Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Formulasi dan Uji Fisik Ekstrak Biji Alpukat (Persea aericana Mill) dengan Cangkang Telur Sebagai Body Scrub Fahamsya, Arifina; Listina, Osie
Usadha Vol 2 No 2 (2023): Usadha: Jurnal Integrasi Obat Tradisional
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/usadha.v2i2.7478

Abstract

Avocado seeds contain secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and vitamin E, which are beneficial for skin care. A body scrub is a skin care preparation in the form of a liquid emulsion consisting of an oil phase and an aqueous phase, combined with abrasive particles that function to moisturize, cleanse skin pores, remove dead skin cells, and serve as a carrier for active compounds into the skin. This study aims to formulate a body scrub containing ethanol extract of avocado seeds that meets physical quality requirements and to determine its irritation potential. The ethanol extract of avocado seeds was obtained through maceration and remaceration methods. Four formulations were prepared: F0 (base), F1 (1%), F2 (5%), and F3 (10%). Physical evaluations included organoleptic testing, pH measurement, homogeneity, spreadability, adhesiveness, viscosity, and irritation testing. The results showed that the formulated body scrub met the physical quality requirements, with irritation scores ranging from 0.3 to 1.3, indicating very mild to mild irritation.
Potensi Kulit Jagung (Zea mays L) Dan Sari Lidah Buaya (Aloe vera L) Sebagai Pelembab Dalam Sediaan Lotion Rejeki, Desi Sri; Fahamsya, Arifina; Safitri, Rafika Dwi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 10 No 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ejbst.v10i1.579

Abstract

Ekstrak kulit jagung dan sari lidah buaya mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan sehingga dapat melembabkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas esktrak kulit jagung dan sari lidah buaya sebagai pelembab alami yang diaplikasikan dalam sediaan lotion dan mengetahui mutu fisik serta efek iritasinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan berbagai konsentrasi F0 (0 %), F1 (10 : 3%), F2 (8 : 5%) , dan F3 (6 : 7%). Adapun uji evaluasi lotion diantaranya uji pH, viskositas, daya lekat, daya sebar, dan uji iritasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 22. Hasil lotion menunjukkan ekstrak kulit jagung dan sari lidah buaya mampu berpotensi melebabkan kulit dan pada uji mutu fisik memenuhi syarat, serta hasil uji iritasi pada keempat formula tidak menimbulkan efek iritasi eritema maupun edema.  
PENGENALAN APOTEKER CILIK PADA SISWA SD SEKOLAH ALAN ANANDA MANDIRI KABUPATEN TEGAL Fahamsya, Arifina; Listina, Osie; Garna, Lailiana; Nida, Shofa Khoirun; Musrifah, Musrifah; Fahamsya, Arini
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.644

Abstract

Pengenalan Apoteker sebagai salah satu profesi di bidang kesehatan yang memiliki keahlian pada obat dan informasi obat, namun masyarakat banyak yang belum mengetahui profesi tersebut. Pengabdian dilakukan dengan metode sosialisasi dan edukasi beserta dengan alat peraga kepada siswa kelas 3 dan 4 SD Sekolah Alam Ananda Mandiri. Materi yang disampaikan berupa materi pengenalan profesi apoteker dan pengenalan bentuk sediaan obat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi apoteker dan memastikan obat-obatan diminum dengan benar sehingga dapat menangani penyakit dengan baik dan meningkatkan kualitas hidup. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan ini sehingga terjadi perubahan pengetahuan siswa terkait profesi apoteker dan penggunaan obat. Edukasi seperti ini perlu dilakukan peningkatan dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari berbagai macam sekolah sehingga akan memberikan dampak positif semakin banyak siswa tingkat sekolah dasar mengetahui cara penggunaan obat dengan tepat.
ANALISIS KADAR NATRIUM SIKLAMAT PADA MINUMAN CAPPUCCINO PEDAGANG KAKI LIMA DAN KAFE DI KABUPATEN TEGAL Fahamsya, Arifina; Listina, Osie; Apriliani, Isna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.510

