Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN PELATIHAN PEMBUATAN MEBEL KAYU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma Harahap, Andes; Suryani Harahap, Fatma; Elsiana, Elsiana; Harahap, Yunus; Halawa, Fiska; A. Simbolon, Yessika; Zai, Ayu; Abror, Rifki; Ibrahim, Ibrahim; Husein, Saddam
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.699-709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan pembuatan mebel kayu dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan mebel kayu yang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan mebel kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan alat pertukangan dengan lebih baik serta mampu membuat produk mebel sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk mebel.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat
PENGEMBANGAN SISTEM BUDIDAYA KOLAM TERPAL BERBASIS EKONOMI SIRKULAR: TEKNOLOGI PENGELOLAAN AIR DAN OLAHAN IKAN UNTUK PEMULIHAN UMKM AEK NGADOL PASCA BENCANA Elisa, Elisa; Fuady Dharma Harahap, Andes; Nurmi, Aisyah; Ginting, Nurmaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1807-1811

Abstract

Bencana banjir di Tapanuli Selatan pada februari 2026,   berdampak secara langsung terhadap sumber mata pencaharian masyarakat yang banyak beternak lele secara tradisional, serta krisis pemenuhan kebutuhan pangan khususnya sumber protein. Perlu adanya usaha nyata untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, salah satunya dengan budidaya Ikan Lele sistem bioflok. Ikan Lele merupakan komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomis tinggi, mengandung gizi lengkap, harga murah, serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi sistem budidaya yang praktis, ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pelatihan diharapkan dapat memberikan keterampilan bagi masyarakat dalam berwirausaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026. Mitra kegiatan yaitu warga Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Suamtera Utara. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek. Sebelum kegiatan, sebanyak 10% masyarakat telah mengetahui tentang budidaya sistem bioflok. Selain itu, peserta juga belum mengetahui tentang variasi pengolahan pasca panen produk ikan lele. Pada evaluasi yang dilakukan di akhir kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta telah memahami metode budidaya dengan sistem bioflok, serta penambahan variasi olahan ikan lele berupa kripik dan nugget
ANALISIS DESKRIPTIF KEGIATAN TERNAK AYAM KAMPUNG DALAM MENDUKUNG EKONOMI KREATIF WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS IIA SIPIROK Fuady Dharma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Elisa, Elisa; Suryani Harahap, Fatma; Wahyu Sipahutar, Luky; Saleh Lubis, Rahmat; Lubis, Nurhalimah; Andini, Intan; Hamonangan Duha, Elia; Ismensa, Martua; Sarah Anggina, Nova; Mahendra Harahap, Maisya; Anggie Pratama Pane, Gerry; Aisah Bukit, Paradhita; Efendi, Irpan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.870-880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan budidaya ayam kampungdalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sipirok. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan budidaya ayam kampungyang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan budidaya ayam kampungdi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA sipirok dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan budidaya ayam kampungtelah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu beternak ayam kampung dengan lebih baik serta dapat menghasilkan ayam kampung berkualitas setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam beternak ayam kampung.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan budidaya ayam kampungmemiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sipirok. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat