Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Effect of Structured Counseling towards Knowledge, Attitude, and Participation of Modern Contraceptive among Unmet Need Couples Simanjuntak, Herlina; Lestari, Bony Wiem; Anwar, Anita Debora
Kesmas Vol. 10, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmet need Keluarga Berencana (KB) masih tinggi di negara berkembang termasuk di Indonesia. Konseling kontrasepsi terstruktur berpotensi meningkatkan penggunaan kontrasepsi secara efektif, menjaga keberlangsungan penggunaan dan meningkatkan kepuasan klien. Selama ini seling kontrasepsi yang dilakukan belum optimal, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling terstruktur terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan partisipasi kontrasepsi modern pada pasangan usia subur (PUS) yang unmet need. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan pada periode Maret – Juni 2015. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified random sampling pada 48 orang untuk kelompok perlakuan (konseling terstruktur) dan 48 orang untuk kelompok kontrol (konseling standar). Perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok perlakuan dan kontrol diuji dengan uji Mann-Whitney U, sedangkan pengaruh konseling terstruktur terhadap partisipasi kontrasepsi modern dianalisis dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna pada skor pengetahuan dan sikap setelah dilakukan konseling terstruktur antara kelompok perlakuan dan kontrol dengan nilai p < 0,05. Wanita usia subur (WUS) yang berada pada kelompok perlakuan akan berpeluang ikutserta menggunakan kontrasepsi modern dengan OR= 6,167 (95% CI= 2,427-15,67). Kesimpulan penelitian ini, konseling yang dilakukan secara terstruktur mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dan keikutsertaan kontrasepsi modern pada PUS. The number of unmet need for family planning remains high in developing countries, including in Indonesia. Structured contraceptive counseling potentially increases contraceptive use effectively maintain its continuity and enhances client’s satisfaction. Contraceptive counseling had not been properly performed, therefore this study aimed to analyze structured counseling influence toward knowledge improvement, attitude and participation at modern contraceptive among unmet need reproductive-aged couples. This study was conducted on March - June 2015 by using a randomized pretestposttest measurement with control group design. The subjects were recruited through stratified random sampling method. Inclusion subjects were further classified into 48 persons for the intervention group and other 48 persons for the control group. The increase of knowledge and attitude between intervention and control group was then compared by using Mann-Whitney U test, and the effect of structured counseling toward participation of modern contraceptive was analyzed by using multiple logistic regression. Results showed that there was a significant difference of test score for knowledge and attitude between the intervention and the control group (p value < 0.05). Reproductive-aged women are more likely to participate at modern contraceptive with odds ratio = 6.167 (95% CI= 2,427 - 15,67). Inconclusion, structured counseling can increase knowledge, attitude, and participation at modern contraceptive among reproductive-aged couples.
Edukasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Simanjuntak, Herlina; Perangin-angin, Susi Amenta Br.; Tobing, Pratiwi Lumban; P, Yuni Vivi Santri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1376

Abstract

Edukasi mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah langkah pertama yang penting guna mendeteksi ketidaknormalan pada payudara yang bisa menunjukkan adanya kanker payudara. Menurut data Global Of Cancer tahun 2020, Indonesia mencatat 68.858 kasus baru kanker payudara, dimana merupakan 16,6% dari keseluruhan 396.914 kasus baru kanker secara keseluruhan, dengan lebih dari 22 ribu kematian akibat penyakit ini. Pada tahun 2022, sekitar 2,3 juta wanita di seluruh dunia didiagnosis dengan kanker payudara, dan 670.000 di antaranya meninggal. Kanker payudara dapat terjadi pada wanita di setiap negara dan pada umur berapa pun sesudah masa pubertas, sedemikian hingga risiko bertambah seiring meningkatnya umur (WHO, 2024). Pemeriksaan payudara sendiri yakni bagian krusial dari deteksi dini kanker payudara, dan semakin cepat kanker terdeteksi, semakin mudah penanganannya. Pada bulan September 2023, Dosen Kebidanan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Senior Medan melakukan aktivitas pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan edukasi tentang SADARI kepada siswi kelas X dan XI di SMA Swasta Namorambe. Kesimpulan dari aktivitas ini yakni bahwasanya siswi perlu memahami pentingnya melaksanakan SADARI dengan benar sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari untuk mencegah kanker payudara. Siswi juga dapat berperan sebagai agen atau duta guna memublikasikan SADARI di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kesadaran diri dalam melindungi kebersihan diri melampaui tindakan sederhana seperti SADARI sangat penting, dan support dari guru, teman, serta keberlangsungan kegiatan SADARI akan sangat membantu. Kata Kunci: SADARI, Kanker Payudara.
Melawan Kekerasan Seksual dengan Edukasi Remaja Perempuan di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Larasati, Lytha; Simanjuntak, Herlina; Amani Sharah, Winna Walidah; Halimah , Siti; Nuryati, Nuryati; Rachmalia, Niesha; Suminar, Ratna; Handayani , Tri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3129

