Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Potensi Daya Hambat Bakteri Asam Laktat dari Saluran Pencernaan Ikan Bawal Bintang Trachinotus blochii Terhadap Bakteri Vibrio harveyi Secara In-Vitro Juni Dinda Fransiska; Tengku Said Raza'i; Rika Wulandari
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 1 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.314 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i1.1000

Abstract

Bakteri asam laktat (BAL) merupakan mikroflora alami yang terdapat di dalam saluran pencernaan organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isolat BAL yang mampu menghambat perkembangan bakteri V. harveyi. Metode penelitian terdiri dari isolasi bakteri, uji morfologi, uji biokimia dan uji fisiologi (uji ketahanan pH,uji daya hambat dan uji BSLT). Hasil penelitian mendapatkan total isolat sebanyak 10 isolat dengan 4 isolat terpilih. uji daya hambat mendapatkan aktivitas hambat tertinggi terhadap bakteri uji V. harveyi ditunjukkan oleh isolat B1.P4, B2.P4 dan B4.P4 sebesar 10 mm. uji BSLT mendapatkan isolate dengan nilai toksisitas terendah ditunjukkan oleh isolat B2.P4 dan B5.P4 dengan nilai regresi sebesar 880, 71. Hasil identifikasi menunjukkan isolat B1.P4 adalah jenis bakteri Leuconostoc sp, isolate B2.P4 adalah Bacillus sp. dan isolat B4.P4 dan B5,P4 adalah jenis Lactococcus sp. Berdasarkan hasil uji daya hambat dan uji BSLT dapat disimpulkan bahwa B4.P4 dan B5.P4 memiki potensi terbaik sebagai probiotik.
Identifikasi Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit pada Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) di Lokasi Budidaya Kota Tanjungpinang Azuar Azuar; Tengku Said Raza'i; Shavika Miranti
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 1 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.809 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i1.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit yang terdapat pada ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) di lokasi perairan budidaya Kota Tanjungpinang serta menghitung jumlah persentase prevalensi dan intensitasnya. Penelitian ini menggunakan metode survei secara langsung dilapangan dengan pengambilan sampel terdiri dari tiga lokasi budidaya keramba jaring apung yaitu daerah Madong, Dompak, dan Kampung Kolam. Pengamatan ektoparasit dilakukan di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Tanjungpinang. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat tiga genus yang dominan muncul yaitu parasit Benedenia, Cirolana, dan Zeylanicobdella arugamensis. Invasi ektoparasit terbesar adalah Zeylanicobdella arugamensis dengan prevalensinya yang tergolong umum kemunculannya dengan angka persentase kemunculan sebesar 30% dan intensitas sebesar 5,67 dengan kategori sedang.
Efisiensi Pakan dengan Penambahan Probiotik Terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Kakap Putih (Lates Calcatifer) Sri Devi; Tengku Said Razai; Rika Wulandari
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 1 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.785 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i1.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan dengan penambahan probiotik terhadap kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dengan perlakuan A (kontrol), B (Probiotik 12×108 CFU/mL), C (Probiotik 24 × 108 CFU/mL) dan D (Probiotik 30 × 108 CFU/mL). Hasil penelitian mendapatkan laju pertumbuhan bobot mutlak tertinggi ditunjukan oleh perlakuan C sebesar 1.40 g, laju pertumbuhan panjang tubuh tertinggi ditunjukan oleh perlakuan C sebesar 0.61 cm, nilai efisiensi pakan tertinggi ditunjukan oleh perlakuan C sebesar 4.32 %, Nilai kelangsungan hidup tertinggi ditunjukan oleh perlakuan C sebesar 5.3 %.
Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Air Tawar dan Laut dilokasi Budidaya Perikanan Bintan Kepulauan Riau Nunik Nofasari; Tengku Said Razai; Rika Wulandari
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 1 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.336 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i1.1009

