Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JURNAL SIPIL STATIK

UJI KONSOLIDASI DEPOSIT TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN HORIZONTAL DRAIN Sutrianingsih, Ni Wayan; Rondonuwu, Steeva G.; Sompie, Oktovian B. A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji konsolidasi satu dimensi dengan menggunakan odometer dilakukan di laboratorium mengikuti standart ASTM. Beban diaplikasikan secara bertahap setiap 24 jam, berturut–turut 1, 2, 4, 8, 16 dan 32 kg. Pengujian dilakukan pada lempung lunak dengan dan tanpa menggunakan karung goni sebagai permeable layer (horizontal drain) pada tengah lapisan. Dimensi benda uji adalah 60 mm untuk diameter dan 20 mm untuk ketebalan. Hasil uji konsolidasi menunjukkan bahwa dengan menggunakan karung goni proses konsolidasi menjadi lebih cepat. Dengan karung goni diperoleh cv = 0.1485 mm2/detik sedangkan tanpa karung goni  cv = 0.1378 mm2/detik. Kata kunci: odometer, konsolidasi, horizontal drain, penurunan
ANALISIS KEKUATAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN PERKUATAN BERLAPIS KARUNG GONI DAN KARUNG PLASTIK Slat, Pethreesia; Sompie, Oktovian B. A.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah adalah material dasar dalam pembangunan suatu konstruksi. Keadaan tanah yang kurang baik dapat berakibat kurang baik juga bagi kostruksi di atasnya. Salah satu perkuatan yang digunakan untuk menstabilkan yaitu dengan menggunakan karung goni dan karung plastik.Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui perilaku mekanis tanah yang ada di kawasan Royal Teracce Citra Land untuk dibuat perkuatan dengan karung goni dan karung plastik. Penelitian dilakukan dengan cara membandingkan tanah yang menggunakan perkuatan dan tanah yang tidak menggunakan perkuatan.Parameter tanah yang diperoleh dari laboratorium dimodelkan ke dalam program PLAXIS 2D v.8.2 untuk mendapatkan faktor keamanan (Msf), penurunan (Uy). Setelah itu dimodelkan lagi ke dalam program PLAXIS 2D v.8.2 dengan menggunakan perkuatan karung goni dan karung plastik.Dari pemodelan pada program PLAXIS 2D v.8.2 diperoleh bahwa dengan menggunakan perkuatan karung goni dan karung plastik, faktor keamanaan (Msf) menjadi meningkat, dan penurunan (Uy) menjadi kecil. Kata kunci : Kekuatan tanah, Perkuatan karung goni dan karung plastic, Plaxis 2D v.8.2.
ANALISIS PERKUATAN TANAH DENGAN METODE SAND COMPACTION PILE PADA TANAH RAWA (STUDI KASUS: JALAN TOL MANADO BITUNG SULUT) Manoppo, Charity Joseph; Manoppo, Fabian J.; Rondonuwu, Steeva
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sand Compaction Pile merupakan metode dimana pasir dipadatkan untuk membentuk pile yang dapat berfungsi sebagai perkuatan dan drainase. Metode ini telah digunakan pada tanah yang memiliki kadar air tinggi (Hiroki Et Al. (2012)) sehingga pada kasus ini, akan dilakukan analisa terhadap pengaruh perkuatan Sand Compaction Pile terhadap tanah rawa dengan bantuan program yang menggunakan metode limit equlibrium berupa SLIDE dan program yang menggunakan finite element berupa RS2 (Phase2) dalam mencari pengaruh perkuatan kestabilan tanah yang terjadi akibat aplikasi Sand Compaction Pile.Perilaku tanah diselidiki dalam laboratorium, dan analisis perhitungan dilakukan menggunakan program SLIDE dan RS2 sebagai kesimpulan dari masalah. Dari hasil analisa pada program SLIDE dan RS2, Sand Compaction Pile dapat meningkatkan perkuatan pada tanah namun tidak secara cukup signifikan untuk membuat perkuatan yang aman pada timbunan dengan nilai Safety Factor sebesar 0.504 dibandingkan dengan nilai Safety Factor tanpa perkuatan yaitu 0.475, dan nilai Total Deformation sebesar 71.6299 m², dibandingkan dengan nilai Total Deformation tanpa perkuatan yaitu sebesar 87.0311 m². Kata kunci: Sand Compaction Pile, Tanah Rawa, Timbunan, SLIDE, RS2, Phase2
