Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Aditif Limbah Kerang Darah (Anadara Granosa) Terhadap Kualitas Beton K-225 Dian Kharismadewi; Muhammad Afrizal Pelantika; Marhaini
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i2.155

Abstract

A rapid development of the concrete construction sector has resulted in an increase in the need for concrete raw materials that are obtained directly from nature. The need for environmentally friendly materials is also increasing along with the development of construction engineering technology, so several studies have been conducted to search for an alternative to raw materials additives or concrete mixtures. Anadara granosa clam shell can be utilized as one of the alternative materials to substitute material for coarse aggregates. In this research, Anadara granosa clam shells of 10% and 13% were added to normal concrete mixtures, aged for 28 days, and then analyzed for characteristics and compressive strength. From the analysis of the results, it was found that an increase in the concrete compressive strength up to 103.67% or 233.47 Kg/cm2 with the addition of clam shells 10% to normal concrete mixtures, while the addition of more than 10% can reduce the concrete compressive strength. Scanning Electron Microscopy results showed a relatively rough surface and many pores on the surface of the concrete due to the addition of a clam shell. Finally, it can be concluded that Anadara granosa clam shells can be used as concrete additives with a maximum addition of 10% of the total weight of normal concrete.
Korean Wave Cultural Influence And Fan Entrepreneurship Behaviortowards Entrepreneurial Interests (Case Study On S1 Management Student, USU Faculty of Economics And Business) Masturah, W Fildzah; Qaedi Hutagalung, Arif; Marhaini; Qamariah, Inneke
Journal Of Management Analytical and Solution (JoMAS) Vol. 1 No. 1 (2021): Journal Of Management Analytical and Solution
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jomas.v1i1.5241

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a positive and significant influence simultaneously   or   partially   on   Korean   Wave   culture   and   Fan   Entrepreneurship   behavior   on entrepreneurial interest in undergraduate (S1) students of Management, Faculty of Economics and Business, University of North Sumatra. The subjects of this study were undergraduate students (S1) in Management, Faculty of Economics and Business, University of North Sumatra from 2016 to 2019. The sample used was all 90 students. The dependent variable in this research is entrepreneurial interest (Y), while the independent variable includes Korean Wave culture (X1) and Fan Entrepreneurship behavior (X2). The data collection method used a questionnaire. The data analysis technique used descriptive statistical analysis, multiple regression analysis, F test, t test, and the coefficient of determination (R2). The results showed that Korean Wave culture and Fan Entrepreneurship behavior had a positive and significant effect on interest in entrepreneurship.  Korean Wave Culture and Entrepreneurship Fan Behavior have an effect of 29.4 percent simultaneously.
Pengolahan Limbah Cair Industri Petroleum Menggunakan Membran Komposit PVDF/Karbon Aktif/TiO2 Martini, Sri; Marhaini; Khairil Iksani; Elfidiah
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.500

Abstract

Industri perminyakan menghasilkan limbah cair berminyak dalam jumlah yang signifikan. Hal ini memerlukan strategi pengolahan yang efektif untuk menghindari permasalahan terkait lingkungan. Dalam penelitian ini, dikembangkan membran komposit berbahan dasar polyvinylidene fluoride (PVDF), karbon aktif (AC) dari kulit singkong, serta TiO₂, yang ditujukan untuk mengolah limbah cair kilang minyak mentah dengan kandungan pencemar organik dan anorganik yang tinggi. Dalam penelitian ini, membran difabrikasi dengan variasi konsentrasi AC/TiO₂ sebesar 0, 1, 2, dan 3% untuk mengevaluasi pengaruh komposisi komposit terhadap kualitas permeat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan penambahan AC/TiO₂ sebesar 3% memberikan kinerja paling optimal. Pada rasio tersebut, efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 40% for BOD5,  40% for COD, 80% for oil and grease, 69% for sulfida and 60% for amonia. Dengan demikian, membran komposit berpotensi menjadi alternatif yang andal untuk pengolahan limbah cair industri. penelitian lanjutan diharapkan dapat lebih mengeksplorasi integrasi membran komposit dengan teknik pengolahan lain untuk memperpanjang umur membran sekaligus meningkatkan kualitas limbah cair.
INOVASI PEMBUATAN KARTU PENITIPAN BARANG UNTUK MENDUKUNG OPTIMALISASI LAYANAN PEMUSTAKA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Ahmad Chabir Galib; Miftahul Haira; Nur Jannah; Nursyami Nursyami; Marhaini Marhaini; Nurhikmah Nurhikmah; Mutiara Akbar Syam; Nurmila Ramadani
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i2.34318

