Claim Missing Document
Check
Articles

SENAM LANSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI LANSIA Riyanto, Pulung; Koten, Yoseph Cannisius; Lahinda, Jori
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.671

Abstract

This study aims to determine the level of change in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center.This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental design), with a sampling technique using purposive sampling as many as 25 elderly consisting of 2 posyandu namely wasur 1 and wasur 2. The instrument in this study used a physical fitness test in the form of a walking test. 6 minutes. Data collection techniques using physical fitness tests. The data analysis technique used SPSS 22 software with prerequisite tests and hypothesis testing (t test).The results showed that there were significant changes in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. This is shown from the sig value of the data calculated between the posttest results and the pretest results is 0.000 which means it is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). So, it can be concluded that efforts to increase the physical fitness of the elderly through elderly gymnastics have an effect on improving the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. The posttest mean value is greater than the posttest mean value or (29.3220>26.6924).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PASSING ATAS BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK SMP: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP Lahinda, Jori; Markus Fenanlampir; Pulung Riyanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.695

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Bola Voli Pada Peserta Didik SMP. Model pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu guru pada saat proses pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi bola voli. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE. Hasil penelitian menghasilkan produk yang berupa model Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Peserta Didik SMP telah divalidasi dan direvisi oleh ahli sebanyak 19 model. Data dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa buku Model Pembelajaran Passing Atas Pada Pesrta Didik SMP. tahap validasi pada Dosen bola voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada wasit Bola Voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada pelatih Bola Voli memberikan tanggapan 2 model tidak layak dan 18 model dikatakan layak hasil presentase 90% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak dan guru penjasorkes memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak. Uji skala kecil mendapatkan hasil 14,997 dan skala besar dengan hasil 16,598. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran bola voli di Sekolah Menengah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP efektif dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli pada peserta didik Sekolah Menegah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat memberikan kontribusi yang positif didalam menunjang pencapaian tujuan dalam pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama, karena selain dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli, peserta didik dapat termotivasi untuk melakukan suatu pembelajaran dengan bervariasi. Kata Kunci: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP
Penguatan Sistem Manajemen SDM untuk Peningkatan Kinerja Pendidikan di Lingkungan Desa Tambaip, Beatus; Riyanto, Pulung; Tjilen, Alexander Phuk
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fwrr9h57

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat manajemen sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan desa melalui pendekatan partisipatif dan inovatif berbasis teknologi, guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan staf administrasi, meliputi manajemen sekolah, penggunaan teknologi informasi dalam administrasi pendidikan, serta metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kondisi lokal. Setelah pelatihan, program dilanjutkan dengan pendampingan dan mentoring oleh mentor berpengalaman untuk mendukung implementasi pengetahuan dan keterampilan baru dalam tugas sehari-hari. Keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepala sekolah, guru, staf administrasi, komite sekolah, orang tua, dan pemerintah lokal, ditekankan melalui forum diskusi dan lokakarya, guna memastikan bahwa solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan lokal. Di lapangan, kegiatan pengabdian mencakup pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi berkala untuk menilai kemajuan dan dampak program. Evaluasi dilakukan secara terus-menerus untuk memastikan relevansi dan efektivitas program dalam meningkatkan kinerja SDM dan kualitas pendidikan di desa. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif yang signifikan, termasuk peningkatan hasil belajar siswa, kepuasan masyarakat, dan kualitas pendidikan. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam manajemen SDM meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi, sementara program mentoring dan coaching memperkuat motivasi dan kinerja tenaga pendidik serta staf. Penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dan penerapan sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan yang lebih baik di desa.
Smart Interaction: Sports Communication as the Key to Success in Physical Education in Elementary Schools Zulham; Riyanto, Pulung; Wasan, Aan
Mimbar Ilmu Vol. 29 No. 2 (2024): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v29i2.83615

Abstract

The increasing diversity of student needs and learning styles in physical education necessitates the exploration of effective sports communication techniques to enhance student engagement and learning outcomes in elementary schools. This research aims to explore and implement holistic and adaptive sports communication techniques in physical education and evaluate their impact on student engagement and achievement. A case study method was chosen to gain in-depth insights into communication practices. This study involved direct observations, semi-structured interviews with 5 physical education teachers and 30 students, as well as document analysis. The subjects of the research included physical education teachers and students, employing a qualitative thematic analysis approach to identify key patterns and themes. The findings indicate that the communication techniques applied by teachers play a crucial role in the effectiveness of learning, where traditional methods often limit interactions to one-way communication. In contrast, digital communication techniques enhance flexibility and interactivity. This research underscores the need for adaptive and inclusive communication strategies, along with teacher training, which is expected to improve the quality of physical education and create a more effective learning environment for all students.
Keterampilan Motorik Kasar Anak Prasekolah: Analisis Program Intervensi Motorik Riyanto, Pulung; Fitrianti, Harani; Rediani, Ni Nyoman; de Lima, Cristiana Normalita
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v6i3.53617