ANALISIS DEFORMASI LEMPUNG LUNAK MELALUI CYCLIC LOADING TEST Felina, Gadis Ayu; Rondonuwu, Steeva G.; Manaroinsong, Lanny D. K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung seringkali menjadi permasalahan. Umumnya, jika tidak dikenali dan diselidiki secara hati-hati dapat menyebabkan masalah jangka panjang, salah satunya adalah konsolidasi atau penurunan. Hal ini disebabkan karena rendahnya daya dukung jenis tanah tersebut karena mempunyai tingkat kemampumampatan yang besar dan kuat geser yang rendah. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan perbaikan tanah. Konsekuensi dari bentuk–bentuk perbaikan tanah tersebut mengakibatkan deformasi.Deformasi merupakan perubahan bentuk pada tanah berupa mengembang dan menyusut. Deformasi yang terjadi ini bias membahayakan struktur bangunan yang berdiri diatasnya. Pada penelitian ini perilaku deformasi dianalisa dengan uji konsolidasi satu dimensi menggunakan oedometer di laboratorium. Pengujian dilakukan dengan mengambil material kerukan Danau Tondano sebagai sampel. Metode pembebanan mengikuti standar ASTM. Kemudian dilanjutkan dengan uji cyclic loading, yaitu metode pembebanan unloading reloading (Gunawan R,2015).Hasil uji konsolidasi satu dimensi diperoleh nilai indeks mampat ( ) berturut-turut sebagai berikut : 1 sebesar 0.39, 2 0.41, dan 3 -0.90.Dan untuk uji cyclic loading diperoleh nilai indeks mampat (kappa) pada saat penambahan beban masing-masing untuk 4 kali penambahan beban yaitu κ1 sebesar -1.86, κ2 -0.98, κ3 -0.46, κ4 -0.21. Dan untuk indeks muai pada pengurangan beban (unloading), diperoleh nilai λ1 sebesar -0.11, λ2 -0.08, λ3 -0.03. Nilai κ dan λ adalah gradien kemiringan kurva e-log p yang didapatkan dari percobaan cyclic loading. Dimana nilai  κ adalah nilai kemampumampatan tanah untuk mengembang, dan nilai λ adalah nilai kemampuan tanah untuk memuai.Karakteristik tanah lempung lunak apabila dibebani cyclic memberikan grafik hubungan e-log p yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi parameter deformasi tanah.Penelitian ini membuktikan teori bahwa dengan menggunakan cyclic loading test, proses deformasi pada tanah lunak yang diselidiki. Ini memberikan referensi dan manfaat bagi pekerjaan perbaikan tanah lunak dengan maksud untuk mengurangi resiko penurunan dan kerusakan struktur suatu bangunan melalui perkiraan besar deformasi tanah. Dalam hal ini perpindahan vertikal tanah. Kata kunci: Deformasi, Tanah Lempung, Konsolidasi, Cyclic
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI DENGAN MENGGUNAKAN NILAI SPT Warouw, Anry Gratio Deo; Manoppo, Fabian J.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dampak yang disebabkan oleh gempa bumi adalah fenomena hilangnya daya dukung tanah akibat getaran gempa atau beban siklik ynag disebut dengan peristiwa Likuifaksi. Peristiwa Likuifaksi dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar pada proyek  proyek infrastruktur, dalam hal ini Jembatan Ir. Soekarno Manado menjadi lokasi evaluasi potensi Likuifaksi dengan menggunakan nilai uji Standart Penetrasi (SPT).Analisis potensi likuifaksi bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan dterhadap Likuifaksi ditiap lapisan tanah di Jembatan Ir. Soekarno Manado, dengan membanadingkan nilai Cyclic Resistance Ratio (CRR) yang adalah nilai tahanan tanah untuk menahan Likuifaksi dengan nilai Cyclic Stress Ratio (CSR) yang merupakan ratio tegangan siklik yang terjadi pada tanah akibat gempa dan dapat menyebabkan Likuifaksi terjadi. Nilai faktor keamanan (FS) harus melebihi nilai satu, likuifaksi dapat terjadi jika nilai faktor keamanan (FS) lebih kecil dari satu dan dikatakan krisitis terhadap Likuifaksi jika faktor keamanan (FS) sama dengan satu.Berdasarkan evaluasi potensi Likuifaksi dilakukan dengan kontrol faktor keamanan (FS) terhadap Likuifaksi pada gempa refrensi yaitu dengan Moment Magnitude (Mw) = 7.5, 7.6, 7.7, 8, 8.5, dan 9, percepatan gempa maksimum yang terjadi dipermukaan tanah  (amax) PUSKIM = 0.622g dan kondisi muka air tanah yang dangkal. Maka didapati faktor keamanan (FS) pada Moment Magnitude (Mw) = 7.5  hingga Mw = 8 tanah yang disekitar Pylon Jembatan Ir. Soekarno Manado aman terhadap Likuifaksi, dan pada Mw = 8.5 hingga Mw = 9, Likuifaksi dapat terjadi dilapisan I (0 m – 10 m).Kata Kunci : Cyclic Resistance Ratio (CRR), Cyclic Stress Ratio (CSR), Likuifaksi, Standart Penetration Test (SPT)
