Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Ibu Rumah Tangga dalam Menanamkan Karakter Religius Kepada Anak Salmi Safitri; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.147

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menganalisis strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius kepada anak di jorong koto tinggi nagari pandai sikek. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini karena dengan berbagai tugas sehari-hari yang harus dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga dan juga ikut bekerja membantu perekonomian keluarga, menenun, bertani, berdagang, tetapi hal ini tidak menghambat seorang ibu dalam memperhatikan pendidikan anak- anaknya. Salah satu dari pendidikan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga yaitu menanamkan karakter religius kepada anak. Dalam menanamkan karakter religius kepada anak, seorang ibu tentu memiliki strategi tersendiri yang akan berbeda-beda setiap ibu rumah tangga. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling pada kriteria tertentu yaitu pada 8 orang ibu rumah tangga, 8 orang informan kedua, dan 4 orang anak dari ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan secara observasi partisipatisi dimana peneliti melakukan penelitian secara langsung dilapangan agar data yang didapatkan oleh peneliti secara akurat, wawancara mendalam dilakukan oleh peneliti kepada informan. Wawancara yang dilakukan terkait dengan strategi ibu dalam menanamkan karakter religius kepada anak dengan beberapa pertanyaan yang mendalam sehingga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui pemikiran Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang dilakukan dengan 2 triangulasi yaitu, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori structural fungsional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius yang meliputi; Hubungan individu dengan Allah SWT dengan mengajarkan untuk melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa, zakat dan lainnya. Kedua Hubungan dengan sesame manusia dengan cara menanamkan nilai cinta damai dan saling menyayangi pada anak antar sesama manusia. Ketiga, hubungan dengan alam semesta dengan upaya mengajarkan kepada anak saling menyayangi dan menjaga lingkungan hidup yang ada disekitar.
Studi Evaluasi Penerapan Sistem Poin dalam Mendisiplinkan Siswa di SMAN 2 Bukik Barisan Lima Puluh Kota Fadil Firmansyah; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan siswa setiap semester di SMAN 2 Bukik Barisan, khususnya setelah penerapan sistem poin dilaksanakan. Pada semester Januari-Juni 2022 total ada 219 pelanggaran kedisiplinan dan pelanggaran itu meningkat pada semester Juli-Desember 2022 menjadi 282 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa di SMAN 2 Bukik Barisan. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Behavioristik yang dikemukakan Edward Lee Thorndike. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Bukik Barisan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model evaluasi CIPP. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen dalam pengumpulan data. Pemeriksaan keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa belum sesuai dengan ketentuan dan teori yang ada. Pencatatan yang dilakukan hanya formalitas, belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling di sekolah. Penerapan sistem poin hanya berlaku pada awal semester Januari-Juni 2021, setelah itu tidak lagi dijalankan, hanya melakukan penerapan sanksi langsung kepada siswa berupa membaca Al-qur’an dan membersihkan pekarangan sekolah.
Pengendalian Sekolah Terhadap Siswa Yang Berperilaku Bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok Irma Suryani; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.162

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di Penelitian ini menarik dilakukan karena adanya pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Penelitian ini dianalisis dengan teori yang dikemukakan oleh Travis Hirschi tentang kontrol sosial. Dengan menggunakan teori ini kita dapat memahami ada empat fungsi untuk mengendalikan individu yaitu attachment atau kasih sayang, commitment atau tanggung jawab, inveloment atau keterlibatan, believe atau kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini mennggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran, guru BK, satpam, dan siswa yang sering membolos. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta analis data dengan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian pada penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sekolah terhadap siwa yang bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok adalah adanya pengendalian preventif seperti sosialisasi aturan sekolah dan memberikan nasehat. Selanjutnya pengendalian represif seperti sekolah memberikan teguran, memanggil orang tua, bimbingan konseling, membuat surat perjanjian, skorsing, dan dikeluarkan dari sekolah.
Pelaksanaan Budaya Literasi di SMA Pertiwi 2 Padang Ayu Atha Al Durra; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang. Pada penelitian ini, metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling. Teknik analisis data adalah model Miles dan Huberman (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan). Teori yang digunakan untuk menganalisa permasalahan ini dengan menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcot Parson, bahwa terdapat syarat-syarat fungsional, yaitu: adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, latensi. Hasil penelitian ini menunjukan pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang pelaksanaan budaya liteasi, terdiri dari bentuk kegiatan pelaksanaan, yaitu Perencanaan, membentuk tim literasi sekolah, menyediakan sarana dan prasarana, menyiapkan pendanaan serta membuat kurikulum atau silabus literasi. Pelaksanaan, program literasi yang dilakukan hari Senin, Rabu dan Jumat selama 45 menit (1 jam pelajaran) dimasukkan dalam pembelajaran sekolah. Evaluasi, evaluasi literasi diadakan setiap satu kali semester. Faktor pendukung pelaksanaan budaya literasi ini adalah sarana dan prasarana yang cukup memadai, kondisi lingkungan sekolah dan dukungan dari yayasan. Faktor penghambat adalah rendahnya minat dan kepedulian peserta didik terhadap pentingnya berliterasi.
Sejarah Perkembangan Kurikulum di Indonesia : Studi Kasus pada Sekolah Dasar Islam Al Azhar 57 Jambi Tahun 2018-2024 Rohza, Athia; Fitrisia, Azmi; Salam, Abdul; Nora AN, Desri
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.4222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia dengan fokus pada integrasi kurikulum nasional dan kurikulum keagamaan di Sekolah Dasar Islam Al Azhar 57 Jambi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi perubahan kurikulum dari perspektif historis, sosial, dan implementasinya dalam konteks sekolah Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Islam Al Azhar 57 Jambi berhasil memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum internal berbasis agama yang disesuaikan dengan visi Yayasan Pesantren Islam Al Azhar. Kurikulum ini tidak hanya mengakomodasi nilai-nilai Islam, tetapi juga menjawab tantangan pendidikan modern. Perubahan kurikulum yang terjadi dipengaruhi oleh dinamika kebijakan pendidikan nasional, tuntutan globalisasi, dan kebutuhan lokal. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur tentang integrasi kurikulum serta menawarkan referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan pendidikan berbasis agama yang relevan dengan perkembangan zaman.
Development of Smart Apps Creator-Based Interactive Learning Media to Support 21st Century Skills in Pancasila Education for Elementary Schools Aisyah Anggraeni; Yeni Erita; Desri Nora; Ulfia Rahmi
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15136