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi layanan pemustaka melalui inovasi pembuatan kartu penitipan barang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Layanan penitipan barang merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi pemustaka ketika mengakses fasilitas perpustakaan. Namun, dalam praktiknya seringkali terjadi kendala berupa kurangnya standar administrasi yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Muhammadiyah Enrekang melaksanakan kegiatan pengabdian selama dua bulan dengan fokus pada inovasi kartu penitipan barang yang lebih terstruktur dan praktis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan desain kartu, uji coba penerapan, serta evaluasi bersama pustakawan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keberadaan kartu penitipan barang memberikan dampak positif terhadap proses layanan, di antaranya mempercepat prosedur penitipan, meningkatkan akurasi pencatatan, serta meminimalisasi potensi kehilangan barang. Selain itu, pemustaka merasakan kenyamanan yang lebih tinggi karena proses penitipan menjadi jelas, tertib, dan terpercaya. Pihak pustakawan pun terbantu dalam melakukan pengelolaan administrasi penitipan barang secara lebih sistematis. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan kontribusi nyata mahasiswa dalam pengembangan layanan perpustakaan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ke depan, inovasi kartu penitipan barang ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui sistem digital berbasis barcode atau aplikasi agar pelayanan semakin modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pemustaka
Sosialisasi Potensi Daun Pepaya Dan Sirih Sebagai Pestisida Nabati Di Desa Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Marhaini Marhaini; Dewi Fernianti; Mardwita Mardwita; Ani Melani
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i1.9984

Abstract

Program penghijauan adalah salah satu program sebagai bentuk perintah perlindungan lingkungan untuk menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat diimplementasikan di desa-desa, perumahan, sekolah, pusat perbelanjaan, dan banyak lagi. Untuk menciptaan lingkungan asri, sehat, dan meminimaisis pencemaran udara, masyarakat umumya menggunakan pestisida kimia untuk mengendalikan hama tanaman.Meskipun efek yang dihasilkan cenderung cepat dalam membasmi hama, pengunaan pestisid ini justru dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia, membuat hama menjadi resisten, serta meninggalkan sisasisa zat berbahaya di lingkungan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan pestisida nabati yang menggunakan bahan baku dari tanaman sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Target kegiatan ini adalah ibu-ibu di desa tersebut, dengan jumlah peserta sekitar 25 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi. Setelah penyuluhan dan melihat langsung cara pembuatan pestisida nabati melalui demonstrasi, terlihat adanya peningkatan pengetahuan di kalangan warga, serta minat peserta untuk mencoba membuat pestisida nabati sendiri di rumah. Penggunaan pestisida nabati ini juga lebih ekonomis, mudah didapatkan, dan sederhana dalam cara pembuatannya.
Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Batu untuk Pembuatan Paving Block Marhaini Marhaini; Mardwita Mardwita; Ani Melani; Ummi Kalsum; Muhammad Arief Karim; Heni Juniar; Dewi Fernianti
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i2.10500

Abstract

Permasalahan sampah plastik dan kondisi jalan lingkungan yang rusak merupakan isu penting di Desa Babatan Saudagar Kec Pemulutan Kab. Ogan Ilir. Sampah plastik rumah tangga seperti kantong kresek dan botol plastik masih banyak dibakar atau dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran dan risiko kesehatan. Di sisi lain, jalan gang lingkungan belum diperkeras dan menjadi sulit dilalui saat musim hujan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih warga membuat paving block dari limbah plastik dan abu batu sebagai solusi infrastruktur dan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa warga antusias mengikuti kegiatan, memahami dampak sampah plastik, serta berhasil memproduksi paving block yang layak digunakan untuk perkerasan jalan ringan. Teknologi sederhana ini dinilai mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha kecil berbasis daur ulang sampah.
Gadung Flour Innovation for Enhancing the Value Added of Charcoal Waste Briquettes in KUPS Maju Lestari Marhaini; Lulu Yuningsih Mustopa; Innike Abdillah Fahmi; Anisa; Dyah Rofi'ah Rahmawati
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 3 (2025): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v5i3.1169