ANALISIS STABILITAS TANAH DENGAN MODEL MATERIAL MOHR COULOMB DAN SOFT SOIL Sompie, Gracia Mizuno Elisa; Sompie, Oktovian B. A.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah sebagai media untuk memikul beban yang ada harus memiliki kekuatan atau persyaratan agar dapat memikul beban yang ada diatasnya Keadaan tanah yang kurang baik dapat berakibat kurang baik juga bagi konstruksi di atasnya. Oleh karena itu perlu untuk menganalisis stabilitas pada tanah untuk mengetahui besarnya faktor keamanan serta penurunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui parameter tanah yang ada di kawasan ringroad untuk di hitung berapa besar penurunan dan faktor keamanannya. Parameter tanah yang dipeoleh dari laboratorium dimodelkan kedalam program plaxis 2d v.8.6 untuk mendapatkan faktor keamanan (Msf), penurunan total (Utotal). Penelitian dilakukan dengan cara membandingkan hasil yang didapat dengan menggunakan model material mohr coulomb model dan soft Soil model dengan  variasi muka air tanah.Dari pemodelan pada program plaxis 2d v.8.6 diperoleh bahwa semakin tinggi muka air tanah maka semakin besar faktor keamanan. Pada model material mohr coulomb nilai faktor keamanan terbesar yaitu 1,598 pada muka air tanah 10 meter dan yang terkecil yaitu 1,200 pada muka air tanah 2 meter. Dan penurunan yang terbesar yaitu 7,72 meter pada muka air tanah 2 meter dan yang terkecil yaitu 5,32 meter pada tinggi muka air tanah 10 meter. Sedangkan pada pemodelan soft soil nilai faktor keamanan terbesar ada pada tinggi muka air tanah 10 meter sebesar 1,696 dan terkecil yaitu pada muka air tanah 2 meter dengan nilai faktor keamanan 1,309. Pada soft soil model analisis penurunan terbesar diperoleh 0,30477 meter pada tinggi muka air tanah 4 meter dan terkecil ada pada tinggi muka air tanah 10 meter yaitu 0,10149 meter Kata kunci:  Analisis Stabilitas Tanah, Penurunan, Faktor Keamanan, Mohr Coulomb Model, Soft Soil Model, Plaxis
ANALISA KESTABILAN BANGUNAN EMBUNG NUNUKA 1 Seroy, Camela Apriani; Manoppo, Fabian J.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Embung or can also be called a small dam is one of the buildings of water resources that can function to accommodate water, water conservation efforts, and can also control flooding even on a small scale. Some criteria for a shelter building are included in the embung criteria, including building height <15 meters calculated from the foundation to the highest elevation of the building and also the amount of water storage caused by construction is less than 500,000 thousand.Nunuka Embankment is one of the efforts carried out in order to overcome water shortages in East Bolangitang Sub district, where water deficits were identified in terms of needs and the availability of water in the sub-district.In order to avoid disasters caused by failure factors, embung buildings need to be reviewed for failure factors that are likely to occur similar to those used in potential failures in the construction of dams in general, namely building failure caused by the influence of hydrology and hydraulics, building failure caused because of the influence of water seepage, and building failure caused by the influence of the structure itself.In this thesis, the author has conducted an analysis using the parameters C (cohesion), Permeability (k), Poisson Ratio (n), Ø (shear angle), gsat (gamma saturated), E (modulus of elasticity) and gunsat (gamma unsaturated) to calculate the potential for embung failure in terms of failure due to water seepage in the body of the reservoir and failure caused by the influence of the embung structure itself. Application Plaxis 8.5 is a tool used by the author to conduct a review of building safety factors, seepage that occurs in buildings and decreases that occur in dams in several scenarios then compared with the results of the same review using the Geostudio application. Keywords: Embung, Small Dam, Nunuka Embankment, Small Dam Stability, Safety Factor
