Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Produk Macaron dengan Cita Rasa Kopi sebagai Komoditas Unggulan dengan Gaya Milenial Abdurahman Hamid Rahman; Asmaun Asmaun; Muhammad Syarifuddin Rahman; Agusalim Juhari; Syarifuddin Syarifuddin
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1234

Abstract

Di era modern, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan yang kuat. Inovasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi dengan menciptakan peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan wirausaha melalui inovasi berbasis potensi lokal. Salah satu peluang usaha yang potensial adalah inovasi macaron berbahan dasar kopi, yang masih terbatas penggunaannya dalam produk konvensional. PopCrunch dikembangkan sebagai solusi inovatif dengan berbagai varian rasa khas, kemasan menarik, dan strategi pemasaran digital yang menyasar generasi muda. Artikel ini membahas bagaimana inovasi kopi dapat menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui PKKM, serta menganalisis peluang bisnisnya untuk memberikan inspirasi bagi mahasiswa dalam membangun usaha kecil dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan.
Mengoptimalisasi Kompetensi Strategis Siswa Melalui Pemanfaatan Geogebra dan Disposisi Produktif: Meningkatkan Pembelajaran Matematika di Era Digital Syarifuddin Rahman, Muhammad; Hamid, Abdurahman; Asmaun, Asmaun
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Innovasi dalam Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i2.5601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan secara parsial maupun bersama antara pemanfatan geogebra dan disposisi produktif dengan komptensi strategis siswa. Pemanfaatan geogebra adalah suatu kegiatan guru kepada siswa dalam melaksanakan dan mengelola pembelajaran yang memanfaatkan geogebra sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Disposisi produktif merupakan karakteristik seseorang yang mendorong untuk berpikir dan bertindak dengan cara tertentu dalam menyelesaikan masalah. Kompetesi strategis merupakan kemampuan siswa dalam mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi startegi dalam memahami, merepresentasikan dan menyelesaikan masalah yang diperoleh melalui proses belajar matematika. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survey dan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 240 siswa. Sedangkan banyak siswa yang tergolong pada sampel penelitian berjumlah 150 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu angket pemanfaaan media geogebra, angket disposisi produktif, tes kompetensi strategis. Teknik analis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis uji prasyarat dan analisis uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan beberapa hal yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara pemanfaatan geogebra dengan kompetensi strategis siswa SMA, terdapat hubungan positif yang signifikan antara disposisi produktif dengan kompetensi strategis siswa SMA, serta tidak terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara pemanfaatan geogebra dan disposisi produktif dengan kompetensi strategsi siswa. Dalam hal ini, diperlukan integrasi yang efektif dalam pembelajaran matematika yaitu GeoGebra digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan strategi penyelesaian masalah dan disposisi produktif mendukung eksplorasi serta refleksi yang lebih mendalam terkait caa menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Pola koneksi matematis siswa dengan tingkat kemampuan matematika yang berbeda pada materi sistem persamaan linear dua variabel Hamid, Abdurahman; Juhari, Agusalim
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i1.18649