Abstract

Kekerasan seksual terhadap remaja perempuan di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, adalah masalah serius yang berdampak pada trauma psikologis dan pelanggaran hak asasi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas program edukasi dalam penyuluhan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja perempuan mengenai hak-hak pribadi dan tanda-tanda kekerasan seksual. Metode yang digunakan meliputi sesi penyuluhan dan pelatihan yang intensif, diikuti dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan dari nilai rata-rata 3,93 pada pre-test menjadi 9,3 pada post-test. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan seksual yang efektif dan partisipasi komunitas lokal merupakan kunci dalam membangun lingkungan yang mendukung dan aman untuk remaja perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan yang terstruktur dengan baik dapat meningkatkan kesadaran dan melindungi remaja perempuan dari kekerasan seksual, dengan masyarakat lokal berperan penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi efektivitas program penyuluhan serupa dalam skala yang lebih luas dan durasi yang lebih panjang untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang terhadap perilaku dan keamanan sosial remaja perempuan.
Optimalisasi Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Dan Pemanfaatan Smoothies Buah Naga Pisang Sebagai Minuman Alternatif Di SMA Negeri 1 Sukakarya Ajeng Sakti Wulandari, Binka; Simanjuntak, Herlina; Sholihatt, Kikie; Widia Sari, Wiwin; Ulfah, Fatimah; Lestari, Rika; Widianingsih, Euis; Srimawadah, Supyati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3175

Abstract

Remaja tergolong dalam kelompok rentan gizi. Masalah gizi yang saat ini menjadi masalah utama dan rawan pada remaja putri adalah anemia. Penelitian yang dilakukan pada 5 SMK di Kota Bekasi tahun 2020, didapatkan bahwa prevelensi remaja putri dengan anemia yaitu sebesar 30,9%. Salah satu faktor penyebab terjadinya masalah anemia pada remaja putri yaitu kurangnya pemahaman remaja putri dalam upaya pencegahan masalah anemia. Metode yang digunakan dalam memberikan penyuluhan adalah metode ceramah yang merupakan suatu cara dalam menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan secara lisan kepada kelompok sasaran. Adapun evaluasi dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan remaja melalui pre test dan post test kuesioner tentang pengetahuan anemian serta manfaat buah naga dan pisang untuk menurunkan anemia. Salah satu pendekatan non farmakologi untuk mengatasi anemia adalah mengkonsumsi smoothies buah naga pisang. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sukakarya. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre test yang didapatkan bahwa 59,85% remaja menjawab pertanyaan dengan benar, kemudian setelah penyuluhan meningkat menjadi 84,6% siswa remaja putri menjawab pertanyaan dengan benar. Selain itu kadar Hb pada siswa menjadi normal setelah konsumsi smoothies buah naga pisang. Temuan ini menunjukkan potensi smoothies naga pisang dalam meningkatkan kadar Hb.
Optimalisasi Pertumbuhan Anak Melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Nurfitria Tsani, Nia; Simanjuntak, Herlina; Sahati, Sahati; Fauziah, Sifa; Aisyah, Siti; Susanti, Susi; Tarsinah, Tarsinah; Nahria, Syarifatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3220

Abstract

MP- ASI ataupun makanan pendamping ASI merupakan makanan ataupun minuman yang memiliki vitamin, yang diserahkan pada bayi umur 6- 24 bulan buat penuhi keinginan vitamin tidak hanya ASI. Bersumber pada guideline dari World Health Organization, terdapat 10 patokan pemberian MP- ASI yang bagus, ialah wajib pas durasi awal pemberiannya, senantiasa menjaga pemberian ASI, responsive feeding, perencanaan serta penyimpanan ASI yang nyaman, jumlah MP- ASI serta isi vitamin cocok keinginan, kestabilan, gelombang serta kepadatan MP- ASI yang bagus, dan pemakaian komplemen serta pemberian MP-ASI. Profil kesehatan Kabupaten Bekasi tahun 2017 membuktikan ada 3,88% bayi, dengan status vitamin kurang baik 0,04%. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menganalisis lebih luas dan mendalam pemberdayaan kaum perempuan dengan memberikan Pendidikan edukasi berupa penyuluhan tentang Optimalisasi Pertumbuhan Anak  melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Dengan sasaran ibu yang memiliki anak umur 3-24 bulan, dengan jumlah peserta yang terlibat 30 orang. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penilaian awal pengetahuan, penyuluhan dan penilaian akhir dan ringkasan hasil kegiatan yang dicapai adalah nilai rata-rata hasil pre-test 53 dan nilai rata-rata hasil post-test 90.
Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK Di Cipayung : The Effect of Boiled Egg Consumption on Weight Gain in Pregnant Women with CED Cipayung Salsabila, Syifa; Siregar, Rohani; Yulianti, Yulianti; Musmundiroh, Musmundiroh; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.828

