Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Interactive Powerpoint Media in Grade IV Elementary School Al Fajar, Beny; Mayar, Farida
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 7 No 3 (2023): August
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v7i3.66424

Abstract

The teacher as a facilitator must be able to present interesting material and learning for students. There are still many teachers who have not used learning tools that can assist teachers in conveying learning to students which can cause the learning process to be less than optimal. The media that will be used will make students more active in the learning process. One example of learning media that can be used by teachers is multimedia using Powerpoint. This research aims to develop interactive PowerPoint media for thematic learning in grade IV elementary school. This study uses research and development (R&D) methods using the 4D models. Data collection in this study used a questionnaire to determine the validity test and practicality test of the media. The effectiveness test is done by testing. The expert's validation on the material, media, and language aspect scored in Very Valid category. The results of the practicality test by the teacher obtained score in Very Practical category, and results of practicality test by students obtained score \in Very Practical category. The results of effectiveness test on aspect knowledge with the pretest at elementary school obtain very good predicate. Assessment of skills aspects at elementary school found Very Good predicate. From the research can be concluded that interactive PowerPoint media in class IV of elementary school is practical and effective for use in class IV of elementary school.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar melalui Implementasi Model Problem Based Learning Melihayatri, Ningrum; Fahira, Winda; Al Fajar, Beny; Pratiwi, Nanda
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Januari 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i1.p32-41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kehidupan di abad ke-21 ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang menuntut sumber daya manusia mampu bersaing di era globalisasi dan industri 5.0. Pendidikan berkualitas tinggi diperlukan untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan yang relevan, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Namun, metode pembelajaran tradisional yang berfokus pada hafalan dan tes standarisasi seringkali menghambat perkembangan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 28 siswa kelas 5 di sebuah SD di Bandung. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa dari 67.5 pada siklus I menjadi 77.5 pada siklus II. Peningkatan ini terjadi pada indikator kelancaran berpikir (fluency), keluwesan berpikir (flexibility), kebaruan (originality), dan elaborasi (elaboration). Model PBL terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa, mendorong mereka untuk mengemukakan gagasan kreatif dan aktif dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, PBL tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kreatif tetapi juga kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dengan cara yang inovatif dan kontekstual. 
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar melalui Implementasi Model Problem Based Learning Melihayatri, Ningrum; Fahira, Winda; Al Fajar, Beny; Pratiwi, Nanda
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Januari 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i1.p32-41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kehidupan di abad ke-21 ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang menuntut sumber daya manusia mampu bersaing di era globalisasi dan industri 5.0. Pendidikan berkualitas tinggi diperlukan untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan yang relevan, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Namun, metode pembelajaran tradisional yang berfokus pada hafalan dan tes standarisasi seringkali menghambat perkembangan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 28 siswa kelas 5 di sebuah SD di Bandung. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa dari 67.5 pada siklus I menjadi 77.5 pada siklus II. Peningkatan ini terjadi pada indikator kelancaran berpikir (fluency), keluwesan berpikir (flexibility), kebaruan (originality), dan elaborasi (elaboration). Model PBL terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa, mendorong mereka untuk mengemukakan gagasan kreatif dan aktif dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, PBL tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kreatif tetapi juga kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dengan cara yang inovatif dan kontekstual. 
Development of Multicultural Instruments for Elementary School Teachers in Arts, Culture and Crafts Learning: Instrument Validation Analysis Zufriady; Al Fajar, Beny; Kartika Sari, Intan; Rizka, Mifta; Rahman, Fadhila; Radini; Desmita, Izza; Balqis, Assyuqia
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 5 (2025): September
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v9i5.318

Abstract

This study aims to analyze the validity of the instrument and the readiness of elementary school teachers in implementing multicultural-based learning in the Arts, Culture, and Crafts (SBdP) subject. The research instrument consisted of a questionnaire and interview guide covering ten main indicators. The results of the validity test showed that all statement items were valid, so the instrument was suitable for use. The indicator with the highest achievement was the learning approach aspect (0.938–0.950), which confirmed the tendency of teachers to use thematic, contextual, humanist, and constructivist approaches. Conversely, the lowest achievement was found in the inclusive attitude indicator (0.533) and the use of local media (0.533), which indicated the need for improvement in both aspects. The interview results showed that teacher readiness in multicultural-based learning was in the high to very high category. Learning methods (82.6) and evaluation (82.6) were the dominant aspects, indicating teachers' ability to apply a variety of methods and fair assessment of cross-cultural artworks. Teachers' inclusive attitudes were also recorded as very high (82). However, the indicators in learning (62.7) and approaches (60.5) were still in the fairly high category. Overall, this study confirms that teachers are well prepared to support multicultural-based Arts and Culture learning, although strengthening is still needed in the aspects of approach and cultural integration so that its implementation is more comprehensive.