Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Empowering Students' Vocabulary Through Vocab-O-Gram at Senior High School level Ismail, Hamid; Bakri, Rina Asrini; Saiful, Saiful; Kurnia, Yustina
FOSTER: Journal of English Language Teaching Vol. 3 No. 3 (2022): FOSTER JELT
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/foster-jelt.v3i3.108

Abstract

This study aims to determine whether the Vocab-O-Gram strategy can increase students' vocabulary. This study's methodology is pre-experimental. In this situation, the aforementioned strategy assisted the students in enhancing their motivation to lift new vocabulary. Students at class science II (two) SMA Bajiminasa Makassar as the population in this research. 20 students participated in the study's sample, which was created using a representative sampling technique in which only a small number of students were selected as the study's potential subjects. The data in question was then examined in the percentage format, along with ratio and percentage analysis and t-test. The results of the data analysis show that there are differences between the two tests namely the pre-test and post-test, which are distinguished by the fact that the test taken after the first one is larger than the test taken before it (8.35 > 6.05). The t-test result was more significant than the t-table result (22.11 > 2.039) at the significance level of 0.05 per cent. The data that was obtained by the researchers and entered into the table shows that the ratio of the initial rate to the final rate is larger. It can be inferred that the Vocab-O-Gram strategy was successful in raising the test scores of the second-grade students at SMA Bajiminasa Makassar.
Unlocking Speaking Potential: The Power of the Problem Posing Approach Rina Asrini Bakri; Saiful; M. Tahir; Amra Ariyani; Andi Haeriati Alimuddin; Sumirna
Eduvelop: Journal of English Education and Development Vol 9 No 1 (2025): Eduvelop: Journal of English Education and Development
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/eduvelop.v9i1.5212

Abstract

The research explores about Problem Posing Approach in enhancing speaking skill at the second grade students at SMP Negeri 3 Mare in 2024/2025 academic year. Utilizing a pre experimental design featuring a single group with both pretest and posttest phases, the study focused on a population of 120 students distributed across four classes: 2A, 2B, 2C, and 2D. Through purposive sampling, class 2B was selected as the sample group, as most of its students were identified as having lower speaking proficiency. Initially, participants underwent an oral assessment to gauge their baseline speaking skills. This was followed by six instructional sessions applying the Problem Posing Approach, after which a post-test was administered. Speaking performance was assessed using several key indicators such as fluency, word choice, articulation, and overall clarity. The results indicated a notable enhancement in average performance scores, which increased from a mean score of 6.87 (SD = 0.71) before the intervention to 10.77 (SD = 0.62) afterward. A paired-sample t-test confirmed the statistical significance of this increase at the 0.05 level (t = 21.06; df = 29; critical t = 2.045). These results suggest that incorporating learner-formulated questions into classroom practice significantly enhances classroom dialogue, improves language production, and strengthens student confidence in speaking. The study concludes that the Problem Posing Approach is an effective pedagogical strategy for elevating speaking proficiency in EFL contexts where student participation is traditionally limited. Educators are encouraged to integrate structured problem formulation and peer dialogue into speaking curricula to cultivate both communicative competence and critical thinking.
Penguatan Kapasitas Guru melalui Workshop Pemanfaatan Teknologi dalam Implementasi Kurikulum Rahayu, Rahayu; Nur’iva, Muhammad Irvan; Agussalim, Agussalim; Tohamba, Citra Prasiska; Bakri, Rina Asrini
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2601

