Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh laju sedimentasi terhadap tutupan terumbu karang di perairan Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai Kismanto Koroy; Djainudin Alwi; Novaldo Geri Paraisu
Depik Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.9.2.16045

Abstract

The coral reef is one of the invertebrate animals that inhabit the marine ecosystem with various aquatic biota. Physical environmental factors including sedimentation, strongly influence coral growth. This study aimed to analyze the percentage of coral cover and the sediment rates in the reclamation area of Daruba City, Morotai Island Regency. This research was carried out in November 2019 using the LIT method to calculate the percentage of coral cover and sediment trap to retrieve sedimentation data. The sediment trap was placed in the bottom waters for 14 days. Stratified filtering was used to separate the sediment, and analytical scales were used to measure dry sediment weight in grams. Sediment sample testing was conducted in the laboratory of the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Khairun University, Ternate. Measurement data were analyzed to calculate the percentage of coral cover and sediment rate analysis. The analysis showed that the percentage of live coral cover was in the range of 10.8 - 20.52%, this value indicates the condition of coral reefs in the waters of the village of Daruba and the waters of the reclaimed development area of the city of Daruba were in the poor category. Sedimentation rate in the reclamation area of the city of Daruba were 307,34 - 492,27 (g /cm2 /day).Keywords: Cover the reef, The rate of sediment, Morotai ABSTRAKTerumbu karang merupakan salah satu hewan avertebrata yang mendiami ekosistem dengan berbagai biota perairan. Pertumbuhan karang sangat dipengaruhi oleh faktor fisik lingkungan, salah satunya adalah sedimen. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis persentase tutupan karang dan menganalisis laju sedimen di area reklamasi kota Daruba Kabupaten Pulau Morotai. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2019 dengan menggunakan metode (LIT) untuk menghitung persentase tutupan karang dan pengambilan data sedimen menggunakan alat sediment trap yang ditempatkan di dasar perairan selama 14 hari. Selanjutnya dilakukan penyaringan bertingkat dan pengukuran berat kering sedimen dalam satuan gram dengan timbangan analitik. Pengujian sampel sedimen dilakukan di laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun Ternate. Data pengukuran dianalisis untuk menghitung persentase tutupan karang, dan analisis laju sedimen. Hasil analisis menunjukan persentase tutupan karang hidup berada pada kisaran 10,8 - 20,52%, nilai tersebut menunjukan kondisi terumbu karang di perairan desa Daruba dan area perairan pembangunan reklamasi kota Daruba termasuk dalam kategori buruk. Laju sedimentasi di perairan area reklamasi kota Daruba sebesar 307,34 - 492,27 (g/cm2/hari).Kata kunci: Tutupan karang, Laju sedimen, Morotai
Water Quality Based on Chemical Physics Parameters in Daruba Morotai Island Regency Katili, Vicky Rizky A.; Koroy, Kismanto; Lukman, Mujais
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.413-418

Abstract

Water quality generally indicates the quality or condition of water associated with a particular activity or need.  The influx of organic and inorganic pollution into Daruba waters can cause the water quality meets degradation of biological of function. This reseach aimed to determine the quality analysis of the waters of the Daruba. Sampling was carried out in September to oktober 2020 across five reseach stations,then the result of laboratory of water quality parameters were carried out descriptive. The result measurements and laboratory tests of chemical physics parameters show the condition of Daruba waters based on water quality standards on KEPMEN-LH No. 51 Tahun 2004, most of which have exceeded the water quality standards for marine biota.
Karakteristik biofisik habitat peneluran penyu di kawasan konservasi Desa Tilei Pantai, Kabupaten Pulau Morotai Alwan, Ilham; Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9244

Abstract

Analisis kesesuian dan daya dukung ekowisata lamun di pantai Army Dock, Pulau Morotai Pua, Firman; Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v8i1.10044

Abstract

Pemetaan Pemukiman Pesisir Berbasis Partisipatif Masyarakat di Desa Tiley Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni; Naim, Ari L.; Mahasari, Fatahilla; Umafagur, Fahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1783

