Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Post Partum pada Ny. F dengan Nyeri Luka Perineum Andi Putri Andini; M, Azrida; Thamrin, Halida
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1633

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang paling rentan bagi ibu dikarenakan sebagai penyumbang kematian pada ibu yang cukup besar oleh karena itu, pada masa ini dibutuhkan pengawasan dan perawatan yang tepat agar perawatan masa nifas yang menjadi salah satu upaya untuk dapat membantu dan mempercepat proses kembali pulihnya alat-alat reproduksi, kebutuhan nutrisi, pencegahan infeksi serta dapat memulihkan kesehatan ibu. Pada masa nifas, ibu dapat mengalami berbagai masalah kesehatan, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi masa nifas, sehingga masa ini menjadi cukup penting bagi tenaga kesehatan khususnya bidan melakukan pemantauan terhadap ibu nifas. Tujuan disusunnya studi kasus ini adalah untuk dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. F dengan nyeri luka perineum. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil pada studi kasus Ny. F dengan nyeri luka perineum tidak ditemukan adanya kendala dalam mengenai hal tersebut. Kesimpulan hasil study Ny. F post partum hari pertama dengan nyeri luka perineum di Klinik Pratama BKIA Rakyat, yaitu asuhan yang telah diberikan berhasil dengan ditandai keadaan umum ibu baik, air susu ibu sudah mulai lancar, ibu sudah tidak merasakan nyeri pada perineumnya dan tidak ada tanda-tanda infeksi ditemukan.
Pelatihan SADARI sebagai Upaya Menekan Angka Kanker Payudara pada Siswi SMAN 13 Maros Sartika Sartika; Halida Thamrin; Andi Sani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i3.2921

Abstract

: Breast cancer is a malignant disease in the world and is the main cause of death from breast cancer among women. Breast cancer can be detected at an early stage which can be done by BSE. Even though the examination is based on existing guidelines and tutorials, with BSE more early stage breast cancer can be detected. However, teenagers feel afraid and feel that they lack knowledge regarding BSE.This community service aims to increase students' knowledge about the BSE method, increase the ability and skills to apply the BSE method independently, provide information boards in the UKS room. This activity involved 23 female students from SMAN 13 Maros. The approach method used is counseling and training on the BSE method.Breast cancer is a malignant disease in the world and is the main cause of death from breast cancer among women. Breast cancer can be detected at an early stage which can be done by BSE. Even though the examination is based on existing guidelines and tutorials, with BSE more early stage breast cancer can be detected. However, teenagers feel afraid and feel that they have minimal knowledge regarding BSE. This community service aims to increase students' knowledge about the BSE method, increase the ability and skills to apply the BSE method independently, provide information boards in the UKS room. This activity involved 23 female students from SMAN 13 Maros. The approach method used is counseling and training on the BSE method. The results of the outreach activities showed that students' knowledge and abilities changed from negative to positive by 68.2% through pretest and posttest questionnaires. It is hoped that schools can initiate the formation of student health groups and routinely carry out activities that increase students' knowledge about adolescent health.
Konseling untuk Mewujudkan Rencana Pemberiaan ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja dalam Kehamilan Trimester III M, Azrida; Jama, Fatma; Thamrin, Halida
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14307

Abstract

Working mothers are one of the factors that prevent exclusive breastfeeding, while the number of female workers continues to increase every year. Counseling in the third trimester focuses on interventions to support the fetus, but midwives can also provide information about matters related to lactation. This study aimed to analyze the effect of counseling on plans for exclusive breastfeeding for working mothers in the third trimester of pregnancy. The research method used was pre-experimental research with a one group pretest-posttest design. The sample size in this study was 31 working mothers selected using purposive sampling technique. Data was collected through a questionnaire and then analyzed using a paired sample t-test. The results of the analysis show p-value = 0.000 or there was a difference in plans for exclusive breastfeeding between before and after counseling. It was concluded that counseling during the third period of pregnancy was effective in realizing plans for exclusive breastfeeding for working mothers.Keywords: exclusive breastfeeding; working mother; third trimester of pregnancy; counseling ABSTRAK Ibu bekerja merupakan salah satu faktor yang menghalangi pemberian ASI eksklusif, sedangkan jumlah pekerja perempuan terus meningkat setiap tahunnya. Konseling pada trimester III berfokus pada intervensi pendukung keadaan janin, namun bidan juga bisa memberi imformasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling terhadap rencana pemberiaan ASI eksklusif pada ibu bekerja pada kehamilan trimester III. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 31 ibu bekerja yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner lalu dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 atau ada perbedaan rencana pemberian ASI eksklusif antara sebelum dan sesudah konseling. Disimpulkan konseling pada kehamilan timester III efektif untuk mewujudkan rencana pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja.Kata kunci: ASI eksklusif; ibu bekerja; kehamilan trimester III; konseling
Pemberdayaan Kelompok PKK Melalui Kelas Ibu Balita dan Pembuatan Makanan Tambahan Lokal Dalam Upaya Pencegahan Stunting Thamrin, Halida; Akbar, Nurlina; Nurgahayu, Nurgahayu
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4640

