Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Batu untuk Pembuatan Paving Block Marhaini Marhaini; Mardwita Mardwita; Ani Melani; Ummi Kalsum; Muhammad Arief Karim; Heni Juniar; Dewi Fernianti
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i2.10500

Abstract

Permasalahan sampah plastik dan kondisi jalan lingkungan yang rusak merupakan isu penting di Desa Babatan Saudagar Kec Pemulutan Kab. Ogan Ilir. Sampah plastik rumah tangga seperti kantong kresek dan botol plastik masih banyak dibakar atau dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran dan risiko kesehatan. Di sisi lain, jalan gang lingkungan belum diperkeras dan menjadi sulit dilalui saat musim hujan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih warga membuat paving block dari limbah plastik dan abu batu sebagai solusi infrastruktur dan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa warga antusias mengikuti kegiatan, memahami dampak sampah plastik, serta berhasil memproduksi paving block yang layak digunakan untuk perkerasan jalan ringan. Teknologi sederhana ini dinilai mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha kecil berbasis daur ulang sampah.
Gadung Flour Innovation for Enhancing the Value Added of Charcoal Waste Briquettes in KUPS Maju Lestari Marhaini; Lulu Yuningsih Mustopa; Innike Abdillah Fahmi; Anisa; Dyah Rofi'ah Rahmawati
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 3 (2025): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v5i3.1169

Abstract

KUPS Maju Lestari has been producing charcoal, which generates charcoal waste that can be utilized for briquette production. However, several constraints remain, particularly in terms of production processes and equipment. This community service activity aimed to increase the value added of charcoal waste through product diversification into environmentally friendly charcoal briquettes. The target group of the activity was the Social Forestry Business Group (KUPS) Maju Lestari in Jajaran Baru Village, Musi Rawas Regency. The implementation methods included socialization, training, and assistance in briquette production. The results showed that participants were able to process charcoal waste into briquettes using gadung flour as a binding agent, which can be used for household needs or sold as a commercial product. Furthermore, this program is expected to increase community income and support sustainable forest management.
Pemanfaatan Umbi Gadung (Dioscorea hispida) Sebagai Bahan Perekat Ramah Lingkungan Marhaini Marhaini; Mardwita Mardwita; Ani Melani; Ummi Kalsum; Heni Juniar; Dewi Fernianti; Muhammad Arief Karim
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2026): Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v3i1.11064

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal berupa umbi gadung (Dioscorea hispida) sebagai bahan perekat alami yang ramah lingkungan. Umbi gadung selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal karena kandungan racunnya, namun memiliki potensi sebagai bahan dasar perekat karena kandungan pati yang tinggi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan perekat, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah umbi gadung menjadi perekat sederhana yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti kerajinan dan perekat kertas. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah dan bahan lokal secara berkelanjutan.