Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PROTOTIPE STRUKTUR ATAP PADA BANGUNAN GEDUNG SEKOLAH SD DAN SMP DI KOTA PASURUAN Suhariyanto, Suhariyanto; Arystianto, Deni Putra; Rahmawan, Fauzi Akbar; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di kota Pasuruan telah terjadi kurang lebih 3 (tiga) kali runtuhnya struktur atap bangunan gedung sekolah secara tiba-tiba yaitu sekitar tahun 2008, 2016 dan terakhir tahun 2019, dimana pada tahun 2019 tersebut menelan korban jiwa. Berdasarkan Studi Identifikasi Kerusakan Bangunan Sekolah SD dan SMP di Kota Pasuruan tahun 2022 diketahui sebagian besar kerusakan bangunan gedung sekolah terjadi pada struktur atap. Berdasarkan permasalahan tersebut di atas maka perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan prototipe struktur atap bangunan gedung sekolah di kota Pasuruan. Tujuan penelitian adalah untuk untuk mendapatkan prototipe struktur atap bangunan gedung sekolah yang memenuhi standar keamanan dan mudah dilaksanakan. Hasil penelitian adalah bahwa prototipe struktur atap bangunan gedung sekolah yang memenuhi standar keamanan dan mudah dilaksanakan adalah struktur kuda-kuda baja H150x150x7. Prototipe memiliki kelebihan antara lain memiliki kemungkinan kesalahan pelaksanaan yang relatif kecil, mudah dilaksanakan, awet dan waktu pelaksanaan yang relatif cepat
MORTAR GEOPOLIMER MUTU TINGGI BERBASIS FLY ASH DAN SILICA FUME : APLIKASINYA TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR Waliyyuddin, Muchammd Khafid Syafril; Rochman, Taufiq; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4721

Abstract

Penggunaan semen pada beton berkontribusi dalam penambahan karbon dioksida didunia yang dapat mencemari lingkungan. Selain itu di Indonesia,khususnya jumlah fly ash yang berlimpah dan belum banyak pemanfaatanya menjadikan material geopolimer menjadi salah satu alternatif material sebagai pengganti semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku kuat tekan, tarik, lentur mortar geopolimer. Hasil menggunakan komposisi Silica Fume + Fly ash+ NaOH + Na2SiO3 + pasir + dan Steel Fiber .Dari komposisi tersebut diperoleh komposisi yang paling optimum dengan kuat tekan sebesar 25,7 MPa, kuat tarik sebesar 1,98 MPa, kuat lentur sebesar 1,84 MPa.
MODIFIKASI PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BETON PRATEGANG JALUR LINTAS SELATAN TRENGGALEK – TULUNGAGUNG STA 6+900 Qilail, Fio Ayubi; Raharjo, Bobby Asukmajaya; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5152

Abstract

Proyek Jembatan Jalur lintas selatan ini dibangun sebagai penghubung antara Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk merencanakan struktur jembatan menggunakan PCI-Girder. Analisa statika struktur pelat lantai menggunakan aplikasi Robot Structural Analysis Professional 2020 dan penggambaran hasil perencanaan menggunakan program aplikasi Auto CAD 2021. Perhitungan pembebanan mengacu pada SNI 1725 – 2016 dan RSNI-T-05-2005. Dari perencanaan jembatan balok prategang ini menghasilkan (1) Struktur pelat lantai jembatan setebal 20 cm dengan menggunakan tulangan D16 – 100 untuk tulangan utama dan D10-200 untuk tulangan bagi arah Y. D16 – 100 untuk tulangan utama dan D10-200 untuk arah X (2) Tiang Sandaran 15 x 15 x 100 cm dengan tulangan utama 2 D13 dan tulangan bagi ∅10-100 (3) Kerb 25 x 10 x 15 cm dengan tulangan utama D12-150 dan tulangan bagi 4 ∅8 (4) Diafragma 20 x 125 x 167 cm, menggunakan tulangan utama atas 2 D19 dan bawah 3 D10, tulangan sengkang D10–150 (4) PCI-Girder menggunakan tulangan utama atas 10 D13, badan 12 D13, dan bawah 12 D13, tulangan shear connector menggunakan D13, tulangan sengkang menggunakan D13 (5) Abutment menggunakan tulangan utama segmen A-A D19–150, segmen B-B D19-100, segmen C-C D19-50, segmen D-D D25-125, segmen E-E D25-125 (6) Bore pile dengan diameter 80 cm menggunakan tulangan utama 20 D25 dan tulangan sengkang spiral ∅13-90 (7) Perhitungan RAB didapat biaya proyek sebesar Rp. 9.700.942.000,00-.
PENGARUH PENGGUNAAN BOTTOM ASH SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL UNTUK CAMPURAN (AC - WC) Rahmatullah, Ahmad; Suryadi, Akhmad; Sugiarto, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5814