Abstract

Gizi dan nutrisi yang diberikan selama 1000 hari pertama kehidupan seorang anak sangatlah penting. Memastikan kecukupan gizi meliputi kesejahteraan ibu selama hamil, menyusui, pengenalan makanan pendamping ASI, dan kemajuan tumbuh kembang anak pada masa balita. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi balita stunted berdasarkan kabupaten/kota Kabupaten Takalar menduduki peringkat ke 7 angka stuting tertinggi di Sulawesi Selatan. Data Desa Tonasa Kec. Sanrobone Kab. Takalar terdapat 101 anak yang mengalami stunting. Prevalensi masalah gizi pada anak di bawah usia lima tahun tidak hanya disebabkan oleh kemiskinan, tetapi juga karena kurangnya pengetahuan dan praktik mengenai pengasuhan anak, serta metode pemberian makan yang tidak memadai. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program pendidikan yang dirancang untuk ibu yang memiliki balita. Tujuan khusus dari inisiatif ini antara lain: (1) meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku para ibu dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan optimal pada balitanya, dan (2) mendorong penggunaan makanan pendamping ASI yang tersedia secara lokal, seperti ubi jalar ungu, sebagai bahan utama dalam penyiapan makanan pendamping ASI (MP-ASI), guna mendiversifikasi asupan gizi anak serta meningkatkan tumbuh kembangnya.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan bayi, serta mendorong pola hidup sehat bagi seluruh individu guna mencapai derajat kesehatan yang optimal. Untuk meningkatkan kesejahteraan bayi dan anak balita, perlu memberikan pendidikan kepada ibu mengenai kebutuhan khusus anak di bawah usia lima tahun. Luaran dari kegiatan ini menunjukkan dampak positif, yaitu terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 16,9%. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan gizi pada balita di Kabupaten Takalar yang menjadi wilayah sasaran intervensi terpadu yang bertujuan menurunkan stunting. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya nyata untuk mendorong ibu-ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan anak usia dini, karena mereka memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan dalam mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kelas Edukasi Menyusui Ibu Hamil (KEMIH): Its Correlation to The Improvement of Knowledge, Self-Efficacy, and Breast Milk Production of Post-Partum Mothers Sudirman, Jumrah; Thamrin, Halida; Marwang, Sumarni; Sabar, Syamsyuriyana; Eryanti K, Rahayu; Passe, Rosita
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (Januari 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.434

Abstract

There have been many educational programs or media used to introduce exclusive breastfeeding. However, the reality in the field shows that many people, especially mothers, still do not understand exclusive breastfeeding. Moreover, many mothers who have been educated continue to give formula milk because of misunderstandings, such as myths. For this reason, strengthening mothers’ self-efficacy needs to be carried out since it is one of the determining factors for the success of exclusive breastfeeding. Therefore, it is highly necessary to have a maternal assistance program that starts during pregnancy to strengthen the mother’s self-efficacy and continues to guide the mother after giving birth in exclusive breastfeeding. The objective of this study was to assess the effectiveness of Kelas Edukasi Menyusui Ibu Hamil (KEMIH) (English: The Breastfeeding Education Class for Pregnant Women) to increase knowledge, self-efficacy, and breast milk production of post-partum mothers. In this study, the researchers applied a quasi-experimental design. In addition, the employed approach was two groups with control. The number of samples was 61 respondents who met the pre-defined criteria (29 respondents in the intervention group and 31 respondents in the control group). The instruments in this study were modules, self-efficacy questionnaires, and electric breast pumps. The results showed that there were significant differences in the three variables, in which the obtained p-values were 0.000 (less than 0.05) for the increase in knowledge, 0.012 (less than 0.05) for the increase in mother’s self-efficacy, and 0.000 (less than 0.05) for the increase in breast milk production. This indicates that the KEMIH program is effective in increasing the knowledge, self-efficacy, and breast milk production of mothers. In addition to education programs, mothers need to have strong support from their families and health workers for the success of the breastfeeding process.
Counseling on Adolescent Reproductive Health (KRR) & Sadari Screening for Adolescents at SMAN 6 Gowa M, Azrida; Thamrin, Halida; Karuniawati, Nia
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 1 (Juni, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v1i1.1734

Abstract

Adolescent Reproductive Health (RH) is something that must be known and understood by families and communities, especially adolescents. The problem is that adolescents are always faced with risks related to their reproduction. These risks include early and unwanted pregnancy, and abortion. Adolescents need to know about KRR (Adolescent Reproductive Health), among others for adolescent girls such as reproductive organs, menstruation, anemia and reproductive health, circumcision or circumcision in women and virginity. Health education that adolescents need to know includes reproductive health, breast self-examination, anemia and menstruation. From the results of interviews with several female students at the pesantren, female students have never received material or counseling on reproductive health. Based on these problems, it is very important for schoolgirls/adolescents to know, so that in the future there will be no more problems related to ignorance about Adolescent Reproductive Health.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kampung KB Dusun Padang Assitang Avnalurini Sharief, Suchi; M, Azrida; Thamrin, Halida
Window of Community Dedication Journal Vol. 2 No. 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v2i1.1761

