Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : Jurnal Aquatik

Pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) di kolam pemeliharaan Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang Alfrids Taunu; Ade Yulita Hesti Lukas; Felix Rebhung
Jurnal Akuatik Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Aquatik
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.501 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang selama 42 hari. Komoditas yang dipakai dalam penelitian ini adalah ikan lele dumbo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan A dengan pemberian ampas kelapa, perlakuan B menggunakan pakan pellet jenis PIU I, perlakuan C menggunakan pakan pellet jenis Hi-Pro-Vite I, dan perlakuan D menggunakan pakan pellet jenis FF-999 I. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Pemberian pakan dilakukan secara adlibitum dan terkontrol pada pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan pellet jenis Hi-Pro-Vite I dengan komposisi gizi protein 31-33%, lemak min 4%, serat max 5%, kadar abu max 13%, kadar air max 12% merupakan pakan yang sesuai dengan kebutuhan ikan lele dumbo dan dapat meningkatkan pertumbuhan ikan secara maksimal.
Pengaruh frekuensi pemberian pakan ikan rucah terhadap pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) dengan menggunakan sistem baterai Christofer Tulangow; Priyo Santoso; Ade Yulita Hesti Lukas
Jurnal Akuatik Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Aquatik
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.607 KB)

Abstract

Penelitian untuk mengetahui Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan ikan rucah Terhadap Pertumbuhan Kepiting bakau (Scylla serrata) dengan Menggunakan Sistem Baterai telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2011 sampai dengan – 14 Oktober 2011 di di pantai Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu frekuensi pemberian pakan rucah A (1 kali/hari), B (2 kali/hari), C (3 kali/hari) dan ulangan sebanyak 5 kali selama 30 hari pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan frekuensi pemberian pakan ikan rucah yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata). Kata kunci : Frekuensi, pakan, pertumbuhan, kepiting bakau
Eksplorasi potensi ikan sidat (Anguilla sp) di kota Kupang berdasarkan jenis dan lokasi ditemukan Abdus Nubatonis; Ade Yulita Hesti Lukas; Priyo Santoso
Jurnal Akuatik Vol 3 No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.025 KB)

Abstract

Kota Kupang merupakan salah satu kota di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang memilikibeberapa sungai yang bermuara ke laut, sehingga cukup berpotensi untuk pengembangan budidaya ikansidat, untuk itu perlu adanya eksplorasi potensi ikan sidat (Anguilla sp) di Kota Kupang berdasarkan jenisdan waktu kemunculan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ikan sidat yang terdapat padabeberapa muara sungai di Kota Kupang, dan waktu kemunculan ikan sidat. Penelitian ini dilaksanakanpada Bulan Maret-Mei 2019 dan menggunakan metode survey eksploratif, dan dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada sungai Bakunase terdapat jenis ikan sidat yakni Angillabicolor bicolor dan Anguilla marmorata, jumlah yang di tangkap 5 ekor, dengan kisaran panjang tubuh34-38 cm dan waktu kemunculan pada bulan Maret-Mei 2019. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwaeksplorasi potensi ikan sidat (Anguilla sp) di Kota Kupang memberikan hasil positif yakni adanya ikansidat di Sungai Bakunase.Kata kunci: Eksplorasi, Ikan Sidat (Anguilla sp), Kota Kupang, Sungai Bakunase
Pengaruh pemanbahan tepung daging bekicot (Achatina fulica) dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng ( Chanos chanos, Forskall) Ari Rima Bara Pa; Felix Rebhung; Ade Yulita Hesti Lukas
Jurnal Akuatik Vol 3 No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.624 KB)

