Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PRODUKSI ASAM LAKTAT OLEH LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS DALAM MEDIA FERMENTASI KOMBINASI LIMBAH CAIR TAHU DAN MANGGA (Mangifera indica l.) Amir, Mellova; Sopiatunnisa, Neng; Abna, Inherni Marti
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i1.2918

Abstract

Lactic acid is a hydroxycarboxylic organic acid used for various purposes and can be obtained through the fermentation of sugar from various sources. This research aimed to determine the ability of Lactobacillus acidophilus in a combination of tofu and mango waste to produce lactic acid using the fermentation method. Variations in media concentration for the combination of tofu and mango liquid waste are 0%, 25%, 50%, and 100% used with the basic fermentation media. The initial stage is the cultivation of L acidophilus, the growth curve, and then the fermentation process, determining the PH and levels of lactic acid produced using spectrophotometry. The research showed that L. acidophilus, combining tofu and mango liquid waste media, could produce lactic acid. Lactic acid levels in 0% combination media with 100% basic media were 2,040 mg/L, 25% combination media, 75% basic media, 2,081 mg/L, 50% combination media, 50% basic media, 2,316 mg/L, combination media 100 % of 2,440 mg/L. The highest levels of lactic acid were produced using a combination of 100% tofu and mango liquid waste at the 48th hour, amounting to 2,440 mg/L.
PENINGKATAN LITERASI HIPERTENSI MELALUI EDUKASI TIGA PILAR: PATOFISIOLOGI, GAYA HIDUP SEHAT, DAN FARMASI (DAGUSIBU) PADA KOMUNITAS POSBINDU KEBON JERUK Abna, Inherni Marti; Pradana, Reinaldo; Afifah, Nadiya Nurul; Eff, Aprilita Rina Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i3.10612

Abstract

AbstractHypertension (HT) is a major risk factor for Cardiovascular Disease (CVD) in Indonesia, characterized by high prevalence, with most cases remaining uncontrolled. This condition necessitates a multidisciplinary approach focused on enhancing health literacy and treatment adherence. The objective of this community service program was to improve health literacy related to HT prevention and management. The activity was conducted on July 2, 2025, at RPTRA Jeruk Manis, involving 35 participants (PKK mothers, Dasawisma representatives, and Posbindu cadres). The intervention utilized structured interactive counseling delivered through three core pillars: Pathophysiology, Healthy Lifestyle, and Pharmaceutical Education (DAGUSIBU). Effectiveness was measured using a 10-item multiple-choice post-test and blood pressure screening. The results showed high success in the cognitive domain, evidenced by post-test scores predominantly ranging from 80 to 100. Significant improvement in understanding occurred regarding risk concepts, non-pharmacological strategies (salt restriction), and medication adherence. Clinically, early detection successfully identified several cases of clinical hypertension and pre-hypertension among participants, confirming the program's urgency and relevance. The three-pillar education model proved effective in enhancing community health literacy concerning hypertension prevention. Continuous follow-up and behavioral monitoring are required to transform the acquired knowledge into sustainable lifestyle changes.Keywords: Hypertension; Health Literacy; Three-Pillar Education; DAGUSIBU; Posbindu. AbstrakHipertensi (HT) merupakan faktor risiko utama Penyakit Kardiovaskular (PKV) di Indonesia, dengan prevalensi tinggi yang sebagian besar tidak terkontrol. Kondisi ini menuntut pendekatan multidisiplin yang berfokus pada peningkatan literasi kesehatan dan kepatuhan pengobatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi kesehatan terkait pencegahan dan manajemen HT. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Juli 2025 di RPTRA Jeruk Manis dengan melibatkan 35 peserta (ibu-ibu PKK, Dasawisma, dan kader Posbindu). Metode intervensi menggunakan penyuluhan interaktif terstruktur melalui tiga pilar: Patofisiologi, Gaya Hidup Sehat, dan Edukasi Farmasi (DAGUSIBU). Efektivitas diukur melalui post-test 10 soal pilihan ganda dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil menunjukkan keberhasilan tinggi di domain kognitif, dibuktikan dengan skor post-test yang dominan di rentang 80 hingga 100. Peningkatan pemahaman yang signifikan terjadi pada konsep risiko, strategi non-farmakologis (pembatasan garam), dan kepatuhan obat. Secara klinis, deteksi dini berhasil menemukan beberapa kasus hipertensi klinis dan pre-hipertensi di antara peserta, menegaskan urgensi dan relevansi program. Edukasi tiga pilar terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait pencegahan hipertensi. Diperlukan tindak lanjut dan monitoring perilaku berkelanjutan untuk mentransformasi pengetahuan yang diperoleh menjadi perubahan gaya hidup yang lestari.Kata Kunci: Hipertensi; Literasi Kesehatan; Edukasi Tiga Pilar; DAGUSIBU; Posbindu.
Isolasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Kapang Endofit dari Tanaman Beluntas terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 ASTAWA YASA, Kadek Urip; Radji, Maksum; Abna, Inherni Marti
Archives Pharmacia Vol 5, No 2 (2023): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v5i2.6815