Abstract

Abstract: This research aims to develop interactive learning media based on Smart Apps Creator to support 21st-century skills in Pancasila education for elementary school students that are feasible, practical, and effective. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included fifth-grade teachers and students from selected elementary schools in Padang, West Sumatra. The selection of research subjects was conducted purposively, considering factors such as implementing the Merdeka Curriculum, availability of technological infrastructure, and the schools’ willingness to collaborate. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and learning outcome tests. Both qualitative and quantitative data analyses were used, including n-gain score analysis. The development resulted in an interactive media product for Pancasila education using Smart Apps Creator, which was declared feasible, practical, and effective. The feasibility assessment by material, linguistic, and media experts obtained an average score of 91.67%, categorized as very feasible. The practicality aspect, evaluated through teacher 90%, indicating a very practical product, and student responses achieved an average score of 96,6%, indicating a very practical product. The average N-gain score in the experimental class was 85.11 (high category), while the control class scored 44.57 (moderate category). These findings indicate that the developed interactive media effectively supports the enhancement of 21st-century skills, particularly in Pancasila learning for elementary students.
Peran Rumah Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak di Jorong Bukit Harapan Kabupaten Dharmasraya AN, Desri Nora; Susanti, Melia; Rahmi R., Latifah; Firjatullah, Anisah Meldi; Fadilah, Miranti Nur; Z, Zikrizardhie
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 5 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16810383

Abstract

This study aims to describe the role of Rumah Belajar (Community Learning House) in improving the quality of children’s education in Jorong Bukit Harapan, Dharmasraya Regency, through the Community Service Program (KKN) by students of Universitas Negeri Padang. A descriptive qualitative method was employed, utilizing participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that Rumah Belajar effectively enhanced children’s literacy, numeracy, and basic English skills. Additionally, self-expression activities and traditional arts training contributed to character building and cultural preservation. Strong community participation reinforced the program’s sustainability, positioning Rumah Belajar as an inclusive, humanistic, and contextually relevant educational model. These findings align with prior studies that emphasize the importance of community-based education in creating effective learning ecosystems, particularly in rural areas.
RUMAH BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DIRI DAN PENGEMBANGAN MINAT BELAJAR SISWA SDN 11 TIUMANG Desri Nora AN; Mutiara Putri Dewi; Nashwa Dwi Sabrina; Cinta Diana Putri; Arif Kurniawan; Alifah Zatil Izza
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2671

Abstract

Studi ini mengevaluasi program peningkatan motivasi dan minat belajar siswa yang dilaksanakan selama Program Kerja Nyata (KKN) di SDN 11 Tiumang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan siswa (kelas IV–VI), guru staf sekolah. Program “Rumah Belajar” mencakup berbagai kegiatan, termasuk bimbingan belajar, diskusi kelompok kolaboratif, permainan edukatif interaktif, sesi refleksi harian terstruktur. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan belajar siswa, peningkatan yang nyata dalam antusiasme mereka terhadap tugas-tugas akademik, rutinitas belajar di rumah yang lebih konsisten, rasa percaya diri yang lebih besar dalam menyelesaikan tugas sekolah. Efektivitas program ini berkat pendekatan komunikatif yang berpusat pada siswa dan terciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan dan bebas tekanan. Selain inisiatif ini berhasil membina hubungan yang lebih erat antara siswa, guru, dan komunitas sekolah yang lebih luas, mendorong budaya saling mendukung pendidikan. Administrator sekolah dan guru melaporkan adanya perubahan perilaku positif pada siswa.
PERAN MAHASISWA KKN UNP DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN MELALUI PROGRAM MENGAJI DAN 1 MUHARRAM DI JORONG TIUMANG KABUPATEN DHARMASRAYA Desri Nora AN; Zahwa Azzahra Azkiya; Nadila Ana Nirmala; Muhammad Zulhan Alhakim; Fani Hamzany
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2693

