Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Suku Dan Kebiasaan Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Juwitriani Alwi; Abdul Fandir; Rajia; Rina Anwar; Besse Dahlia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja sangat membutuhkan zat gizi lebih tinggi karena pertumbuhan fisik dan perkembangan yang terjadi saat peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja. Terdapat faktor langsung dan tidak langsung mempengaruhi status gizi, diantaranya yaitu kebiasaan makan dan suku yang erat kaitannya dengan pemilihan bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan suku dan kebiasaan makan dan status gizi remaja putri. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi adalah siswa/siswi SMA N 1 Batui Selatan sebanyak 440 orang, besar sampel ditentukan menggunakan bantuan tabel Isaac dan Michael dengan kesalahan 5% dan didapatkan 67 orang remaja putri sebagai sampel. Teknik sampel adalah purposive sampling dan penelitian dilakukan bulan Agustus 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui suku, Recall 1x24 jam untuk mengetahui kebiasaan makan, dan untuk mengetahui status gizi dilakukan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice dan berat badan menggunakan timbangan. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dari 62 remaja putri terdapat 17 (27.4%) berasal dari suku jawa memiliki status gizi normal dan terdapat pula 45 (72.6%) remaja putri yang memiliki kebiasaan makan 3 kali sehari dengan status gizi normal dan berdasarkan hasil uji Kruskal Wallis didapat nilai p-value = 0.846 untuk hubungan suku dengan status gizi dan nilai p-value =0.494 untuk hubungan kebiasaan makan dengan status gizi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara suku dan kebiasaan makan terhadap status gizi remaja putri di SMAN N 1 Batui Selatan.
Hubungan pengetahuan dengan sikap ibu nifas dalam perawatan tali pusat di wilayah kerja Puskesmas Wajo Kota Baubau Salim, Ika Lestari; Lestari, Wa Sri Wati; Indang, Wa Ode; Rajia, Rajia
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023849

Abstract

Sangat penting bagi ibu untuk mengetahui tentang perawatan tali pusat, terutama bagi ibu yang post partum, agar ibu dapat merawat bayinya secara maksimal, membantu tumbuh kembangnya dengan baik dan sehat, tidak terinfeksi melalui tali pusatnya. Setiap ibu seharusnya mengetahui cara merawat tali pusat bayi yang baru lahir dengan baik, namun pada kenyataannya masih banyak ibu yang belum mengetahui cara merawat tali pusat yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu nifas dalam perawatan tali pusat di wilayah kerja Puskesmas Wajo Kota Baubau tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana subjek penelitian yaitu ibu nifas. Metode pengumpulan data dengan cara lembar kuesioner yang dibuat oleh peneliti berisi beberapa pertanyaan. Analisa data yang digunakan adalah Analisa data univariat bivariat. Hasil: Analisis uji Chi square nilai P value yang diperoleh (0,02) kurang dari 0,05, maka H1 diterima. Dimana ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu nifas dalam perawatan tali pusat. Simpulan  Saran dalam penelitian ini agar menekankan pentingnya penerapan praktik kebersihan yang baik dalam perawatan tali pusat, seperti mencuci tangan sebelum memegang tali pusat dan menggunakan alat yang steril saat memotong tali pusat.
Peningkatan Inisiasi Menyusu Dini Melalui Edukasi Berbasis Keluarga Dalam Upaya Pencapaian ASI Eksklusif Rajia; Wa Ode Hasriati; Hermawati; Wa Ode Sitti Zulaeha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah salah satu faktor keberhasilan ASI eksklusif, dengan IMD ibu semakin percaya diri untuk memberikan ASI sehingga ibu dapat memberikan ASI eksklusif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini Melalui (IMD) melalui edukasi berbasis keluarga dalam upaya pencapaian ASI Eksklusif. Metode yang digunakan adalah Action Research dengan pendekatan program tindak partisipatif dengan bentuk edukasi kesehatan melalui penyuluhan pada ibu hamil dan keluarga sebanyak 23 peserta. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Wilayah Kelurahan Liabuku Kecamatan Bungi Kota Baubau hasilnya memuaskan, dan hasil yang diharapkan bisa memenuhi. Adapun hasil yang dapat dicapai setelah edukasi adalah 74% pengetahuan ibu kurang pada pretest namun setelah post test pengetahuan ibu menjadi 90%, dan pada evaluasi sikap ibu tentang IMD 100% melakukan IMD dan 100% dukungan keluarga.
Peningkatan Pengetahuan Tentang MKJP Pada WUS Di Desa Bahari Tiga Kec. Sampolawa Kab. Buton Selatan Wa Ode Sri Wati Lestari; Ika Lestari Salim; Rina Anwar; Rajia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan suatu program yang membantu pasangan usia subur untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak dalam keluarga yaitu melalui penggunaan alat kontrasepsi. Di Indonesia Metode kontrasepsi yang paling banyak diminati adalah metode kontrasepsi jangka pendek yaitu suntikan dan pil, sementara yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih rendah. MKJP merupakan alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan dengan jangka Panjang. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada WUS tentang MKJP dengan medode Action Research dengan pendekatan program tindak partisipatif dalam bentuk edukasi kesehatan melalui penyuluhan pada yang berusia antara 15-49 tahun yang berjumlah 23 orang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Bahari III Kec. Sampolawa Kab. Buton hasilnya sangat memuaskan, sebelum edukasi pengetahuan WUS 78,2% kurang, namun setelah post test pengetahuan PUS menjadi 100% mengerti tentang MKJP.
Penyuluhan Teknik Menyusui Yang Baik Dan Benar Di Desa Bahari Kecamatan Sampolawa Wa Ode Indang; Ika Lestari Salim; Rajia; Abdul Malik Darmin Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa bahari adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan sampolawa, kabupaten buton selatan. Pengetahuan ibu tentang teknik menyusui akan membawa pemehaman yang mendalam pada dampak baik ataupun buruknya pemberian ASI. Faktor yang mempengaruhi dalam keberhasilan menyusui yaitu pengetahuan ibu tentang cara menyusui yang baik dan benar yang meliputi posisi badan ibu dan bayi, posisi mulut bayi dan putting susu ibu. Tujuan : Tujuan dari Kegiatan edukasi penyuluhan serta pemberdayaan peningkatan pengetahuan masyarakat terutama Ibu nifas tentang teknik menyusui yang baik dan benar di Desa Bahari. Metode : melakukan pendekatan kepada masyarakat Desa Bahari, Kecamatan Sampilawa, Kabupaten Buton Selatan. Hasil : DIperoleh Peningkatan pengatahuan masyarakat terutama ibu nifas di desa binaan sebelum dilakukannya edukasi meningkat 85%. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan adanya manfaat dilaksanakannya edukasi penyuluhan kepada masyarakat desa Bahari mengenai tekhnik menyusui yang baik dan benar.
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND ATTITUDES OF COUPLES OF WOMEN OF FERTILIZING AGE WITH EARLY DETECTION OF CERVICAL CANCER IN THE WORKING AREA OF THE WAJO HEALTH CENTER BAUBAU CITY Rahmawangi, Winriyani; Rajia, Rajia; Hermawati, Hermawati
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v1i1.10

