Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5: Studi Kasus UPT SMA Negeri 1 Takalar Arianto, Salsabila; Murchan, Muchriana; Ramly
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Departement of Accounting Science Faculty of Economics and Business Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69679/jian.v5i1.11093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tata Kelola Teknologi Informasi (TI Governance) menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus di UPT SMA Negeri 1 Takalar). Penelitian ini menggunakan skala Guttman dengan mendistribusikan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, UPT SMA Negeri 1 Takalar memiliki tingkat kematangan sistem tata kelola TI dengan nilai 2,58 pada tingkat Proses yang Terstruktur. Pada tingkat Proses yang Terstruktur, UPT SMA Negeri 1 Takalar telah menetapkan tujuan dan kerangka kerja, terdapat transparansi antara staf dan kepala UPT SMA Negeri 1 Takalar, serta pengendalian operasional TI.
Analisis Penerapan Prinsip Governance, Risk, and Compliance dalam Sistem Informasi Akademik Al Mutawakkil, M. Shidiq; Murchan, Muchriana; Ramly
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Departement of Accounting Science Faculty of Economics and Business Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69679/jian.v5i1.11179

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) sebagai pendukung layanan dan pengelolaan data akademik. Namun, meningkatnya kompleksitas sistem juga menimbulkan tantangan terkait tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam SIAKAD melalui pendekatan systematic literature review. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa penerapan GRC secara terstruktur dapat meningkatkan akuntabilitas institusi, memperkuat mitigasi risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi akademik dan tata kelola data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional bereputasi periode 2020–2025 dan dianalisis menggunakan content analysis dengan mengacu pada kerangka COBIT, ISO 31000, dan ISO/IEC 27001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SIAKAD di perguruan tinggi masih didominasi oleh pendekatan teknis dan operasional, sementara penerapan prinsip GRC belum terintegrasi secara menyeluruh. Governance masih bersifat operasional, manajemen risiko cenderung reaktif, dan kepatuhan terbatas pada aspek administratif. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi GRC untuk memperkuat tata kelola, keandalan, dan keberlanjutan SIAKAD di perguruan tinggi.
Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pelaksanaan Audit oleh Kantor Akuntan Publik: Systematic Literature Review Muh. Risnandar; Muchran, Muchriana; Ramly
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Departement of Accounting Science Faculty of Economics and Business Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69679/jian.v5i1.11184

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis perkembangan penggunaan AI dalam audit, mengidentifikasi bentuk pemanfaatannya, serta menganalisis manfaat dan tantangan implementasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap artikel ilmiah periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI digunakan dalam berbagai tahapan audit, mulai dari perencanaan berbasis risiko, pengujian pengendalian internal, prosedur substantif, hingga deteksi kecurangan dan continuous auditing. Pemanfaatan AI terbukti meningkatkan efisiensi waktu, memperluas cakupan pengujian, serta mendukung peningkatan kualitas audit. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, kompetensi teknologi, infrastruktur, serta regulasi dan etika profesi. Penelitian ini menegaskan bahwa AI berperan sebagai alat pendukung keputusan, bukan pengganti profesional judgment auditor.
DAMPAK PENERAPAN METODE KULIAH TUJUH MENIT TERHADAP KEPERCAYAAAN DIRI BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA SISWA MAN 1 BUTON SELATAN Muzainah; Ramly; Candra Dewi, Anita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13038

Abstract

The Impact of the Implementation of the Seven-Minute Lecture Method on Public Speaking Confidence of Students at MAN 1 Buton Selatan. This study aims to determine the impact of the implementation of the sevenminute lecture method (kultum) on public speaking confidence among students of MAN 1 South Buton. This study uses a quantitative approach with an ex post facto research type. The study population was all students of MAN 1 South Buton, with a sample of 81 students selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through questionnaires, while data analysis used simple linear regression analysis. The results of the study indicate that the application of the seven-minute lecture method (kultum) has a positive and significant impact on students' public speaking confidence, as evidenced by the significance value (Sig.) In addition, the analysis of the determination coefficient results showed that the seven-minute lecture method contributed 60.3% to public speaking confidence, while the rest was influenced by other factors outside this study. Based on the results of the study, it can be concluded that the seven-minute lecture method can be used as an effective practice-based learning method in increasing public speaking confidence in students of MAN 1 South Buton.
REPRESENTASI NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM CERITA ANAK BERJUDUL NONA BUPU: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Masita; Ramly; Sahtiani Jahrir, Andi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58084

Abstract

This study aims to describe the representation of social and cultural values in the digital children’s story Nona Bupu: Pemandu Cilik dari Lereng Gunung Inerie and its relevance to Indonesian language learning in elementary schools. This study employs a descriptive qualitative approach using Roland Barthes’s semiotic analysis through the stages of denotation, connotation, and myth. The results of the study indicate the presence of social values such as discipline, responsibility, cooperation, social concern, and tolerance, as well as cultural values such as pride in local identity, respect for customs, and the preservation of Bajawa community traditions. These values are interpreted as naturalized myths through the characters’ actions and the plot and are relevant in Indonesian language learning in elementary schools to support the strengthening of literacy, character education, and cultural appreciation in accordance with the Merdeka Curriculum.