PENGARUH SALT LEACHING TERHADAP INDEKS PROPERTI TANAH Sumbiri, Gischa P. P.; Rondonuwu, Steeva G.; Ticoh, Jack H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Salt Leaching terhadap Indeks Properti Tanah, bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara perubahan kadar garam terhadap kecepatan sedimentasi dan memahami karakteristik konsolidasi lempung lunak akibat perubahan kadar garam. Sedimentasi merupakan metode pemisahan antara padatan dengan cairan dengan penurunan akibat beban sendiri dari butiran (self weight consolidation). Mekanisme dari pengujian sedimentasi ini dilakukan dengan menggunakan silinder kaca di laboratorium. Pengujian sedimentasi dilakukan pada material kerukan, dengan variasi penambahan garam masing-masing 0%, 2%, dan 4%. Penelitian ini menggunakan pengujian konsolidasi akibat berat sendiri (sedimentasi) menggunakan silinder kaca berdiameter 5,5 cm dan tinggi 36,5 cm, dan pengujian konsolidasi menggunakan alat oedometer di laboratorium. Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data primer. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa larutan garam dapat mempercepat pengendapan larutan padat. Hasil uji konsolidasi menunjukkan bahwa untuk tekanan 0,25-1 kg/cm2 semakin besar persentase penambahan garam nilai koefisien konsolidasi (Cv) semakin turun, sedangkan untuk tekanan 2-8 kg/cm2 semakin besar persentase penambahan garam nilai koefisien konsolidasi (Cv) semakin naik. Nilai Cv untuk tekanan 1 kg/cm2 pada tanah asli sebesar 3,69 cm2/menit, dan pada tanah campuran dengan presentase garam dapur 2% sebesar 3,64 cm2/menit dan pada 4% sebesar 3,63 cm2/menit. Sedangkan nilai Cv untuk tekanan 2 kg/cm2 pada tanah asli sebesar 3,39 cm2/menit, dan pada tanah campuran dengan presentase garam dapur 2% sebesar 3,62 cm2/menit dan pada 4% sebesar 3,62 cm2/menit. Kata kunci: Tanah Lempung, Sedimentasi, Garam, Konsolidasi
ANALISIS KONSOLIDASI TANAH DI BAWAH BENDUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AKAR WAKTU DAN METODE HYPERBOLA Luntungan, Teresa Nadia; Sumampouw, Joseph E. R.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi bendungan seringkali mengalami keretakan pada dinding atau penurunan. Faktor penyebab masalah tersebut salah satunya adalah proses konsolidasi atau perubahan volume tanah yang terjadi akibat keluarnya air pori. Hal inilah yang diamati untuk mengetahui besarnya penurunan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar penurunan yang akan terjadi pada konstruksi bendungan tersebut. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan pemeriksaan parameter dan pengujian konsolidasi yang dimana untuk nilai Cv akan dibandingkan dan dihitung menggunakan Metode Akar Waktu dan Metode Hyperbola. Analisis koefisien konsolidasi memperlihatkan bahwa Metode Akar Waktu memberikan nilai Cv yang relatif lebih besar dibandingkan Metode Hyperbola yang diuji dalam tiga sampel tanah. Untuk jenis tanah dalam penelitian ini Metode Hyperbola lebih baik digunakan karena memberikan nilai perhitungan Cv yang kecil dimana lebih cenderung kejenis tanah lempung dan Metode Akar Waktu akan lebih cenderung kejenis tanah yang berpasir (cohesionless soil). Kedua metode tersebut dapat digunakan pada penelitian ini sedangkan untuk metode lain seperti Logaritma Waktu tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan bentuk grafik yang ditentukan. Untuk penurunan konsolidasi diketahui pada sampel satu sebesar 68.074 cm, sampel dua sebesar 23.834 cm, sampel tiga sebesar 67.202 cm dan daya dukung tanah untuk sampel satu sebesar 19.587 kg/cm2, sampel dua sebesar 23.834 kg/cm2, dan sampel 3 sabesar 21.265 kg/cm2. Dari hasil perhitungan kapasitas daya dukung tanah dan penurunan dapat disimpulkan bahwa semakin kecil daya dukung tanah akan semakin besar penurunan, sedangkan semakin besar daya dukung tanah maka semakin kecil penurunan tersebut. Kata Kunci : Konsolidasi, Metode Akar Waktu, Metode Hyperbola, Penurunan
