Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Artificial Intelligence and Automation in Office Administrative Procedures: A Systematic Literature Review Paoki, Rouna Meisda; Moedjahedy, Jimmy
YUME : Journal of Management Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v7i2.6637

Abstract

Pemanfaatan AI ke dalam proses administrasi kantor merupakan terobosan teknologi besar yang menjanjikan untuk mengubah cara kerja, meningkatkan kecepatan penyampaian layanan, dan mendefinisikan ulang peran yang dimainkan oleh keterampilan manusia di tempat kerja saat ini. Penelitian bertujuan untuk melakukan studi literature yang ekstensif terhadap artikel yang ada yang berkaitan dengan penggunaan artificial intelligence pada prosedur di lingkungan administrasi kantor. Metode review pada penelitian ini menggunakan pendekatan sistematis, dengan mengimplementasi metode PRISMA. Sintesa dan analiska dilakukan terhadap total 155 publikasi yang bersumber dari database Scopus pada tahun 2019-2024. Setelah proses sintesis, maka 18 artikel publikasi terpilih untuk ditinjau. Hasil yang didapatkan adalah implementasi artificial intelligence dilingkungan administrasi perkantoran adalah dapat mengotomasi rutinitas, mendukung keputusan dalam hal administrasi dan proses otomatis dokumen kantor dengan tulisan tangan. Kata Kunci: Otomasi; Artificial Intelligence; Prosedur Administrasi Perkantoran
Digital Competence on the Role of Office Workers: A Systematic Literature Review Paoki, Rouna Meisda; Moedjahedy, Jimmy
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5806

Abstract

It is imperative for today's professionals to acquire the necessary competence and abilities in the fields of technology and digitalization, such as competence and skill. The level of readiness that an individual possesses in terms of their digital abilities is the degree to which they are able to efficiently accomplish tasks and meet the needs of their jobs in the digital era. The objective of this study is to conduct an extensive examination of existing literature pertaining to the current demand for digital or technology abilities, as well as to identify the specific skills or competencies that are necessary within the realm of technology. The research conducted a systematic literature review approach, following the PRISMA 2020 technique. A comprehensive review was conducted on a total of 296 publications sourced from the Scopus and Google Scholar databases from 2018-2023. Following the synthesis process, a total of 36 papers were selected for review. The collected results and findings encompass the contemporary digital competencies required in the present era, which include digital communication channels, virtual reality, remote work, digital collaboration, and digital critical thinking.
Literasi Digital Game Online Terhadap Perkembangan Otak Manusia di Siswa SMK Kristen Dian Halmahera Maluku Utara Putra, Edson Yahuda; Marwa , Julius Alfin; Moedjahedy, Jimmy Herawan; Pungus, Stenly Richard; Adam, Stenly Ibrahim
Servitium Smart Journal Vol 1 No 1 (2022): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v1i1.4

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh penulis dan sejumlah mahasiswa di sekolah menengah atas di kecamatan Jailolo kabupaten Halmahera Barat propinsi Maluku Utara. Menurut laporan Kominfo propinsi Maluku Utara memiliki tingkat literasi digital paling rendah di seluruh propinsi di Indonesia. Dalam berkegiatan PKM penulis memilih SMA K Dian Halmahera untuk memberikan literasi digital game online terhadap perkembangan otak manusia. Metode yang digunakan adalah seminar dalam bentuk power point dengan memberikan ilustrasi dalam bentuk video agar lebih mudah dipahami materi yang diberikan. Selanjutnya memberikan pertanyaan dan siswa langsung merespon, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini mencatatnya. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa SMA K Dian Halmahera mempunyai kecenderungan bermain game online sebanyak 83%, dan siswa mengerti akan dampak baik negatif maupun positif dari game online. Dari hasil PKM ini menurut penulis ada beberapa hal, pertama Infrastruktur dari teknologi informasi dan komunikasi di propinsi Maluku Utara memang perlu penanganan lebih dari pemerintah dan pemangku kepentingan. Siswa SMA K Dian Harapan sudah mengerti tentang literasi digital game online terhadap perkembangan otak dan harapan penulis kedepan literasi digital di Maluku Utara akan lebih baik lagi.
Edukasi Kerangka Kewarganegaraan Digital Kepada Siswa Sekolah Menengah di SLA Tompaso Sondakh, Debby Erce; Pungus, Stenly Richard; Moedjahedy, Jimmy
Servitium Smart Journal Vol 1 No 2 (2023): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v1i2.8

