average income is IDR 14,19,842 / farming, the average production cost of Rp. 6,027,215.20/farm, average income of IDR 8,892.62680/farm. R/C 2,475. Basic Price Rp. IDR 3,635.75/kg. Factors of land area, seeds, fertilizers, labor and medicines have a positive effect on the production of lowland rice farming in Sukarame Village, Air Nipis District, South Bengkulu Regency.
Pelatihan Penyusunan Media Pembelajaran Interaktif Memanfaatkan Teknologi AI untuk Dewan Guru Bahasa Indonesia Kabupaten Kepahiang Yanti, Nafri; Noermanzah; Muhammadiansyah, Sandy; Sarina
Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Penguatan Kapasitas dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan, Literasi Dig
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v3i2.45968

Abstract

This community service activity aims to improve the competence of Indonesian language teachers in producing interactive learning media through the use of artificial intelligence (AI) technology. The training utilized two main platforms: Magic School AI, which provides over 60 menus to support lesson planning, assessment creation, rubric development, and course guidance for educators; and Classpoint, which is used to create more interactive learning in the classroom. The program targeted teachers who are members of the Indonesian Language Subject Teachers' Conference (MGMP) of Kepahiang Regency Junior High Schools. Evaluation of success was carried out through the administration of pre- and post-test instruments to measure teacher understanding of AI utilization, as well as a survey of participant satisfaction with the training and mentoring. The results of the activity showed an increase in participant knowledge regarding the use of Magic School AI and Classpoint in designing engaging and interactive learning. Participants' responses were generally positive, and the program ran smoothly. This program is expected to be a sustainable step in encouraging teachers to integrate AI technology to create a more effective and enjoyable learning process for students.
NILAI-NILAI DAKWAH PADA TRADISI KENDURI TURUN SAMPAN DI DESA TELUK LANCAR KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS Sarina; Misda, Asruari
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan prosesi tradisi kenduri turun sampan serta mengungkapkan nilai-nilai dakwah yang terkandung di dalamnya. Jenis pendekatan menelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode purposive sampling melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menemukan bahwa rangkaian kegiatan kenduri dimulai dari menentukan hari, mengundang orang, meyiapkan makanan, berkumpul, dilanjutkan pembacaan do'a, kemudian makan bersama disertai ngobrol santai, lalu diakhiri dengan penyiraman air doa dan menurunkan sampan ke sungai. Tradisi kenduri turun sampan juga terdapat tiga unsur nilai dakwah, diantaranya terdapat nilai aqidah, yang tampak saat pembacaan bismillah, doa bersama, dan tidak ada unsur syirik serta praktik yang menyimpang dari ajaran Islam. Nilai akhlak, yang terlihat dari sikap saling menghormati, sopan santun, dermawan, disiplin, menjaga kebersihan lingkungan, dan memiliki sikap gotong royong. Nilai syari'ah melalui penerapan kepatuhan syariat Islam seperti berpakaian sopan menutup aurat, bersikap amar ma'ruf nahi mungkar, dan mempererat tali persaudaraan. Tradisi ini juga selaras dengan prinsip Islam dan berfungsi sebagai media dakwah berbasis budaya lokal. meskipun ketiga nilai dakwah tersebut ada dalam tradisi kenduri turun sampan, nilai akhlak memiliki peran yang paling menonjol, karena tampak secara nyata dalam perilaku keseharian masyarakat.
Model Pengembangan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) Herbal Berbasis Digital: Studi Kasus Pada Jamu Kito Kota Bengkulu Dina Hasta Ningsih; Diogi Putra Befa; Sarina
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v24i1.5618

