Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGGUNAAN GAYA BAHASA PENEGASAN DALAM NOVEL JANGAN BERSEDIH KARYA EIDELWEIS ALMIRA Semi Mangiri; Berthin Simega
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v1i2.1330

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa penegasan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira. Manfaat hasil penelitian yang diharapkan adalah (1) Sebagai bahan masukan dan sumber pengetahuan bagi penulis sendiri tentang gaya bahasa Penegasan, (2) Sebagai sumber pengetahuan bagi orang lain yang berkecimpung di bidang sastra, khususnya gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, (3) Sebagai sumbangan pikiran dan masukan untuk dunia pendidikan dalam pengajaran gaya bahasa Penegasan, dan (4) Dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi penelitian selanjutnyan khususnya penelitian di bidang gaya bahasa. Populasi penelitian ini adalah 123 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah purposif sampling artinya diambil sesuai dengan kebutuhan analisis data. Peneliti mengambil sampel sebanyak 47 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) teknik baca , (2) teknik catat, dan (3) teknik dokumentasi. Teknik baca digunakan untuk membaca secara teliti objek penelitian, dan menandai data berupa kalimat yang mengandung gaya bahasa penegasan. Teknik catat digunakan untuk mencatat data gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira.Teknik dokumentasi dalam penelitian ini adalah novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Berdasrkanhasil analisis yang dikemukakan, maka dapatlah disimpulkan bahwa gaya bahasa penegasan yang ditemukan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, adalah: (1) Gaya bahasa repetisi, (2) Gaya bahasa klimaks, (3) Gaya bahasa sigmatisme, (4) Gaya bahasa pleonasme, (5) Gaya bahasa eksklamasio, dan (6) Gaya bahasa aliterasi, dan (7) Gaya bahasa inversi.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN JOYFULL LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMK KRISTEN HARAPAN Christin Tiku Tanga; Dina Gasong; Berthin Simega
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v5i2.2341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran joyfull learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia pada kelas X TAB SMK Kristen Harapan. Penelitian dengan judul “Penerapan Strategi Pembelajaran Joyfull Learning Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X SMK Kristen Harapan”, ini termasuk dalam konsep pendekatan penelitian kombinasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X TAB SMK Kristen Harapan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga terpilih kelas X TAB E sebagai sampel dengan jumlah 33 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian yaitu: (1) wawancara terhadap guru selaku narasumber yang menerapkan strategi pembelajaran joyfull learning, (2) wawancara terhadap siswa, (3) lembar observasi aktivitas guru dalam menerapkan strategi pembelajaran joyfull learning, (4) lembar observasi aktivitas siswa, dan (5) instrumen angket bagi siswa untuk mengetahui sejauh mana mereka senang dalam belajar bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) strategi pembelajaran joyfull learning efektif diterapkan pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAB SMK Kristen Harapan, (2) dari tabel indikator nilai pendidikan bahasa Indonesia kelas X TAB, strategi pembelajaran joyfull learning pada pembelajaran bahasa Indonesia berdampak baik bagi peningkatan prestasi dan nilai siswa, dan (3) ada beberapa kendala yang dialami oleh guru diantaranya yaitu pembelajaran yang dilakukan terlalu lama yaitu selama 4 jam dan itu bisa membuat siswa kelelahan dan jenuh. Konsep pembelajaran yang memacu keaktifan di kelas membuat beberapa siswa yang memang berkarakter introvert mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri walaupun pembelajaran dilakukan tanpa adanya perasaan terpaksa atau tekanan (not under presus).
Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada Melalui Pembinaan Sastra Lisan Berbasis Budaya Lokal Milka; Berthin Simega; Dina Gasong; Rita Tanduk; Herman Kandari; Theresyam Kabanga; Perdy Karuru; Elvira Pasila; Sallolo Suluh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8934

