Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Terapi Kognitif Memory Games Mencocokkan Gambar dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif Lansia Maryadi, Maryadi; Mursyidah, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i1.31259

Abstract

Prevalensi lansia terus mengalami peningkatan yang juga diiringi dengan peningkatan lansia yang mengalami penurunan kemampuan fungsi kognitif. Hal ini disebabkan karena fungsi kognitif dan memori juga ikut mengalami penurunan bertahap seiring bertambanya usia yang memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari lansia. oleh karena itu perlu adanya tindakan preventif dan rehabilitatif yang tepat untuk meningkatkan maupun menjaga fungsi kognitif pada lansia. Beberapa studi melaporkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan permainan memiliki dampak positif terhadap kemampuan kognitif lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Griya Jannati Kota Gorontalo kepada seluruh lansia. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi ceramah dan diskusi interaktif yang dikombinasikan dengan permainan memory games mencocokkan gambar. Penggunaan gambar telah dipilih berdasarkan benda-benda yang biasa digunakan dan dijumpai oleh lansia. Hasil tes pendahuluan menunjukkan sebagian lansia mampu menjawab pertanyaan berdasarkan materi yang telah diberikan saat dilakukan tes pendahuluan. Akan tetapi masih ada beberapa lansia yang kesulitan mengingat nama panti tempat mereka tinggal, beberapa nama pengurus panti, dan beberapa benda beserta pasangannya. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan kognitif pada lansia dalam mengingat. Masih ada beberapan lansia yang kesulitan dalam mengingat, tetapi sebagian besar lansia mampu menjawab dengan tepat setiap pertanyaan evaluasi yang diberikan. Beberapa studi merekomendasikan kegiatan ini menjadi terapi pendamping bagi lansia, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dimasukkan ke dalam program kegiatan rutin lansia karena memiliki manfaat positif bagi lansia.
Edukasi Latihan Aktivitas Fisik dalam Mengontrol Gejala Osteoartritis pada Lansia Mursyidah, Andi; Maryadi, Maryadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i2.31405

Abstract

Prevalensi lansia terus mengalami peningkatan yang diperkirakan akan berdampak juga pada peningkatan penderita osteoartritis. Hal ini karena seiring bertambahnya usia akan meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis. Hal ini akan memberikan dampak negatif terhadap produktifitas lansia, meningkatnya beban kesehatan dan beban keluarga, hingga dapat berdampak negatif pada kondisi ekonomi. Oleh karena itu perlu adanya tindakan pencegahan dan pengelolaan dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan lansia dalam mencegah maupun mengelola gejala mengganggu yang dapat ditimbulkan oleh osteoartritis. Beberapa studi merekomendasikan pemberian edukasi terapi aktivitas fisik pada lansia, karena dinilai efektif dalam mencegah terjadinya kekambuhan dan mengontrol gejala osteoartritis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang osteoartritis serta cara mengontrol mencegah dan mengontrol gejala melalui latihan aktivitas fisik. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan kepada seluruh lansia di Panti Griya Jannati Kota Gorontalo. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi dan praktik terapi latihan aktivitas fisik secara langsung yang gerakannya telah disesuaikan dengan ketersediaan alat dan kemampuan lansia. Hasil kegiatan memberikan gambaran peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang osteoartritis dan kemampuan lansia dalam melakukan gerakan terapi aktivitas fisik untuk mencegah dan mengelola gejala yang ditimbulkan oleh penyakit osteoartritis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu rekomendasi bagi lansia yang dapat dimasukkan ke dalam program kegiatan rutin lansia, karena murah, mudah, dan aman untuk dilakukan, serta memiliki manfaat yang baik bagi lansia.
GAMBARAN SMOKING ADDICTION PADA PASIEN PRIA DENGAN PENYAKIT PARU DI RSUD PROF. DR. H. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Kadir, Della Paramita; Paramata, Nanang Roswita; Liputo, Gusti Pandi; Pomalango, Zulkifli B.; Maryadi, Maryadi
Medical and Health Journal Vol 4 No 2 (2025): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2025.4.2.14842

Abstract

The number of patients diagnosed with lung disease at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital increased in 2023 by 1,947 cases. Initial observation results on 10 patients treated with lung disease were obtained that all of them were active smokers. The purpose of this study is to find out smoking addiction in male patients with lung disease. This research method uses a quantitative descriptive research design to determine the picture of smoking addiction in male patients with lung disease at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City. The population in this study is 502 respondents with a sample size of 100 respondents using the accidental sampling technique. The results of this study showed that male patients with lung disease who had very low smoking dependence were 19 respondents (19.0%), low smoking dependence was 23 respondents (23.0%), moderate smoking dependence was 42 respondents (42.0%), high smoking dependence was 14 respondents (14.0%) and very high smoking dependence was 2 respondents (2.0%). Smokers have a higher risk of experiencing symptoms of respiratory disorders and lung dysfunction because cigarettes contain 4000 harmful chemicals. It is hoped that this study can provide an overview of smoking addiction that can reduce the incidence of lung disease.
Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Di SDN 66 Kota Timur Kota Gorontalo Jumatrin, Nur Fitriah; Mursyidah, Andi; Abd. Aziz, Moh. Nisyar; Maryadi, Maryadi; Dumar, Bergita; Haji Jafar, Cindy Puspita Sari; Mohamad, Rini Wahyuni
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 6 No 1 (2025): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v6i1.1480

