Claim Missing Document
Check
Articles

Dari Perbedaan Budaya ke Keberanian Berbicara: Peran Adaptasi Sosial dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Olahraga Zulham, Zulham; Wasan, Aan; Riyanto, Pulung
Jurnal Keolahragaan Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v11i2.21459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan budaya dan kemampuan adaptasi sosial terhadap kepercayaan diri serta keberanian berbicara mahasiswa olahraga di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Musamus Merauke. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner terstruktur berbasis skala Likert kepada 320 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian mencakup empat variabel utama, yaitu perbedaan budaya, adaptasi sosial, kepercayaan diri, dan keberanian berbicara, dengan uji validitas dan reliabilitas yang memenuhi standar (Cronbach’s Alpha > 0,70). Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan budaya berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri dan keberanian berbicara mahasiswa, meskipun pengaruhnya relatif lebih kecil dibandingkan dengan kemampuan adaptasi sosial. Adaptasi sosial terbukti sebagai faktor dominan yang meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih berani berbicara di forum akademik maupun non-akademik. Perbedaan karakteristik mahasiswa UNJ dan Musamus juga menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang kontekstual sesuai dengan lingkungan sosial-budaya masing-masing kampus. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya kajian lintas budaya dalam pendidikan olahraga, serta kontribusi praktis bagi perguruan tinggi dalam merancang strategi pembelajaran yang inklusif dan mendukung pengembangan keterampilan komunikasi mahasiswa olahraga.
SENAM LANSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI LANSIA Riyanto, Pulung; Koten, Yoseph Cannisius; Lahinda, Jori
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.671

Abstract

This study aims to determine the level of change in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center.This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental design), with a sampling technique using purposive sampling as many as 25 elderly consisting of 2 posyandu namely wasur 1 and wasur 2. The instrument in this study used a physical fitness test in the form of a walking test. 6 minutes. Data collection techniques using physical fitness tests. The data analysis technique used SPSS 22 software with prerequisite tests and hypothesis testing (t test).The results showed that there were significant changes in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. This is shown from the sig value of the data calculated between the posttest results and the pretest results is 0.000 which means it is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). So, it can be concluded that efforts to increase the physical fitness of the elderly through elderly gymnastics have an effect on improving the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. The posttest mean value is greater than the posttest mean value or (29.3220>26.6924).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PASSING ATAS BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK SMP: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP Lahinda, Jori; Markus Fenanlampir; Pulung Riyanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.695

