Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS di SMA N 1 Kubung Solok Dela Junita Endrina; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Kubung Solok. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kegiatan penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kognitif. Teori belajar kognitif adalah teori belajar yang lebih mementingkan proses belajar dari pada hasil belajarnya. Penelitian ini menggunakan analisis kauntiatif yang mengacu pada hasil tes. Penelitian dilakukan dengan jumlah siswa 26 orang di kelas XI IPS 2 SMAN 1 Kubung Solok menggunakan media pembelajaran Wordwall. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi awal, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sosiologi melalui penggunaan media pembelajaran Wordwall. Diketahui bahwa persentase ketuntasan siswa pra tindakan berjumlah 23% meningkat sebesar 19,30% menjadi 42,30% pada siklus I. Pada siklus II meningkat sebesar 30,70% menjadi 73%. Dari data hasil belajar tersebut menunjukkan persentase ketuntasan siswa mengalami peningkatan sehingga dikategorikan baik.
Upaya Guru Mata Pelajaran Sosiologi dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Kurikulum Merdeka SMA N 1 Ampek Angkek Rina Marriati; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan keaktifan siswa pada kurikulum merdeka SMA N 1 Ampek Angkek. Permasalahan pada penelitian ini ada rendahnya keaktifan siswa dalam belajar. Penelitian yang dilakukan menggunakan teori-teori humanistik dari Carl Rogers dan Abraham Maslow. Menurut Rogers yang terpenting dalam proses pembelajaran adalah pengorganisasian bahan pengajaran, berarti mengorganisasikan bahan dan ide baru sebagai bagian yang bermakna bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan adalah dengan purposive sampling yaitu berdasarkan kriteria peneliti diantaranya guru sosiologi kelas X, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan SMA N 1 Ampek Angkek serta siswa kelas X. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan guru sosiologi SMA N 1 Ampek Angkek, Siswa X Fase E, Wakil Kurikulum dan Wakil Kesiswaan SMA N 1 Ampek Angkek, selanjutnya observasi pada kegiatan pembelajaran sosiologi dan data terakhir dokumentasi berupa foto, dokumentasi modul. Pada penelitian ini menggunakan analisis data dari Miles and Huberman. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan memberikan tantangan yang menarik, dengan memberikan tantangan yang menarik dapat mingkatkan minat dan mendorong siswa lebih aktif. Selanjutnya menggunakan teknologi, dengan teknologi dapat membantu sumber daya dan memfasilitasi siswa dalam belajar. Kemudian, menerapkan pembelajaran interaktif, dapat mendorong siswa terlibat dalam aktivitas pembelajaran. Dan yang terakhir dengan, merancang media pembelajaran yang inovatif yang dapat menjadi alat penghubung dalam penyampaian informasi dan materi pembelajaran.
Strategi Ibu Rumah Tangga dalam Menanamkan Karakter Religius Kepada Anak Salmi Safitri; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.147

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menganalisis strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius kepada anak di jorong koto tinggi nagari pandai sikek. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini karena dengan berbagai tugas sehari-hari yang harus dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga dan juga ikut bekerja membantu perekonomian keluarga, menenun, bertani, berdagang, tetapi hal ini tidak menghambat seorang ibu dalam memperhatikan pendidikan anak- anaknya. Salah satu dari pendidikan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga yaitu menanamkan karakter religius kepada anak. Dalam menanamkan karakter religius kepada anak, seorang ibu tentu memiliki strategi tersendiri yang akan berbeda-beda setiap ibu rumah tangga. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling pada kriteria tertentu yaitu pada 8 orang ibu rumah tangga, 8 orang informan kedua, dan 4 orang anak dari ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan secara observasi partisipatisi dimana peneliti melakukan penelitian secara langsung dilapangan agar data yang didapatkan oleh peneliti secara akurat, wawancara mendalam dilakukan oleh peneliti kepada informan. Wawancara yang dilakukan terkait dengan strategi ibu dalam menanamkan karakter religius kepada anak dengan beberapa pertanyaan yang mendalam sehingga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui pemikiran Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang dilakukan dengan 2 triangulasi yaitu, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori structural fungsional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius yang meliputi; Hubungan individu dengan Allah SWT dengan mengajarkan untuk melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa, zakat dan lainnya. Kedua Hubungan dengan sesame manusia dengan cara menanamkan nilai cinta damai dan saling menyayangi pada anak antar sesama manusia. Ketiga, hubungan dengan alam semesta dengan upaya mengajarkan kepada anak saling menyayangi dan menjaga lingkungan hidup yang ada disekitar.