Abstract

Kita saat ini hidup dalam lingkungan digital yang terhubung 24/7. Ketika media dan teknologi digital semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat positif bagi penggunanya, pada saat yang sama, kecanduan teknologi, cyberbullying, kejahatan dunia maya, dan masalah privasi dalam jaringan menjadi ancaman. Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk membekali pengguna teknologi digital dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang menjadi warga digital yang baik, pengguna teknologi yang berpengetahuan luas dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengedukasi siswa sekolah menengah di kabupaten Minahasa, provinsi Sulawesi Utara, tentang kompetensi wajib yang harus dimiliki warga digital, mencakup identitas warga digital, tata kelola waktu penggunaan screen, perundungan siber, keamanan, privasi, berpikir kritis, jejak digital, dan empati. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat mencakup persiapan materi dan administrasi, pelaksanaan kegiatan yang terdiri atas pengukuran awal, pemberian materi (edukasi), dan pengukuran akhir (evaluasi). Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatkan pemahaman siswa tentang kompetensi warga digital setelah sesi pemberian materi.
Pemahaman Cara Kerja Otomasi Kantor Berbasis IT Didukung Jaringan Komputer Terpadu Moedjahedy, Jimmy H.; Mandias, Green Ferry; Waworundeng, Jacquline M. S.; Sahulata, Reynoldus Andrias
Servitium Smart Journal Vol 1 No 2 (2023): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v1i2.12

Abstract

Keberadaan pendidikan vokasi bernilai strategis terutama dalam menghadapi era globalisasi sebagai pendidikan yang mempersiapkan tenaga terampil dan terdidik untuk menjawab kebutuhan pasar yang sangat kompetitif. Sektor industri yang bertumpu pada otomasi menjadikan perkantoran harus dilengkapi dengan berbagai instrumen yang beroperasi secara otomatis. Untuk menghasilkan kinerja yang optimal, diperlukan peralatan otomatis dengan jaringan kerja yang terintegrasi. Menanggapi kebutuhan tersebut maka para peserta didik SMK Negeri 1 Modoinding yang merupakan sekolah vokasi, diperlengkapi dengan pengetahuan melalui pelatihan untuk memahami bagaimana cara kerja dan pengelolaan perkantoran dengan prasarana dan sarana yang memungkinkan diberlakukannya otomasi melalui daya dukung kerja yang terintegrasi dengan menggunakan jaringan komputer. Melalui metode pelatihan dan pendampingan di saat pelaksanaan kegiatan dan pemberian materi, maka terlihat hasil dari pembekalan serta pelatihan menunjukkan adanya pemahaman yang sangat baik setelah dilakukan pelatihan. Evaluasi di awal pelatihan menunjukkan 74% peserta pelatihan belum pernah menggunakan media simulasi dalam pembelajaran otomasi dan jaringan komputer. Setelah sesi pelatihan selesai, dilakukan evaluasi dan hasil data akhir menunjukkan angka 100% sebagai indikasi tingginya tingkat pemahaman peserta dan kesediaan menggunakan tools yang diajarkan pada proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan telah membawa dampak positif serta manfaat yang membekali peserta pelatihan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam hal otomasi perkantoran berbasis IT didukung oleh jaringan komputer yang dapat diaplikasikan secara praktis di sekolah maupun di dunia kerja.
Menumbuhkan Literasi Teknologi dan Pengembangan Potensi Akademik dan Nonakademik Siswa melalui Pengenalan AI di SMA Negeri 2 Bitung Taju, Semmy Wellem; Moedjahedy, Jimmy; Adam, Stenly Ibrahim; Rotikan, Reymon
Servitium Smart Journal Vol 3 No 2 (2025): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v3i2.40