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the mathematical connection abilities of medium-ability students in solving Two-Variable Linear Equation System (TVLES) problems. Design/methodology/approach: Employing a qualitative descriptive method, this study involved 21 eighth-grade students at SMP Negeri 3 Watampone. Data were gathered through written mathematical connection tests and in-depth interviews with selected medium-ability subjects. Findings: The results reveal a disparity in skills: intra-mathematical connectivity is low (63%) due to barriers in concept integration and analogical reasoning. Conversely, extra-structural connection (mathematics-to-real-life) reached 72%, where students successfully transformed contextual problems into systematic mathematical models. Practical implications: Educators are encouraged to shift from procedural instruction to connection-based learning environments to mitigate conceptual misconceptions among average-achieving students. Originality/value: This study provides specific insights into the "asymmetrical connection" profile of medium-ability students, addressing a literature gap regarding cognitive obstacles in formal algebraic topics.     Purpose: Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa berkemampuan sedang dalam menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Design/methodology/approach: Menggunakan metode deskriptif kualitatif, studi ini melibatkan 21 siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Watampone. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis berbasis koneksi matematis dan wawancara mendalam dengan subjek terpilih kategori sedang. Findings: Temuan menunjukkan disparitas kemampuan: konektivitas intra-matematika tergolong rendah (63%) akibat hambatan dalam integrasi konsep dan analogi. Sebaliknya, koneksi ekstrastruktural (matematika-kehidupan nyata) mencapai 72%, di mana siswa mampu mentransformasi masalah kontekstual menjadi model matematika secara sistematis. Practical implications: Guru disarankan beralih dari pengajaran prosedural ke pendekatan lingkungan belajar berbasis hubungan antar-konsep untuk memitigasi miskonsepsi pada siswa berkemampuan menengah. Originality/value: Studi ini memberikan wawasan spesifik mengenai profil "koneksi asimetris" pada siswa berkemampuan sedang, yang mengisi celah literatur mengenai hambatan kognitif dalam materi aljabar formal.
Pelatihan Program Efisiensi Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Artificial Intelligence (AI) untuk Guru Matematika SMP di Kabupaten Maros Arwadi, Fajar; Hamda, Hamda; Asmaun, Asmaun; Hamid, Abdurahman
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 04 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i2.9768

Abstract

This community service program conducted in Maros Regency aims to assist mathematics teachers, especially junior high school teachers, in developing learning tools with the help of artificial intelligence. The method of implementation of this activity is carried out by providing materials, mentoring accompanied by training and facilitating participants to develop learning with artificial intelligence. This activity was carried out at SMP Negeri 1 Maros, Maros Regency, South Sulawesi Province. Participants in this activity were junior high school teachers (SMP) in Maros Regency who are members of the MGMP SMP Maros. The results obtained in this activity show that the level of knowledge and understanding in developing teaching tools with artificial intelligence of participants after participating in the training has increased. In addition, participants are also able to use artificial intelligence applications such as Canva Magic AI to make their teaching tools more efficient, interesting and innovative. The response given by the participants at the end of the activity was also very enthusiastic, as evidenced by the results of the satisfaction questionnaire given.
Hubungan Self-Efficacy Matematis dengan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Hamid, Abdurahman
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Matematika, IPA, dan Pembelajarannya
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v4i3.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara self-efficacy matematis dan prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri 11 Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian matematika siswa Indonesia berdasarkan PISA 2022 yang menegaskan pentingnya faktor afektif dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain survei. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner self-efficacy matematis berbasis indikator Bandura dan nilai ujian matematika, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy matematis dan prestasi belajar matematika. Secara teoretis, temuan ini memperkuat Social Cognitive Theory Bandura, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi agar guru meningkatkan self-efficacy siswa melalui pengalaman belajar yang bermakna, umpan balik positif, dan pengelolaan kecemasan matematika. Keterbatasan penelitian terletak pada sampel yang kecil dan cakupan terbatas, sehingga disarankan penelitian lanjutan memperluas populasi, menambahkan variabel mediasi, dan menggunakan analisis yang lebih komprehensif seperti SEM.
Miskonsepsi Mahasiswa pada Materi Ekponen ditinjau dari Gaya Kognitif Hamid, Abdurahman
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1539

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi eksponen yang dialami mahasiswa S1 pendidikan matematika berdasarkan gaya kognitif. Lokasi penelitian di Jurusan Matematika FMIPA UNM. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Tes GEFT diberikan untuk membedakan gaya kognitif siswa dan tes diagnostik diberikan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa. Berdasarkan hasil tes, dipilih 1 subjek yang mengalami miskonsepsi dengan gaya field dependen dan satu lagi siswa yang mengalami miskonsepsi field dependen. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) subjek field dependen mengalami miskonsepsi dalam menjelaskan kembali konsep, memberikan contoh dan bukan contoh konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan ciri-ciri konsep, mengembangkan kondisi yang diperlukan dan memadai, serta menerapkan konsep atau algoritma dalam permasalahan. menyelesaikan kemudian merepresentasikan konsep dalam berbagai representasi matematika 2) subjek yang mandiri di lapangan mengalami miskonsepsi dalam memberikan contoh dan bukan contoh konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan ciri-ciri konsep, dan mengembangkan kondisi yang diperlukan dan memadai. 3) Penyebab terjadinya miskonsepsi pada mata pelajaran adalah siswa tidak memahami definisi formal yang diberikan guru sehingga siswa tidak dapat menjelaskan kembali apa yang dipahaminya dengan baik, selalu memilih cara yang mudah dan praktis tanpa pemahaman konsep, makna kata dan bahasa yang digunakan dalam menjelaskan konsep, kemudian karakteristik individu dalam mengolah informasi seperti gaya kognitif, gaya belajar, kemampuan matematika, dan lain-lain
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Canva bagi Guru dalam Pembuatan Media Pembelajaran Matematika di Kabupaten Maros Hamid, Abdurahman; Asmaun, Asmaun; Baharuddin, Baharuddin; Liyani, Ahyani Mirah; Alimuddin, Fauziyyah
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76782

