Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PRODUKSI ASAM LAKTAT OLEH LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS DALAM MEDIA FERMENTASI KOMBINASI LIMBAH CAIR TAHU DAN MANGGA (Mangifera indica l.) Amir, Mellova; Sopiatunnisa, Neng; Abna, Inherni Marti
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i1.2918

Abstract

Lactic acid is a hydroxycarboxylic organic acid used for various purposes and can be obtained through the fermentation of sugar from various sources. This research aimed to determine the ability of Lactobacillus acidophilus in a combination of tofu and mango waste to produce lactic acid using the fermentation method. Variations in media concentration for the combination of tofu and mango liquid waste are 0%, 25%, 50%, and 100% used with the basic fermentation media. The initial stage is the cultivation of L acidophilus, the growth curve, and then the fermentation process, determining the PH and levels of lactic acid produced using spectrophotometry. The research showed that L. acidophilus, combining tofu and mango liquid waste media, could produce lactic acid. Lactic acid levels in 0% combination media with 100% basic media were 2,040 mg/L, 25% combination media, 75% basic media, 2,081 mg/L, 50% combination media, 50% basic media, 2,316 mg/L, combination media 100 % of 2,440 mg/L. The highest levels of lactic acid were produced using a combination of 100% tofu and mango liquid waste at the 48th hour, amounting to 2,440 mg/L.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Tanaman Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) Terhadap Bacillus subtilis ATCC 6633 Teonanda, Tiara; Ghozaly, Muchammad Reza; Abna, Inherni Marti
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 17 No 1 (2024): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v17i1.1714

Abstract

Petai cina is a plant that is often used as traditional medicine among the community. This plant has been reported to have pharmacological activity as antibacterial, antidiabetic, anti-inflammatory, anticancer, anthelmintic, antioxidant and larvicide. The seeds of the Chinese petai are often used as a traditional treatment for wounds and swelling. This research aims to determine the antibacterial activity of 96% ethanol extract of Chinese petai seeds against the bacteria Bacillus subtilis ATCC 6633. In this study, extraction was carried out using the ultrasonic assisted method (UAE), testing the antibacterial activity using the agar diffusion method using the well method. The results of phytochemical screening showed that the 96% ethanol extract of Chinese petai seeds contained flavonoids, saponins, tannins and triterpenoids. The 96% ethanol extract of petai china seeds has antibacterial activity against Bacillus subtilis ATCC 6633 which was indicated by the formation of a clear zone around the well. The 96% ethanol extract of petai chinese seeds has moderate antibacterial power against Bacillus subtilis ATCC 6633 with an inhibition zone diameter of between 5 mm-10 mm with 50 μl of extract was taken from various concentrations (300, 350, 400, 450, 500 mg/mL).
UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DI KELURAHAN KARANG TENGAH KOTA TANGERANG Abna, Inherni Marti; Ghozaly, Muchammad Reza; Rahayu, Sri Teguh; Yasmine, Azahra Humaira; Solachudin, Fayza Maghfira; Valent, Lintang Eka; Netanya, Christhabel Vanessa Aurel; Rahmatina, Zhafirah; Vidianti, Okta; Azzahra, Winda
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i05.7888

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi virus dengue tipe 1-4. Gejala klinisnya mencakup demam mendadak, perdarahan, dan trombositopenia. Virus dengue ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti betina yang berkembang biak di tempat-tempat penampungan air. Tingginya angka kesakitan dan kematian karena DBD dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan kurangnya kontrol vektor. Penanggulangan DBD memerlukan pencegahan yang efektif melalui penyuluhan dan kegiatan sosialisasi. Telah dilaksanakan program pengabdian masyarakat di RT 06 Kelurahan Karang Tengah Tangerang  melalui survei, penyuluhan langsung dan tidak langsung, serta pelatihan pembuatan obat anti nyamuk dari bahan alami. Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya pencegahan DBD. Hasilnya menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DBD dan PHBS serta memberikan langkah-langkah konkret dalam pencegahan, seperti pemeriksaan jentik, pembagian obat anti nyamuk, dan pelatihan pembuatan obat alami anti nyamuk. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini merupakan langkah strategis dalam menanggulangi masalah DBD di Karang Tengah, Kota Tangerang.Kata Kunci : DBD, Karang Tengah, Virus, Penyuluhan   
TANAMAN HERBAL MENJADI PILIHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL, PANGAN FUNGSIONAL DAN NUTRASETIKAL Amir, Mellova; Abna, Inherni Marti
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i01.5787