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has rapidly emerged as a central pillar in the transformation of education in the digital age. This program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) aims to introduce AI technology as an innovative tool in developing the academic and non-academic potential of students at SMA Negeri 2 Bitung. This activity is carried out in the form of an interactive introduction, demonstration of the latest AI applications (examples such as ChatGPT, Copilot and Gemini), as well as assistance in the use of AI in personalized learning, development of critical thinking skills, communication, collaboration and even adaptability. The methods used include participatory and problem-based approaches to encourage active involvement of SMA Negeri 2 Bitung students. As a result, students showed improved understanding of AI concepts and their practical applications, along with a growing interest in exploring digital technologies more deeply. With this activity, it is hoped that it can be a starting point for building an AI technology-based learning environment in schools, as well as creating a young generation that is more adaptive and ready to face the challenges of technological change.
Skrining dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Airmadidi Ruku, Denny Maurits; Mandias, Reagen Jimmy; Shintya, Lea Andy; Pitoy, Frendy Fernando; Anderson, Elisa; Moedjahedy, Jimmy Herawan; Ella, Eunike; Nander, Gabriel Christovel; Siwu, Nikita Ribka Maya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15272

Abstract

ABSTRAK Gangguan Kesehatan tidak pernah lepas dari masyarakat meskipun peningkatan teknologi dibilang sudah cukup pesat. Gangguan kesehatan dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu penyakit yang menular dari satu ke yang lain dan penyakit tidak menular (PTM) yang mana dapat ditularkan dari orang lain. Penyakit tidak menular adalah penyakit katastropik dengan penyebab kematian paling tinggi di Indonesia. Penyakit ini diantaranya adalah hipertensi, diabetes, dan gout arthritis, dan hiperkolesterol. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining dan penanggulangan PTM di RW 10 Kelurahan Airmadidi Atas dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian edukasi kesehatan pada masyarakat. Metode yang diterapkan pada program ini adalah survey observasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di RW 10 kelurahan Airmadidi Atas. Data hasil analisis skrining kesehatan menunjukan bahwa pada sebagian besar penderita PTM berada pada kategori usia lanjut atau diatas dari usia 60 tahun dengan nilai persentase penderita Hipertensi sebanyak 18 (66.6%) orang, Diabetes Melitus 12 (60%) orang, dan Hyperkolesterolemia 15 (51%) orang. Sehubungan dengan angka penderita hipertensi yang cukup tinggi, maka telah diberikan edukasi kesehatan mengenai hipertensi pada Masyarakat. PTM ditemukan dengan angka kejadian yang cukup tinggi dikalangan Masyarakat. Kegiatan seperti in harus diadakan agar masyarakat lebih peduli mengenai kesehatannya.  Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, Skrining, Edukasi  ABSTRACT Health problems have never been separated from society even though the technological improvements are increasing rapidly. Health problems can be divided into two types, namely diseases that are transmitted from one person to another and non-communicable diseases (NCDs) which can be transmitted from other people. Non-communicable diseases are catastrophic diseases with the highest cause of death in Indonesia. These diseases include hypertension, diabetes, gouty arthritis and hypercholesterolemia. This community service program aims to carry out the health screening and PTM prevention in RW 10 Airmadidi Atas Village by conducting health observation and providing health education to the community. The data from health screening analysis shows that the majority of NCDs sufferers are in the elderly category or above the age of 60 years with a percentage of 18 (66.6%) people suffering from hypertension, 12 (60%) people with diabetes mellitus, and 15 (51%) people with hypercholesterolemia. According to the high number of hypertension sufferers, health education regarding hypertension has been provided to the community. NCDs is found to have high incidence rate among the community. Activities like this must be held so that people care more about their health. Keywords: Non-Communicable Disease, Screening, Education
Pengenalan Teknologi Informasi Untuk Siswa Kelas 1 - 3 di SD Madison School Mobuya Mandias, Green Ferry; Moedjahedy, Jimmy Herawan; Adam, Stenly Ibrahim; Putra, Edson Yahuda; Tombeng, Marchel Timothy
Servitium Smart Journal Vol 4 No 1 (2025): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v4i1.42