Abstract

Bahasa daerah dapat menjadi bukti adanya peradaban dan budaya yang diwariskan kepada generasi muda baik secara lisan maupun tertulis. Salah satu langkah strategis dalam melestarikan Bahasa daerah yaitu melalui pendokumentasian. Cerita rakyat (ulelean Toraya) yang terdapat di Masyarakat Toraja khususnya di Lembang (desa) Rantedada sudah jarang diperdengarkan kepada anak-anak usia sekolah. Guru TK dan guru Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT) juga belum terampil dalam mendongengkan kisah-kisah dari cerita rakyat Toraja (ulelean Toraya). Permasalahan yang dihadapi mitra dapat diselesaikan melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada melalui Pembinaan Sastra Lisan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini melalui penyuluhan kepada orangtua dan pelatihan bagi siswa dan guru TK serta SMGT. Penyuluhan dan pelatihan sangat penting dilakukan sebagai Langkah awal dalam pelaksanaan PKM ini untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya berkontribusi dalam pelestarian Bahasa Toraja
Implementasi Model Problem Based Lerarning Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Ilyas, Haryadi; Simega, Berthin; Tanduk, Rita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1499

Abstract

The aim of this research is to describe the planning, implementation and assessment of learning outcomes of the problem based learning model in Indonesian language subjects for class V SDN 011 Tatoa. The research was conducted as a qualitative type of research and used a case study approach. Data collection procedures were carried out using observation, interviews and documentation methods. Data analysis techniques using data collection, data reduction, data presentation, and drawing data conclusions. The research results found in this study are that educators need to understand CP in learning planning, formulate TP, and compile ATP and then design teaching modules. Creating teaching modules containing learning models according to learning materials. Educators have applied a problem-based learning model in one of the materials "Becoming a World Citizen". The learning implementation consists of initial activities, core activities based on PBL syntax, and closing activities. Evaluation of learning by educators every three months, and students at the end of learning, middle or end of level and semester.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penggunaan Media Kartu Kata Tekkay, Ester; Simega, Berthin; Baan, Anastasia
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1530

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca dan mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan membaca peserta didik kelas rendah melalui penggunaan media kartu kata pada kelas I SDN 011 Tatoa Kabupaten Mamasa. Penelitian dilakukan dengan jenis penelitian (mixed methods research) yaitu metode penelitian kombinasi dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket dan tes. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Dari hasil pengolalan data sebelum dan sesudah digunakan media pembelajaran kartu kata diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia setelah menggunakannya. Hasil ini dapat dilihat pada skor rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia murid kelas I dengan pre-test yaitu 32,22 berada pada kategori sangat rendah dan skor rata- rata pada pos-test yaitu 84,89 berada pada kategori sangat tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu baca mempunyai pengaruh positif terhadap pembelajaran membaca pemahaman siswa.
Pengaruh Media Youtube Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Nelvan, Meiltianus; Tanduk, Rita; Simega, Berthin
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1547

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh media youtube terhadap pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di   SMAN 2 Tana Toraja dan mendeskripsikan peran guru dalam mengintegrasikan media youtube ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja. Penelitian dilakukan dengan jenis pendekatan penelitian kuantitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, kusioner, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah : 1) Media  youtube yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berpengaruh secara positif pada siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja. Pengaruh signifikan berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) yang mana adalah sebesar 0,00<0,00 dan nilai thitung 5,407>ttabel 1,677. Hasil ini sesuai dengan hasil jawaban siswa pada kuesioner/angket yang lebih banyak memberi tanggap sangat setuju dan setuju pada setiap pernyataan kuesioner; 2) Guru-guru dapat berperan positif dalam mengintegrasikan media youtube ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja.
Dampak Beban Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru Bahasa Indonesia Kambuno, Reski; Simega, Berthin; Dewi, Resnita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1548

