Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Utilisasi Kamar Bedah Di Rumah Sakit X Depok Tahun 2015 Yennita BR Purba; Yeni Koto
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi September 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.759 KB)

Abstract

Kamar operasi suatu unit khusus di Rumah Sakit yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukantindakan pembedahan secara elektif maupun cito, yang membutuhkan kondisi steril dan kondisi lainnya. Utilisasi kamar operasi adalah waktu actual yang diperlukan untuk melakukan tindakan operasi ditambah turn over (waktu perpindahan operasi) dibagi dengan waktu yang tersedia, dimana turn over dirata-ratakan selama 15 menit. Menurut data yang ada di Rumah sakit terjadi pembatalan dan penundaan operasi di bulan Januari sampai dengan agustus 2015 tercatat penundaan sebanyak 26 pasien, pembatalan sebanyak 46 pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi utilisasi kamar bedah di rumah sakit X Depok. Metode penelitian: desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan survey crossectional. Sampel adalah pasien sebagai asumsi dari ruangan yang menjalani tindakan operasi sebanyak 55 orang responden yang dipilih secara nonrandom sampling. Hasil penelitian: hasil uji statistic chi square menunjukkan adanya hubungan kesesuaian waktu penjadwalan dengan utilisasi instalasi Kamar operasi dengan p value 0,001, ada hububngan antara lamanya tindakan operasi dengan utilisasi Instalasi kamar Operasi dengan p value 0,018, ada hubungan antara perawatan pre operasi dengan utilisasi Instalasi Kamar Operasi dengan p value 0,011, ada hubungan antara perawatan pre operasi dengan utilisasi Instalasi Kamar Operasi dengan p value 0,018, ada hubungan antara ketersediaan fasilitas dan peralatan dengan utilisasi Installasi Kamar Operasi dengan p value 0,021, ada hubungan antara tenaga perawat dengan utilisasi Instalasi Kamar Operasi dengan p value 0,021
Kepatuhan Perawat dalam Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perawatan Luka dengan Kejadian Infeksi Luka Operasi Post Sectio Caesaria yeni koto; Imam Munandar
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Juni 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.813 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i02.315

Abstract

Kepatuhan perawat dalam penerapan standar keperawatan dan standar operasional prosedur sebagai salah satu ukuran keberhasilan pelayanan keperawatan sehingga tidak terjadi infeksi pada luka yang dapat mengakibatkan lama perawatan dan komplikasi. Tujuan penelitian adalah Mengetahui hubungan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan standar operasional prosedur perawatan luka operasi dengan kejadian infeksi luka operasi sectio caesaria di ruang X Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional, dengan Metode penelitian kuantitaif. Populasi dalam penelitian yaitu 30 orang, dengan total sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate. Analisa univariat didapatkan karakteristik responden sebagian besar berusia 21-30 tahun, berjenis kelamin perempuan, Pendidikan terakhirnya yaitu D3 Keperawatan, status Kepegawaian BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Analisa Bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian di dapatkan bahwa tingkat kepatuhan responden sebagian besar patuh (72%) dan tidak terjadi infeksi (67%). Hasil tabulasi silang diperoleh nilai (p=0.000) yang berarti bahwa Ada hubungan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan standar operasional prosedur perawatan luka operasi dengan kejadian infeksi luka operasi section caesaria di ruang X Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi
Terapi Bekam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hanina Amaliyah; Yeni Koto
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Maret 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.829 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i01.321

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Salah satu terapi komplementer yang dilakukan dalam penanganan hipertensi yaitu terapi bekam. Bekam (Al-Hijamah) merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang pengaruh terapi bekam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi yang berbekam di Bekam Ruqyah Center Pasar Minggu sebanyak 64 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 38 responden. Hasil dari uji Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,000 . Hal ini menunjukkan bahwa terapi bekam dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Diharapkan bagi masyarakat dan dunia medis dapat menggunakan terapi bekam sebagai salah satu terapi komplementer dalam mengatasi hipertensi