Abstract

Perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Munculnya industri cappuccino sangat pesat akhir-akhir ini dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan konsumen, salah satu penyebabnya karena minuman cappuccino memiliki bahan tambahan pemanis sintesis dari natrium siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar natrium siklamat dalam minuman cappuccino pedagang kaki lima (A, B, C) dan Kafe (X, Y, Z) dengan metode HPLC sehingga dapat menetapkan kadar sesuai dengan peraturan BPOM atau melebihi batas maksimum. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan HCl, BaCl2, dan NaNO2 yang ditandai dengan terbentuknya endapan berwarna putih setelah dipanaskan dan kromatografi lapis tipis (KLT), dimana ditandai dengan adanya nilai Rf yang sama antara larutan pembanding dengan sampel. Pada analisis kuantitatif dilakukan dengan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) untuk mengetahui kadar natrium siklamat, dengan keadaan alat kolom ODS C-18, fase gerak metanol dan akuades (70:30), panjang gelombang 268 nm, laju alir 1 mL/menit dan volume injeksi 20 μL. Hasil penelitian terhadap sampel pedagang kaki lima dan kafe menunjukkan sampel A mengandung natrium siklamat sebesar 0,00038 gram/1000 mg. Sampel B 0,0214 gram/1000 mg. Sampel C 0,0145 gram/1000 mg. Sampel X 0,00004 gram/1000 mg. Sampel Y 0,00029 gram/1000 mg. Sampel Z 0,00002 gram/1000 mg.
EVALUASI PROCUREMENT OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BREBES TAHUN 2023 Fahamsya, Arifina; Rizqiyana, Fika; Imanniar, Deswita Tasyamul
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.639

Abstract

Kegiatan procurement di Rumah Sakit mempunyai peranan penting dalam efektivitas serta efisiens pada pengelolaan obat, dampak dari pengelolaan yang tidak tepat dapat menghambat dan mengalami kekosongan persediaan obat serta menurunkan kualitas mutu pada Instalasi Farmasi tersebut. Perencanaan di RS dilaksanakan untuk menghindari terjadinya kekosongan obat. Perencanaan kebutuhan diwujudkan oleh adanya aktivitas pengadaan di RS. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui gambaran proses pelaksanaan procurement obat di Instalasi Farmasi RSUD Brebes periode 2023. Teknik total sampling digunakan dalam penelitian ini dengan sebanyak 6 panelis. Data penelitian ini diambil dengan mengisi kuesioner serta dilakukannya wawancara secara mendalam. Penilaian kuesioner menggunakan skala guttman dan dilakukan analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 22 serta analisis univariat guna menghitung data frekuensi dari masing-masing variabel. Hasil evaluasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses perencanaan kebutuhan obat masuk kedalam kategori sangat baik dengan perolehan nilai (88%), dan pada proses pengadaan obat masuk kedalam kategori sangat baik dengan perolehan nilai (93%).
Type 2 Diabetes Mellitus Risk Factors Based On An Analytical Epidemiology Approach In Community Health Centers Ibrahim, Ikhsan; Fahamsya, Arifina; Fakhrunnisa, Farida
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v3i4.896