Abstract

Resistensi antibiotik terhadap bakteri patogen telah berkembang dalam waktu singkat dan lebih cepat dari yang telah diperkirakan. Maka dari itu perlu ditemukannya alternatif antibiotik baru yang bersumber dari bahan alam seperti dari kapang endofit tanaman beluntas. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri dari kapang endofit yang diisolasi dari tanaman beluntas terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil seleksi aktivitas antimikroba kapang endofit yang diisolasi dari bagian batang dan daun tanaman beluntas difermentasikan menggunakan shaking method  pada media Potato Dextrose Broth. Hasil fermentasi diuji aktivitas antibakterinya dengan menggunakan metode difusi sumuran. Dari 9 isolat kapang endofit yang diisolasi, diperoleh dua isolat yang memiliki aktivitas antibakteri yakni isolat D1bKu - Kd dan B3bOr – Kd. Hasil uji aktivitas antibakteri dari isolat D1bKu - Kd terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 8,58 mm dan terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 3,4 mm. Pada isolat B3bOr - Kd terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 9,13 mm dan terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 2,9 mm.Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri yang dilakukan isolat kapang isolat dengan kode D1bKu - Kd dan B3bOr – Kd yang memiliki aktivitas antibakteri dengan daya hambat sedang terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan memiliki daya hambat lemah terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI TANAH DI KELURAHAN CENGKARENG BARAT JAKARTA BARAT Abna, Inherni Marti; Puspitalena, Ayu
Archives Pharmacia Vol 5, No 1 (2023): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v5i1.6335

Abstract

Tanah mengandung mikroorganisme yang mampu menyebabkan penyakit pada manusia. Orang sering lalai menjaga kebersihan lingkungan tanah untuk mencegah penularan penyakit. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di pemukiman padat penduduk seperti lingkungan perkotaan seperti DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah populasi bakteri di tanah dalam wilayah Kelurahan Cengkareng Barat Jakarta Barat di berbagai titik pengambilan sampel. Metode yang digunakan yaitu observasi dengan mengambil sampel tanah di Kelurahan Cengkareng Barat kemudian menghitung jumlah koloni bakteri dan menganalisis morfologi bakteri yang diperoleh secara makroskopis dan mikroskopis. Parameter yang diukur adalah populasi bakteri, morfologi koloni bakteri, pewarnaan Gram dan identifikasi bentuk sel bakteri. Hasil penelitian adalah total populasi bakteri sampel yaitu didapatkan 6 isolat bakteri dengan rata-rata populasi bakteri yaitu isolat CKG1 7,9 x 107 CFU/g, isolat CKG2 13,14 x 107 CFU/g, isolat CKG3 14,57 x 107 CFU/g, kemudian isolat CKG4 5,75 x 107 CFU/g, isolat CKG5 4,32 x 107 CFU/g dan isolat CKG6 2,39 x 107 CFU/g. Setelah dilakukan identifikasi mikroskopis,  didapatkan empat bentuk sel bakteri berbentuk coccus dan dua sel bakteri berbentuk bacillus  yang terdiri atas dua bakteri Gram Negatif dan  empat bakteri Gram Positif.
LAWAN DBD DENGAN CERDAS MELALUI PENERAPAN 3M PLUS UNTUK MASYARAKAT SEHAT Hurit, Herman Ehe; Yuliana, Anna; Abna, Inherni Marti; Afifah, Nadya Nurul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33280