Abstract

Prevalensi parasit adalah jumlah ikan dalam suatu populasi yang terinvasi parasit pada kondisi dan suatu tempo waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan Prevalensi Ektoparasit yang terdapat pada ikan budidaya di kabupaten Bintan. Metode penelitian dilakukan secara observasi dengan tindakan isolasi dilanjutkan dengan kegiatan identifikasi mengacu pada buku identifikasi manual. Hasil penelitian mendapatkan jenis ektoparasit yang berhasil didapatkan terdiri dari Zeylanicobdella sp, Caligus, Diplectanum sp, Chiclidogyrus sp dan Thaparocleidus sp. Prevalensi ektoparasit tertinggi ditunjukkan oleh jenis Zeylanicobdell sp, diplectanum sp, dan caligus sp. Penelitian menyimpulkan prevalensi ektoparasit tertinggi ditunjukkan oleh komoditi ikan laut perairan pulau pangkil dengan nilai mencapai 100% .
Tingkat Kematangan Gonad Ikan Sembilang Betina Plotosus Canius Dengan Penyuntikan Hormon Human Chorionic Gonadotropine (hCG) Wenti Anggraini; Wiwin Kusuma Atmaja Putra; Tengku Said Razai
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 1 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.368 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i1.1010

Abstract

Penelitian ini menggunakan hormon human Chorionic Gonadotropin (hCG) dengan metode penyuntikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis hCG yang tepat untuk proses kematangan gonad ikan Sembilang dan mengetahui persentase kematangan gonad dari hasil penyuntikan hCG terhadap Tingkat Kematangan Gonad ikan sembilang. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan K(NaCL), A (penyuntikan dengan dosis 20IU/Kg bobot tubuh ) B (penyuntikan dengan dosis 15IU/Kg bobot tubuh ). Hasil penelitian optimal terdapat pada perlakuan A (penyuntikan dengan dosis 20IU/Kg bobot tubuh ) mencapai TKG II dengan persentase induk matang 100%. Analisis histologi optimal terdapat pada perlakuan A(penyuntikan dengan dosis 20IU/Kg bobot tubuh ) ciri – ciri memiliki ukuran telur yang hampir seragam jia dibandingkan perlakuan yang lain serta inti sel (nucleus) yang telah melebur dan sudah diisi dengan kuning telur (yolk-egg).
Skrining Komponen Bioaktif Ethanol 96% Sargassum sp. sebagai Antibakteri Terhadap Vibrio Harveyi Yuni Naina; Rika Wulandari; Tengku Said Razai
Intek Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2019): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.707 KB) | DOI: 10.31629/intek.v3i2.1360

Abstract

Skrining Komponen Bioaktif Ethanol 96% Sargassum sp. sebagai Antibakteri Terhadap Vibrio Harveyi. Alga cokelat (Sargassum sp.) yang digunakan dalam penelitian ini di peroleh dari sepanjang Garis Pantai Trikora Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Yang dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% untuk melihat senyawa bioaktif yang terkandung pada sampel kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri vibrio harveyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa bioaktif Sargassum sp. sebagai antibakteri terhadap patogen jenis vibrio harveyi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (6000 ppm, 7000 ppm, 8000 ppm, control (+), control (-)) dan 3 ulangan. Hasil skrining fitokimia Sargassum sp. mendapatkan sampel positif mengandung flavonoid. Aktivitas daya hambat sargassum sp. terbaik ada pada perlakuan 6000 ppm sebesar 27.00 mm dengan Ketegori (Sangat Kuat), untuk Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) Perlakuan 6000 Ppm, dangan rata – rata daya bunuhnya 12.33 mm dengan Ketegori (Kuat). terhadap kontro positif (Amoxicillin) sebesar 33.30 mm.
PENGARUH HORMON YANG BERBEDA TEHADAP KEBERHASILAN DAN WAKTU LATENSI PEMIJAHAN IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) Wiwin Kusuma Atmaja Putra; Tengku Said Raza'i; Raja Taufik Zulfikar; Rian Handrianto; Zulpikar Zulpikar; Fauzanadi Fauzanadi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.088 KB) | DOI: 10.29406/jr.v7i2.1466