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Bola Voli Pada Peserta Didik SMP. Model pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu guru pada saat proses pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi bola voli. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE. Hasil penelitian menghasilkan produk yang berupa model Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Peserta Didik SMP telah divalidasi dan direvisi oleh ahli sebanyak 19 model. Data dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa buku Model Pembelajaran Passing Atas Pada Pesrta Didik SMP. tahap validasi pada Dosen bola voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada wasit Bola Voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada pelatih Bola Voli memberikan tanggapan 2 model tidak layak dan 18 model dikatakan layak hasil presentase 90% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak dan guru penjasorkes memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak. Uji skala kecil mendapatkan hasil 14,997 dan skala besar dengan hasil 16,598. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran bola voli di Sekolah Menengah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP efektif dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli pada peserta didik Sekolah Menegah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat memberikan kontribusi yang positif didalam menunjang pencapaian tujuan dalam pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama, karena selain dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli, peserta didik dapat termotivasi untuk melakukan suatu pembelajaran dengan bervariasi. Kata Kunci: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP
PERBANDINGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN ANTARA OLAHRAGA TIM DAN INDIVIDU Riyanto, Pulung; Daluk, Efretus; Lahinda, Jori; Muslihin, Heri Yusuf
JURNAL PRESTASI Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v7i2.52995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Perbedaan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 6-8 Berdasarkan Olahraga Tim Dan Individu. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Adapun penelitian ini di lakukan di Sekolah Dasar Mopah Lama Merauke. Populasi penelitian ini adalah semua Siswa Kelas 1-3 Sekolah Dasar. Instrument untuk mengukur keterampilan gerak dasar berdasarkan dimensi kemampuan siswa dalam menjalakan serangkai gerak yang diujikan, yaitu berupa locomotor dan manipulative. Karena di dalam Test of Gross Motor Development“2(TGMD-2). Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan motorik untuk kelas atas siswa sekolah dasar. Instrumen yang digunakan adalah instrumen Test of Gross Motor Skill“(TGMD) untuk Sekolah Dasar. Penelitian ini dapat menjadi acuan dan manfaat bagi cabang olahraga lainnya dalam memastikan atletnya atau anak dapat mencapai perkembangan motorik kasar yang maksimal. Penting juga untuk memastikan bahwa usia anak pada tahap awal ini sejalan dengan periode perkembangan motorik kasar mereka dan dapat berkontribusi pada keterlibatan mereka dalam olahraga dan kehidupan mereka. Tes perkembangan motorik kasar dilakukan pada anak pada tahap awal sekolah dalam penelitian ini menghasilkan tingkat rata-rata dan di bawah rata-rata. Beberapa faktor dapat mempengaruhi temuan penelitian ini, seperti terlalu banyak prosedur untuk mereka ingat dan lakukan dalam tes TGMD-2. Siswa juga mungkin tidak terbiasa dengan beberapa kesulitan dalam tes tertentu. Siswa mungkin tidak pernah melakukannya dalam pelatihan atau kehidupan sehari-hari, seperti berpacu, memantul, memukul bola yang diam, dan menggelindingkan bola.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MERAUKE: STUDI KORELASIONAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Riyanto, Pulung; Muslihin, Heri Yusuf
JURNAL PRESTASI Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v9i1.66321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Merauke, Papua Selatan, dalam konteks pendidikan multikultural. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional, penelitian ini menjelaskan sejauh mana kecerdasan emosional sebagai variabel independen memengaruhi capaian akademik siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas VIII di tiga SMP negeri yang merepresentasikan keberagaman sosial dan budaya. Sampel sebanyak 210 siswa diperoleh melalui teknik stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket tertutup berdasarkan lima dimensi kecerdasan emosional menurut Daniel Goleman, dan nilai rapor PJOK sebagai indikator prestasi belajar. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar siswa. Dimensi motivasi dan pengendalian diri terbukti memberikan pengaruh dominan terhadap capaian akademik. Konteks multikultural Merauke juga memperkuat pentingnya kemampuan adaptasi sosial dan empati dalam lingkungan belajar yang heterogen. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional merupakan faktor psikologis strategis dalam mendukung keberhasilan belajar siswa di wilayah multikultural. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi program pengembangan kecerdasan emosional berbasis budaya dalam kurikulum sekolah sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran yang responsif terhadap dinamika sosial-budaya lokal.
Kolaborasi Komunitas: Mengakselerasi Minat Renang Di Merauke Melalui Pengabdian Masyarakat Samel Watina Ririhena; Yosephina Ohoiwutun; Beatus Tambaip; Pande Made Dharma Sanjaya; Okto Irianto; Pulung Riyanto
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus: Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v1i3.419

Abstract

This research discusses a Community Collaboration that aims to accelerate interest in swimming in Merauke through community service. A brief introduction explains the background of the low interest in swimming and the constraints faced by the people of Merauke. The research objective is to describe the impact of this collaboration on swimming awareness, participation, culture and accessibility in Merauke. The research method included a collaborative approach involving swimming coaches, government agencies, community organizations, and the private sector. Training programs and outreach campaigns were run to increase community awareness of the benefits of swimming. Data analysis involved participation monitoring, community view surveys, and impact evaluation. The results showed a significant increase in public awareness of the importance of swimming, especially in terms of safety and health. Participation in swimming activities also increased significantly across different age groups. The establishment of a positive swimming culture is also one of the outcomes of this collaboration, where swimming is no longer considered as an alien thing but a part of the daily routine. The construction of public swimming facilities and the provision of adequate swimming equipment have also successfully overcome infrastructure barriers, providing easier access for the community. This article illustrates how community collaboration can transform.
SENAM LANSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI LANSIA Riyanto, Pulung; Koten, Yoseph Cannisius; Lahinda, Jori
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.671