Abstract

KUPS Maju Lestari has been producing charcoal, which generates charcoal waste that can be utilized for briquette production. However, several constraints remain, particularly in terms of production processes and equipment. This community service activity aimed to increase the value added of charcoal waste through product diversification into environmentally friendly charcoal briquettes. The target group of the activity was the Social Forestry Business Group (KUPS) Maju Lestari in Jajaran Baru Village, Musi Rawas Regency. The implementation methods included socialization, training, and assistance in briquette production. The results showed that participants were able to process charcoal waste into briquettes using gadung flour as a binding agent, which can be used for household needs or sold as a commercial product. Furthermore, this program is expected to increase community income and support sustainable forest management.
Pengaruh Aditif Limbah Kerang Darah (Anadara Granosa) Terhadap Kualitas Beton K-225 Dian Kharismadewi; Muhammad Afrizal Pelantika; Marhaini
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i2.155

Abstract

A rapid development of the concrete construction sector has resulted in an increase in the need for concrete raw materials that are obtained directly from nature. The need for environmentally friendly materials is also increasing along with the development of construction engineering technology, so several studies have been conducted to search for an alternative to raw materials additives or concrete mixtures. Anadara granosa clam shell can be utilized as one of the alternative materials to substitute material for coarse aggregates. In this research, Anadara granosa clam shells of 10% and 13% were added to normal concrete mixtures, aged for 28 days, and then analyzed for characteristics and compressive strength. From the analysis of the results, it was found that an increase in the concrete compressive strength up to 103.67% or 233.47 Kg/cm2 with the addition of clam shells 10% to normal concrete mixtures, while the addition of more than 10% can reduce the concrete compressive strength. Scanning Electron Microscopy results showed a relatively rough surface and many pores on the surface of the concrete due to the addition of a clam shell. Finally, it can be concluded that Anadara granosa clam shells can be used as concrete additives with a maximum addition of 10% of the total weight of normal concrete.
Pengolahan Limbah Cair Industri Petroleum Menggunakan Membran Komposit PVDF/Karbon Aktif/TiO2 Sri Martini; Marhaini; Khairil Iksani; Elfidiah
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.500

Abstract

Industri perminyakan menghasilkan limbah cair berminyak dalam jumlah yang signifikan. Hal ini memerlukan strategi pengolahan yang efektif untuk menghindari permasalahan terkait lingkungan. Dalam penelitian ini, dikembangkan membran komposit berbahan dasar polyvinylidene fluoride (PVDF), karbon aktif (AC) dari kulit singkong, serta TiO₂, yang ditujukan untuk mengolah limbah cair kilang minyak mentah dengan kandungan pencemar organik dan anorganik yang tinggi. Dalam penelitian ini, membran difabrikasi dengan variasi konsentrasi AC/TiO₂ sebesar 0, 1, 2, dan 3% untuk mengevaluasi pengaruh komposisi komposit terhadap kualitas permeat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan penambahan AC/TiO₂ sebesar 3% memberikan kinerja paling optimal. Pada rasio tersebut, efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 40% for BOD5,  40% for COD, 80% for oil and grease, 69% for sulfida and 60% for amonia. Dengan demikian, membran komposit berpotensi menjadi alternatif yang andal untuk pengolahan limbah cair industri. penelitian lanjutan diharapkan dapat lebih mengeksplorasi integrasi membran komposit dengan teknik pengolahan lain untuk memperpanjang umur membran sekaligus meningkatkan kualitas limbah cair.
Pemanfaatan Umbi Gadung (Dioscorea hispida) Sebagai Bahan Perekat Ramah Lingkungan Marhaini Marhaini; Mardwita Mardwita; Ani Melani; Ummi Kalsum; Heni Juniar; Dewi Fernianti; Muhammad Arief Karim
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2026): Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v3i1.11064

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal berupa umbi gadung (Dioscorea hispida) sebagai bahan perekat alami yang ramah lingkungan. Umbi gadung selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal karena kandungan racunnya, namun memiliki potensi sebagai bahan dasar perekat karena kandungan pati yang tinggi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan perekat, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah umbi gadung menjadi perekat sederhana yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti kerajinan dan perekat kertas. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah dan bahan lokal secara berkelanjutan.