PENGARUH CAMPURAN KAPUR DAN SERBUK ARANG TEMPURUNG KELAPA UNTUK MENINGKATKAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG Sumampow, Roland Billy; Ticoh, Jack H.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuatan tanah memiliki peran penting dalam memikul beban guna menunjang kestabilan struktur bangunan dimana tanah sebagai dasar kekuatan yang harus memiliki kapasitas dukung dan kuat geser yang tinggi. Dalam penelitian ini dilakukan dengan serangkaian pengujian di laboratorium untuk mendapatkan sifat fisik tanah asli dan dilakukan pengujian triaksial dengan metode Unconsolidated Undranied (UU test/quick test) untuk mengukur kuat geser dengan kombinasi kapur 5% dan variasi arang tempurung kelapa 1% sampai 4%.Hasil pengujian karakterisitik tanah yang diperoleh berdasarkan klasifikasi USCS yaitu jenis tanah pasir berlempung dan untuk hasil kuat geser terbesar pada variasi kapur 5% tambah serbuk arang tempurung kelapa 2% yaitu sebesar 5.561 kg/cm2. Dari hasil di atas menunjukkan bahwa nilai parameter kuat geser naik setelah menggunakan campuran kapur dan serbuk arang kelapa. Dan untuk hasil analisis statistik pengaruh campuran kapur dan serbuk arang kelapa terhadap tanah asli memiliki hasil yang bersifat tidak signifikan terhadap kohesi, sudut geser tanah, dan kuat geser. Hal ini dibuktikan dengan harga F empiris yang ada lebih kecil dari F teoritis.Kata Kunci: Kapur, Serbuk Arang Tempurung Kelapa, Triaksial, F empiris, F teoritis.
Co-Authors Agnes T. Mandagi Agnes T. Mandagi Aldhia S. D. Putri Alva N. Sarajar Alva N. Sarajar Alva Sarajar Analya S. Sondang Aponia Gulo Audie L. E. Rumayar Chatrin A. Toreh Cindy J. Supit Citta Nadya Celine Wurara Deo Paskah Adiputra Pogalin Bujung Dody Al F. Munsir Donald K. Monintja E. Andrew N. Sinambela Endridel B. Ragang Ersa C. Kalembiro Fabian J. Manoppo Fabian J. Manoppo Fabian Johanes Manoppo Fabian Johanes Manoppo Fanley N. Pangemanan Felina, Gadis Ayu Fonda D. S. Timbuleng Frangky Eka Putra Paendong Gilbert A. Rapar Hendra Riogilang Hendra Riogilang Hendra Riogilang Herawaty Riogilang Hiskia Misael Inggrid A. Ering Intan Warisanti Jack H. Ticoh Jack H. Ticoh Jeffray R. Dalle Jeshika D. Mandiangan Joice Elfrida Waani, Joice Elfrida Joshua Banua Joshua T. Sihotang Katuuk, Kevin Y. Keintjem, Recky D. M. A. Kirihio, Pentagon F.P. Lalandos, Puan M. T. Lanny D. K. Manaroinsong Lanny D. K. Manaroinsong, Lanny D. K. Lawalata, Johanes Lestari, Indun Eka Wahyu Lestari, Mariati Indah Luntungan, Teresa Nadia Manoppo, Charity Joseph Manoppo, Fabian J Marthin D. J. Sumajouw Michael Mamentu Mirnanda Muzniati Novriyan Masombe, Novriyan Oktovian B. A. Sompie Oktovian B. A. Sompie Oktovian Sompie Pingkan A. K. Pratasis Putri Dellisa Kadarin Rembet, Reinaldo Rexy P. Mallawa Reygen Pangkey Rivaldo A. Tulandi Roski R. I. Legrans Roski R.I. Legrans Seroy, Camela Apriani Sharon Victorya Rori Slat, Pethreesia Sompie, Gracia Mizuno Elisa Sompie, O. B. A. Sompie, Oktovian. B. A. Sorongan, Claudio Daniel Stefanus Sampe Sumampouw, Joseph E. R. Sumampow, Roland Billy Sumbiri, Gischa P. P. Sutrianingsih, Ni Wayan Takwin, Gideon Allan Tanod, Claudia Angel Catoce Titti M. S. Sitorus Tuerah, Ellisa Tumbel, Cornelius D. H. Turangan, Arens Emilie Virginia Turangan, Virginia Warouw, Anry Gratio Deo Wuisan, Inri Rosalia Zevanya, Elita Lovely