Abstract

Bottom ash merupakan abu hasil dari pembakaran batu bara yang mengendap pada tungku api pembakaran batu bara, bottom ash dapat digunakan untuk mengelola limbah dan mengurangi dampak negatifnya terhadap masyarakat. Inovasi ini menggunakan bottom ash sebagai substitusi agregat halus dalam campuran aspal (AC-WC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik agregat kasar, agregat halus, dan aspal, menentukan KAO dari kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% tanpa substitusi bottom ash, menganalisis pengaruh bottom ash menggunakan variasi 0%, 2%, 4%, dan 6% sebagai substitusi agregat halus dalam campuran laston AC-WC, dan menganalisis rencana anggaran biaya untuk membuat laston AC-WC dengan subtitusi bottom ash. Metode yang digunakan melibatkan pembuatan 2 sampel benda uji untuk setiap variasi 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% tanpa subtitusi bottom ash dan 3 sampel benda uji untuk setiap variasi dengan menambahkan bottom ash sebanyak 0%, 2%, 4%, dan 6% pada campuran agregat halus diikuti dengan pengujian sifat fisik dan Marshall. Hasil menunjukkan bahwa material memenuhi spesifikasi laston AC-WC dengan kadar aspal optimum 5,6%. Karakteristik Marshall untuk KAO menunjukkan VMA: 16,03%, VFA: 99,18%, VIM: 1,49%, Stabilitas: 1861,28 kg, Flow: 3,37 mm, dan MQ: 600,88 kg/mm. Dengan substitusi bottom ash, hasil karakteristik Marshall bervariasi, dengan stabilitas dan MQ tertinggi pada substitusi 6% dengan estimasi biaya termurah Rp. 1384.433,67.
PENGARUH LIMBAH BATA MERAH SEBAGAI FILLER PADA LASTON AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN Rosuli, Muhammad Fajar; Lestari, Agustin Dita; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5817

Abstract

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang dikenal sebagai sampah. Limbah bata merah sendiri merupakan buangan yang dihasilkan dari pembongkaran konstruksi bangunan. Inovasi ini menggunakan limbah bata merah sebagai substitusi filler dalam campuran laston AC-WC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sifat fisik agregat halus, agregat kasar, dan aspal untuk campuran laston AC-WC, menentukan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) pada pengujian Marshall dengan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7%, dan mengetahui pengaruh penggunaan substitusi filler limbah bata merah dengan menggunakan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan variasi 0%, 8%, 12%, 16% pada campuran laston AC-WC terhadap karakteristik campuran. Dalam penelitian ini menggunakan 10 sampel benda uji normal dengan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% dan 16 sampel pada benda uji substitusi filler limbah bata merah dengan variasi 0%, 8%, 12%, 16%. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Marshall. Hasil pengujian karakteristik campuran dengan benda uji normal mendapatkan nilai kadar aspal terpilih sebesar 5,4% dengan nilai VMA : 17,68%, VFA : 96,81%, VIM : 1,28%, Stabilitas : 1475,01 kg, Flow : 3,02 mm, MQ : 529,92 kg/mm. Hasil pengujian karakteristik campuran substitusi filler limbah bata merah pada variasi 16% memiliki Stabilitas tertinggi sebesar 1427,80 kg.
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK (LLDPE) SEBAGAI CAMPURAN ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN AC – BC Firdaus, Mohammad Adif Syahbana; Suryadi, Akhmad; Riyanto, Sugeng
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5834