Abstract

Penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daging bekicot (Achatina fulica) dalam pakan terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos, Forskall) telah dilakukan di Balai Benih Ikan Pantai Tablolong dari Februari hingga Maret 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL, 3t, 3r), dan pakan yang diuji adalah penambahan tepung bekicot masing-masing sebanyak 10% (A), 20% (B), dan 30% (C) dalam pakan komersial. ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05), baik terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik maupun konversi pakan. Pertumbahan mutlak tertingggi terlihat di C sebesar 62,8 ± 3,58 g, diikuti oleh B, sebesar 54,68 ± 3,68 g, dan A, sebesar 52,80 ± 2,37 g. Laju pertumbuhan spesifik tertingggi terlihat pada C sebesar 2,63±0,10 g, diikuti B sebesar 2,46±0,13 g, dan A sebesar 2,46±0,04 g. Nilai konversi pakan pada perlakuan A sebesar 1,60±0,04, B sebesar 2,32±0,23, dan C sebesar 2,70±0,22. Rata- rata kelulushidupan pada A 93,33 %, B 100%, dan C sebesar 100 %. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa penambahan tepung bekicot (Achatina fulica) dalam pakan penting bagi pertumbuhan ikan bandeng, Secara umum hasil terbaik terobservasi pada penambahan 30% tepung daging bekicot dalam pakan. Kata Kunci: Chanos chanos, ,Forskall, Kelulushidupan, Pertumbuhan, Tepung Daging Bekicot
Penggunaan Berbagai Jenis Arang dalam Memperbaiki pH dan Amoniak untuk Mengatasi Perkembangan Bakteri Aeromonas hydrophila pada Pemeliharaan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Marianus Ada Lein; Yuliana Salosso; Ade Yulita Hesti Lukas
Jurnal Akuatik Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Aquatik Edisi Oktober 2020
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.032 KB) | DOI: 10.1007/aquatik.v3i2.3139

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan, di Laboratorium Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan berbagai jenis arang dapat memperbaiki pH dan menurunkan amoniak (NH3) serta mengurangi kepadatan bakteri Aeromonas hydrophilla pada pemeliharaan ikan Nila (Oreochromis niloticus). Arang memiliki kemampuan menyerap gas-gas yang terlarut dalam air, logam berat maupun warna dan bau pada perairan. Penelitian ini menggunakan jenis arang yang berbeda yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas air sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan bakteri A. hydrophilla. Jenis arang yang digunakan yaitu arang tempurung, arang kemiri dan arang kusambi sebanyak 50 g dan dijahit dalam waring kemudian disimpan dalam aquarium berisi air 10 L dengan ikan nila sebanyak 6 ekor dan bakteri A. hydrophilla dengan total dosis bakteri 2 ml melalui penyuntikan sebanyak 2 kali menggunakan alat suntiik bervolume 1 ml. Hasil penelitian menunjukkan jenis arang tempurung mampu menjaga kualitas air dan menyerap bakteri A. hydrophilla sehingga bakteri A. hydrophilla dalam air berkurang dan tingkat kelulushidupan ikan 100%. Penggunaan jenis arang tempurung dapat digunakan sebagai bahan untuk menjaga kualitas air dan mengurangi kepadatan bakteri A. hydrophilla. Kata kunci: Arang tempurung, arang kusambi, arang kemiri, bakteri A. hydrophilla, (O. niloticus)
Pengaruh Salinitas Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Elver Ikan Sidat (Anguila bicolor bicolor) Yang Dipelihara Pada Sistem Resirkulasi Laurensius Ladis Klau; Ade Yulita Hesti Lukas; Sunadji Sunadji
Jurnal Akuatik Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Aquatik Edisi Oktober 2020
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.282 KB)

Abstract

Saat ini telah dikembangkan budidaya ikan sidat pada kolam-kolam beton, namun benihnya masih tergantung dari alam. Oleh karena itu perlu upaya minimalisir penggunaan benih dari alam dengan cara meningkatkan kelangsungan hidup ikan sidat pada wadah budidaya. Salah satu faktor pembatas pertumbuhan dan kelangsungan ikan sidat yaitu salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap pola pertumbuhan dan kelangsungan hidup elver ikan sidat pada sistem resirkulasi, dan mengetahui salinitas yang optimal untuk mendukung pola pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan sidat Anguilla bicolor bicolor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap pola pertumbuhan dan kelangsungan hidup elver ikan sidat pada sistem resirkulasi, dan mengetahui nilai salinitas optimal untuk mendukung pola pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan sidat Anguilla bicolor bicolor. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan April sampai dengan bulan Mei di Laboratorium Fakultas Kelautan dan Perikanan Undana. Perlakuan yang dilakukan berupa perlakuan A 3 ppt, perlakuan B 5 ppt dan Perlakuan C 7 ppt. Parameter yang diamati berupa pertumbuhan harian, pertumbuhan mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data pertumbuhan dan kelangsungan hidup dianalisis menggunakan ANOVA sedangkan data kualitas air dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel. pertumbuhan harian terbaik pada perlakuan C yaitu sebesar 2,19 %g/hari, dengan nilai pertumbuhan mutlak sebesar 6,96 g. Sedangkan kelangsungan hidup pada setiap perlakuan adalah 100%. Kata kunci : Ikan Sidat (Anguilla bicolor bicolor), suhu, resirkulasi
Identifikasi Jenis dan Persentase Tutupan Lamun Pada Lokasi Budidaya Rumput Laut Di Perairan Akle Semau Selatan Kiik Gretty Sine; Ade Yulita Hesti Lukas
Jurnal Akuatik Vol 4 No 1 (2021): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.498 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan, di Perairan Akle Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis lamun dan persentase tutupan lamun yang berada pada lokasi budidaya rumput laut pada perairan Akle. Pengambilan data dilakukan secara vertikal pada jarak 100 m dari pasang terendah dan pemasangan transek sebanyak 4 buah dilakukan secara horizontal dengan jarak tiap transek yaitu 25 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis lamun yang mendominasi sekitar lokasi budidaya rumput laut di perairan Akle yaitu Syringodium isoetifolium, Enhalus acoroidez, Thalassia hemprichii dengan persentase tutupan berturut-turut adalah 36,25%; 81,25% dan 70%.
Subtitusi Tepung Kepala Udang dengan Tepung Daun Kesambi (Scheichera oleosa) Untuk Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Rachel F Tabun; Agnette Tjendanawangi; Ade Y.H Lukas
Jurnal Akuatik Vol 4 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.895 KB) | DOI: 10.1007/aquatik.v4i2.5558

