Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi Berbasis Kurikulum Merdeka di Kelas IV SD Negeri 007 Bangkinang: Penelitian Nurhaswinda; Amaliah Fitriani; Arzila Putri; Diana Prorida; Okti Valensi; Putri Anggraini; Trisya Anjani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1410

Abstract

The purpose of this study is to implement literacy and numeration study with a merdek curriculum based, which is performed in the fourth grade of the country's elementary school of chai bangkinang during the learning process. In this study will qualitative assessments of the application of literacy and numeration study. A qualitative case study approach using descriptive methods is used in this study asa method to understand the problem, data is collected through interviews, observation, and documentation. Studies indicate that the implementation of literacy and numeration study works, even well and smoothly. Based on the interviews obtained, there are challenges faced in imstructurization, as one of the implementation of the implementation requires adjusted room conditions, a limited facility. It can also be seen from the number of students in learning groups, as well as learning methods that can improve learning so that learning becomes effective using free curriculum.
Studi Literatur: Eksplorasi Pembelajaran IPA Berbasis Lingkungan untuk Mendorong Kesadaran Lingkungan Pada Anak Eka Saputra, Erwin; Nurhaswinda; Ahmad; Isnaliati; Veronika, Findi; Wulandari T, Sri; Zahara
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 1 No. 1 (2024): IJISK 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v1i1.14

Abstract

Pembelajaran IPA berbasis lingkungan adalah pendekatan inovatif yang mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan pemahaman dan apresiasi terhadap lingkungan sekitar. Pendekatan ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa tentang konsep-konsep IPA melalui pengalaman langsung dalam konteks lingkungan nyata. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang teori dan prinsip ilmiah, tetapi juga bagaimana mereka berlaku dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana mereka dapat digunakan untuk mengatasi tantangan lingkungan. Eksplorasi lingkungan sebagai media pembelajaran memungkinkan siswa untuk mengamati, menanyakan, dan mengeksplorasi fenomena alam secara langsung. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan, yang semuanya penting dalam belajar IPA. Selain itu, pendekatan ini juga membantu siswa memahami pentingnya pelestarian lingkungan dan peran mereka sebagai warga dunia dalam melindungi planet kita. Secara keseluruhan, pembelajaran IPA berbasis lingkungan menawarkan cara yang menarik dan relevan untuk mengajarkan IPA, dengan manfaat yang melampaui kelas dan membantu siswa menjadi pembelajar seumur hidup dan penjaga lingkungan yang bertanggung jawab.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR Rahmi Gusliana; Yusnira; Nurhaswinda; Nurmalina; Masrul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31810

Abstract

The background of this research is the low creative thinking ability of class III students. This research aims to improve the creative thinking abilities of class III Salafiyah Ula Ibnu Jarir Bangkinang students. This research is classroom action research carried out in two cycles, each cycle consisting of two meetings. The subjects in this research were 1 teacher and 18 students, while the object of this research was a mind mapping method based on local wisdom to improve elementary school students' creative thinking abilities. The data collection techniques used in this research are observation, tests and documentation. Based on the results of research carried out in 2 cycles, the percentage results obtained in cycle I meeting 1 were 28%, cycle I meeting 2 was 33%, and in cycle II meeting 1 was 44%, cycle II meeting 2 was 72%. Based on the research results, it can be concluded that the mind mapping method based on local wisdom can improve the creative thinking abilities of class III Salafiyah Ula Ibnu Jarir Bangkinang students.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR Rahmi Gusliana; Yusnira; Nurhaswinda; Nurmalina; Masrul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31810

Abstract

The background of this research is the low creative thinking ability of class III students. This research aims to improve the creative thinking abilities of class III Salafiyah Ula Ibnu Jarir Bangkinang students. This research is classroom action research carried out in two cycles, each cycle consisting of two meetings. The subjects in this research were 1 teacher and 18 students, while the object of this research was a mind mapping method based on local wisdom to improve elementary school students' creative thinking abilities. The data collection techniques used in this research are observation, tests and documentation. Based on the results of research carried out in 2 cycles, the percentage results obtained in cycle I meeting 1 were 28%, cycle I meeting 2 was 33%, and in cycle II meeting 1 was 44%, cycle II meeting 2 was 72%. Based on the research results, it can be concluded that the mind mapping method based on local wisdom can improve the creative thinking abilities of class III Salafiyah Ula Ibnu Jarir Bangkinang students.
Pelatihan dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Yanti Yandri Kusuma; Nurhaswinda; Iis Aprinawati; Tedi Susanto; Nuraina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i3.365

Abstract

From this community service activity, it can be concluded that the Dissemination of Independent Curriculum Learning was carried out to welcome the new school year, where Sekolah Dasar Pahlawan is one of the schools that will implement the independent curriculum with changing independent choices. Principals and teachers at educational units that will implement the independent curriculum with changing independent choices must utilize the teaching tools available in the Independent curriculum learning. The dissemination activity was carried out with two materials, namely Differentiated Learning and Numeracy Literacy; presentation and discussion of Independent Curriculum Learning; and Follow-up Plan. In the presentation and discussion activities on Independent Curriculum Learning, the features and problems experienced by teachers were discussed. Dissemination of Independent Curriculum Learning is very important for teachers whose schools will implement the independent curriculum.
Studi    Literature    :    Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Untuk Menanamkan Pendidikan Karakter  Di Sekolah Dasar Ridwan Ardi; Erwin Eka Saputra; L. Parisu, Chairan Zibar; Sri Jumiaty Permatasari; Nurhaswinda
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i1.7