Abstract

Untuk meminimalisir jumlah kebutuhan aspal serta peningkatan mutu aspal dalam campuran seperti stabilitias, durabilitas, dan ketahanannya terhadap air dengan menambahakan bahan tambahan dalam campuran yang sifatnya mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki aspal seperti plastik low linear density polyethylene (LLDPE ). Penelitian ini dilakukan dengan meninjau dampak penambahan plastik (LLDPE) dalam campuran laston AC-BC terhadap karakteristik marshall yang tersusun dari agregat kasar, agregat halus, filler dan aspal. Selanjutnya, melaksanakan uji fisik material dan merencanakan Job Mix Formula, serta pembuatan benda uji untuk menentukan nilai kadar aspal optimum. Untuk data analisis marshall melalui proses pengukuran, penimbangan, dan pengujian dengan alat Marshall. Dari hasil analisa didapatkan nilai kadar aspal yang sesuai spesifikasi SNI 03-1737-1989 sebesar 6,2%. Setelah itu dilanjutkan proses variasi dengan penambahan plastik (LLDPE) dengan variasi campuran plastik 0%, 0,25%, 0,50 %, 0,75%, 1 %, dihitung dari berat aspal. Dari proses analisa hasil pengujian, didapatkan kesimpulan seiring bertambahnya kadar LLDPE semakin turun pada nilai stabilitas namun hasilnya mampu masuk spesifikasi. Selain itu pada parameter VMA, VFA dan MQ memenuhi spesifikasi SNI 03-1737-1989. Sehingga dengan menurunnya stabilitas dan nilai flow dinyatakan penambahan plastik LLDPE ini tidak dapat ditentukan nilai optimum. Dan estimasi biaya termurah dimiliki oleh Laston AC-BC dengan subtitusi Plastik LLDPE 1% dengan harga Rp. 1.390.539.54.
KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL (AC-WC) DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI KADAR FILLER LIMBAH GYPSUM Naqamukti, Ruci Hanggara; Suryadi, Akhmad; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5848

Abstract

Limbah adalah sisa dari suatu usaha maupun kegiatan yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasin dan jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan lingkungan, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainya. Limbah gypsum ini termasuk limbah B3 dengan kode limbah B414 pada kategori bahaya jika tidak termanfaatkan. Laston AC-WC merupakan campuran perkerasan jalan yang berada paling atas dan berhubungan langsung dengan roda kendaraan. Salah satu komponen beton aspal yang akan di subtitusi yaitu filler. Filler memiliki fungsi sebagai peningkatan stabilitas dan mengurangi rongga udara. Tujuan penelitian untuk menganalisis seberapa besar pengaruh limbah gypsum terhadap campuran aspal beton dengan variasi kadar limbah gypsum (0%, 5,5%, 6,5%, 7,5%). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Uji Bahan Jalan Gedung Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang. Metode yang digunakan melibatkan 22 total benda uji yang dimana 10 untuk KAO dan 12 untuk limbah gypsum. Hasil pengujian campuran laston AC-WC dengan metode marshall non subtitusi mendapatkan KAO 5,5%. Hasil dari benda uji variasi limbah gypsum secara keseluruhan menunjukan bahwa penggunaan limbah gypsum meningkatkan nilai stabilitas, VFA, dan MQ. Variasi filler limbah gypsum 5,5% mendapatkan nilai terbaik dengan nilai stabilitas 1634,74Kg, VFA 85,81%, dan MQ 795,08Kg/mm. Estimasi biaya yang dimiliki oleh Laston AC-WC dengan subtitusi filler limbah gypsum 5,5% dengan harga Rp.1.597.991,28/ton.
ANALISIS SUBSITUSI PASIR BESI SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA KINERJA ASPAL (AC-BC) Rochmadhi, Tahta Arka Nirwana; Asukmajaya, Bobby Asukmajaya R; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5887

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang banyak melakukan pembangunan jalan, di Indonesia sendiri jenis lapis aspal beton merupakan lapisan yang mudah di temukan. Laston tersusun dari agregat kasar, agregat halus, filler, Aspal, dan bahan tambahan lainnya. Pasir sebagai salah satu sumber daya alam yang melimpah di Indonesia belum di manfaatkan secara maksimal, salah satunya adalah pasir besi yang mengandung banyak mineral didalamnya. Inovasi ini menggunakan Pasir besi sebagai substitusi agregat halus dalam campuran aspal (AC-BC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) sifat fisik agregat kasar, agregat halus, dan aspal, (2) kadar aspal tanpa subsitusi pasir besi yaitu 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, (3) pengaruh pasir besi pada variasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% sebagai substitusi agregat halus pada saringan 0,300 mm dalam campuran laston AC-BC, dan (4) rencana anggaran biaya untuk membuat laston AC-BC dengan Subsitusi pasir besi. Pada penelitian ini menggunan acuan Bina Marga 2018 (Revisi 3) dan modul pengujian bahan dari Politeknik Negeri Malang. Sebelum membuat benda uji perlu dilakukan uji fisik untuk mengetahui apakah bahan penyusun sudah memenuhi ketentuan. Pembuatan benda uji normal untuk menentukan KAO di buat menggunkan 2 sampel setiap variasi sehingga didapatkan nilai 5,3%. Pembuatan benda uji dengan subsitusi pasir besi menggunakan 3 sampel. Pada karakteristik Marshall didapatkan nilai-nilai parameter terbaik dengan nilai yang didapatkan sebagai berikut untuk Stabilitas = 1289,93 kg, Flow = 2,15 mm, VMA = 14,96%, VFA = 92,00%, dan MQ = 588,98 kg/mm Variasi 50% menjadi variasi pasir besi yang baik untuk di gunakan sebagai laston AC-BC dikarenakan lapisan AC-BC membutuhkan nilai Stabilitas yang tinggi. Anggaran biaya untuk subsitusi pasir besi 50% yang didapatkan Rp. 1,681,098.45.
Kuat Tekan Beton Dengan Dan Tanpa Penambahan Silica Fume Dalam Rendaman Air Laut Ghozi, Mohammad; Budiati, Anik; Priambada, Agoes Wahyu; Sabariman, Bambang; Suryadi, Akhmad
INTER TECH Vol 3 No 1 (2025): INTER TECH
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/i.v3i1.1246