Abstract

Tujuan dari kegitan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaatdan efek samping khususnya metode kontrasepsi jangka panjang dan pemberdayaan ekonomimasyarakat Kampung KB melalui kegitan produktif yaitu pembuatan nugget bandeng. Metodepelaksanaan, melaksanakan penyuluhan terkait metode kontrasespsi jangka panjang, sosialisasimanfaat serta cara pembuatan nugget bandeng, serta pengemasan dan pemasaran nuggetbandeng. Hasil kegiatan ini Terjadinya peningkatan pemahaman dimana pada hasil pretest yangdilakukan pada 12 ibu yang diberikan kuesioner dengan 10 pertanyaan yang terdiri dengan hasilpretest ibu yaitu 50% memiliki pengetahuan baik, 33% pengetahuan cukup, dan 17%pengetahuan kurang. Setelah diberikan penyuluhan terjadi peningktan pengetahuan yaitu 83%baik, 17% cukup dan tidak ada lagi yang pengetahuan tentang metode kontrasepsi jangkapanjang yang kurang. Kelompok UPPKS mentari sudah mampu membuat nugget bandeng secaramandiri dengan kemasan yang sederhana dan telah dilengkapi oleh label sehingga sudah bisamenjadi produk yang layak jual.
Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny. M dengan Lahir Normal Anggraini Mutmainun, Ayu; Thamrin, Halida; Sundari, Sundari
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/vgbczs33

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization tahun 2020, terdapat 5 juta kematian neonatus setiap tahun dengan angka  mortalitas neonatus 34 per 1000 kelahiran hidup dan 98% kematian tersebut terjadi di negara berkembang, khususnya di Asia Tenggara adalah 39 per 1.000 kelahiran hidup. Bayi baru lahir termaksuk kategori normal jika bayi yang lahir dengan presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat, pada usia kehamilan genap 37 minggu sampai dengan 42 minggu, dengan berat badan 2500-4000 gram, nilai APGAR lebih dari 7 dan tanpa cacat bawaan. Pengkajian ini bertujuan melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi Ny. M lahir normal di RSIA Masyita Makassar dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Pada studi kasus ini dilakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan diskusi. Berdasarkan studi kasus tidak ditemukan adanya perbedaan antara teori dan kasus, yaitu bayi lahir dengan presentasi belakang kepala (ubun-ubun kecil), spontan, berat badan lahir 3.310 gram, nilai APGAR 8 per 10, keadaan fisik bayi secara head to toe baik dan sejalan dengan teori bayi baru lahir normal. Berdasarkan hasil tinjauan asuhan kebidanan terdapat umur kehamilan cukup bulan, sesuai masa kehamilan, presentasi belakang kepala, panjang badan normal, lingkar kepala dan lingkar dada normal, kulit kemerahan dan tampak verniks caseosa, dan bayi tampak aktif. Penelitian ini, bidan diharapkan senantiasa berupaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
Development of a Stunting Prevention Model in Pre-Prosperous Families: Delphy Study Sudirman, Jumrah; Lestari, Ayu; Thamrin, Halida; Syafar, Muhammad
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v6i3.2775

Abstract

Introduction:Stunting conditions are very close to family welfare conditions, so one way to reduce the prevalence of stunting is to involve the role of the family. Purpose:This study aimed to develop a stunting prevention model in underprivileged families with expert consensus. Methods: The method used in this research is a Delphi study which consists of 3 rounds. The Delphi Study Types used are classic Delphi and online Delphi. This research involved nine experts until the third round. The implementation of the Online Delphi round is sent via the WhatsApp application. Results: In the results obtained in the third round for Factors Affecting Stunting in underprivileged families, there are 11 sub-themes. For the efforts that need to be made to prevent stunting, especially for underprivileged families, there are 12 sub-themes and educational materials that need to be provided to prevent stunting, especially for underprivileged families there are nine sub-themes. Conclusion: Component analysis for developing a stunting prevention model through the Delphi study resulted in experts agreeing to develop educational materials on this model.
Analisis Pengaruh Fraud Hexagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Shaleh, Musliha; Thamrin, Halida
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 8 No 1 (2025): Artikel Riset Januari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v8i1.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen dalam fraud hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Elemen-elemen fraud hexagon yang diuji meliputi target keuangan, pergantian direksi, koneksi politik, sifat industri, pergantian auditor, dan rangkap jabatan CEO. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs resmi BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan, pergantian direksi, dan rangkap jabatan CEO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, koneksi politik dan pergantian auditor tidak memiliki pengaruh signifikan, dan sifat industri menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Temuan ini mendukung teori agensi yang menyatakan bahwa tekanan, peluang, dan kapabilitas dapat mendorong manajemen untuk melakukan kecurangan demi mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan, regulator, dan auditor untuk memperkuat pengendalian internal serta pengawasan terhadap elemen-elemen risiko yang berpotensi memicu kecurangan laporan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dalam mencegah terjadinya manipulasi laporan keuangan.