Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementation of National Movement for the Acceleration of Nutrition Improvement Policy for the First 1,000 Days of Life in Indonesia Napirah, Muhammad Ryman; Vidyanto, Vidyanto; Rahman, Nurdin; Ningrum, Arum Sekar; Asmawati, Asmawati; Veruswati, Meita
Kesmas Vol. 19, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The national movement for accelerating nutrition improvement in the first 1,000 days of life is an effort to strengthen the Indonesian Government's commitment to the national strategic agenda and tackling stunting. This study aimed to determine communication, resources, disposition, and bureaucratic structure in implementing the movement at the Biromaru Primary Health Care (PHC) and Loru Village, Sigi District, Indonesia. The mixed method approach was carried out with informants consisting of several parties from the PHC, health cadres, and the local community through triangulation and questionnaires. The results showed poor communication was inhibited by a lack of community outreach, the attitude of the community’s lack of participation, and the PHC staff’s perceptions (85.14%). There was still insufficient number of health workers as resources (79.73%) who could cover all work areas. While, 75.68% of the health workers considered the disposition to be unfavorable because the incentive budget functioned as an operational budget. Only the bureaucratic structure has been running well, according to 82.43% of PHC staff. Standard operating procedure is required to make the movement run well.
Hubungan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Diare di Wilayah Rawan Banjir Desa Lembasada Kabupaten Donggala Marselina, Marselina; Larasati, Rahma Dwi; Vidyanto, Vidyanto; Sari, Nur Fadhilah; Nuriyah, Nur Aini; Nurhalisah, Siti
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.21864

Abstract

Floods are the most frequent natural disasters and damage the environment. The intensity and frequency of flooding is increasing due to climate change and rainfall as well as rising sea levels. Floods can cause health problems, one of the diseases caused after a flood is diarrhea. This research aims to determine the relationship between community behavior and the incidence of diarrhea in flood-prone areas in Lembasada Village, Donggala Regency. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The number of samples in this study was 90 mothers who had toddlers registered in the Lembasada Community Health Center Work Area. The sampling technique uses positive sampling. The analysis used in this research is the Chi Square analysis test. The results of the study showed that the behavior of using toilets was related to the incidence of diarrhea (p=0.036), the behavior of using clean water (p=1.000), the behavior of washing hands with soap (p=0.929) and the behavior of cooking water (p=0.498) was related to the incidence of diarrhea. The conclusion of this research is that there is a relationship between the behavior of using toilets and the incidence of diarrhea and there is no relationship between the behavior of using clean water, the behavior of washing hands with soap and the behavior of boiling water and the incidence of diarrhea in the Flood Prone Area of ??Lembasada Village, Donggala Regency.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemanfaatan Prolanis Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Wantah, firmansyah; Ashari, Muhammad Rizki; Arwan, Arwan; Syam, Sadli; Vidyanto, Vidyanto; Li, Priska Veina
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 4 (2022): Volume 13 No. 4 (2022)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v13i4.569

Abstract

Indonesia mengalami kenaikan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia salah satunya penyakit Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penderita DM di Indonesia menempati urutan ke 7 dunia dengan jumlah penderita sebanyak 10,7 juta jiwa. Laporan tahunan PTM Dinas Kesehatan Kota Palu menunjukkan dari 13 Puskesmas yang ada di Kota Palu jumlah kasus DM di Puskesmas Kamonji berada di angka tertinggi pada tahun 2020. Jumlah cakupan peserta di Puskesmas Kamonji pada tahun 2020 yang aktif mengikuti Prolanis hanya 5% dari 75% indikator yang harus dicapai. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan salah satu strategi preventif dan promotif dari BPJS Kesehatan yang dilakukan untuk menurunkan atau mencegah komplikasi penyakit kronis (hipertensi dan DM tipe 2) yang diderita oleh peserta sekaligus meminimalisir pembiayaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan Prolanis pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel 96 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan (p=0,045), sikap (p=0,037), persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan (p=0,003), dan tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan (p=0,862) dengan pemanfaatan Prolanis. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan sosialisasi melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) tidak hanya kepada penderita hipertensi dan DM melainkan pendekatan kepada keluarga penderita agar secara aktif memanfaatkan pelayanan Prolanis
Pola Sebaran Kasus dan Faktor Risiko Kejadian TB MDR di Kota Palu Marselina, Marselina; Syahadat, Dilla Srikandi; Nurhalisah, Siti; Pertiwi, Pertiwi; Vidyanto, Vidyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52008

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam jumlah kasus Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB MDR), yang sebagian besar disebabkan oleh tingginya angka lost to follow up. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat konsumsi alkohol, hasil pengobatan sebelumnya, dan keterlibatan Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap kejadian TB MDR, serta memetakan pola sebarannya di Kota Palu. Desain penelitian menggunakan case control dengan teknik purposive sampling dan perbandingan 1:1, yaitu 30 kasus TB MDR dan 60 kontrol non-TB MDR yang berasal dari Rumah Sakit Anutapura dan Rumah Sakit Undata, Kota Palu. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta Odds Ratio (OR), sedangkan pemetaan dilakukan dengan analisis spasial menggunakan likelihood test. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara riwayat pengobatan TBC sebelumnya dengan kejadian TB MDR (p = 0.003 < 0.05; OR = 6.000; CI = 1.635–22.012), sedangkan riwayat konsumsi alkohol dan keterlibatan PMO tidak menunjukkan hubungan bermakna. Uji spasial memperlihatkan pola sebaran TB MDR yang berpola kelompok (p = 0.000). Dengan demikian, riwayat pengobatan TBC sebelumnya merupakan faktor risiko signifikan terhadap kejadian TB MDR di Kota Palu.