Abstract

Abstrak: Kasus DBD di Kabupaten Lebak meningkat tajam dari 764 kasus pada 2023 menjadi 2.158 kasus hingga Juni 2024. Di Desa Curugbadag, Lebak, ditemukan lingkungan yang kurang bersih dan rendahnya pemahaman warga mengenai DBD. Tujuan dari kegiatan ini adalah menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra, yakni memberikan edukasi dan sosialisasi untuk pemberantasan sarang nyamuk DBD secara lebih masif melalui penerapan 3M-Plus dengan aksi nyata bersama warga setempat dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Mitra adalah kader PKK dan pemuda di Desa Curugbadag, Lebak, yang terdiri dari 43 orang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, simulasi pemberantasan jentik, dan pembagian leaflet. Hasil evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10,1% meningkat menjadi 95,5%. Program ini berhasil membangun kesadaran kolektif warga dalam pencegahan DBD secara mandiri dan berkelanjutan.Abstract: Dengue cases in Lebak Regency increased sharply from 764 cases in 2023 to 2,158 cases by June 2024. In Curugbadag Village, Lebak, an unclean environment and low understanding of dengue among residents were found. The purpose of this activity is to offer solutions to overcome partner problems, namely providing education and socialization for the eradication of dengue mosquito nests more massively through the implementation of 3M-Plus to partners with real actions together with local residents and increasing knowledge and awareness in the long term and sustainably with the Community Service team from Esa Unggul University Partners are members of the Family Welfare Movement (PKK) and youth in Curugbadag Village, Lebak, consisting of 43 people. The activity methods include interactive counseling, mosquito larvae eradication simulations, and leaflet distribution. The results of the pre-test and post-test evaluations showed an increase in knowledge from 10.1% to 95.5%. This program has succeeded in building collective awareness among residents in preventing dengue independently and sustainably.
MENTAL HEALTH AWARENESS: EDUKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA LEWAT QUIZ INTERAKTIF Yuliana, Anna; Eff, Aprilita Rina Yanti; Abna, Inherni Marti; Novianti, Anugrah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35935

Abstract

Abstrak: Masalah Kesehatan mental pada remaja semakin meningkat akibat tekanan sosial, akademik, dan kurangnya pemahaman tentang menjaga kesehatan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai kesehatan mental melalui metode edukasi interaktif berbasis quiz. Sasaran kegiatan adalah warga Kelurahan Cibodas Kota Tangerang , dengan total peserta sebanyak 50 orang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan singkat mengenai kesehatan mental, penyampaian materi dengan media audio visual, serta sesi quiz interaktif untuk memperkuat pemahaman peseta. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest guna mengukur peningkatan pengatahuan. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 58,3% menjadi 92,6% yang berkaiatan mengenai tanda-tanda gangguan mental, cara menjaga keseimbangan emosi, serta pentingnya dukungan sosial. Kegiatan ini terbukti efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian remaja terhadap kesehatan mental melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan partisipatif.Abstract: Mental health issues among adolescents are increasing due to social pressure, academic demands, and a lack of understanding of psychological well-being. This community service program aimed to enhance mental health awareness among adolescents through interactive quiz-based education. The program was conducted in Cibodas Village, Tangerang, involving 50 participants. The implementation included a brief counselling session on mental health, the delivery of educational materials using visual media, and interactive quizzes to reinforce understanding. Evaluation was carried out through pre-test and post-test assessments to measure knowledge improvement. The results showed increase percentage from 58,3% to 92,6% in participants’ understanding of mental health indicators, emotional balance, and the importance of social support. This activity proved effective in raising awareness and fostering positive attitudes toward mental health among adolescents through an engaging and participatory learning approach.
Studi Etnobotani Keanekaragaman Tanaman Obat Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Faiz, Fajrin Nur; Abna, Inherni Marti; Utami, Tyas Putri
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10722