Abstract

Bagi seorang pendidik, keberadaan media berperan penting dalam mengonkretkan suatu konsep atau gagasan sekaligus menumbuhkan motivasi peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar. Canva, sebagai aplikasi desain grafis berbasis daring, memberikan kemudahan bagi guru dalam merancang beragam bentuk pembelajaran yang kreatif. Pemanfaatan aplikasi ini menjadi solusi bagi guru-guru sekolah dasar yang belum memiliki keterampilan optimal dalam penggunaan teknologi informasi, khususnya dalam menyusun pembelajaran yang interaktif. Melalui kegiatan praktik yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Maros, para guru berkesempatan untuk mencoba secara langsung pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan Canva. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para guru berhasil menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan kelas dengan bantuan aplikasi tersebut.
KENDALA DALAM PEMBUKTIAN LIMIT FUNGSI DI SATU TITIK Sabri, Sabri; Bernard, Bernard; Hamid, Abdurahman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7681

Abstract

Kendala belajar adalah bagian struktural dari proses membangun pengetahuan matematika. Artikel ini mengkaji kendala belajar yang dialami mahasiswa ketika membuktikan limit menggunakan definisi formal epsilon–delta. Berdasarkan teori situasi didaktis (Brousseau, 2002), penelitian ini mengidentifikasi kendala belajar dalam konteks pembuktian . Melalui tes tertulis dan analisis konten kualitatif, ditemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan batas d yang sesuai, terutama karena pemahaman konseptual nilai mutlak yang belum memadai, apalagi ketika harus menangani ekspresi kebalikan yang memuat nilai mutlak. Temuan ini menunjukkan bagaimana kelemahan konseptual dasar terkait nilai mutlak dapat menjalar menjadi kendala dalam pembuktian limit formal.
Pengaruh Blended Learning terhadap Pemahaman Materi Matematika di Era Digital Abdurahman Hamid Rahman
Journal of Mathematics, Statistics and Applications Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Blended learning merupakan pendekatan pendidikan yang menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh blended learning terhadap pemahaman materi matematika di era digital. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan survei terhadap siswa sekolah menengah, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan blended learning secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika dibandingkan metode pembelajaran tradisional. Hal ini disebabkan oleh kombinasi fleksibilitas pembelajaran daring dan interaksi langsung selama sesi tatap muka. Kesimpulannya, blended learning dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi tantangan pembelajaran matematika di era digital, dengan tetap mempertahankan kualitas pendidikan.
Teori Graf: Peta Cerdas untuk Era Society 5.0 Abdurahman Hamid
Journal of Mathematics, Statistics and Applications Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

The Society 5.0 era is characterized by the integration of advanced technologies such as Artificial Intelligence (AI), the Internet of Things (IoT), and big data, which collectively bring transformative changes to various aspects of human life. In this context, graph theory, as a branch of mathematics that studies network structures and relationships among elements, plays a crucial role in analyzing and optimizing complex systems. This article explores the application of graph theory across multiple domains, including social network analysis, transportation optimization, blockchain development, cybersecurity, and recommendation systems. Employing a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study identifies the significant contributions of graph theory in developing innovative solutions that promote sustainability and enhance societal well-being. The findings reveal that graph theory serves as an essential tool in fostering the development of an intelligent, efficient, and human-centered society in the Society 5.0 era.