Studi Evaluasi Penerapan Sistem Poin dalam Mendisiplinkan Siswa di SMAN 2 Bukik Barisan Lima Puluh Kota Fadil Firmansyah; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan siswa setiap semester di SMAN 2 Bukik Barisan, khususnya setelah penerapan sistem poin dilaksanakan. Pada semester Januari-Juni 2022 total ada 219 pelanggaran kedisiplinan dan pelanggaran itu meningkat pada semester Juli-Desember 2022 menjadi 282 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa di SMAN 2 Bukik Barisan. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Behavioristik yang dikemukakan Edward Lee Thorndike. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Bukik Barisan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model evaluasi CIPP. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen dalam pengumpulan data. Pemeriksaan keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa belum sesuai dengan ketentuan dan teori yang ada. Pencatatan yang dilakukan hanya formalitas, belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling di sekolah. Penerapan sistem poin hanya berlaku pada awal semester Januari-Juni 2021, setelah itu tidak lagi dijalankan, hanya melakukan penerapan sanksi langsung kepada siswa berupa membaca Al-qur’an dan membersihkan pekarangan sekolah.
Pengendalian Sekolah Terhadap Siswa Yang Berperilaku Bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok Irma Suryani; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.162

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di Penelitian ini menarik dilakukan karena adanya pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Penelitian ini dianalisis dengan teori yang dikemukakan oleh Travis Hirschi tentang kontrol sosial. Dengan menggunakan teori ini kita dapat memahami ada empat fungsi untuk mengendalikan individu yaitu attachment atau kasih sayang, commitment atau tanggung jawab, inveloment atau keterlibatan, believe atau kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini mennggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran, guru BK, satpam, dan siswa yang sering membolos. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta analis data dengan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian pada penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sekolah terhadap siwa yang bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok adalah adanya pengendalian preventif seperti sosialisasi aturan sekolah dan memberikan nasehat. Selanjutnya pengendalian represif seperti sekolah memberikan teguran, memanggil orang tua, bimbingan konseling, membuat surat perjanjian, skorsing, dan dikeluarkan dari sekolah.
Pelaksanaan Budaya Literasi di SMA Pertiwi 2 Padang Ayu Atha Al Durra; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang. Pada penelitian ini, metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling. Teknik analisis data adalah model Miles dan Huberman (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan). Teori yang digunakan untuk menganalisa permasalahan ini dengan menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcot Parson, bahwa terdapat syarat-syarat fungsional, yaitu: adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, latensi. Hasil penelitian ini menunjukan pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang pelaksanaan budaya liteasi, terdiri dari bentuk kegiatan pelaksanaan, yaitu Perencanaan, membentuk tim literasi sekolah, menyediakan sarana dan prasarana, menyiapkan pendanaan serta membuat kurikulum atau silabus literasi. Pelaksanaan, program literasi yang dilakukan hari Senin, Rabu dan Jumat selama 45 menit (1 jam pelajaran) dimasukkan dalam pembelajaran sekolah. Evaluasi, evaluasi literasi diadakan setiap satu kali semester. Faktor pendukung pelaksanaan budaya literasi ini adalah sarana dan prasarana yang cukup memadai, kondisi lingkungan sekolah dan dukungan dari yayasan. Faktor penghambat adalah rendahnya minat dan kepedulian peserta didik terhadap pentingnya berliterasi.