Abstract

Masih rendahnya keterampilan motorik anak pra-sekolah menuntut pendidikan menerapakan sebuah program yang dapat menstimulasi keterampilan motorik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis program kegiatan gerakan terstruktur terhadap perkembangan motorik anak usia tiga sampai lima tahun yang bersekolah di prasekolah. Metode yang digunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 72 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Instrumen yang digunakan dari McCarthy Children's Psychomotricity and Aptitude Scales (MSCA, USA) dan koordinasi lengan. Analisis menggunakan MANOVA 2×2 faktorial. Hasil penelitian menunjukan anak-anak prasekolah pada kedua kelompok mendapat peningkatan yang signifikan dalam kontras pra-intervensi dengan pasca-intervensi dalam koordinasi anggota badan. Perbedaan yang signifikan secara statistik dalam pengukuran pasca-intervensi antara kelompok pembanding dan kelompok intervensi pada koordinasi lengan dan kaki diamati, dimana kelompok intervensi menunjukkan nilai koordinasi lengan yang lebih tinggi dan nilai koordinasi kaki yang lebih tinggi dibandingkan kelompok pembanding. Pendidikan aktivitas fisik terstruktur adalah metodologi pendidikan yang lebih baik daripada bermain bebas untuk mencapai perkembangan motorik yang memadai pada anak-anak prasekolah.
Meningkatkan Komitmen Organisasi Di Universitas: Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Akademik Tambaip, Beatus; Tjilen, Alexander Phuk; Riyanto, Pulung
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya akademik terhadap komitmen organisasi di Universitas Musamus serta bagaimana interaksi keduanya dapat meningkatkan kinerja universitas. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk mengumpulkan data dari dosen, staf, dan mahasiswa melalui kuesioner. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan transformasional (visi, inspirasi, pemberdayaan, perhatian individu), budaya akademik (nilai kolaborasi, inovasi, keterbukaan), dan komitmen organisasi (keterlibatan, loyalitas, kesetiaan). Data dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan strategis dalam memperkuat budaya akademik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan sumber daya manusia, dan meningkatkan komitmen organisasi. Budaya akademik yang inklusif dan kolaboratif menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Interaksi antara kepemimpinan transformasional dan budaya akademik menghasilkan sinergi yang signifikan dalam mencapai visi universitas.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan budaya akademik yang kuat merupakan elemen kunci dalam membangun universitas yang kompetitif dan adaptif terhadap tantangan global. Pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal diperlukan untuk meningkatkan daya saing Universitas Musamus di tingkat nasional dan internasional
How is the Emotional Intelligence and Personality of Students in Following the Learning Process? Tambaip, Beatus; Riyanto, Pulung; Rediani, Ni Nyoman; Syahruddin
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v6i4.54073

Abstract

Success in the student learning process cannot be separated from emotional intelligence and personality, that's why a study that aims to analyze the emotional intelligence and personality of PGSD students is carried out. The type of research used is descriptive qualitative. The sample of this research is 100 students. The data collection method used is a questionnaire. The questionnaire used consists of 54 terminals that have been tested for validity. Data analysis in the study was carried out interactively with 3 techniques, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that emotional intelligence was in the good category, this was indicated by the results of research students answered that the condition of emotional intelligence was good. However, there are two statements that need to be considered, namely the dimension of being able to control anger better. As for the personality of PGSD students, it shows that students are more likely to approach extrovent personalities, students prefer to interact with other people rather than be alone, but there are still some students who prefer to be silent rather than answer questions or prefer to convey. results. discuss compared to what he did. This condition is supported by the results of observations made in class. Where some students show that they lack confidence in expressing their opinions in practice or in conveying the results of discussions.
PERBANDINGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN ANTARA OLAHRAGA TIM DAN INDIVIDU Pulung Riyanto; Efretus Daluk; Jori Lahinda; Heri Yusuf Muslihin
JURNAL PRESTASI Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v7i2.52995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Perbedaan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 6-8 Berdasarkan Olahraga Tim Dan Individu. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Adapun penelitian ini di lakukan di Sekolah Dasar Mopah Lama Merauke. Populasi penelitian ini adalah semua Siswa Kelas 1-3 Sekolah Dasar. Instrument untuk mengukur keterampilan gerak dasar berdasarkan dimensi kemampuan siswa dalam menjalakan serangkai gerak yang diujikan, yaitu berupa locomotor dan manipulative. Karena di dalam Test of Gross Motor Development“2(TGMD-2). Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan motorik untuk kelas atas siswa sekolah dasar. Instrumen yang digunakan adalah instrumen Test of Gross Motor Skill“(TGMD) untuk Sekolah Dasar. Penelitian ini dapat menjadi acuan dan manfaat bagi cabang olahraga lainnya dalam memastikan atletnya atau anak dapat mencapai perkembangan motorik kasar yang maksimal. Penting juga untuk memastikan bahwa usia anak pada tahap awal ini sejalan dengan periode perkembangan motorik kasar mereka dan dapat berkontribusi pada keterlibatan mereka dalam olahraga dan kehidupan mereka. Tes perkembangan motorik kasar dilakukan pada anak pada tahap awal sekolah dalam penelitian ini menghasilkan tingkat rata-rata dan di bawah rata-rata. Beberapa faktor dapat mempengaruhi temuan penelitian ini, seperti terlalu banyak prosedur untuk mereka ingat dan lakukan dalam tes TGMD-2. Siswa juga mungkin tidak terbiasa dengan beberapa kesulitan dalam tes tertentu. Siswa mungkin tidak pernah melakukannya dalam pelatihan atau kehidupan sehari-hari, seperti berpacu, memantul, memukul bola yang diam, dan menggelindingkan bola.
Optimalisasi Kesehatan Mental dan Fisik Remaja melalui Program Senam Mindfulness dan Olahraga Fungsional di Era Digital Riyanto, Pulung; Gunawan, Andi; Tambaip, Beatus
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 3 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v3i1.2333

