Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

STUDENTS' PERCEPTIONS OF THE USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING AT STIA LPPN PADANG Mandasari, Mellati; Evi Fussalam, Yahfenel; Kurniawan, Ridho
Journal Of Language Education and Development (JLed) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol 6 No 2 (2024): Journal of Language Education and Development (JLed)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jled.v6i2.2335

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze students' perceptions of the use of Artificial Intelligence (AI) in English language learning at Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lppn Padang. In particular, it focuses on the application of ChatGPT, an AI-based chatbot developed by OpenAI, to assist students in improving their writing skills. Through surveys and interviews, data were collected from students to evaluate their experiences and perceptions of using ChatGPT. The findings reveal that while many students appreciate the support provided by AI in terms of ease of access to information, improved writing efficiency, and enhanced understanding, concerns remain regarding over-reliance on technology and potential impacts on independent learning. This research contributes to the broader discussion on integrating advanced technology into educational practices and its implications for future learning environments. Keywords: students' perceptions, Artificial Intelligence (AI), English language education
Cultural Revitalization through Innovation: Developing Kolotik as a Traditional Musical Instrument and Local Art Product in Indonesia Frahma Ayudia Smarandhana; Jaeni; Yahfenel Evi Fussalam
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v8i1.353

Abstract

Objective: This study aims to analyze the innovation process in the development of the Kolotik musical instrument as a strategy for revitalizing traditional arts while strengthening Ciamis’s local art products. Method: A descriptive qualitative method with an arts ethnography approach was employed and conducted in Cimaragas District, Ciamis Regency, through participatory observation of the production and use of Kolotik, in-depth interviews with craftsmen, artists, community leaders, and arts educators, as well as visual documentation and field notes; data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing using source and technique triangulation. Results and Discussion: The findings indicate that Kolotik innovation occurs across four main domains: (1) the transformation of form and function through the development of size, color, and ornamentation, along with the expansion of functions from a traditional rhythmic instrument into an applied art product with aesthetic and economic value; (2) the development of numerical notation and simple scores as documentation media to transform oral transmission into more systematic learning, including applications to regional songs such as Bubuy Bulan and Manuk Dadali; (3) the strengthening of sustainability through the roles of community and educational institutions via training, performances, festivals, and the integration of arts learning based on local wisdom; and (4) the preservation of Kolotik’s cultural and philosophical values, such as harmony, togetherness, and human nature balance as a Sundanese identity that remains relevant amid the dynamics of modern society. Conclusion: Revitalization-based innovation enables Kolotik not only to endure as cultural heritage but also to evolve as an adaptive and functional learning instrument and local art product that sustainably reinforces Ciamis’s cultural identity.
CHARACTER EDUCATION FOR MENTAL RESILIENCE: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON CHILDREN'S WELL-BEING IN THE AI ERA Fatrizal Fatrizal; Yahfenel Evi Fussalam
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 10 Issue 2, Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v10i2.3773

Abstract

This study analyzes the relationship between character education and children's mental resilience in the era of artificial intelligence, focusing on protective factors and developing an integrative conceptual model. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach with the PRISMA protocol, 144 articles from Scopus-indexed journals published between 2020 and 2025 were screened, and 15 relevant studies met the inclusion criteria. The study results indicate that character education plays a strategic role in strengthening children's resilience through the values of self-regulation, empathy, responsibility, solidarity, and the search for meaning in life. Identified protective factors include positive parent-child bonds, peer support, family resilience, and community involvement, while risk factors include device dependence, family conflict, poverty, and parental stress. The proposed conceptual model emphasizes a holistic, differentiated, and multilevel approach with simultaneous involvement of schools, families, and communities. The findings of the majority of studies confirm that character education not only shapes morality but also functions as an ecosystem strategy to strengthen children's mental resilience in facing digital and social challenges in the era of artificial intelligence. This study recommends the development of a multidimensional resilience theoretical framework, its integration into the curriculum
STRATEGI PEMBELAJARAN TARI KREASI “NYI RANTANG” PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARI DI SMP NEGERI 2 CILAKU, CIANJUR Neni Sumiati; jaeni jaeni; Yahfenel Evi Fussalam
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 2 (2026): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/botinglangi.v5i2.84105

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pembelajaran dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari, terutama pada pembelajaran Tari Kreasi Nyi Rantang di SMP Negeri 2 Cilaku Cianjur. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran, serta mengetahui upaya yang dilakukan pembina untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan sifatnya variatif, terdiri dari demonstrasi, latihan berulang (drill), pembelajaran kelompok, apresiasi, eksplorasi, serta pendekatan kontekstual. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan keterampilan menari, kerja sama, dan pemahaman siswa mengenai makna filosofis tari. Adapun kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan waktu, serta kurangnya konsentrasi saat latihan. Upaya yang dilakukan oleh pembina untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memberikan bimbingan individu, pengulangan materi secara bertahap, pemberian motivasi, dan penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran seni tari yang berbasis pada pelestarian budaya lokal.
ANALISIS STRUKTUR TARI PANGGUGAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TARI DASAR SISWA DI SANGGAR GETAR PAKUAN BOGOR Shafira Rhamadhan; Jaeni Jaeni; Yahfenel Evi Fussalam
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 2 (2026): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/botinglangi.v5i2.84110

Abstract

Seni tari merupakan salah satu warisan budaya yang terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari munculnya berbagai inovasi dalam bentuk, struktur gerak, maupun metode pembelajaran tari. Salah satunya adalah analisis stuktur tari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tari Panggugah sebagai materi pembelajaran tari dasar di Sanggar Getar Pakuan Bogor. Tari Panggugah merupakan karya Zenzen Djuansyah yang diciptakan dengan tujuan menggugah siswa sanggar dan masyarakat untuk mencintai seni budaya, khususnya seni tari. Tari ini mengambil sumber inspirasi dari tari Oray Welang dan Keser Bojong yang merupakan bentukan awal tari Jaipongan di Padepokan Jugala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis melalui teknik studi pustaka, studi lapangan, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Tari Panggugah terdiri dari empat konstruksi gerak, yaitu bukaan, pencugan, nibakeun, dan mincid yang membentuk kesatuan dalam unsur koreografi, iringan tari, dan busana. Struktur gerak tersebut menjadikan Tari Panggugah sebagai materi pembelajaran dasar yang memudahkan siswa dalam memahami teknik dasar tari Jaipongan.