Abstract

Salah satu problem yang paling mendasar di era globalisasi sekarang ini adalah problem identitas dan karakter kebangsaan. kencangnya arus globalisasi dikhawatirkan akan berdampak pada berkurangnya rasa kecintaan terhadap budaya lokal. Agar eksistensi budaya lokal tetap kokoh, maka kepada generasi pelanjut estafet bangsa perlu ditanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Salah satu cara yang dapat ditempuh guru di sekolah dasar adalah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam pembelajaran diharapkan pendidikan karakter siswa akan tetap kokoh terjaga di tengah kencangnya arus globalisasi.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis melalui Model Pembelajaran Problem Solving Siswa Sekolah Dasar Rosinta, Rosi; Nurhaswinda; Zulfah; Lesmana, Melvi; Ananda , Rizki
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah, dengan 13 dari 19 siswa (68%) belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penerapan langkah-langkah pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pada Siklus I, persentase ketuntasan individu mencapai 33%, dan meningkat menjadi 68% pada Siklus II, melampaui target ketuntasan klasikal 60%. Peningkatan ini terlihat pada setiap indikator kemampuan pemecahan masalah, yaitu kemampuan memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kebenaran jawaban. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Solving efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Abstract This study aimed to enhance the mathematical problem-solving abilities of fifth-grade students at SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota by implementing a Problem Solving learning model. The research was motivated by the students' low mathematical problem-solving skills, with 13 out of 19 students (68%) failing to achieve the minimum mastery criterion of 70. This deficiency was attributed to a teacher-centered learning approach and insufficient application of problem-solving strategies. Employing a Classroom Action Research (CAR) methodology, the study was conducted over two cycles. The findings demonstrated a significant improvement in students' mathematical problem-solving abilities. In Cycle I, the individual mastery percentage was 33%, which increased to 68% in Cycle II, thereby surpassing the classical mastery target of 60%. This improvement was evident across all indicators of problem-solving ability, including understanding the problem, devising a plan, executing the plan, and verifying the solution. Consequently, the Problem Solving learning model proved effective in fostering students' mathematical problem-solving skills.
Analisis Penerapan Model Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Realistik di Sekolah Dasar Yola Wanda; Nurhaswinda; Intan Nurkholizah; Alfi Adinda; Claudia Steviza; Irsa Bella Pratiwi
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 2 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i2.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model matematika dalam menyelesaikan masalah realistik pada pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dan prosiding yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Fokus kajian meliputi konsep pemodelan matematika, tahapan penerapannya, serta kontribusinya terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model matematika berbasis masalah realistik mampu membantu siswa menghubungkan konsep matematika dengan situasi kehidupan sehari-hari, meningkatkan pemahaman konseptual, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis. Selain itu, pemodelan matematika mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui kegiatan eksplorasi, representasi, dan refleksi. Namun, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep pemodelan dan kesulitan siswa dalam merepresentasikan masalah kontekstual ke dalam model matematika. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru dan pengembangan perangkat pembelajaran yang mendukung penerapan model matematika secara efektif di sekolah dasar.
Eksplorasi Strategi Guru dalam Mengajarkan Persamaan Linear di Sekolah Dasar Suci Ramadhani; Nurhaswinda; Nur Alisa; Nadiatul Aulia; Nurul Syafiqa Bella; Serli Nabila
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 2 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i2.180

Abstract

Pembelajaran persamaan linear di sekolah dasar merupakan bagian penting dalam pengembangan kemampuan berpikir aljabar dan logis siswa. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsep persamaan linear sering dianggap abstrak dan sulit dipahami oleh siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, strategi guru memiliki peran kunci dalam menjembatani pemahaman konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai strategi guru dalam mengajarkan persamaan linear di sekolah dasar berdasarkan hasil-hasil penelitian yang relevan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data seperti Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi, dengan kriteria inklusi yang mencakup topik persamaan linear, strategi pembelajaran, dan konteks sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang sering digunakan guru meliputi pendekatan kontekstual, penggunaan media konkret dan visual, pembelajaran berbasis masalah, serta integrasi aktivitas kolaboratif. Strategi-strategi tersebut terbukti membantu meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan peneliti dalam mengembangkan pembelajaran persamaan linear yang lebih efektif di sekolah dasar.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar: Pengabdian Yanti Yandri Kusuma; Nurhaswinda; Iis Aprinawati; Sumianto; Lusiana Jelita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4785

Abstract

This study aims to analyze the leadership of school principals in managing education at SDN 007 Pulau Lawas. School leadership plays a strategic role in determining the success of educational management, particularly in planning, organizing, implementing, and evaluating school programs. This study employed a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the principal has implemented leadership functions in school management; however, several aspects still require improvement, particularly teacher involvement in planning, sustainable academic supervision, and the utilization of evaluation results for decision-making. Strengthening participatory and effective leadership is expected to enhance the quality of educational management in elementary schools.