Abstract

Indonesia dikenal dengan kekayaan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, termasuk berbagai tanaman obat yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alternatif pengobatan. Namun, seiring dengan perkembangan modernisasi, pengetahuan tradisional ini menghadapi ancaman kepunahan sehingga diperlukan penelitian untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keanekaragaman tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat di Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, serta menghitung nilai Species Use Value (SUV), Family Use Value (FUV), dan Plant Part Value (PPV). Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dan participatory rural appraisal dengan pendekatan deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner dari 23 responden yang dipilih secara snawaball sampling dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat 31 spesies tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Tanamana Patrawali (Tinospora crispa) memiliki nilai SUV tertinggi (0,22), sedangkan famili Zingiberaceae memperoleh nilai FUV tertinggi (0,26). Daun merupakan bagian tanaman yang paling sering digunakan (PPV 45,16%). Metode pengolahan yang paling umum adalah perebusan (64,5%), dengan cara penggunaan utama adalah diminum (67,7%). Sebagian besar tanaman diperoleh dari pekarangan rumah (45,16%).
Co-Authors Abdul Karim Zailani Adelia Eka Sutomo Putry Afifah, Nadya Nurul Ahmad Jakaria Karim Ahmad Mahfud Alno Kaldicson Alvianto Gautama Ani Vivi Listiyowati Anisa Aulia Pratiwi Anna Yuliana, Anna Aprilita Rina Yanti Aprilita Rina Yanti Eff Aprilita Rinayanti Ari Suko Pratiwi Asmar, Sarah Aulia ASTAWA YASA, Kadek Urip Ayu Puspitalena Ayu Puspitalena Azzahra, Winda Chusnul KN, Fakhita Hadlina Dea Fauziyah Desriani Desriani Dimas Inggar Pramudya Elsa Deni Pebrianti Faiz, Fajrin Nur Fauzia Zahriatul Wildan Ghozaly, Muchammad Reza Harizal Harizal Hendrata, Stephanie Angelica Hermanus Ehe Hurit Hermanus Ehe Hurit Hermanus Ehe Hurit Hermanus Ehe Hurit Hurit, Herman Ehe Hurit, Hermanus Ehe Iswatul Fauzizah Itsna Taufiqur Rohmah Ivana Thresia Yenhart July, July Khoirunnisa, Shofiyah Lestari, Febry Dwi Maksum Radji Maulina Rizkyana Mellova Amir Mellova Amir Michelle Miftahul Hassanahl Mira Asmirajanti Muniroh, Muniroh Mustikawati, Intan Silviana Nadiya Nurul Afifah Nesya Rizadilla Netanya, Christhabel Vanessa Aurel Novianti, Anugrah Nur Septiyani Nursapitri, Nadya Nuryamin, Hibban Arik Pertiwi, Ratih Dyah Puspitalena, Ayu Puspitaloka, Erlina Putri Kumala, Ajeng Putri, Silpiyani Putu Gita Maya Widyaswari Mahayasih Rahayu, Windy Rahmatina, Zhafirah Reinaldo Pradana Rinal Effendi Rizkia Nuraida Robby Rijal Sauri Sabna Allisya Firti Safira Sholihat Safitri, Delia Devi Siti Nurfitria Solachudin, Fayza Maghfira Sopiatunnisa, Neng Sri Teguh Rahayu Sri Teguh Rahayu, Sri Teguh Teonanda, Tiara Thasha, Yenni Tyas Putri Utami Valent, Lintang Eka Vidianti, Okta Winda Amelia Sari Yasmine, Azahra Humaira Yosi Valencia Yurika, Oktri Zahra, Hanifah