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan penting di Indonesia, dengan prevalensi 16,9% pada tahun 2023, termasuk di Kabupaten Bekasi. KEK dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan bayi dengan berat lahir rendah. Upaya penanggulangan dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT), salah satunya telur rebus sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi telur rebus terhadap peningkatan berat badan ibu hamil dengan KEK di wilayah kerja Puskesmas Cipayung. Metode: Penelitian quasi eksperimen one group pre-post test pada 30 ibu hamil KEK yang dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa konsumsi tiga butir telur rebus per hari selama 14 hari. Analisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired t-test. Hasil: Rata-rata berat badan sebelum intervensi 46,28 kg dan meningkat menjadi 47,33 kg setelah 14 hari. Uji statistik menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan. Sebanyak 83,3% responden mengalami kenaikan lebih dari 1 kg. Kesimpulan: Konsumsi telur rebus terbukti efektif meningkatkan berat badan ibu hamil KEK, sekaligus menjadi intervensi gizi sederhana, murah, dan bermanfaat untuk kesehatan ibu serta perkembangan janin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI KLINIK CAHAYA MEDIKA TAHUN 2025: FACTORS RELATED TO PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE OF PREGNANCY EXERCISES AT THE CAHAYA MEDIKA CLINIC IN 2025 Jayanti; Widaningsih, Ida; Julianti, Neneng; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.841

Abstract

Latarbelakang: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan perhatian khusus, termasuk upaya menjaga kebugaran dan kesiapan menghadapi persalinan. Salah satu intervensi yang terbukti bermanfaat adalah senam hamil, yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung, memperkuat otot, serta meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat senam hamil di Kabupaten Bekasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner dengan data analisi yaitu univariat dan bivariat dengan Chi-Square test untuk melihat hubungan berbagai faktor dengan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p = 0,000), sumber informasi (p = 0,000), serta dukungan tenaga kesehatan (p = 0,001) dengan pengetahuan ibu hamil. Sebaliknya, variabel umur (p = 0,789), paritas (p = 0,497), dan pekerjaan (p = 0,099) tidak berhubungan secara signifikan. Mayoritas responden (51,7%) masih memiliki pengetahuan rendah tentang senam hamil. Kesimpulan dan saran, pendidikan, akses informasi yang memadai, dan dukungan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai senam hamil. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi kesehatan yang lebih efektif, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang berkelanjutan.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan Metode DPPH Simanjuntak, Helen Anjelina; Angelina Manurung, Ester; Simanjuntak, Herlina; Br. Singarimbun, Nurbaiti; Firmawati Zega, Defacto; Br. Barus, Lydia; Pintamas Sinaga, Suharni
Herbal Medicine Journal Vol 9 No 1 (2026): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v9i1.223

Abstract

Plants contain antioxidants, are easily found around homes, and offer various health benefits, including starfruit, a member of the Oxalidaceae family. The leaves are the plant part used. Empirically, people use them to treat various ailments, including fever, stomach ache, cough, hypertension, rheumatism, headache, diabetes, and pain. Objective to determine the antioxidant activity of ethanol extracts from starfruit (Averrhoa bilimbi L.) leaves and to determine the strength of this activity based on the IC50 using the DPPH method. This study employed an experimental method, including leaf collection, preparation of crude drugs, characterization, phytochemical screening, extraction, preparation of extracts from starfruit leaves, and testing the antioxidant activity of ethanol extracts from starfruit leaves. Examination of the characteristics of the simplicia powder obtained an ethanol-soluble extract content of 29.66%, a water-soluble extract content of 22.66%, a total ash content of 4.0%, an acid-insoluble ash content of 1.83%, and a drying loss of 11.83%. The phytochemical extract screening results contained alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. The results of the antioxidant activity test of starfruit (Averrhoa bilimbi L.) leaf extract with an IC50 value of 39.71983 ppm. The results of this study indicate that starfruit (Averrhoa bilimbi L.) leaf extract has very strong antioxidant activity with an IC50 value of 39.71983 ppm.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan WUS Dalam Pencegahan Stunting Nindiawati, Nindiawati; Musmundiroh, Musmundiroh; Siregar, Rohani; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7030

