Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

DAYA TERIMA COOKIES DAUN TURI (SESBANIA GRANDIFLORA) PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS LAMBITU Zara Avila, Dea; Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Rhosmiati, Rhosmiati; Putri, Dita Oktaviani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48016

Abstract

Periode menyusui merupakan fase penting bagi ibu dan bayi, di mana ibu membutuhkan asupan gizi lebih untuk memproduksi Air Susu Ibu (ASI) berkualitas. WHO menganjurkan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu menyusui untuk mencegah kekurangan gizi. Salah satu bahan pangan yang diyakini bermanfaat adalah daun turi, tanaman asli Indonesia yang kaya protein, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan daya terima cookies daun turi berdasarkan rasa, warna, dan aroma dengan tiga formula berbeda (F1: 125 g, F2: 100 g, F3: 75 g). Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain eksperimental. Uji perbedaan daya terima dilakukan menggunakan One Way ANOVA melalui aplikasi SPSS, sedangkan analisis kandungan gizi dilakukan menggunakan NutriSurvey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada aspek rasa (p = 0,019; p < 0,05), sedangkan pada aspek warna (p = 0,641) dan aroma (p = 0,483) tidak terdapat perbedaan signifikan (p > 0,05). Formula dengan tingkat kesukaan tertinggi secara keseluruhan, dilihat dari persentase “suka” dan “sangat suka” pada semua aspek, adalah F3 (75 g).
Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara Khatimah, Nur Husnul; Nursani, Nursani; Fathir, Fathir
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7928

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Penyuluhan Pneumonia Dan Pencegahan Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kumbe Kota Bima dwi, dwi rezeki aulia; Muamar Iksan; Khatimah, Nur Husnul; Darmin; M. Noris; Ningsih, Suci Rahayu; Sudirman
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 2 No. 2 (2025): July (2025)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v2i2.408

Abstract

usia balita merupakan usia yang mengalami pertumbuhan yang sangat penting untuk diperatikan dan usia yang harus diberikan pola asuh yang baik dalam membantu pertumbuhannya, Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan untuk mendorong dan meningkatkan pengetahuan ibu untuk melakukan Tindakan yang seharusnya di lakukan untuk mencegah terjadinya pneumonia pada usia balita, Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan untuk mendorong danmeningkatkan pengetahuan ibu untuk melakukan Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi terjadinya pneumonia pada usia balita, kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilakukan di kelurahan Oi Fo'o, dengan melakukan penyuluhan Pneumonia dan pencegahan pneumonia pada balita di wilayah puskesmas kumbe, sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 5 orang tua balita Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan media leaflet agar memudahkan responden memahami materi serta memberikan rekomendasi kepada responden menjaga dan melakukan sanitasi lingkungan yang rutin untuk mencegah resiko terjadinya pneumonia pada balita. Hal ini dibuktikan dengan adanyapeningkatan pengetahuan responden mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan sanitasi serta pola konsumsi.
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN SISTEM ZONASI DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU Khatimah, Nur Husnul; Naro , Wahyuddin; Yuspiani , Yuspiani
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 8 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i8.2393

Abstract

There are still disparities in the quality of education in several regions in Indonesia, which shows a clear gap in educational services. The government's efforts to advance education in Indonesia through education equality programs have been implemented in various ways. One of the steps taken to improve and equalize the quality of education is through the implementation of a zoning system in the process of accepting new students. This zoning system is regulated in Minister of Education and Culture Regulation Number 14 of 2018. The zoning system is a form of effort to equalize education and aims to eliminate the image of superior schools that has spread widely in society. With this zoning system, it is hoped that all schools will have equal quality, and there will no longer be preferences for certain schools. However, this new policy cannot be separated from the potential for problems to arise, both in terms of school management and from the community, especially student parents as consumers of education. This research aims to analyze educational policies related to the zoning system in the process of admitting new students, using qualitative research methods with a document/text study approach.
Determinants Influencing the Prevalence of Stunting in Toddlers Khatimah, Nur Husnul; Avila, Dea Zara
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6245