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis dampak beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru Bahasa Indonesia SMPN di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan uji instrumen, uji reliabilitas, regresi linier berganda, uji t (uji parsial), uji F (uji simultan), dan koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS 26.2023 (Statistical Product and Service Solutions). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban kerja dan lingkungan kerja berdampak positif yang signifikan terhadap kinerja guru bahasa Indonesia SMPN di kabupaten Toraja Utara dan secara simultan beban kerja dan lingkungan kerja berdampak positif signifikan terhadap terhadap kinerja guru Bahasa Indonesia SMPN di Kabupaten Toraja Utara.
Interferensi Bahasa Ibu Terhadap Penguasaan Bahasa Indonesia Menulis Cerita Rakyak ., Theopilus; Simega, Berthin; Baan, Anastasia
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1553

Abstract

The aim of this research is to describe the form of mother tongue that often interferes with mastery of Indonesian, as well as to find out the factors that cause mother tongue interference with mastery of Indonesian in writing the Mamasa folklore by class IX students of SMPN 2 Sesenapadang Mamasa. The type of research used is qualitative research. The research method used is direct observation (observation). The analysis techniques used are data collection, data redaction, data presentation and conclusions and withdrawal/verification. The results of the research show that it is true that there is interference in Mamasa's mother tongue with the mastery of Indonesian in writing Mamasa folk tales by class IX students of SMPN 2 Sesenapadang Mamasa, due to the students/speakers' daily habit of using their mother tongue.
Kesantunan Komunikasi Pada Media Cetak Elektronik Sebagai Pembentuk Integritas Pembaca Kendek, Martina Asri; Gasong, Dina; Simega, Berthin
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1556

Abstract

The aim of this research is to describe positive and negative politeness strategies based on Brown and Levinson's theory of politeness and how polite communication in electronic print media forms reader integrity. The research was conducted as a qualitative type of research. Data collection procedures were carried out using reading techniques, note-taking techniques and documentation techniques. The data analysis method was carried out in four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and verification and conclusions. The results of this research show that communication politeness in electronic print media uses fifteen positive politeness strategies and eight negative politeness strategies. The fifteen positive politeness strategies and eight negative politeness strategies used by the three electronic print media consisting of detiknews.com, kompas.com, and tribunnews.com, namely speakers and readers (listeners/readers) are marked with words, phrases, clauses, and sentences on electronic print media. The politeness of communication in electronic print media used by the three electronic print media consisting of detiknews.com, kompas.com, and tribunnews.com, as forming the integrity of readers, is marked in words, phrases, clauses and sentences, namely being critical, creative, excel, and be responsible for oneself, the environment, family, and apply it in everyday life.
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas Rendah Sukijan, Amoy; Simega, Berthin; Tanduk, Rita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i3.1970

Abstract

Membaca merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa tulis yang bersifat reseptif. Karena dengan membaca seseorang akan memperoleh informasi, memperoleh ilmu dan pengetahuan serta pengalaman-pengalaman baru. Keberhasilan belajar dalam proses belajar di sekolah sangat ditentukan oleh penguasaan kemampuan membaca pada tahap permulaan. Tujuan penelitian ini adalah; (1) mendeksripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah SD Negeri 004 Bulo, (2) mendeksripsikan faktor penghambat dan pendukung bagi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah SD Negeri 004 Bulo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa yaitu dengan menggunakan strategi buttom-up dengan menggunakan metode basal readers dan metode distar. (2) faktor penghambat dan pendukung bagi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa adapun faktor penghambat bagi guru yaitu: siswa dan lingkungan. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu: tutor teman sebaya. Kesimpulan menunjukkan bahwa strategi guru di SD Negeri 004 Bulo dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa dikelas yang diterapkan guru dengan mengajak siswa untuk membaca buku, membuat permainan disela-sela pembelajaran, menyediakan fasilitas untuk siswa, guru membiasakan siswa melakukan literasi terlebih dahulu, menggunakan modul ajar sebagian acuan dalam proses pembelajaran dikelas.