Abstract

Abstrak Pelecehan seksual pada anak menjadi isu nasional dan dunia. Peningkatan jumlah kasus pelecehan seksual pada kelompok anak-anak menjadi perhatian utama karena berdampak pada tumbuh kembang, kesehatan fisik dan mental anak. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam dalam upaya pencegahan pelecehan seksual pada anak. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan jumlah partisipan sebanyak 22 orang kelas 2 SD. Hasil kegiatan ditemukan terdapat peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan setelah dilakukan pendidikan seks. Pendidikan kesehatan seks bagian dari upaya pencegahan pelecehan seksual pada anak yang mampu mengkan pengetahuan. Abstract Child sexual abuse is a national and global issue. The increasing number of cases considered in the group of children is a major concern because it has an impact on the growth and development, physical and mental health of children. The purpose of community service is to increase students' knowledge in efforts to prevent sexuality in children. Activities are carried out in the form of health education carried out with a total of 22 participants in grade 2 of elementary school. The results of the activities found that there was an increase in student knowledge before and after sex education was carried out. Sex health education is part of an effort to prevent revealing sexuality in children who are able to gain knowledge.
Inovasi Kulit dan Rambut Jagung (Zea Mays L.) menjadi Larvasida Alami dalam Pencegahan Malaria Thomas, Nur Ain; Latif, Multiani S; Maryadi, Maryadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i2.33984

Abstract

Kasus malaria di Kabupaten Boalemo mengalami peningkatan yang signifikan selama awal tahun 2025 hingga pemerintah daerah menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Ini merupakan masalah yang sangat serius untuk segera diatasi karena dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan beban finansial, tingginya angka rawat inap, hingga risiko kematian jika tidak segera dilakukan tindakan. Oleh karena itu perlu adanya tindakan promotif dan preventif yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap malaria melalui pengendalian vektor nyamuk malaria. Beberapa studi telah melaporkan bahwa penggunaan produk larvasida berbahan dasar kulit dan rambut jagung efektif dalam membunuh larva nyamuk malaria. Selain itu, jagung juga merupakan produk komoditas masyrakat di Boalemo sehingga sangat melimpah dan mudah untuk didapatkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan masyarakat dalam mengolah kulit dan rambut jagung menjadi produk bubuk larvasida dalam mencegah dan mengontrol kejadian malaria. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi ceramah, diskusi interaktif yang dikombinasikan dengan pelatihan pembuatan produk larvasida berbhahan dasar kulit dan rambut jagung. Sebelumnya, beberapa masyarakat mengungkapkan baru mengetahui bahwa rambut kulit dan rambut jagung dapat menjadi produk larvasida alami. Hasil kegiatan ini menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu yang tinggi oleh masyarakat. Sebagain besar masyarakat menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang malaria dan pencegahaan, serta pemahaman tentang pembuatan produk larvasida dari kulit dan rambut jagung untuk mencegah perkembangan malaria. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, karena produk larvasida berbahan dasar kulit dan rambut jagung tidak hanya menjadi salah satu strategi pencegahan perkembangan malaria bagi masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjadi produk olahan yang dapat dipasarkan sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat.
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Status Gizi Pasien yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe: The Relationship Between Length of Hemodialysis and Nutritional Status of Patients Undergoing Hemodialysis at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital Sherly Syakilla; Nurdiana Djamaluddin; Gusti Pandi Liputo; Maryadi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8380

Abstract

Prevalensi global gagal ginjal kronik pada tahun 2021 sebanyak lebih dari 843,6 juta. Hemodialisis merupakan tindakan yang dilakukan dengan cara mengalirkan darah dari dalam tubuh untuk dialirkan ke dalam mesin hemodialisis dan dilakukan proses penyaringan sisa metabolisme di dalam dializer dengan menggunakan cara kerja ultrafiltrasi. Masalah umum yang terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis secara rutin adalah penurunan status gizi yang mengarah pada malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metodel yang digunakan yaitu analitik obervarsional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 81 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 67 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Subjective Global Assessment (SGA). Analisis data yang digunakan adalah uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0,025 (p value < 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap status gizi pasien, terutama bagi mereka yang telah menjalani hemodialisis dalam jangka waktu yang lama.