Abstract

Indonesia kaya akan keragaman hayati, lebih kurang 30.000 jenis tumbuhan, 7.500 jenis dapat dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat. Potensi bahan alami ini dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional, pangan fungsional dan produk nutrasetikal sebagai alternative pengobatan penyakit. Penggunaan bahan herbal alami telah ada sejak zaman dahulu dan terbukti secara empiris. Namun banyak masyarakat terutama generasi muda yang masih belum percaya dan mengetahui hal ini. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara edukasi kepada masyarakat antara lain terhadap mahasiswa melalui Webinar zoommeeting pada event International Lecture Series berupa penyampaian presentasi tentang bagaiman tanaman herbal akan menjadi pilihan sebagai obat tradisional dan pangan fungsional. Hasil sangat diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang potensi pemanfaatan herbal. Kata kunci: herbal, pangan fungsional
TA CLONING PARTIAL ALBUMIN GENE AND ITS TEST FOR SUPPORTING PHARMACOGENOMIC DETECTION DEVELOPMENT Effendi, Rinal; Putri Kumala, Ajeng; Marti Abna, Inherni; Yurika, Oktri; Desriani, Desriani
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 15, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v15i3.85093

Abstract

DNA recombinant technology is a tool that could support thedevelopment of pharmacogenomic detection such as for CYP2D6 copy number detection application. The housekeeping gene was identified as an internal control alternative for the copy number of the CYP2D6 detection component. There are many kinds of housekeeping genes, including albumin. In this report, we have successfully TA-cloned partial albumin to support the development of CYP2D6 copy number detection. TA-cloning was successfully confirmed with white-blue methods in media LB + ampicillin + IPTG + X-Gal and with colony PCR methods. Further, we made a standard curve with this recombinant plasmid to evaluate albumin qPCR efficiency and showed high-efficiency qPCR 0,9914 (99%). Based on the CYP2D6 copy number developed, the test in this study showed low concordance with high reproducibility Long PCR, indicating that the nucleotide base area of albuminand CYP2D6 in this studywas not recommended for CYP2D6 gene multiplication detection.  
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN TANAMAN BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 Nuryamin, Hibban Arik; Abna, Inherni Marti; Amir, Mellova
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8238

Abstract

Daun tanaman Bit (Beta vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin,  saponin, dan terpenoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun tanaman bit (Beta vulgaris L.) terhadap bakteri Pseudoomonas aeruginosa ATCC 9027 dan mengetahui konsentrasi terbaik yang dibuthkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dengan kontrol positif (kloramfenikol 30 µg/ml) dan kontrol negatif (DMSO 5%). Dari penelitian, diperoleh hasil rata-rata zona hambat didapat 5,675 mm pada kontrol positif, pada konsentrasi 400 µg/ml rata-rata zona hambat 4,12 mm, dan pada konsentrasi 300 µg/ml rata-rata zona hambat 3,641 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini ekstrak etanol 70% daun tanaman bit dapat menghambat pseudomonas aetuginosa ATCC 9027 dan konsentrasi terbaik ekstrak etanol 70% daun tanaman bit terletak pada konsentrari 400 µg/ml dengan rata-rata zona hambat sebesar 4,12 mm dibandingkan dengan kontrol positif kloramfenikol 30 µg/ml  dengan rata-rata zona hambat 5,675 mm.
Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Kapang Endofit dari Daun dan Batang Tanaman Jambu Bol (Syzygium malaccense) Terhadap Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Candida albicans Putri, Silpiyani; Abna, Inherni Marti; Utami, Tyas Putri
Archives Pharmacia Vol 6, No 1 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i1.7602

Abstract

Kapang endofit merupakan mikroba yang hidup pada jaringan tanaman dan tidak membahayakan inangnya. Kapang endofit dapat menghasilkan suatu senyawa bioaktif yang dapat digunakan sebagai senyawa antimikroba, antioksidan, antidiabetik dan antikanker. Tanaman Jambu Bol merupakan salah satu tanaman yang memiliki komponen bioaktif yang banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan isolat kapang endofit dari daun dan batang tanaman jambu bol dan mengetahui aktivitasnya sebagai antimikroba terhadap Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Candida albicans. Sebanyak 6 isolat yang menunjukkan potensi antimikroba difermentasi secara goyang pada suhu kamar selama 5 hari dengan kecepatan agitasi 150 rpm. Produk metabolit sekunder kemudian diuji aktivitas antimikrobanya dengan metoda difusi agar (Kirby-Bauer) cara sumuran. Hasil uji aktivitas antimikroba yang diperoleh yaitu Isolat Db2-Pt dapat menghambat Escherichia coli dan Candida albicans. Isolat Dc1-Pt dapat menghambat Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli. Isolat Dc2-Pt dapat menghambat Candida albicans. Isolat Bb1-Pt dapat menghambat Staphylococcus epidermidis. Isolat Bc1-Pt dapat menghambat Escherichia coli. Isolat Bb2P-Pt dapat menghambat Staphylococcus epidermidis dan Candida albicans. Kapang endofit yang dihasilkan dari tanaman jambu bol memiliki aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Candida albicans dengan kekuatan daya antimikroba sedang dengan diameter zona hambat antara 5 mm sampai 10 mm.
PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT KELURAHAN DURI KOSAMBI JAKARTA BARAT Abna, Inherni Marti; July, July; Rahayu, Sri Teguh; Faiz, Fajrin Nur; Hendrata, Stephanie Angelica; Lestari, Febry Dwi; Rahayu, Windy; Zahra, Hanifah; Asmar, Sarah Aulia; Thasha, Yenni; Khoirunnisa, Shofiyah; Nursapitri, Nadya; Safitri, Delia Devi; Chusnul KN, Fakhita Hadlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v11i03.8935