Abstract

Stunting remains a significant public health issue with long-term effects on the growth and development of children, particularly in regions with limited access to health resources. Various factors such as economic status, parenting practices, and access to health facilities contribute to its prevalence. This study aims to analyze the determinants influencing stunting among children under five years old in Sambane Village, Langgudu District, Bima Regency. A cross-sectional approach was used with data collected from 50 respondents through questionnaires. Statistical analysis using the Chi-Square test was conducted to examine the relationship between independent variables—namely economic status, water source, toilet type, mother's body mass index (BMI), mother's education, mother's occupation, mother's age, child vaccination status, and frequency of posyandu visits—and the prevalence of stunting. The findings revealed that economic status (χ² = 36.11, p < 0.001), water source (χ² = 29.17, p < 0.001), toilet type (χ² = 34.38, p < 0.001), maternal education (χ² = 36.11, p < 0.001), and maternal occupation (χ² = 25.69, p < 0.001) were significantly associated with stunting. These results highlight that strengthening socioeconomic conditions and improving access to basic health facilities are critical strategies in stunting prevention efforts.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TENTANG STUNTING Darmin, Darmin; Khatimah, Nur Husnul; Iksan, Muammar; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27336

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Salah satu faktor yang behubungan dengan kejadian stunting dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu. Tujuan Penelitan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap ibu balita sebelum dan sesudah menggunakan media booklet tentang stunting di Desa Mbawi. Jenis penelitian adalah kuantitatif metode analitik dengan design Eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Pendekatan yang digunakan adalah One Group Pretest-Postest uji yang digunakan adalaha Uji T- Dependent. Populasi dalam penelitian seluruh ibu balita yang berada di Desa Mbawi. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan booklet. Tehnik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan Rata-rata nilai pre post pengetahuan ibu balita tentang Stunting sebelum diberikan media Booklet yaitu 0,440 dengan standar deviasi 0,501, Hasil penelitian menunjukan nilai p value sebesar 0.000 <? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Sedangkan rata-rata nilai pre post sikap ibu balita tentang Stunting sesudah diberikan media Booklet yaitu 0,240 dengan standar deviasi 0,555, serta p value 0.004 >? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai sikap ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita agar melakukan perilaku pencegahan Stunting melalui kegiatan peningkatan pencarian informasi kesehatan melalui kegiatan seminar, penyuluhan, serta memanfaatkan media promosi kesehatan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Avila, Dea Zara; Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Nursani, Nursani; Akbar, Muhammad; Firmanto, Taufik; Israjunna, Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Analysis of the Effectiveness of Local PMT Biscuits from Jewawut and Swallow's Nest in Improving the Nutritional Status of Toddlers: local food Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara; Hairunnisah, Hairunnisah; Iksan, Muammar; Juraidin, Juraidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5229

Abstract

Malnutrition in children under five years of age remains a public health challenge in Indonesia, especially in rural areas. Efforts to improve nutritional status through the use of high-value local foods are one sustainable strategy. This study aims to analyze the effectiveness of providing biscuits made from millet and swallow nests in improving the nutritional status of children aged 1-5 years. This study used a pretest-posttest design without a control group with a sample size of 35 children selected purposively. The intervention was carried out for a certain period by providing millet and swallow nest biscuits every day. Nutritional status data were obtained through anthropometric measurements of weight and height, then analyzed using the Paired t-Test and McNemar's Test. The results showed a significant increase in the average nutritional status score of children from 13.45 ± 1.52 to 14.20 ± 1.47 (p = 0.000; p < 0.05). The McNemar test analysis also showed a significant change in the proportion of nutritional status (p = 0.042; p < 0.05), with a decrease in the proportion of malnourished children from 28.6% to 20.0%. These findings indicate that the consumption of millet biscuits and swallow nests has a positive effect on improving the nutritional status of children aged 1-5 years. Conclusion: The provision of jewawut biscuits and swallow nests is effective in improving the nutritional status of toddlers. The use of these local foods has the potential to become an alternative.