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada Bulan November 2020 - Januari 2021, bertempat di desa Bipolo, kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung kepala udang dengan tepung daun kesambi (Scheichera oleosa) untuk meningkatkan laju pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos). Perlakuan yang digunakan yaitu pemberian tepung kepala udang dan tepung daun kesambi dengan kombinasi tepung kepala udang : tepung daun kesambi masing-masing sebesar (10% : 30%) ; (20% : 20%) ; (30% : 10%). Pemberian tepung kepala udang 30% + tepung daun kesambi 10% pada minggu ke-8 menjadi laju pertumbuhan tertinggi yaitu 6,68 gram/minggu. Kata kunci : ikan bandeng (C. chanos), tepung kepala udang , tepung daun kesambi
Efektivitas tepung bunga marigold (Tagetes erecta) terhadap peningkatan warna orange pada ikan badut (Amphiprion percula) Maria S.V Wawo; Ade Y.H Lukas; Priyo Santoso
Jurnal Akuatik Vol 5 No 1 (2022): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.813 KB) | DOI: 10.1007/aquatik.v5i1.6537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan tepung bunga marigold (Tagetes erecta) terhadap peningkatan warna tubuh ikan badut (Amphiprion percula). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung bunga marigold pada pakan berpengaruh terhadap peningkatan warna tubuh ikan badut (Amphiprion percula) dan penambahan tepung bunga marigold 2% merupakan perlakuan terbaik. Penambahan tepung bunga marigold tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup ikan badut. Kata Kunci : Bunga marigold (Tagetes erecta) , ikan badut (Amphiprion percula), karotenoid, kualitas warna.
Upaya Memperbaiki Kualitas Air Dan Warna Ikan Nemo (Amphiprion percula) Dengan Penggunaan Komposisi Filter Yang Berbeda Rofika Rahayu; Sunadji Sunadji; Ade Yulita Hesti Lukas
Jurnal Akuatik Vol 5 No 1 (2022): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.119 KB) | DOI: 10.1007/aquatik.v5i1.6538

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan komposisi filter berbeda terhadap kualitas air dan terhadap warna ikan nemo. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan 3 ulangan. Komposisi filter yang digunakan yaitu (A) sabut kelapa 0% + kerikil 20% + arang kusambi 30% + zeolit 50%, (B) sabut kelapa 10% + kerikil 20% + arang kusambi 30% + zeolite 40% (C) sabut kelapa 20% + kerikil 20% + arang kusambi 30% + zeolite 30%. Data yang di kumpulkan yaitu kualitas air suhu, salinitas, pH, DO, ammonia, kelulushidupan ikan (SR), warna ikan, berat mutlak dan panjang mutlak. Hasil penelitian menunjukkan nilai suhu salinitas, pH, DO dan amonia pada perlakuan A, B dan C menunjukan nilai yang masih dalam batas toleransi hidup ikan. komposisi filter berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap kelulushidupan (SR), warna ikan serta berat dan panjang mutlak ikan nemo. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait komposisi filter perlakuan B (sabut kelapa 10% + kerikil 20% + arang kusambi 30% + zeolit 40%). dimana penggunaan komposisi sabut kelapa 5% dan 15%, komposisi zeolit antara 35% dan 45%. Kata kunci : Ikan nemo, sistem resirkulasi, komposisi filter, sabut kelapa, kerikil, arang kusambi, zeolit.