Pelaksanaan Program Tahfidzh Qur’an Melalui Program Pendikar Takesi (Studi Kasus: SMA Negeri 4 Padang) Anissa Anissa; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.190

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Tahfidzh melalui Pendikar Takesi di SMA Negeri 4 Padang. Program tahfidzh dijadikan sebagai program unggulan yang dikemas dengan nama yang unik yaitu kegiatan Pendikar Takesi, sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana pelaksanaan program tahfidzh mulai dari perencaan, pelaksanaan, evaluasi, serta hambatan dalam kegiatan Tahfidzh pada Pendikar Takesi di SMA Negeri 4 Padang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 9 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan Teori Struktural Fungsional Talcott Parson skema AGIL yaitu Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency. Teori Struktural Fungsional adalah teori yang memandang bahwa semua elemen dalam masyarakat memiliki fungsinya masing masing jika salah satu elemen tidak berfungsi dengan baik maka akan terjadi permasalahan, sehingga dalam hal ini peneliti melihat bahwa program Pendikar Takesi merupakan salah satu elemen dalam masyarakatnya. Sehingga harus menjalankan fungsinya dengan baik meskipun ada hambatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya pelaksanaan program Tahfidzh melalui Pendikar Takesi (Pendidikan Karakter berbasis Tahfidzh, Kuliah Karakter dan Motivasi) di SMA Negeri 4 Padang yang dilaksanakan secara rutin setiap hari jum’at selama 1 jam pelajaran (45 menit), siswa terus dapat meningkatkan dan mengulang ulang setoran hafalan surat Al Qur’annya. Setoran hafalan akan menjadi nilai tambah pada bidang studi PAI. Bagi siswa yang sudah menamatkan hafalan Al Qurannya akan di evaluasi berbentuk ujian tahfidzh. Siswa yang dinyatakan lulus akan dilakukan wisuda tahfidzh dan diberikan penghargaan berupa sertifikat. Adapun yang yang menjadi hambatan pada program tahfidzh diantaranya: Pendanaan, kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga minat siswa dalam menghafal masih rendah.
Strategi Adaptasi Guru Muslim di Sekolah Katolik (Studi Kasus: Yayasan Prayoga Padang) Sari Maria Fernanda; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi adaptasi guru yang beragama muslim di sekolah yang mayoritas beragama katolik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Katolik Xaverius Padang dan SMA Don Bosco Padang. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Strucktural Fungsional dengan skema AGIL yang dikemukan Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan 19 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Analisis data yang dilakukan adalah model Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian dari strategi adaptasi guru muslim di sekolah katolik adalah bagaimana guru muslim beradaptasi dengan rekan guru yang beragama lain dimana dalam beradaptasi dengan rekan guru yang berbeda keyakinan guru yang bearagama katolik terbuka terhadap guru yang beragama muslim meskipun guru beragama muslim merupakan minoritas di sekolah tetapi hal tersebut bukan menjadi masalah bagi guru yang beragama non muslim, justru para guru tersebut menjunjung toleransi yang tinggi. Kedua peduli terhadap sesama dimana seperti saat sholat guru muslim melakukan sholat di perpustakaan dan guru yang beragama non muslim pun menghargai dengan tidak ribut dan mengganggu guru yang sedang sholat, begitu juga sebaliknya saat guru yang beragama katolik melakukan pembiasaan atau doa angelus jam 12.00 WIB guru yang beragama muslim pun menghargai. Ketiga adalah keterlibatan dalam kegiatan di sekolah.