Abstract

AbstrakPemberdayaan kesehatan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan komunitas dalam mengelola kesehatan secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada sistem kesehatan formal, dan mencegah penyakit. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat, fokus pada penanggulangan demam berdarah (DBD), penyakit degeneratif, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Berdasarkan survei, ditemukan masalah seperti tingginya kasus DBD, rendahnya kesadaran masyarakat, dan minimnya pemahaman tentang penyakit degeneratif di kalangan lansia. Tujuan program ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mendukung program pemerintah, serta meningkatkan kesadaran tentang kebersihan lingkungan dan gaya hidup sehat. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi langsung, dan penyebaran informasi melalui media sosial serta poster. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga yang tinggi dalam mengikuti berbagai kegiatan, seperti pemeriksaan jentik nyamuk, edukasi DBD, penyuluhan penyakit degeneratif, dan program PHBS di sekolah. Selain itu, program bank sampah dan pengumpulan minyak jelantah meningkatkan kesadaran warga dalam pengelolaan sampah dan lingkungan. Program ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian DBD dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. 
POTENSI KAPANG ENDOFIT DAUN DAN BATANG TANAMAN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI ANTIMIKROBA : Potensi Kapang Endofit Daun dan Batang Tanaman Kelor (Moringa Oleifera Lam.) sebagai Antimikroba Marti Abna, Inherni; Siti Nurfitria; Putu Gita Maya Widyaswari Mahayasih
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 6 No. 01 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v6i01.1457

Abstract

Endophytic fungi residing within the tissues of the Moringa tree, including its leaves and stems, demonstrate the capability to produce compounds with effects similar to those found in their host plant. Moringa, recognized as a source of bioactive components, is frequently employed in traditional medicine to treat various ailments. The aim of this research is to isolate endophytic fungi from the leaves and stems of the Moringa tree, showcasing potential as antimicrobial agents. Antimicrobial activity is assessed through inhibitory assays targeting the growth of pathogenic microbes, including Escherichia coli, Staphylococcus epidermidis, and Candida albicans. A total of nine endophytic fungi isolates were successfully obtained from the Moringa tree, consisting of isolates D2a1a-Ft, D2a1b-Ft, D2b-Ft, D3a-Ft isolated from leaves, and isolates B1a-Ft, B1b-Ft, B2a-Ft, B3a-Ft, and B3b-Ft isolated from stems. Among these isolates, D2a1a-Ft, B2a-Ft, and B1b-Ft exhibited potential as antimicrobial agents. Results from antimicrobial activity assays indicate that D2a1a-Ft can inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis and Escherichia coli, B2a-Ft can impede the growth of Staphylococcus epidermidis, while B1b-Ft can hinder the growth of Candida albicans. The largest inhibition diameter, measuring 7.2 mm, was observed in the case of B1b-Ft against Candida albicans.
EDUKASI MASYARAKAT DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN DURI KEPA JAKARTA BARAT Inherni Marti Abna; Mellova Amir; Aprilita Rinayanti; Hermanus Ehe Hurit; Ayu Puspitalena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.3044

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB di dunia, terjadi pada negara-negara berkembang. Indonesia merupakan negara ke-3 tertinggi penderita tuberkulosis. Hal tersebut mendorong pengendalian tuberkulosis nasional terus dilakukan dengan intensifikasi, akselerasi, ekstensifikasi dan inovasi program. Strategi pengendalian yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang penyakit tuberkulosis (TB). Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanggulangan TB. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode edukasi langsung dengan memberikan penyuluhan kepada warga melalui ceramah dan diskusi dan metode edukasi tidak langsung dengan penyampaian informasi melalui media sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian TB dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari