Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Optimalisasi Pertumbuhan Anak Melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Nurfitria Tsani, Nia; Simanjuntak, Herlina; Sahati, Sahati; Fauziah, Sifa; Aisyah, Siti; Susanti, Susi; Tarsinah, Tarsinah; Nahria, Syarifatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3220

Abstract

MP- ASI ataupun makanan pendamping ASI merupakan makanan ataupun minuman yang memiliki vitamin, yang diserahkan pada bayi umur 6- 24 bulan buat penuhi keinginan vitamin tidak hanya ASI. Bersumber pada guideline dari World Health Organization, terdapat 10 patokan pemberian MP- ASI yang bagus, ialah wajib pas durasi awal pemberiannya, senantiasa menjaga pemberian ASI, responsive feeding, perencanaan serta penyimpanan ASI yang nyaman, jumlah MP- ASI serta isi vitamin cocok keinginan, kestabilan, gelombang serta kepadatan MP- ASI yang bagus, dan pemakaian komplemen serta pemberian MP-ASI. Profil kesehatan Kabupaten Bekasi tahun 2017 membuktikan ada 3,88% bayi, dengan status vitamin kurang baik 0,04%. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menganalisis lebih luas dan mendalam pemberdayaan kaum perempuan dengan memberikan Pendidikan edukasi berupa penyuluhan tentang Optimalisasi Pertumbuhan Anak  melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Dengan sasaran ibu yang memiliki anak umur 3-24 bulan, dengan jumlah peserta yang terlibat 30 orang. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penilaian awal pengetahuan, penyuluhan dan penilaian akhir dan ringkasan hasil kegiatan yang dicapai adalah nilai rata-rata hasil pre-test 53 dan nilai rata-rata hasil post-test 90.
Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK Di Cipayung : The Effect of Boiled Egg Consumption on Weight Gain in Pregnant Women with CED Cipayung Salsabila, Syifa; Siregar, Rohani; Yulianti, Yulianti; Musmundiroh, Musmundiroh; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.828

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan penting di Indonesia, dengan prevalensi 16,9% pada tahun 2023, termasuk di Kabupaten Bekasi. KEK dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan bayi dengan berat lahir rendah. Upaya penanggulangan dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT), salah satunya telur rebus sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi telur rebus terhadap peningkatan berat badan ibu hamil dengan KEK di wilayah kerja Puskesmas Cipayung. Metode: Penelitian quasi eksperimen one group pre-post test pada 30 ibu hamil KEK yang dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa konsumsi tiga butir telur rebus per hari selama 14 hari. Analisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired t-test. Hasil: Rata-rata berat badan sebelum intervensi 46,28 kg dan meningkat menjadi 47,33 kg setelah 14 hari. Uji statistik menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan. Sebanyak 83,3% responden mengalami kenaikan lebih dari 1 kg. Kesimpulan: Konsumsi telur rebus terbukti efektif meningkatkan berat badan ibu hamil KEK, sekaligus menjadi intervensi gizi sederhana, murah, dan bermanfaat untuk kesehatan ibu serta perkembangan janin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI KLINIK CAHAYA MEDIKA TAHUN 2025: FACTORS RELATED TO PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE OF PREGNANCY EXERCISES AT THE CAHAYA MEDIKA CLINIC IN 2025 Jayanti; Widaningsih, Ida; Julianti, Neneng; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.841

Abstract

Latarbelakang: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan perhatian khusus, termasuk upaya menjaga kebugaran dan kesiapan menghadapi persalinan. Salah satu intervensi yang terbukti bermanfaat adalah senam hamil, yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung, memperkuat otot, serta meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat senam hamil di Kabupaten Bekasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner dengan data analisi yaitu univariat dan bivariat dengan Chi-Square test untuk melihat hubungan berbagai faktor dengan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p = 0,000), sumber informasi (p = 0,000), serta dukungan tenaga kesehatan (p = 0,001) dengan pengetahuan ibu hamil. Sebaliknya, variabel umur (p = 0,789), paritas (p = 0,497), dan pekerjaan (p = 0,099) tidak berhubungan secara signifikan. Mayoritas responden (51,7%) masih memiliki pengetahuan rendah tentang senam hamil. Kesimpulan dan saran, pendidikan, akses informasi yang memadai, dan dukungan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai senam hamil. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi kesehatan yang lebih efektif, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang berkelanjutan.
Actors Associated With Acute Respiratory Infection (Ari) In Infants And Toddlers At Cahaya Medika Clinic In 2024 Nurhalimah, Caci; Simanjuntak, Herlina; Siregar, Rohani; Kurnia Sugiharti, Rosi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2021, prevalensi ISPA tertinggi terjadi pada kelompok umur 1–4 tahun. Di Klinik Cahaya Medika, kasus ISPA pada bayi dan balita cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan analisis faktor yang berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Klinik Cahaya Medika Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah bayi dan balita yang berkunjung ke Klinik Cahaya Medika periode Januari–Desember 2025 sebanyak 300 orang. Sampel sebanyak 70 responden. Hasilnya yaitu Prevalensi ISPA sebesar 72,9%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA adalah usia anak (<12 bulan), status gizi, dan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Sementara itu, pendidikan orang tua dan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Faktor dominan yang berhubungan dengan ISPA pada balita adalah usia, status gizi, dan ASI eksklusif. Upaya pencegahan melalui pemantauan gizi, edukasi orang tua, dan perbaikan pola asuh sangat diperlukan.
Pengaruh Media Kie Dengan Audiovisual Untuk Menurunkan Minat Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di Desa Mulyajaya Tahun 2025 Indriani, Devi; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Kania Fatdo Wardani, Ika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial di Indonesia, terutama pada remaja putri yang belum siap secara fisik, mental, dan sosial. Salah satu faktor penyebab adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual dengan pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terhadap minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya tahun 2025. Subjek dan metode dalam penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest one group. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri usia 15–18 tahun di Desa Mulyajaya (n=44), dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi media audiovisual berbasis KIE. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berusia 13–15 tahun (58,1%) dan berpendidikan SMA (67,7%). Rata-rata skor minat pernikahan dini menurun dari 136,1 sebelum intervensi menjadi 89,5 sesudah intervensi. Paired T Test menunjukkan hasil signifikan yaitu 82,159, p < 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Media audiovisual berbasis KIE efektif menurunkan minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Rendahnya Kunjungan Bayi Dan Balita Di Posyandu Rw 011 Perumahan Permata Cikarang Timur Tahun 2025 Handayani, Dhonal; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Kania Fatdo Wardani, Ika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan bayi dan balita ke Posyandu merupakan indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, masih banyak balita yang tidak memperoleh layanan secara optimal akibat rendahnya tingkat kunjungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kunjungan bayi dan balita ke Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kunjungan bayi dan balita ke Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik cross sectional yang dilaksanakan di Posyandu RW 011. Sampel berjumlah 51 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel dependen adalah kunjungan ke Posyandu, sedangkan variabel independen meliputi pengetahuan ibu, ekonomi, pendidikan, dukungan keluarga, dan pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Sebagian besar balita (54,9%) tidak melakukan kunjungan teratur ke Posyandu. Pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan kunjungan ke Posyandu (OR=6,70; 95% CI=1,32–34,91; p=0,022). Namun, faktor ekonomi (p=0,620), pendidikan ibu (p=0,683), dukungan keluarga (p=0,538), dan pelayanan kesehatan (p=0,481) tidak berhubungan signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pengetahuan ibu merupakan faktor paling berpengaruh terhadap keteraturan kunjungan balita ke Posyandu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Program Triple Eliminasi Di Posyandu Desa Sukamanah Tahun 2025 Wulandari, Anggun; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Siregar, Rohani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program triple eliminasi merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penularan vertikal penyakit HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan terutama dalam hal kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan. Beberapa faktor seperti usia, pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan diduga berpengaruh terhadap kepatuhan tersebut. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam menjalani program triple eliminasi di Posyandu Desa Sukamanah tahun 2025. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 83 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasilnya adalah sebagian besar responden memiliki usia reproduksi sehat (73,5%), pengetahuan baik (61,4%), sikap positif (60,2%), dukungan suami baik (61,4%), dan menilai peran tenaga kesehatan baik (86,7%). Kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple eliminasi sebesar 72,3%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,007), dukungan suami (p=0,020), dan peran tenaga kesehatan (p=0,009) dengan kepatuhan ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kepatuhan (p=0,059). Kesimpulan: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan triple eliminasi. Upaya peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan program ini.
Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB X Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Sari, Cinta; Simanjuntak, Herlina; Julianti, Neneng; Alamsah, Deni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh, hormon, dan peningkatan beban kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kenyamanan ibu menjelang persalinan. Pijat endorphin, yaitu teknik sentuhan lembut yang merangsang pelepasan hormon analgesik alami, merupakan salah satu metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di TPMB X, Kabupaten Bekasi, tahun 2025. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil dari penelitian ini yaitu hasil univariat menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat endorphin, ibu hamil yang tidak mengalami nyeri sebanyak 16,7%, nyeri ringan 43,3%, nyeri sedang 30,0%, dan nyeri berat 10,0%. Setelah intervensi, proporsi ibu hamil yang tidak mengalami nyeri meningkat menjadi 60,0%, nyeri ringan 30,0%, dan nyeri sedang 10,0%, sementara kategori nyeri berat tidak ditemukan. Hasil bivariat menunjukkan nilai Z = -5,292 dengan p-value < 0,01. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pijat endorphin efektif mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis rutin dalam pelayanan antenatal.
Faktor – Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di Rs Sentra Medika Cikarang Tahun 2024 Rosalia, Cica; Simanjuntak, Herlina; Alamsah, Deni; Julianti, Neneng
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu, termasuk salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada bulan Januari sampai bulan Desember 2024 angka kejadian kelahiran prematur di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 100 kasus yang di akibatkan ketuban pecah dini (KPD), Preeklamsi/Eklamsi, usia lebih dari 40 tahun, paritas, kurangnya pengetahuan tentang komplikasi dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan prematur di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 318 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik sampling random sampling. Instrumen penelitian berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara paritas (p=0,036), pendidikan (p= 0,003), usia (p=0,037), KPD (p=0,014), preeklamsi/eklamsi (p=0,041). Kesimpulan: Faktor paritas, pendidikan, usia, ketuban pecah dini, preeklamsi/eklamsi memiliki hubungan signifikan terhadap persalinan prematur. Upaya untuk meningkatan wawasan tentang faktor yang mempengaruhi persalinan prematur khususnya faktor dari ibu, meningkatan edukasi pemeriksaan hamil rutin, dukungan keluarga dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah persalinan prematur.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-6 Tahun di RA/TK Melati Humairah Simalingkar Kota Medan simanullang, sanjaya; Tetti H. R. Manullang; Herlina Simanjuntak; Elseria Saragih
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 3 (2026): September : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i3.913

Abstract

Social-emotional competence in children aged 4-6 years underlies their ability to cooperate, adapt, and regulate emotion, and parenting style is widely regarded as one of its strongest determinants. This study aimed to examine the relationship between parenting style and social-emotional development among children aged 4-6 years at RA/TK Melati Humairah Simalingkar, Medan City, following a preliminary survey that identified several children with underdeveloped social-emotional behavior. A quantitative correlational-analytic design with a cross-sectional approach was applied to all 60 parents of registered children (total sampling) at RA/TK Melati Humairah Simalingkar during May-June 2026. Data were collected using the Parenting Style Questionnaire (PSQ) and a validated child social-emotional development questionnaire, then analyzed through univariate description and bivariate Chi-Square testing. The results showed that most parents (70.0%) applied a democratic parenting style, and more than half of the children (53.3%) demonstrated good social-emotional development. The Chi-Square test yielded χ² = 13.916 with p = 0.001 (p < 0.05), confirming a significant relationship between parenting style and children's social-emotional development, with democratic parenting associated with markedly better outcomes than authoritarian or permissive styles. These findings reinforce the importance of promoting balanced, warm, and communicative parenting practices to optimize early childhood social-emotional growth, while acknowledging the cross-sectional design as a limitation for establishing causality.