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease with increasing prevalence in Indonesia and is a leading cause of morbidity and mortality. According to the 2023 Basic Health Research (Riskesdas), the prevalence of DM in Indonesia has reached 2.3%, with a trend of increasing annually. Community health centers (Puskesmas), as first-level health care facilities, play a crucial role in early detection and control of T2DM risk factors. Objective: This study aims to analyze the risk factors associated with the incidence of Type 2 Diabetes Mellitus based on an analytical epidemiological approach in the working area of Health Center X. Methods: The study design used a case-control study approach with a sample size of 100 respondents (50 cases and 50 controls). Independent variables included age, obesity, physical activity, diet, family history, and smoking habits. Data analysis was performed bivariately using the Chi- Square test and multivariately using multiple logistic regression. Bivariate analysis showed that variables significantly associated with the incidence of Type 2 DM were obesity (p = 0.001), low physical activity (p = 0.003), high-calorie diet (p = 0.002), and family history of DM (p = 0.004). Logistic regression results showed that obesity was the most dominant risk factor with Odds Ratio (OR) = 5.6 (95% CI: 2.1–14.9). Conclusion: Obesity, low physical activity, high-calorie diet, and family history of DM have been shown to be significant risk factors for the occurrence of Type 2 Diabetes Mellitus. Preventive efforts can be carried out through balanced nutrition education, promotion of physical activity, and early detection in individuals with high-risk factors.
Skrining Kesehatan dan Edukasi Pengobatan Herbal Hipertensi dan Diabetes Melitus di Car Free Day Kota Tegal Alfiraza, Ery Nourika; Istriningsih, Endang; Pramiastuti, Oktariani; Cahyanta, Agung Nur; Fahamsya, Arifina; Murti, Fiqih Kartika; Wulandari, Prihastini Setyo; Firsty, Girly Risma; Khorunnida, Shofa; Hidayat, Sidiq Nur; Kusuma, Ibnu Nizar; Anggraeni, Lusy; Atqiya, Himayatul
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.120

Abstract

Deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus penting untuk mencegah komplikasi serius serta mengurangi beban biaya kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kedua penyakit tersebut serta memberikan edukasi mengenai pengobatan herbal. Kegiatan dilaksanakan di car free day untuk menciptakan suasana santai sehingga informasi lebih mudah diterima masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pengisian kuesioner, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu, serta edukasi dan pemberian herba. Kegiatan diikuti oleh 57 peserta, terdiri dari 61% perempuan dan 39% laki-laki, dengan mayoritas (60%) berusia di atas 45 tahun. Berdasarkan hasil pengolahan kuesioner, diketahui bahwa peserta memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penyakit hipertensi, dengan skor sebesar 92,10%. Namun, hanya 35% peserta memiliki tekanan darah normal, 37% mengalami pra-hipertensi, dan 35% tergolong hipertensi. Sementara itu, tingkat pengetahuan peserta terkait diabetes melitus juga tergolong baik, yakni memiliki skor 76,48%. Dari pemeriksaan gula darah sewaktu, ditemukan bahwa 9% peserta memiliki kadar gula darah yang cukup tinggi, yaitu melebihi 180 mg/dL. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan peserta cukup baik, kondisi kesehatan mereka masih perlu perhatian. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan dan pemberian herba sebagai terapi pendukung sangat diperlukan untuk membantu mengelola hipertensi dan diabetes secara lebih efektif.
Uji Analgetik Kombinasi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) pada Mencit Putih (Mus musculus) dengan Uji Geliat Fahamsya, Arifina; Istriningsih, Endang; Karang, Ananda Kukuh Adi
Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community Vol 4 No 1 (2025): Biocity: Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community
Publisher : Department of Pharmacy, Bumigora University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/biocity.v4i1.5194

Abstract

Ethnomedicinal plants that have been proven as analgesics are moringa leaves (Moringa oleifera L.) and papaya leaves (Carica papaya L.). The purpose of this study is to determine the analgesic activity of a combination of papaya and moringa leaf extracts. Analgesic testing used the writhing method. A total of 25 mice were grouped into 5 treatment groups, namely negative control (CMC Na 1%), positive control (mefenamic acid 500mg/70kgBW), group I (moringa leaf extract 400mg/kgBW), group II (papaya leaf extract 600mg/kgBW), and group III (combination of moringa leaf extract 200mg/kgBW and papaya leaf extract 300mg/kgBW). The results of the study were obtained using the formula for calculating the percentage of analgesic power and tested using the Post Hoc test and the Least Significant Difference (LSD) test. Based on the analysis, a significant difference was obtained between the treatment group and the negative control. The highest percentage of analgesic effect was obtained from group III, the combination of moringa leaf extract and papaya leaf extract at 56.4%. This result is equivalent to the positive control, with the administration of mefenamic acid.