Abstract

Abstrak Pengaruh era digital terhadap gaya hidup remaja semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya penggunaan gawai dan menurunnya aktivitas fisik, yang berdampak pada kesehatan mental dan jasmani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan mental remaja melalui pelatihan senam mindfulness dan olahraga fungsional. Kegiatan dilaksanakan di SMP Satu Atap Wasur, Merauke, Papua Selatan, dengan sasaran remaja usia 13–18 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sesi edukasi membahas pentingnya kesehatan mental dan fisik di era digital, dilanjutkan dengan praktik senam mindfulness untuk melatih fokus dan ketenangan, serta olahraga fungsional untuk meningkatkan kebugaran tanpa alat khusus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, dan perilaku hidup aktif pada peserta. Sebagian besar siswa merasa lebih fokus, tenang, dan termotivasi untuk menjalankan kebiasaan sehat. Respon positif juga datang dari guru dan orang tua yang mendukung keberlanjutan program ini. Data kuantitatif dari kuesioner awal dan akhir menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam aspek kebugaran fisik dan kesejahteraan emosional. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan yang integratif dan partisipatif dalam pengembangan program promotif-preventif di lingkungan pendidikan. Program ini dinilai efektif dan berpotensi untuk direplikasi sebagai model intervensi sederhana namun berdampak dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup remaja di era digital Kata kunci: kesehatan mental; mindfulness; olahraga fungsional; remaja; gaya hidup digital.   Abstract The influence of the digital era on adolescent lifestyles is increasingly evident, marked by increased use of gadgets and decreased physical activity, which has an impact on mental and physical health. This community service program aims to optimize the physical and mental health of adolescents through mindfulness gymnastics and functional sports training. The activity was carried out at SMP Satu Atap Wasur, Merauke, South Papua, targeting adolescents aged 13–18 years. The implementation method used an educational-participatory approach, including the preparation, implementation, and evaluation stages. The educational session discussed the importance of mental and physical health in the digital era, followed by mindfulness gymnastics practices to train focus and calmness, and functional sports to improve fitness without special equipment. The results of the activity showed an increase in self-awareness, emotional regulation skills, and active lifestyle behavior in participants. Most students felt more focused, calm, and motivated to carry out healthy habits. Positive responses also came from teachers and parents who supported the sustainability of this program. Quantitative data from the initial and final questionnaires showed significant improvements in aspects of physical fitness and emotional well-being. These findings strengthen the relevance of an integrative and participatory approach in developing promotive-preventive programs in educational environments. This program is considered effective and has the potential to be replicated as a simple but impactful intervention model in character building and improving the quality of life of adolescents in the digital era Keywords: mental health; mindfulness; functional sports; adolescents; digital lifestyle.
Optimalisasi Kesehatan Mental dan Fisik Remaja melalui Program Senam Mindfulness dan Olahraga Fungsional di Era Digital Riyanto, Pulung; Tambaip, Beatus; Gunawan, Andi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a2wz8s37

Abstract

Pengaruh era digital terhadap gaya hidup remaja semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya penggunaan gawai dan menurunnya aktivitas fisik, yang berdampak pada kesehatan mental dan jasmani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan mental remaja melalui pelatihan senam mindfulness dan olahraga fungsional. Kegiatan dilaksanakan di SMP Satu Atap Wasur, Merauke, Papua Selatan, dengan sasaran remaja usia 13–18 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sesi edukasi membahas pentingnya kesehatan mental dan fisik di era digital, dilanjutkan dengan praktik senam mindfulness untuk melatih fokus dan ketenangan, serta olahraga fungsional untuk meningkatkan kebugaran tanpa alat khusus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, dan perilaku hidup aktif pada peserta. Sebagian besar siswa merasa lebih fokus, tenang, dan termotivasi untuk menjalankan kebiasaan sehat. Respon positif juga datang dari guru dan orang tua yang mendukung keberlanjutan program ini. Data kuantitatif dari kuesioner awal dan akhir menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam aspek kebugaran fisik dan kesejahteraan emosional. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan yang integratif dan partisipatif dalam pengembangan program promotif-preventif di lingkungan pendidikan. Program ini dinilai efektif dan berpotensi untuk direplikasi sebagai model intervensi sederhana namun berdampak dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup remaja di era digital