Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGELOLAAN AKUN INSTAGRAM @CITOSURABAYA MALL CITY OF TOMORROW DALAM MENINGKATKAN MINAT PENGUNJUNG Puspita Rohana Handayani; Burhan Bungin
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.831

Abstract

Media sosial yang paling banyak digunakan saat ini adalah Instagram.Instagram merupakan media sosial yang digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan seluruh pengguna di seluruh dunia. Mall City of Tomorrow Surabaya merupakan salah satu mall yang berada di Kota Surabaya yang memanfaatkan Instagram sebagai media untuk mendukung komunikasi dan membantu penyebaran informasi kepada masyarakat. Mall Cito ini juga melakukan promosi melalui Instagram dengan adanya diskon, pameran atau promo lainnya. Instagram terdapat berbagai fitur yang dapat dikelola seperti mengunggah foto, IGTV, hashtag, Instagram Stories, IG Live, Highlight, dan sebagainya. Dengan teknologi komunikasi yang semakin maju dan masuknya era digital 4.0, penggunaan akun Instagram sebagai media digital dimanfaatkan untuk memudahkan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk berbelanja dan mempromosikan produk atau jasa yang dapat dilakukan dari rumah atau melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan melihat bagaimana pengelolaan media sosial akun Instagram @citosurabaya oleh Mall City of Tomorrow dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan atau pengguna Instagram dan mengetahui proses pengelolaan media sosial. Metode dalam penelitian menggunakan kuasi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur dan dokumentasi ke pihak pengelola akun Instagram @citosurabaya. Penelitian ini menggunakan teori komponen 4C media sosial yaitu context, communication, collaboration, connection yakni hubungan interaksi melalu postingan konten @citosurabaya yang bersifat informatif dan hiburan kepada publik.
PENGELOLAAN AKUN INSTAGRAM @CITOSURABAYA MALL CITY OF TOMORROW DALAM MENINGKATKAN MINAT PENGUNJUNG Puspita Rohana Handayani; Burhan Bungin
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.831

Abstract

Media sosial yang paling banyak digunakan saat ini adalah Instagram.Instagram merupakan media sosial yang digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan seluruh pengguna di seluruh dunia. Mall City of Tomorrow Surabaya merupakan salah satu mall yang berada di Kota Surabaya yang memanfaatkan Instagram sebagai media untuk mendukung komunikasi dan membantu penyebaran informasi kepada masyarakat. Mall Cito ini juga melakukan promosi melalui Instagram dengan adanya diskon, pameran atau promo lainnya. Instagram terdapat berbagai fitur yang dapat dikelola seperti mengunggah foto, IGTV, hashtag, Instagram Stories, IG Live, Highlight, dan sebagainya. Dengan teknologi komunikasi yang semakin maju dan masuknya era digital 4.0, penggunaan akun Instagram sebagai media digital dimanfaatkan untuk memudahkan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk berbelanja dan mempromosikan produk atau jasa yang dapat dilakukan dari rumah atau melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan melihat bagaimana pengelolaan media sosial akun Instagram @citosurabaya oleh Mall City of Tomorrow dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan atau pengguna Instagram dan mengetahui proses pengelolaan media sosial. Metode dalam penelitian menggunakan kuasi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur dan dokumentasi ke pihak pengelola akun Instagram @citosurabaya. Penelitian ini menggunakan teori komponen 4C media sosial yaitu context, communication, collaboration, connection yakni hubungan interaksi melalu postingan konten @citosurabaya yang bersifat informatif dan hiburan kepada publik.
Transformasi Identitas dan Konflik Intrapersonal Dokterpreneur: Studi Fenomenologi Empiris Sulaksono, Andri; Bungin, Burhan; Dewi, Liliana
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol3.iss2.art5