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak-anak melalui program keagamaan yang terstruktur di Jorong Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Program utamanya meliputi kegiatan mengaji rutin setiap malam dan peringatan 1 Muharram yang dikemas dalam bentuk lomba islami, pawai obor, dan tabligh akbar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Participatory Action Research (PAR), dan melibatkan subjek yang dipilih secara purposive, yaitu mahasiswa KKN, anak-anak usia 4–13 tahun, serta tokoh agama dan masyarakat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mengaji mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta menanamkan kedisiplinan dan karakter religius anak. Peringatan 1 Muharram menjadi media edukatif yang menyenangkan dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini menegaskan kontribusi mahasiswa dalam pendidikan keagamaan berbasis komunitas yang relevan dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pendidikan inklusif dan pembangunan masyarakat damai.
Peran Rumah Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak di Jorong Bukit Harapan Kabupaten Dharmasraya AN, Desri Nora; Susanti, Melia; Rahmi R., Latifah; Firjatullah, Anisah Meldi; Fadilah, Miranti Nur; Z, Zikrizardhie
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 5 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16810383

Abstract

This study aims to describe the role of Rumah Belajar (Community Learning House) in improving the quality of children’s education in Jorong Bukit Harapan, Dharmasraya Regency, through the Community Service Program (KKN) by students of Universitas Negeri Padang. A descriptive qualitative method was employed, utilizing participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that Rumah Belajar effectively enhanced children’s literacy, numeracy, and basic English skills. Additionally, self-expression activities and traditional arts training contributed to character building and cultural preservation. Strong community participation reinforced the program’s sustainability, positioning Rumah Belajar as an inclusive, humanistic, and contextually relevant educational model. These findings align with prior studies that emphasize the importance of community-based education in creating effective learning ecosystems, particularly in rural areas.
Co-Authors Ahmad Maghfuron Aisyah Anggraeni Aisyah Anggraeni Aldri Frinaldi Alfatah Reski Basevi Putra Alifah Zatil Izza Alwi Abrar Rusli Angger Suranda Anita Oktaviani Putri Arif Fayyat Alhafid ARIF KURNIAWAN Astari, Sovia Athia Rohza Atika A Ayu Atha Al Durra Boni Saputra Cindy Lidya Astari Cinta Diana Putri Dasman Lanin Della Marsyanda Putri Dewi, Susi Fitria Dion Lovani Dwina Efial Fathia Rizki Edi Susrianto Indra Putra, Edi Susrianto Indra Efriwandi Efriwandi Erianjoni Erianjoni Fadhilah Gusti Fadil Firmansyah Fadilah, Miranti Nur Fani Hamzany Fanni Putri Salim Farah Nabilla Fiardian FJ Siahaan Fiky Zarya Fiona Oktafia Firjatullah, Anisah Meldi Fitrisia, Azmi Fransisca Margareta Wende Geldi Sanjaya Ghandy Putra Ananda Hikma Damayanti Irma Suryani Jesika Oxana Purba Liza Yulianti Mai Syarah Fadila Maria Montessori Marti Nia Lestari Maya Syafika Melda Novi Wati Mia Fahira Martias Muhammad Zulhan Alhakim Mutiara Putri Dewi Nadila Ana Nirmala Nadilla Nadilla Nadya Mardatillah SD Nahdiatul Fadhyla Nashwa Dwi Sabrina Nazilatur Robichah Nora Susilawati Padli Padli Prayoga, Rendi Putri Handayani Rahmaneli, Rahmaneli Rahmi R., Latifah Rahmi, Ulfia Ramadhani Fitri Refni Yulia Reno Fernandes Rery Novio Rizqia Salsabillah Rohza, Athia Salmi Safitri Serli Atika Sari Siti Annisa Reza Sri Gusma Nengsih Sri Mariya Susanti, Melia Tia Abkoria Ulfia Rahmi Viki Aulia Pratama Widiya Violeta Damanik Widya Prarikeslan Wulan Safira Yeni Erita Yolania Deswita Z, Zikrizardhie Zahwa Azzahra Azkiya ZK Abdurahman Baizal Zukhruf Almadina Hasibuan Zulfa Zulfa