Abstract

Marine concrete is used for structures in marine environments that are susceptible to chemical attacks such as sulfates and chlorides. This study aims to analyze the effect of adding 7% silica fume on the compressive strength of marine concrete soaked in seawater. The experimental research method was carried out by making 12 concrete cylinder samples (diameter 15 cm × height 30 cm), consisting of two variations: concrete without silica fume and concrete with 7% silica fume. Compressive strength testing refers to SNI 03-1974-1990 and ASTM C39, with seawater immersion for 50 days and testing at the ages of 14, 28 and 50 days. The results showed that concrete with 7% silica fume achieved an average compressive strength of 39.90 MPa at the age of 28 days, higher than concrete without silica fume (37.64 MPa). This increase is due to the pozzolanic reaction of silica fume which fills the pores of the concrete and forms calcium silicate hydrate (CSH) compounds, increasing the density of the concrete matrix. The slump value of both concrete variations is stable at 12 cm, meeting the planned workability criteria. This study states that the addition of 7% silica fume is effective in increasing the compressive strength and resistance of marine concrete to the marine environment. Recommendations include the use of silica fume for marine structures, strict supervision in mixing materials, and optimization of mixing time to prevent too fast setting time. This study contributes to the development of environmentally friendly concrete with high durability in coastal areas.
ANALISIS PEMILIHAN PENUTUP ATAP PEMBANGUNAN GEDUNG TAMAN PENDIDIKAN AL QUR’AN (TPQ) MASJID ASWAJA TLOGOMAS MALANG Suryadi, Akhmad; Qomariah; Asukmaja R, Bobby; Khamim, Moch.; Fajrina, Citto Pacama
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v1i01.1112

Abstract

Perkembangan jumlah penduduk muslim di lingkungan Perumahan Kanjuruhan Asri dan sekitarnya meningkat secara signifikan, sehingga diperlukan perluasan dan kelengkapan fasiltas Masjid Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) RT 05 RW 03 Kelurahan Tlo-gomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang berada di lokasi perumahan tersebut. Untuk keperluan kelengkapan fasilitas Masjid Ahli Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) RT 05 RW 03 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang paling mendesak adalah tempat atau gedung Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) yang selama ini menyatu dengan masjid, sehingga ru-ang utama Masjid Aswaja kurang nyaman digunakan untuk sholat. Bertolak dari permasahan tersebut diatas, maka warga RT 05 RW 03 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang bersama takmir masjid sepakat untuk pembangunan atau penga-daan gedung Taman Pendidikan Al Qur’an RT 05 RW 03 Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang demi kenyamanan yang memadai sebagai satu kesatuan dengan Masjid Aswaja, sehingga warga dalam melaksanakan ibadah lebih sempurna dan tuma’ninah. Dalam pembangunan gedung TPQ ini, yang akan kita lakukan adalah memberikan suatu program gambar rencana, volume bahan dan kerja, teknis pelaksanaan, rencana anggaran biaya dan pengawasan pelaksanaan pembangunan TPQ masjid Aswaja yang memenuhi syarat dan aman. Hasil dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini gambar teknis pelaksanaan pem-bangunan TPQ masjid Aswaja, berupa rangka kuda-kuda galvalum dan bentuk atap, dimensi kolom dan balok, kusen pintu jendela, dan Rencana Anggraran Biaya. Pelaksanaan pembangunan Gedung TPQ masjid Aswaja akhirnya menggunkan tipe atap perisai parsial, dengan mempertimbangakan tampilan, kekuatan, keindahan dan pemperhatikan lingkungan sekitar.