Abstract

Digital transformation has become a critical factor in enhancing the competitiveness and sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly those operating in the herbal-based industry. However, limited studies have comprehensively examined the integration of product innovation, digital marketing, customer relationship management (CRM), and organizational resilience within herbal MSMEs in regional areas of Indonesia. This study aimed to analyze the development strategy of Jamu Kito, a herbal MSME in Bengkulu City, and to formulate a model for strengthening its competitiveness in the digital era. The research was conducted in April 2025 using a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the business owner, field observations, and business documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results indicated that Jamu Kito’s competitive advantage was derived from the utilization of natural ingredients without synthetic preservatives, customer-driven product innovation, digital-based marketing activities, and customer relationship management practices that strengthened customer trust and loyalty. The study also revealed that the business demonstrated strong organizational resilience through adaptive strategies implemented after a major fire incident. The novelty of this research lies in the development of an integrated competitiveness model that combines entrepreneurial orientation, herbal product innovation, digital marketing, customer relationship management, and organizational resilience. The proposed model provides both theoretical and practical contributions to the development of sustainable herbal MSMEs in Indonesia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGELUARAN NELAYAN PESISIR PADA MASA PANDEMI COVID ¬- 19 DI DESA BURANGA KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Sarina; Arifuddin Lamusa; Moh. Alfit A. Laihi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 6 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/beagsf71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel independen pendapatan (X1), dan jumlah tanggungan keluarga (X2) yang berpengaruh nyata terhadap variabel dependen pengeluaran (Y) nelayan pesisir pada masa pandemi Covid-19 di Desa Buranga. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Buranga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong yang dilakukan secara sengaja (purpossive). Jumlah responden sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder. Pengolahan data dengan Analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitan menggunakan analisis regresi linear berganda dalam Uji F (simultan) menunjukkan bahwa Fhitung (20,972) > Ftabel (2,98) berarti secara bersama-sama semua variabel independen yaitu pendapatan (X1), dan jumlah tanggungan keluarga (X2) memberikan pengaruh secara nyata terhadap variabel dependen pengeluaran (Y). Pada Uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel pendapatan (X1) berpengaruh nyata terhadap pengeluaran di mana, thitung 3,922 > ttable 2,055 memiliki nilai signifikan 0,001 < 0,05, dan jumlah tanggungan keluarga (X2) berpengaruh nyata terhadap pengeluaran di mana memiliki nilai signifikan 0,000< 0,05, dan thitung 5,037 > ttable 2,055 berarti secara individu semua variabel independen berpengaruh secara nyata terhadap variabel dependen.
TINJAUAN TERHADAP KEABSAHAN PERJANJIAN GADAI EMAS PADA PEGADAIAN DALAM MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM BAGI MASYARAKAT Mairissya; Sarina; Mutiara Salsadila; Komariah; Amril Yahya; Rizky
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian gadai emas di Pegadaian merupakan layanan keuangan yang populer dan dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan keuangan mendesak, namun demikian, keabsahan dan kejelasan hukum dari perjanjian ini tetap menjadi topik penting yang layak untuk diteliti secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keabsahan perjanjian gadai emas di Pegadaian berdasarkan kerangka hukum yang relevan, serta menilai seberapa efektif perjanjian ini menjamin kejelasan hukum bagi masyarakat yang menjadi nasabah. Pendekatan yang digunakan adalah metode hukum normatif, dengan meninjau literatur mengenai undang-undang, peraturan, putusan pengadilan, prinsip-prinsip hukum, dan publikasi akademis yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perjanjian gadai emas di Pegadaian secara umum memenuhi persyaratan untuk perjanjian yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, terdapat celah yang mencolok, terutama terkait ketidakseimbangan kekuasaan antara Pegadaian sebagai pemberi pinjaman dan peminjam sebagai nasabah, khususnya terkait penggunaan kontrak standar yang diberlakukan secara sepihak. Nasabah masih belum menikmati jaminan hukum yang lengkap akibat ketidakberesan dalam penerapan prinsip-prinsip perlindungan Konsumen dan kurangnya transparansi dalam proses perjanjian. Penelitian ini menyarankan agar pegadaian memperbarui peraturan internalnya dan meningkatkan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan untuk memberikan perlindungan hukum yang memadai.