Abstract

Settlement maps serve not only as visual tools but also as a basis for developing local policies. Creating settlement maps in Tiley Village involved various methods, including field surveys, geospatial data collection, and data analysis using Geographic Information System (GIS) software. This approach allows for an accurate depiction of settlement distribution, infrastructure, and land use. The purpose of the community service was to create settlement maps for neighborhood units (RT/RW) in Tiley Village, involving the community, and to explore the potential benefits of such mapping for the local community. The community service activity was held in November 2024 at the Tiley Village Hall, South West Morotai District, Morotai Island Regency. Activities included field surveys, discussions with the community, direct interviews with the village government, map creation, handover, and outreach. The method is a participatory approach involving elements of the village government and the local community. The results of the settlement map of the neighborhood units (RT/RW) in Tiley Village show variations in settlement patterns and land use. The resulting map depicts the distribution of settlements, land use, and existing infrastructure. One interesting finding from the settlement map is the concentration of settlements around clean water sources. This indicates that access to clean water is a significant factor in the community's choice of settlement locations. After the settlement map was completed, the final stage was community outreach to understand the benefits of the map. This outreach was conducted through meetings at the village hall, where the community was explained the benefits of the settlement map and how to access the information contained within the map.ABSTRAKPeta pemukiman bukan hanya berfungsi sebagai alat visual, tetapi juga sebagai dasar dalam pengembangan kebijakan lokal. Proses pembuatan peta pemukiman di Desa Tiley melibatkan berbagai metode, termasuk survei lapangan, pengumpulan data geospasial, dan analisis data menggunakan perangkat lunak GIS (Geographic Information System). Pendekatan ini memungkinkan penggambaran yang akurat tentang distribusi pemukiman, infrastruktur, dan penggunaan lahan. Tujuan pengabdian adalah proses pembuatan peta pemukiman lingkungan RT/RW di Desa Tiley dengan melibatkan masyarakat, serta mengeksplorasi manfaat yang dapat diperoleh dari pemetaan tersebut bagi masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan November 2024 bertempat di Balai desa Tiley Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi survei lapangan, diskusi dengan masyarakat, melakukan wawancara secara langsung dengan pemerintah desa, pembuatan peta, penyerahan dan sosialisasi. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan partisipatif yang melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat. Hasil dari pembuatan peta pemukiman lingkungan RT/RW Desa Tiley menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam pola pemukiman dan penggunaan lahan di wilayah tersebut. Peta yang dihasilkan menggambarkan dengan jelas distribusi pemukiman dan penggunaan lahan, serta infrastruktur yang ada. Salah satu temuan menarik dari peta pemukiman adalah adanya konsentrasi pemukiman di sekitar sumber air bersih. Hal ini menunjukkan bahwa akses terhadap air bersih menjadi faktor penting dalam pemilihan lokasi pemukiman oleh masyarakat. Setelah peta pemukiman selesai dibuat, tahap terakhir adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang pemahaman manfaat dari peta tersebut. Sosialisasi dilakukan melalui pertemuan di balai desa, dimana masyarakat diberikan penjelasan mengenai manfaat peta pemukiman dan cara mengakses informasi yang terdapat dalam peta.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Memanfaatkan Potensi Lokal Wahab, Iswandi; Nur, Rinto M; Hi. Muhammad, Sandra; Alwi, Djainudin; Kodobo, M. Jihar; Alican, Ismawati; Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni; Asy’ari, Asy’ari; Pina, Fijai
Journal Of Khairun Community Services Vol 5, No 1 (2025): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v5i1.10588

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Leo-Leo Rao, Kabupaten Pulau Morotai, oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai. Masalah yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemanfaatan potensi lokal, khususnya dalam sektor perikanan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk perikanan menjadi produk bernilai tambah, seperti kerupuk kamplang dan tuna krispi. Manfaat kegiatan ini termasuk peningkatan pendapatan masyarakat dan pengembangan keterampilan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan, yang dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 37 peserta dari masyarakat setempat dan 12 orang tim pelaksana yang terdiri dari dekan, dosen, dan mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan produk perikanan, serta potensi desa yang dapat dimanfaatkan lebih optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pemberdayaan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
SOSIALISASI BIOTA DILINDUNGI DAN PENDAMPINGAN KOMUNITAS REMAJA PECINTA PENYU DI DESA TILEY PANTAI Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni; Wahab, Iswandi; M. Nur, Rinto; Sofiati, Titien; Asy’ari, Asy’ari; Alwi, Djainudin; Muhammad, Sandra Hi; Pina, Fijai
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.1028