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh hormon hCG Chorullon, hCG Polaris, WOFA-FH, Ovaprim terhadap keberhasilan pemijahan dan waktu latensi pemijahan ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii). Waktu dan tempat penelitian adalah bulan Juli  - Agustus tahun 2018 di Balai Benih Ikan Pengujan. Metode penelitian adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan (hormon WOFA-FH, hCG Chorullon, hCG Polaris dan Ovaprim) dan 4 ulangan pemijahan. Hasil penelitian parameter persentase keberhasilan pemijahanwaktu latensi dan fekunditasadalah hCG Chorullon (100%, 14,5jam dan ±569,730 telur), Ovaprim (75%, 14 jam dan ±372,180 telur), WOFA-FH (100%, 13,3 jam dan ±731,400 telur) dan hCG Polaris (50%, 14,3 jam da ±816,990 telur). Kesimpulan penelitian adalah hormon WOFA FH sebagai perlakuan terbaikKata Kunci: Keberhasilan Pemijahan, Waktu Latensi, fekunditas, Ikan Bawal Bintang, WOFA-FH, Ovaprim, Chorullon, Polaris
INDEKS PENCEMARAN PERAIRAN PESISIR MADONG KOTA TANJUNGPINANG Tengku Said Razai; Imam Pangestiansyah; Nofrizal; Ramses
EcoNews Vol 2 No 2 (2019): EcoNews
Publisher : Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.625 KB) | DOI: 10.47826/econews.2.2.p.54-61

Abstract

Various activities in coastal areas have negative impacts on the ecological stability of the waters. The result of human anthropogenic activities around the water causes changes and degradation of the aquatic environment. The population development in the Tanjungpinang City area continues to increase and is starting to spread to the coastal area, one of which is the Madong coastal area. The Madong area is used for various kinds of coastal activities, including catching biota, transportation areas, fish ponds or cages for consumption, and residential areas. Thus, this area is prone to water pollution and a decrease in water conditions. For this reason, a recent study is needed related to the condition of water pollution which is described using the Water Pollutant Index. The results of the study show that the parameters of temperature, turbidity, DO, BOD, and pH are parameters that are still in accordance with the quality standard threshold in the Minister of Environment Decree No. 51 (2004). Meanwhile, the TSS value exceeds the water quality standard value, while the salinity is below the quality standard range because the location of Madong waters has a low salinity level. This condition is due to the fact that the waters of Madong are still influenced by freshwater rivers. Overall, the pollutant index value or the Pollutan index for Madong waters of 1.87 is classified as lightly polluted. however, an increase in activity in the future can worsen water conditions and have the potential to increase their pollutant value.
Pemberian Larutan Daun Pepaya (Carica papaya) yang Berbeda Terhadap Ektoparasit Lintah (Zeylanicobdella sp) Pada Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus X Epinephelus lanceolatus) Wandika, Wandika; Irawan, Hengky; Raza'i, Tengku Said
Lutjanus Vol 28 No 1 (2023): Lutjanus Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jlpp.v28i1.511

Abstract

Kesehatan ikan yang baik menjadi faktor penting dalam target produksi dan penjualan tercapai. Kesehatan ikan dipengaruhi oleh penyakit yang menyerang pada tubuh ikan salah satunya yaitu ektoparasit yang menempel pada tubuh ikan seperti lintah zeylanicobdella yang menyebabkan ikan luka bahkan mati sehingga sering dikeluhkan oleh pembudidaya kerapu Cantang. Upaya yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan ikan dari serangan lintah zeylanicobdella adalah dengan melakukan perendaman menggunakan larutan daun pepaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan daun pepaya terhadap pelepasan lintah pada ikan kerapu Cantang dan mengetahui konsentrasi yang optimal untuk pelepasan lintah pada tubuh ikan kerapu Cantang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2022 di bak pendederan D-Marine aquaculture, Kelurahan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Pelaksanaan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu jenis air dan faktor kedua yaitu konsentrasi larutan daun pepaya. Parameter yang diamati yaitu intensitas lintah, lama waktu lintah lepas, kelangsungan hidup, perubahan tingkah laku ikan kerapu cantang dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian larutan daun pepaya berpengaruh terhadap pelepasan lintah pada tubuh ikan kerapu Cantang dan dosis optimal daun pepaya 54.545,45 ppm air tawar pada perlakuan (K) untuk perendaman.
Encapsulation of Ethanol Extract Perepat Leaves (Sonneratia alba) with Maltodextrin Coating as an Antioxidant Functional Food Candidate Heriyanti, Heriyanti; Putri, Yunika Eka; Irawan, Hengky; Raza'i, Tengku Said; Tarigan, Indra Lasmana; Kartika, Elis; Ichwan, Budiyati; Latief, Madyawati
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7. Number 2, July 2024 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v7i2.34013

Abstract