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) terkait gizi dan pola asuh berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting di Posyandu Bougenville, Desa Cicau, Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 70 WUS yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pretest dan posttest. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media audio visual. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan WUS meningkat dari 45,21 sebelum intervensi menjadi 80,29 sesudah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting. Kesimpulan: Media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami melalui kombinasi gambar, suara, dan gerak.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Akseptor KB AKDR Pada Wanita Usia Subur Di TPMB Bdn. Hj Wiwin Wulandari SST., M.Si Tahun 2025 Henida, Putri; Sugiharti, Rosi Kurnia; Widaningsih, Ida; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7316

Abstract

Wanita usia subur (WUS) berusia 15–49 tahun merupakan sasaran utama program Keluarga Berencana (KB). Meskipun demikian, pemakaian alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) masih relatif rendah. Berdasarkan SDKI 2017, hanya 4% WUS yang menggunakan AKDR, jauh di bawah kontrasepsi suntik (32%) dan pil (14%). Di Kabupaten Bekasi, dari 470.064 WUS, hanya 6,3% yang memilih AKDR. Studi pendahuluan di TPMB Hj. Wiwin Wulandari menunjukkan bahwa 90% dari 20 responden lebih menyukai kontrasepsi suntik dibandingkan AKDR. Rendahnya minat tersebut menjadi dasar penting untuk menelaah faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan AKDR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan AKDR pada WUS di TPMB Hj. Wiwin Wulandari, S.ST., M.Si. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 60 WUS yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia (p=0,028), paritas (p=0,048), pengetahuan (p=0,021), pendidikan (p=0,008), dan pekerjaan (p=0,000) dengan penggunaan AKDR. Disimpulkan bahwa faktor usia, paritas, pengetahuan, pendidikan, dan pekerjaan berpengaruh terhadap rendahnya pemilihan AKDR. Peran bidan dalam memberikan konseling serta dukungan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat WUS terhadap AKDR, sehingga program KB jangka panjang dapat berjalan lebih efektif.
Co-Authors Aima, Syarifah Ajeng Sakti Wulandari, Binka Amani Sharah, Winna Walidah Angelina Manurung, Ester Anggun Wulandari Anita Deborah Anwar Anwar, Anita Debora Bony Wiem Lestari Butar, Mastiur Butar Dede Mulyani Deni Alamsah Dita Utari Basuki Diyan Annisa Putri Echi, Aulia Enok Ulfah Shintia Fatdo Wardani, Ika Kania Febriant, Rini Fika Ayu Maynia Firmawati Zega, Defacto Hajar Nur Fathur Rohmah Halimah , Siti Handayani , Tri Handayani, Dhonal Helen Anjelina Simanjuntak Henida, Putri Ika Kania Fatdo Wardani Indradewa, Rhian Irma Susanti, Irma Ismawati Ismawati Jayanti Julianti, Neneng Kania Fatdo Wardani, Ika Kurnia Sugiharti, Rosi Larasati, Lytha Lumbantobing, Pratiwi Lydia Br Barus Mahasiswa Sarjana Kebidanan Maynia, Fika Ayu Musmundiroh, Musmundiroh Nahampun, Laura Yunita Nahria, Syarifatun Nindiawati, Nindiawati Nurasiah Nurasiah Nurfitria Tsani, Nia Nurhalimah, Caci Nuryati Nuryati Perangin-angin, Susi Amenta Br. Pratiwi, Intan Purba, Hermawan Purba, Yuni Vivi Santri Putri, Lioni Amelianti Putri, Riska Amelia Rachmalia, Niesha Rahmiati Rahmiati Rika Lestari Rohani Siregar Rosalia, Cica Sahati, Sahati Salsabila, Syifa Sari, Cinta Sembiring, Mahral Effendi Sherly Risda Butar Butar Sholihatt, Kikie Sinaga, Suharni Pintamas Singarimbun, Nurbaiti Br Siregar, Rohani Siti Aisyah Siti Rossy Sunaryo Srimawadah, Supyati Sugiharti, Rosi Kurnia Suminar, Ratna Susi Susanti Sustiawanti, Ferantika Tarsinah, Tarsinah Toberni S Situmorang Tobing, Pratiwi Lumban Ulfah, Fatimah Wati, Putri Sorot Widaningsih, Ida Widia Sari, Wiwin Widianingsih, Euis Yohana Puspitarani Yulianti Yulianti Yusti, Nuraini