Abstract

Due to the limited information received by the community, the service team carries out community service activities by conducting outreach on protected animals and mentoring teenagers who love turtles it is hoped that they will provide understanding to the community so that things that can threaten the sustainability of turtles can be avoided. The objectives of this activity are: 1). to increase public awareness about protected marine biota through outreach provided by the Faculty of Fisheries and Marine Sciences service team, Pacific University, Morotai. Socialize the importance of efforts to protect turtles as protected animals. 2). Increase institutional capacity, knowledge, and skills of youth groups who love turtles or what is abbreviated as Reptiles. Service activities will be carried out in June 2023 in Tiley Pantai village, including the preparation, implementation, and closing stages. Based on the results of the service activities, the socialization of providing material about protected biota can increase the knowledge of the community, both adults, teenagers, and children, about sea turtles. Apart from that, assistance in making proposals can be understood and increase knowledge and skills for teenagers who love turtles in Tiley Pantai Village regarding how to make proposals, which they still poorly understand.ABSTRAKTerbatasnya informasi yang diterima masyarakat maka tim pengabdi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi hewan dilindungi dan pendampingan remaja pecinta penyu sehingga diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga hal-hal yang dapat mengancam kelestarian penyu dapat dihindari. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1). untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang biota laut yang dilindungi melalui penyuluhan yang dibuat oleh tim pengabdi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pasifik Morotai. Mensosialisasikan pentingnya upaya perlindungan penyu sebagai hewan yang dilindungi. 2). Meningkatkan kapasitas kelembagaan, pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja pecinta penyu atau yang disingkat Reptil. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di desa Tiley Pantai, meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan dan penutupan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pemberian materi tentang biota dilindungi mampu meningkatkan wawasan kepada masyarakat baik orang dewasa, remaja maupun anak-anak tentang penyu. Selain itu pendampingan pembuatan proposal dapat dipahami dan menambah pengetahuan serta ketrampilan bagi remaja pecinta penyu di Desa Tiley Pantai terkait bagaimana cara pembuatan proposal yang selama ini masih kurang dipahami oleh mereka.
Karakteristik biofisik habitat peneluran penyu di kawasan konservasi Desa Tilei Pantai, Kabupaten Pulau Morotai Alwan, Ilham; Koroy, Kismanto; Nurafni, Nurafni
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9244

Abstract

Hilirisasi Iptek Dalam Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Berbasis Potensi Lokal Kepulauan (Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Dama Kabupaten Halmahera Utara) Asy’ari, Asy’ari; Alwi, Djainudin; Wahab, Iswandi; Nur, Rinto M.; Nurafni, Nurafni; Sofiati, Titien; Muhammad, Sandra Hi.; Koroy, Kismanto; Tjiroso, Bambang; Mahamude, Safira Hari Yanti; Tania M.Nur, Tania M.Nur
Journal Of Khairun Community Services Vol 4, No 1 (2024): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v4i1.8300

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini untuk mengaplikasi ilmu dan menanamkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pesisir. Penanaman ini merupakan pembelajaran bagi mahasiswa untuk menggerakkan upaya konservasi pada ekosistem pesisir. Kondisi mangrove di Indonesia kini kian mengalami degradasi karena besarnya ancaman yang ada terhadap ekosistem tersebut, sehingga perlu adanya suatu langkah nyata dalam menyikapi persoalan ini termaskud wilayah pulau-pulau kecil. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir dan pulau-pulau kecil, pengolahan produk serta upaya menggiatkan jiwa sosial dan konservasi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai (FPIK-UNIPAS). Pelaksanaan kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Rabu sampai Minggu pada tanggal 22-26 November 2023 bertempat di Desa Dama Pulau Doi, kecamatan Loloda Kepulauan, Halmahera Utara. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Desa Dama kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera merupakan bentuk kepedulian FPIK dalam melestarikan dan menjaga lingkungan laut di sekitar Halmahera Utara. Selain itu menanamkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sekitar lingkungan desa dan laut. Kepedulian tentang laut juga di ajarkan kepada generasi muda dalam bentuk sosialisasi pendidikan kemaritiman kepada siswa-siswa di SMA N 8 Halmahera Utara. Selain itu dalam pengembangan hasil perikanan melalui pelatihan produk perikanan kepada ibu rumah tangga dan pelaku usaha. 
KEPADATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN DESA JUANGA KABUPATEN PULAU MOROTAI Mandea, Asrul; Nurafni; Muhammad, Sandra Hi; Koroy, Kismanto; Sofiati, Titien; Nur, Rinto M.
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamun adalah salah satu tumbuhan dari ekosistem laut dangkal yang memiliki peranan penting bagi kehidupan di laut. Secara ekologis, keberadaan lamun memberikan kontribusi serta peran penting penyumbang nutrisi bagi kesuburan di lingkungan pesisir dan laut. Lamun tumbuh dan tersebar diseluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pulau Morotai. Salah satu faktor antropogenik dari manusia, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang jenis dan kepadatan lamun di lokasi perairan Desa Juanga. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah transek kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian di lokasi ditemukan enam (6) jenis yaitu Cymodocea serrulata, Chymodocea rotundata, Holodule pinifolia, Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides dan Halopila minor sedangkan kepadatan tertinggi dari jenis Thalassia hemprichii pada semua stasiun penelitian.