Rendahnya Keaktifan Belajar Siswa Pada Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Sosiologi Dara Anggraini; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas X 2 pada penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran sosiologi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya keaktifan belajar siswa pada penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini dianalisis menggunankan Teori Konstruktivisme yang dikemukakan Lev Vygotsky. Teori ini menekankan pentingnya konteks sosial dan lingkungan dalam proses belajar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Padang Gelugur dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 17 orang. Pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Proses analis data dilakukan dengan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning yang dilaksanakan di kelas X 2 terdapat tantangan dalam keaktifan siswa yaitu kurangnya kerja sama siswa dalam menyelesaikan masalah, kurangnya keaktifan siswa dalam bertanya dan menyampaikan pendapat.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas X SMAN 1 Sitiung Kabupaten Dharmasraya Ratih Kurnia Putri; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.202

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar Sosiologi siswa kelas X.IPS di SMA N 1 Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan kurang bervariasinya model pembelajaran guru selama proses belajar berlangsung. Hal menyebabkan siswa merasa jenuh dan kurang aktif selama pembelajaran berlangsung. Dalam mengatasi permasalahan tersebut model pembelajaran yang digunakan guru harus diubah dari model pembelajaran langsung menjadi model pembelajaran inkuiri terbimbing agar dapat mencapai tujuan pembelajaran serta menjadi solusi dari permasalahan yang ada. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian tentang pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa adalah teori kontruktivistik. dengan asumsi bahwa pada teori ini siswa sebagai studen senter dimana siswa haruas lebih aktif terhadap pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen (quasi experimen) dengan desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-posstest control grup design. Prosedur penelitian meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Sitiung, Kabupaten Dharmasraya dan sampel pada penelitian ini adalah kelas X IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPS 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki kategori sangat terbanyak adalah baik 92,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran sosiologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sitiung.
Co-Authors Adil Mubarak Ahmad Maghfuron Aisyah Anggraeni Aisyah Anggraeni Aldri Frinaldi Alfatah Reski Basevi Putra Alifah Zatil Izza Alwi Abrar Rusli Angga Putra Tri Rezeki Angger Suranda Anissa Anissa Anita Oktaviani Putri Arif Fayyat Alhafid ARIF KURNIAWAN Asnil Asnil Athia Rohza Atika A Ayu Atha Al Durra Boni Saputra Cindy Lidya Astari Cinta Diana Putri Dara Anggraini Dasman Lanin Dela Junita Endrina Della Marsyanda Putri Dewi, Susi Fitria Dinda Rahmadani Dion Lovani Dion Lovani Dwina Efial Fathia Rizki Edi Susrianto Indra Putra, Edi Susrianto Indra Efriwandi Efriwandi Erianjoni Erianjoni Fadhilah Gusti Fadil Firmansyah Fadilah, Miranti Nur Fani Hamzany Fanni Putri Salim Farah Nabilla Fiardian FJ Siahaan Fiky Zarya Fiona Oktafia Firjatullah, Anisah Meldi Fitri Ramadhani Fitrisia, Azmi Fitrisia, Azmi Fransisca Margareta Wende Geldi Sanjaya Ghandy Putra Ananda Hamsidar Hikma Damayanti Ichsan Nasution Irma Suryani Irvan Renaldi Jesika Oxana Purba Khoirul Amri Rambe Liza Yulianti Mai Syarah Fadila Maria Montessori Marti Nia Lestari Maya Syafika Melda Novi Wati Mia Fahira Martias Muhammad Zulhan Alhakim Mutiara Putri Dewi Nadila Ana Nirmala Nadilla Nadilla Nadya Mardatillah SD Nahdiatul Fadhyla Nashwa Dwi Sabrina Nazilatur Robichah Nora Susilawati Padli Padli Padrius Prayoga, Rendi Putri Handayani Rahmaneli, Rahmaneli Rahmi R., Latifah Ratih Kurnia Putri Refni Yulia Reno Fernandes Rery Novio Rina Marriati Rizqia Salsabillah Rohza, Athia Salmi Safitri Sari Maria Fernanda Serli Atika Sari Siti Annisa Reza Sri Gusma Nengsih Sri Mariya Sumanti Susanti, Melia Syamsir Syamsir Tia Abkoria Ulfia Rahmi Ummul Khaira Uzzaki, Aulia Viki Aulia Pratama Viki Aulia Pratama Widiya Violeta Damanik Widya Prarikeslan Wulan Safira Yeni Erita Yoan Valenza Yolania Deswita Yose Fajar Pratama Z, Zikrizardhie Zahra Pebryanti Zahwa Azzahra Azkiya ZK Abdurahman Baizal Zukhruf Almadina Hasibuan Zulfa Zulfa