Aryani Satyaningtijas
Division Of Physiology, School Of Veterinary Medicine And Biomedical Sciences, IPB University, Bogor, Indonesia

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kadar kolesterol dan glukosa darah luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang didomestikasi Ira Agustina Dewi Gandasari; Damiana Rita Ekastuti; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustaman; Koekoeh Santoso; Hera Maheshwari; Agik Suprayogi; Wasmen Manalu; Aryani Satyaningtijas
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.1.19-20

Abstract

Status kesehatan luwak yang pemanfaatannya cukup tinggi sebagai penghasil kopi belum banyak dipelajari secara lengkap. Informasi mengenai status fisiologis luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang telah didomestikasi masih terbatas dan sangat diperlukan untuk menilai aspek kesejahteran hewan di penangkaran. Studi ini melaporkan kadar kimia darah dan kolesterol luwak Jawa yang sudah didomestikasi. Luwak dalam penelitian ini diberi pakan berupa pisang, kepala ayam dan juga dog food. Pemeriksaan kimia darah berupa kadar glukosa dan kolesterol darah dilakukan terhadap 6 ekor luwak yang diberi pakan pisang, kepala ayam dan juga dog food. Hasil menunjukkan bahwa luwak Jawa jantan memiliki kadar glukosa sebesar 68,00±22,55 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 73,78±12,60 mg/dL. Kadar kolesterol darah pada luwak Jawa jantan yaitu sebesar 145,78±22,29 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 142,00±12,44 mg/dL.
Penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular Boa constrictor di Lombok Wildlife Park, Nusa Tenggara Barat Fadhila Satvika; Gilang Kala Maulana; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Koekoeh Santoso; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustamam
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 4 (2023): ARSHI Veterinary Letters - November 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.4.67-68

Abstract

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan salah satu satwa liar yang ditangani adalah ular. Tulisan ini melaporkan penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular boa (Boa constrictor). Ular bernama Boly, berumur sekitar 1.5 tahun dengan bobot badan 8 ons mengalami eye caps stuck atau spectacular dysecdysis setelah proses pergantian kulit yang tidak sempurna. Terjadi kebengkakan pada jaringan di kedua mata dan boa kehilangan nafsu makan. Pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik dan anti inflamasi untuk 3 hari pertama dan dilanjutkan dengan supplemen pendukung berupa zat besi dan vitamin B12 intramuskular selama 3 hari berikutnya. Jaringan bengkak pada mata kiri pecah dan menyebabkan kerusakan pada organ mata, sedangkan jaringan yang telah mengering pada mata kanan dikelupas secara manual. Nafsu makan ular sudah kembali membaik dan sudah mau makan dengan sendirinya.
Pengobatan myasis pada musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) di lembaga konservasi ex-situ Fatimatus Sa’diyah Putri; Gilang Kala Maulana; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Koekoeh Santoso; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustamam
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 3 (2023): ARSHI Veterinary Letters - August 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.3.47-48

Abstract

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi ex-situ dalam bentuk taman satwa untuk menyokong keselamatan spesies satwa liar. Salah satu satwa liar yang dipelihara adalah musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) dalam kandang bersama dengan musang bulan betina (Paguma larvata). Musang Lombok ditemukan mengalami vulnus pada pangkal ekor dan berlanjut dengan myiasis. Musang Lombok tersebut kemudian diobati dengan pemberian antibiotik dan antiinflamasi untuk penyembuhan luka. Myiasis diterapi dengan pemberian larvasida dan pengambilan larva secara manual. Setelah 5 hari pengobatan, vulnus masih belum sembuh total, larva lalat sudah tidak kelihatan, nafsu makan masih kurang baik.
Traumatic toenail wound in a Thai elephant (Elephas maximus indicus) : Toenail wound in elephant Lynette Ong Huey; Agik Suprayogi; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Isdoni Bustaman; Koekoeh Santoso; Pudji Achmadi; Wasmen Manalu; Sattabongkoch Maneewong; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.3-4

Abstract

Elephant is Thailand’s national animal which represents three aspects: loyalty, longevity, and strength. Thai elephants are often used for deforestation and tourist activities, such as elephants, riding, and showering. This case report highlights a traumatic wound in the left foreleg nail of a showering Thai elephant. Nail wounds undergo infection and tissue necrosis. A bone fragment suspected to be part of the distal phalanges was found and confirmed by X-ray examination. However, a surgical approach is not recommended because of the high risk of sedation in elephants. Routine wound cleaning with antiseptics and topical antibiotics was performed on the traumatic wounds. The bone fragment was removed after necrosis of the surrounding tissues. The prognosis for this case was considered good based on the location and wound condition.
Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah Irfan Nurhidayat; Agik Suprayogi; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Pudji Achmadi; Wasmen Manalu; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.17-18

Abstract

Produktivitas dan kesehatan ternak di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh daya adaptasinya terhadap lingkungan tropis yang panas dan lembab. Penelitian ini bertujuan membandingkan daya tahan panas (DTP) pada bangsa sapi Peranakan Ongole (PO), Peranakan Simental (PS) dan Peranakan Limousin (PL) yang dipelihara di Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki indeks cekaman lingkungan tinggi di siang hari serta sedang di pagi dan sore hari. Mayoritas sapi memiliki nilai DTP diatas 100 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai DTP antar bangsa sapi. Bangsa sapi PO, PS, dan PL memiliki daya tahan panas yang baik dan mampu beradaptasi di lingkungan yang panas dan lembab.
Dynamics of intraerythrocytic parasite infections in the Java common palm civet (Paradoxurus hermaphroditus) Maritrana Putri; Umi Cahyaningsih; Damiana Rita Ekastuti; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Agik Suprayogi; Hera Maheshwari; Aryani Satyaningtijas
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 4 (2024): ARSHI Veterinary Letters - November 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.4.93-94