Abstract

This study aims to determine the level of change in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center.This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental design), with a sampling technique using purposive sampling as many as 25 elderly consisting of 2 posyandu namely wasur 1 and wasur 2. The instrument in this study used a physical fitness test in the form of a walking test. 6 minutes. Data collection techniques using physical fitness tests. The data analysis technique used SPSS 22 software with prerequisite tests and hypothesis testing (t test).The results showed that there were significant changes in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. This is shown from the sig value of the data calculated between the posttest results and the pretest results is 0.000 which means it is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). So, it can be concluded that efforts to increase the physical fitness of the elderly through elderly gymnastics have an effect on improving the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. The posttest mean value is greater than the posttest mean value or (29.3220>26.6924).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PASSING ATAS BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK SMP: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP Lahinda, Jori; Markus Fenanlampir; Pulung Riyanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.695

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Bola Voli Pada Peserta Didik SMP. Model pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu guru pada saat proses pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi bola voli. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE. Hasil penelitian menghasilkan produk yang berupa model Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Peserta Didik SMP telah divalidasi dan direvisi oleh ahli sebanyak 19 model. Data dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa buku Model Pembelajaran Passing Atas Pada Pesrta Didik SMP. tahap validasi pada Dosen bola voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada wasit Bola Voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada pelatih Bola Voli memberikan tanggapan 2 model tidak layak dan 18 model dikatakan layak hasil presentase 90% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak dan guru penjasorkes memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak. Uji skala kecil mendapatkan hasil 14,997 dan skala besar dengan hasil 16,598. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran bola voli di Sekolah Menengah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP efektif dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli pada peserta didik Sekolah Menegah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat memberikan kontribusi yang positif didalam menunjang pencapaian tujuan dalam pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama, karena selain dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli, peserta didik dapat termotivasi untuk melakukan suatu pembelajaran dengan bervariasi. Kata Kunci: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP
INEQUALITY OF ACCESS TO PSYCHOSOCIAL SERVICES AND PHYSICAL ACTIVITY-BASED SOLUTIONS: A CASE STUDY OF STUDENTS IN SOUTH PAPUA Riyanto, Pulung; Rosman, Deden Budi
Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of physical activity as an alternative solution to limited access to psychosocial services for students in South Papua, specifically at Musamus University, Merauke. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation from eight purposively selected Physical Education students. The results indicate that students face serious limitations in accessing psychosocial services, exacerbated by the lack of professional staff and cultural stigma. Physical activity is an effective non-clinical coping mechanism, offering emotional and social benefits while strengthening emotional regulation. It also creates an inclusive social environment and fosters cohesion among students from diverse cultural backgrounds. These findings underscore the need to develop a healthy campus strategy based on physical activity as an adaptive approach to improving the emotional well-being of students in underdeveloped regions such as South Papua.
Kampung Wasur Sebagai Pusat Outodor Education Bagi Anak Di Kabupeten Merauke Pulung Riyanto; Jefri Sembiring; Beatus Tambaip; Hariani Fitrianti
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.590

Abstract

Proses pembelajaran pada anak bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Pendidikan bagi anak tidak hanya bersifat formal tetapi juga bersifat non formal. Tujuan pengabdian ini adalah menjadikan kampung Wasur sebagai pusat outdoor education bagi anak. Outdoor education ini didasari oleh alam Merauke yang sangat indah tetapi minim dalam pemanfaatan untuk kegiatan edukasi. Outdorr education ini memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi, menyentuh, dan belajar tentang berbagai hal melalui pengalaman yang berbeda selain di ruang kelas. Metode yang digunakan dimulai dengan pembentukan tim di lapangan, perumusan tujuan, identifikasi, pengumpulan dan analisis kebutuhan, prioritas solusi masalah, persiapan, implementasi, pendampingan samapi dengan menentukan kebutuhan dan sasaran baru. education. Hasil pengabdian ini adalah dengan adanya fasilitas outdor education ini anak dapat mengeksplorasikan dirinya dalam belajar secara baik dalam mengembangkan motorik kasar anak di sekolah tersebut.