Abstract

FACTORS RELATED TO VISUAL INSPECTION OF ACETIC ACID (IVA) IN THE WORKING AREA OF THE PUSKESMAS WAJO IN 2025 Afisaturrahma, Indah; Lestari, Wa Ode Sri Wati; Rajia, Rajia
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.57

Abstract

Kanker serviks adalah jenis tumor ganas yang menyerang lapisan epitel pada leher rahim, yaitu bagian terbawah rahim yang menonjol ke arah vagina dan menghubungkan rahim dengan liang senggama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan desain Cross Sectional pada 97 responden yang dipilih dengan teknik non-probability sampling menggunakan jenis Accidental sampling . Kriteria inklusi yaitu pasangan usia subur, wanita yang sudah menikah, yang aktif berhubungan seksual, dan bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher's Exact Test. Hasil penilitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 30-50 tahun (81,16%), berpendidikan tinggi (84,5%), tidak bekerja (61,9%), dan multipara (74,2%). Uji Fisher's Exact Test menunjukkan faktor yang memiliki hubungan dengan pemeriksaan IVA adalah faktor dukungan kader kesehatan ( p-value = 0,027) dan faktor dukungan petugas kesehatan ( p-value = 0,000). Sedangkan faktor yang tidak memiliki hubungan dengan pemeriksaan IVA yaitu faktor pengetahuan ( p-value = 0,744), faktor sikap ( p-value = 0,084), faktor akses informasi ( p-value = 0,388), dan faktor dukungan keluarga ( p-value = 0,373).
THE EFFECT OF COUNSELING THROUGH BOOKLET MEDIA ON POSTPARTUM MOTHERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPORTANCE OF POSTNATAL VISITS IN THE WORKING AREA OF WAJO HEALTH CENTER Arlina, Lila; Salim, Ika Lestari; Rajia, Rajia
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.63

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan, khususnya di kalangan remaja, akibat kurangnya pengetahuan mengenai perilaku seksual yang aman. Upaya promosi kesehatan berbasis media seperti leaflet menjadi alternatif edukatif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja tentang IMS di SMAN 3 Baubau. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen tipe one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian sebanyak 96 responden ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan promosi kesehatan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan kurang (42,7%). Setelah intervensi dilakukan, terjadi peningkatan signifikan, di mana 96,9% responden berada pada kategori pengetahuan baik, dan tidak ada lagi yang tergolong dalam kategori kurang. Nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi kesehatan media leaflet dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang IMS. Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet merupakan sarana edukatif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan melalui leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai Infeksi Menular Seksual.