Abstract

Selama tujuh minggu, penelitian ini menyelidiki infeksi parasit intraeritrosit pada musang Jawa (Paradoxurus hermaphroditus). Sampel darah dikumpulkan segera setelah musang dibawa dari habitat aslinya. Setelah periode adaptasi 30 hari, sampel tambahan dikumpulkan setiap minggu. Temuan kami mengungkapkan infeksi dengan Babesia sp., Theileria sp., dan Anaplasma sp., dengan tingkat infeksi tertinggi untuk Anaplasma sp. (0,35 ± 0,05)%, diikuti oleh Theileria sp. (0,12 ± 0,05)%, dan Babesia sp. (0,03 ± 0,02)%. Selama periode penelitian, tingkat infeksi Babesia sp. dan Anaplasma sp. menurun, sedangkan Theileria sp. menunjukkan tren peningkatan hingga akhir penelitian.
Pengaruh serai (Cymbopogon citratus) terhadap profil darah dan kadar asam urat pada tikus Aryani Satyaningtijas; Faisal Anthony; Muhammad Naufal Febrian Jamaludin; Anggara Widyawiratma; Muhammad Joserisal Alghifarry Pakkawaru; Damiana Rita Ekastuti; Kusdiantoro Mohamad; Mawar Subangkit; Aprilia Hardiati
ARSHI Veterinary Letters Vol. 10 No. 1 (2026): ARSHI Veterinary Letters - February 2026
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.10.1.23-24

Abstract

Lemongrass (Cymbopogon citratus) is a medicinal plant with antioxidant and antimicrobial properties. This study evaluated the effects of 20% and 80% lemongrass infusion on haematological profiles and uric acid levels in Sprague Dawley rats. Thirty rats were assigned to three groups: control, 20% infusion, and 80% infusion groups. The results showed no significant differences (P>0.05) in haematological parameters, although fluctuations in erythrocyte and leukocyte indices occurred. The 80% infusion reduced erythrocyte parameters, suggesting potential hypochromic macrocytic anaemia, while the 20% infusion reduced leukocyte counts and uric acid levels. These findings indicate that lemongrass infusion has immunomodulatory and anti-hyperuricemic effects, although higher concentrations may affect erythrocytes.
Phase-dependent effects of purwoceng (Pimpinella alpina KDS) on estrous cycle modulation in virgin female rats Pudji Achmadi; Damiana Rita Ekastuti; Ronald Tarigan; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Hera Maheshwari; Aryani Satyaningtijas
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.117-118

Abstract

Purwoceng (Pimpinella alpina KDS) merupakan tanaman obat tradisional yang telah banyak diteliti khasiat androgeniknya dalam penelitian reproduksi jantan. Namun, pengaruhnya terhadap kinerja reproduksi betina masih kurang dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh purwoceng terhadap durasi setiap fase estrus dan keseluruhan siklus estrus pada tikus betina. Empat puluh delapan tikus Sprague-Dawley betina perawan dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan fase estrus mereka pada awal perlakuan: proestrus, oestrus, metestrus, dan diestrus. Setiap kelompok terdiri dari enam ekor kontrol dan enam ekor tikus yang diberi Purwoceng. Ekstrak diberikan secara intragastrik selama sepuluh hari berturut-turut, sementara evaluasi apusan vagina dilanjutkan hingga hari ke-15 untuk memantau siklus estrus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian purwoceng selama dua siklus estrus umumnya memperpanjang fase proestrus dan estrus, dengan perpanjangan fase estrus yang signifikan secara statistik diamati ketika perlakuan diberikan selama estrus (P < 0,05). Sebaliknya, durasi fase metestrus dan diestrus berkurang, kecuali ketika Purwoceng diberikan selama metestrus, yang mengakibatkan peningkatan durasi metestrus. Kesimpulannya, purwoceng menunjukkan efek modulasi terbesar ketika diberikan selama fase estrus, menunjukkan responsivitas siklus reproduksi betina yang bergantung pada fase terhadap ekstrak herbal ini.
Effects of purwoceng (Pimpinella alpina) root extract administered during pregnancy on offspring growth and female reproductive development in rats Aryani Sismin Satyaningtijas; Pudji Achmadi; Damiana Rita Ekastuti; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Hera Maheshwari; Maulana Sydik; Muh Alwi Amnur; Wahyu Sri Wulandari; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 10 No. 2 (2026): ARSHI Veterinary Letters - May 2026
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.10.2.55-56

Abstract

Purwoceng (Pimpinella alpina) is a medicinal plant with phytoestrogenic properties that may affect reproductive development. This study aimed to evaluate the effects of purwoceng root extract administered during pregnancy on offspring growth and sexual maturation in rats. The measured parameters were body weight gain in male and female offspring, age at vaginal opening, and estrous cycle length in female offspring. The results demonstrated that maternal administration of purwoceng extract increased body weight gain in offspring and accelerated the onset of puberty, as indicated by earlier vaginal opening, while no significant differences were observed in estrous cycle length. In conclusion, purwoceng root extract exhibits anabolic and estrogenic effects that promote growth and sexual maturation in offspring without disrupting the normal estrous cycle.