Abstract

Latar Belakang: Fenomena dokterpreneur di Indonesia tidak muncul dari ruang hampa, tetapi lahir sebagai entitas adaptif atas semakin kompleks dan besar tanggung jawab dokter dalam menjalankan tugasnya. Dengan berdalih bahwa terjadi ketidakseimbangan antara beban tugas dan penghasilan yang didapatkan, maka muncul upaya dari dokter untuk menambah penghasilan dengan bertransformasi menjadi dokterpreneur. Fenomena transformasi inilah yang memunculkan konflik identitas yang kompleks antara etika altruisme medis dan tuntutan profitisme bisnis (egoisme bisnis). Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif dokterpreneur dalam mengkompromikan dan menyelaraskan dilema antara etika profesi medis yang berlandaskan altruisme dan prinsip profesionalisme bisnis yang berlandaskan profitisme, saat menjalani transformasi peran dan saat bertransformasi identitas profesional dari dokter menjadi dokterpreneur. Metode: Penelitian ini berparadigma konstruktivis-interpretif, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi empiris Creswell, penelitian ini berfokus pada eksplorasi makna-makna yang dibentuk melalui pengalaman individual. Proses analisis mengikuti tahapan identifikasi pernyataan bermakna, tema esensial, deskripsi tekstural-struktural, dan perumusan esensi. Hasil: Melalui tahapan refleksi nilai, adaptasi strategi, dan negosiasi makna, maka terbentuk identitas baru sebagai dokterpreneur. Berdasarkan temuan ini, disusunlah model konseptual tentang transformasi identitas dokterpreneur sebagai proses dialektika antara implementasi nilai altruisme dan logika profit bisnis, yang menghasilkan entitas profesional baru sebagai dokterpreneur yang luwes dan reflektif. Simpulan: Konflik antara etika medis dan egoisme bisnis adalah hal yang tidak harus dihindari. Negosiasi makna yang berkelanjutan dan dinamis antara altruisme dan tuntutan bisnis akan mempermudah proses transformasi dan peran pendidikan dokter untuk membentuk jiwa entrepreneur yang adaptif bagi dokter. Kata Kunci: Altruisme medis; konflik intrapersonal; transformasi identitas; dokterpreneur; fenomenologi empiris
Innovation Of Business Models Based On Sharing Economy In Rural Entrepreneurship Ecosystems Syahputra, Alfa; Bungin, Burhan; S. Kaihatu, Thomas
Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY) Vol. 4 No. 10 (2025): Injuruty: Interdiciplinary Journal and Humanity
Publisher : Pusat Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58631/injurity.v4i10.1483

Abstract

The rapid growth of the sharing economy has reshaped entrepreneurial practices worldwide, yet its application in rural contexts remains underexplored. This study aims to investigate the opportunities, challenges, and innovative potentials of sharing economy-based business models within rural entrepreneurship ecosystems in Indonesia. Adopting a qualitative case study approach, data were collected from small and medium enterprises (SMEs), village entrepreneurs, and local communities through interviews, observations, and document analysis. Findings reveal that sharing economy practices can enhance resource efficiency, foster community collaboration, and promote sustainable rural development. However, significant challenges persist, including limited digital literacy, infrastructure constraints, and regulatory gaps. This research contributes to the literature by extending the discourse on sharing economy beyond urban contexts and provides practical insights for policymakers, SME actors, and technology developers seeking to strengthen rural entrepreneurship ecosystems.
Konstruksi Sosial Tokoh Lokal di Pilkada 2024: Peran Media, Simbol Budaya, Dan Dinamika Interaksi Sosial Bungin, Burhan; Teguh, Monika; Danu Kristianto, Bernard Realino; Liliek Senaharjanta, Ignasius; Sulistijanto, Andi Budi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3070

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi sosial tokoh lokal dalam Pilkada 2024, yang berperan penting dalam membentuk persepsi dan preferensi politik masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana media, baik tradisional maupun digital, membangun citra tokoh politik yang sering kali tidak sesuai dengan kenyataan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana media, simbol budaya, dan interaksi sosial mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap tokoh politik lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang mencakup wawancara mendalam, analisis konten media, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media, terutama media sosial, memainkan peran sentral dalam membentuk citra politik tokoh lokal, baik melalui framing positif maupun negatif. Penggunaan simbol budaya dan narasi religius juga ditemukan efektif dalam membangun hubungan emosional dengan pemilih, namun harus otentik untuk menghindari persepsi manipulatif. Implikasi temuan ini penting bagi praktisi politik dalam merancang kampanye yang lebih transparan dan autentik, serta bagi masyarakat untuk lebih kritis terhadap narasi politik yang dibangun. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya media digital dalam strategi kampanye politik dan membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai teknologi baru dalam komunikasi politik.
Peran Lansia Sebagai Pemegang Otoritas Dalam Komunikasi Kesehatan Pencegahan Stunting Teguh, Monika; Ida, Rachmah; Puspa, Ratih; Bungin, Burhan; Haryono, Cosmas Gatot
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4133