Abstract

This community service activity aims to introduce information technology to students in grades 1 to 3 at SD Madison School Mobuya. Through an interactive workshop approach, students were introduced to information technology tools and basic computer components. A total of 28 students participated in this activity, starting with a pretest to assess their initial understanding of technology. The pretest results showed that 80% of students were not familiar with technological tools and 90% were not familiar with the parts of a computer. After participating in the educational sessions, the posttest results revealed that all students had gained a solid understanding of information technology tools and basic computer components. This activity proves that early introduction to information technology can improve students' understanding of technology and equip them with basic skills needed to face the challenges of the digital world. It is hoped that this activity can be replicated in other schools to broaden the positive impact on the development of technology literacy among students.
Analisis Risiko dan Strategi Perlindungan Teknologi Arsip Digital Dalam Lingkungan Universitas XYZ Paoki, Rouna Meisda; Moedjahedy, Jimmy Herawan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12481

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang cukup besar terhadap pengelolaan arsip dalam pendidikan tinggi. Salah satu perguruan tinggi swasta di Sulawesi Utara, Universitas XYZ, telah menggunakan sistem pengelolaan arsip digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapat rumusan terhadap teknologi arsip digital yang dimiliki Universitas XYZ. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara kepada staf pengelola arsip digital, kepala tata usaha dan staf IT, serta observasi sistem arsip digital yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Universitas XYZ sistem arsip digital sudah memiliki pengamanan yang memadai yaitu dengan pengaturan akses, enkripsi data, dan sistem backup otomatis jika ada perubahan data pada server lokal dan cloud. Namun, beberapa kelemahan sistem telah ditemukan, yang diantaranya adalah belum adanya sistem pengendalian ke akses arsip yang bersifat rahasia dan sistem autentikasi ganda pada saat login. Dari segi keamanan, berdasarkan analisis risiko, ancaman terhadap sistem digital ini tergolong pada tingkat moderat risiko yang cukup. Penguatan autentikasi pengguna dan sistem klasifikasi arsip, audit, peningkatan pelatihan keamanan data yang sistematis diusulkan akses pengamanan yang cukup. Penelitian ini juga mendukung Peraturan ANRI No. 6 Tahun 2021 dan penelitian lain yang fokus pada risiko digital untuk pengelolaan arsip.
Vulnerability Analysis and Mitigation of Web Applications Using Static Code Analysis and SSDLC Approach Mamesah, Evan Samuel Reinheart; Moedjahedy, Jimmy Herawan
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 4 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v4i1.630

Abstract

In today's age of technology, web applications have become essential parts of the environment. Due to easy accessibility of the internet, the user can engage in actions without considering the possible impact, leading individuals and organizations to commit such actions freely. As a result, there has been an upsurge in cyber-attacks against web applications that are prone to attacks. Mitigation is achieved using static code analysis with SonarQube in order to detect vulnerabilities within the web application code. In this case, the aim is to contribute to developers through the recommendation on how to develop their web applications while considering security aspects. SSDLC is utilized to manage the web application used during the simulation of the cyber-attacks and mitigation of the impacts thereof. Results are reported as comparisons made before and after mitigation. Before implementation of mitigation measures, the web application was vulnerable to all simulated cyber-attacks. After implementation of mitigation measures, it became clear from analyses that the attack had no way of exploiting the secured vulnerabilities.