Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Aplikasi Quizizz Damayanti, Nur Yeka; Arief, Asmaiwaty; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.436

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam perlu dikembangkan tentunya tidak dapat dilakukan secara begitu saja tanpa acuan atau pedoman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran pendidikan agama islam berbasis aplikasi quizizz. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa guru pendidikan agama islam dapat mengintegrasikan materi pendidikan agama islam dengan media pembelajaran berbasis aplikasi quizizz sehingga terjadi perubahan pada peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Hasil pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis aplikasi quizizz terbagi menjadi dua yaitu pada (1) ranah afektif, bahwa quizizz dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa serta tidak menimbulkan kebosanan, mengantuk, suasana kelas yang kondusif untuk belajar, (2) ranah psikomotorik, siswa menjadi cepat memahami materi PAI dengan cermat dan teliti, sehingga hal itu dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI di kelas.
Pengembangan Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Zikri, Mhd. Abdullah; Arief, Asmaiwaty; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.492

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar generasi tua untuk mengalihkan pengalaman pengetahuan, kecakapan dan keterampilan kepada generasi muda agar kelak menjadi manusia muslim, bertaqwa kepada Allah SWT. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. Pendekatan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan literatur kepustakaan, dimana seluruh data diambil melaui buku, jurnal dan dokumen yang relevan dengan tema penelitian, teknik pengumpulan dala dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam diPerguruan Tinggi Umum meliputi pokok-pokok bahasan yaitu: 1)Manusia dan Agama; 2) Agama Islam; 3) Sumber ajaran Islam; 4)Kerangka Dasar Ajaran Islam; 5) Aqidah; 6) Syari’ah, Ibadah danMu’amalah; 7) Akhlaq; 8) Taqwa; 9) Ilmu Pengetahuan dalam Islam; 10) Disiplin Ilmu dalam Islam. Pendidikan Agama Islam merupakan mata kuliah dasar umum pada Perguruan Tinggi mempunyai posisi strategis dalam melakukan transmisi pengetahuan dan transmisi sikap dan perilaku mahasiswa melalui suatu proses pembelajaran.
Strategi Joyful Learning dalam Meningkatkan Motivasi, Keterlibatan dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Muhammad Barry Mahmudi; Asmaiwaty Arief; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.662

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi Joyful Learning dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian menggunakan literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel, jurnal, dan buku yang relevan. Data dianalisis secara tematik untuk mengelompokkan temuan berdasarkan aspek peningkatan motivasi, keterlibatan, dan penguasaan konsep secara bermakna. Hasil studi menunjukkan bahwa Joyful Learning merupakan pendekatan efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, relevan, dan menyenangkan. strategi joyful learning memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, tetapi juga membantu mereka memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam secara efektif.
Revitalizing Shame as a Moral Fortress for the Young Generation in the Digital Era: An Analysis of Decadence and a Strategic Framework for Moral Preservation Yanti Novita; Fitri Wahyuningsing; Syafruddin; Zulhendi; Rehani
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 1 (2026): FEBRUARY (CALL FOR PAPERS)
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i1.230

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of the decadence of al-ḥaya' (sense of shame) values ​​in the younger generation amidst the massive flow of digital modernity and to formulate a comprehensive strategic framework for the preservation of Islamic morals in the virtual space. With a qualitative approach of Library Research , data were collected through documentation techniques and systematic recording from primary sources (religious texts and scientific journals) and secondary sources (KPAI and APJII reports), then analyzed using Qualitative Content Analysis . The results of the study indicate that the decline of al-ḥaya' values ​​which function as syu'batun min al-iman (a branch of faith) is mainly triggered by a spiritual crisis (deficit in the concept of ihsan ) and the dominance of digital media that normalizes excessive self-disclosure behavior , erodes awareness of Divine supervision ( muraqabah ), and weakens self-control. Therefore, a Comprehensive Strategic Framework was formulated that focuses on the synergy of three educational centers: the integration of al-ḥaya' in the curriculum through habituation ( ta'wid ) and role modeling ( qudwah ḥasanah ) in schools, revitalization of the family ecosystem through parental digital role models, and strengthening Islamic value-based digital literacy. This study confirms that this holistic approach is effective in reactivating al-ḥaya' as an optimal self-regulation mechanism , providing practical and theoretical contributions to ensuring Muslim integrity and the preservation of morals in both physical and virtual public spaces.
OPTIMIZATION OF EXAMPLE AND ADVICE METHODS IN ISLAMIC EDUCATION: AN ANALYTICAL STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF THE QUR'AN AND HADITH IN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL ENVIRONMENT Saputra, Meidianas; Syafruddin; Rehani; Zulheldi; Yoga Suhendra
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 5 (2025): Desember
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Qur'anic and Hadith values ​​in Islamic education in Islamic Elementary Schools has long been a major concern for educators, particularly through the optimization of exemplary (uswah) and advice (mau'izhah) methods. This study aims to analyze in depth how these methods are applied in an Islamic Elementary School environment, identify the obstacles encountered, and offer recommendations for optimization strategies. Using a qualitative approach with a case study design in one Islamic Elementary School that implements education based on Qur'anic and Hadith values, data were collected through observation, interviews, and documentation studies. The research findings demonstrate the strategic role of exemplary and advice in the internalization of Islamic values, but their implementation faces obstacles such as inconsistency in actor behavior, lack of curriculum integration, and external cultural influences. The implementation of exemplary behavior is reflected in time discipline, congregational worship, and empathetic teacher behavior, while the advice method is carried out both formally and informally, although it is often still less contextual and hampered by external environmental influences. Success was achieved in the aspects of religious habits and strengthening student character. For optimization, this study recommends an integrative model based on the Quran and Hadith, strengthening the role of teachers, and active collaboration between schools and parents. The implications of this research are expected to make a tangible contribution to the formation of Islamic character and improving the quality of Islamic education in elementary schools.
Emosi dalam Pendidikan: Perspektif Alqur’an dan Hadist Vegia Oviensy; Syafruddin; Rehani; Jalwis; Asraf Kurnia
Mauriduna : Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2024): Mauriduna : Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.472

Abstract

Emosi merupakan bagian integral dari pengalaman manusia yang mempengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial. Dalam konteks pendidikan, pengelolaan emosi yang baik dapat mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang positif. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi emosi dalam perspektif pendidikan menurut Al-Qur'an dan Hadis sebagai panduan kehidupan. Al-Qur'an mengajarkan pentingnya pengelolaan emosi melalui konsep kesabaran (sabr), pengendalian amarah (ghadhab), dan rasa syukur (shukr) sebagai bagian dari akhlak mulia. Hadis Nabi Muhammad SAW juga memberikan teladan dalam mengelola emosi, seperti menahan amarah, menjaga ketenangan dalam menghadapi ujian hidup, dan membangun empati terhadap orang lain. Melalui kajian ini, ditemukan bahwa pendidikan emosional dalam Islam tidak hanya mengajarkan kontrol terhadap emosi negatif, tetapi juga mendorong perkembangan emosi positif seperti kasih sayang, rasa syukur, dan rasa hormat. Pemahaman dan penerapan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak positif dalam membentuk individu yang memiliki karakter kuat dan keseimbangan emosional. Serta dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif, dan merupakan jenis penelitian library research yaitu penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data penelitiannya dengan cara membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitiannya. Sumber-sumber tersebut di dapat dari karya yang ditulis oleh para ahli yang berkompeten tentang judul pembahasan penelitian ini