Abstract

This research aims to know the roles of the elders as authority holders in the means of health communication for stunting prevention implemented in Trenggalek Regency, East Java. Stunting is the failure of growth and development caused by malnutrition at the first 1000 days of a child’s life. This problem can be prevented by providing nutrition needed by pregnant women and toddlers, but for preventing this the efforts of health communication are needed so that the mindset and behaviors of the society can change according to the health standards. Therefore, at Trenggalek Regency Kenek Beraksi program was implemented involving elders who may have authority to distribute knowledge and intervene behaviors which cause stunting to children. This research is qualitative research using case study method, by data gathering using in depth interview and document study. The result of this research shows that elders have significant roles in health communication for stunting prevention at Trenggalek Regency. Elders hold authorities because of the culture in society giving them privilege as respected and trusted figures. Furthermore, their knowledge and experience give them expert power and referent power making their family follow their guidance. In health communication, their health acts as a communicator delivering health messages. The effects felt from the elders’ involvement in this health communication program include the decrease of pregnant women having anemia, the increase of the toddlers’ nutritional adequacy achievement, and the increasing weights of toddlers, which altogether reduce the number of stunting at Trenggalek Regency
Study of Dual Brand in Indonesia Tourism Communication Teguh, Monika; Bungin, Burhan; Wono, Hilda Yunita; Santoso, Theodore Jason
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v14i1.11388

Abstract

One of the main parts of a country's tourism communication is the tourism destination brand. The Indonesian tourism destination brand itself has changed several times since 2008. At that time, the brand used was Visit Indonesia 2008, then the following year it changed to Visit Indonesia 2009. Then in 2010 until 2021, Indonesia uses two brands at once, namely Wonderful Indonesia and Pesona Indonesia, even though the Indonesian tourism destination in question is one, namely Indonesia's destination. In fact, the use of these two brands has not been able to show a positive performance in bringing in tourists or making Indonesian tourism destinations famous and remembered by potential tourists. Therefore, we need a study on the existence of this dual brand, which is the purpose of this scientific article The subject of this study is the Indonesian tourism brand, Wonderful Indonesia, while the object studied is the duality in the use of the brand. This study was made using qualitative methods, specifically by using literature review. The method of data collection is documentation. This study uses a narrative method in its discussion. From this study, it can be explained that the brand personality of the Indonesian tourism destination brand is still weak. This is mainly due to the dual brands Wonderful Indonesia and Pesona Indonesia which have two different meanings and have not been able to represent tourist destination areas in Indonesia. In the end, this makes brand awareness, brand equity and brand loyalty are not formed. Therefore, it would be better if only one tourism destination brand can be formulated. The brand should represent various tourist destination areas and can be used consistently for a long time.
Balancing Innovation and Ethics: Empirical Insights into AI Predictive Marketing Challenges and Opportunities Latif, Nashrudin; Bungin, Burhan; Kodrat, David Sukardi
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jurnal_mix.2025.v15i3.013

Abstract

Objectives: This research endeavors to explore the ethical ramifications when artificial intelligence is utilized in predictive marketing, especially regarding potential pitfalls like algorithmic bias, infringements on privacy, the deliberate manipulation of consumer actions, and the aggregation of market power, which may undermine fair business competition.Methodology: A qualitative methodology was adopted for this study, involving In-Depth Interviews (IDIs) with a total of eight informants. The participants, who were data analysts and digital marketers representing various industry sectors, were recruited using both purposive and snowball sampling techniques. Data gathering spanned a six-week period and was subjected to thematic analysis to identify the prominent themes and issues.Finding: Five main themes were found in this study: (1) the importance of fairness and non-discrimination in algorithms, (2) transparency in data governance, (3) protection of consumer privacy, (4) risk of behavioral manipulation, and (5) ethical implications of market share concentration by AI-based companies.Conclusion: While AI can improve marketing efficiency, its use also risks creating social injustice and lowering consumer trust. Therefore, continuous data audits, transparent algorithm development, and strong consumer protection regulations are needed to ensure fair, ethical, and sustainable application of AI.