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar dalam memahami konsep Kurikulum Merdeka serta mengintegrasikan teknologi digital dalam perangkat ajar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru secara aktif melalui tahap sosialisasi, workshop, diskusi kelompok, praktik penyusunan perangkat ajar, hingga refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap struktur Kurikulum Merdeka sekaligus keterampilan memanfaatkan media digital, seperti Padlet, Canva, dan Wordwall, dalam mendukung pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kolaborasi antar guru sebagai komunitas belajar untuk mendukung keberlanjutan implementasi kurikulum. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan sarana teknologi di sekolah dan variasi kemampuan digital guru, yang perlu ditindaklanjuti dengan program pendampingan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas guru dan dapat menjadi model praktik baik penerapan Kurikulum Merdeka berbasis teknologi di daerah lain.
INDOOR DAN OUTDOOR TRAINING BAGI PEMANDU WISATA DI PANTAI BIRA KABUPATEN BULUKUMBA Hijrah, Hijrah; Saiful, Saiful; Astrianto Setiadi, Muhammad; Asrini Bakri, Rina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.%p

Abstract

Berdasarkan data statistik Provinsi Sulawesi Selatan (BPS Sul-Sel 2019) menyatakan bahwa data yang dikumpulkan untuk menginventarisir jumlah wisatawan mancanegara yang masuk dan melewati bandar udara Sultan Hasanuddin Makassar tercatat sebanyak 1.478 pada periode januari–juli 2019. Hal ini mengindikasikan bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Selatan sangat tinggi peminat. Potensi objek wisata yang berada di Sulawesi Selatan sangat menjanjikan income daerah dan pemberdayaan penyerapan tenaga kerja untuk penduduk lokal. Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki potensi kunjungan daerah wisata terbesar di Sulawesi Selatan. Dengan adanya objek wisata pantai Bira yang berpasir putih memiliki daya Tarik tersendiri untuk wisatawan mancanegara. Peran sumber daya manusia sangat penting terhadap pengembangan sektor pariwisata untuk mengstimulus masuknya lebih banyak wisatawan mancanegara dan investor. Pantai Bira sebagai objek wisata Pantai terpopuler di Sulawesi Selatan menjadi opsi nomor satu kunjungan oleh wisatawan mancanegara sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk para pramuwisata muda di daerah tersebut untuk memperbaiki sektor pelayanan publik dengan menguasai Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dengan wisatawan mancanegara. Dengan rendahnya kemampuan penguasaan Bahasa Inggris oleh para Pramuwisata muda yang hanya dominan memandu pengunjung domestik maka perlu perbaikan dan pengembangan diri pada kemampuan Bahasa Inggris karena tamu mancanegara akan membutuhkan tenaga pemandu wisata muda utamanya saat melakukan snorkeling, diving, ke pulau-pulau di sekitar pantai bira. Luaran kegiatan PKM ini adalah terbangunya rasa percaya diri para paramuwisata muda dan keterampilan berbahasa Inggris menjadi lebih baik sehingga termotivasi untuk rajin berlatih menggunakan buku saku khusus pramuwisata muda dengan metode pattern practice dan pair practice conversation keduanya di pelatihan indoor dn outdoor.
BUDIDAYA TANAMAN KARET SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT PASCA PANDEMIC COVID 19 DI KELURAHAN BALLASARAJA Ismail, Hamid; Saiful, Saiful; Sumirna, Sumirna; Asriadi, Andi Amran; Bakri, Rina Asrini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.408-415

Abstract

Tingginya angka pemutusan hubungan kerja atau PHK di Kawasan perkotaan juga merambat pada industri perkebunan karet di Kabupaten Bulukumba. Hal ini terjadi dengan akibat pandemic covid 19 yang merambah semua dunia kerja dan tak lepas para pekerja perkebunan dan petani pada umumnya. Dengan bercermin pada kejadian ini maka tim pengabdian kepada masyarakat melakukan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi budidaya tanaman karet sebagai penopang ekonomi petani pasca pandemic di kelurahan Ballasaraja Kecamatan Bulukumpa Kab Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021-2022. Tanaman karet dipilih dengan masa panen relative Panjang di kisaran 25-27 tahun dengan sistem panen perhari dan dimulai produktif di usia 4-5 tahun pasca tanam dengan tawaran omset mengiurkan 1 ton getah karet per hektar  dengan harga Rp 12.000 per kilogram bisa mencapai RP. 12.000.000 perbulan. Ini adalah penghasilan fantastis yang mengiurkan petani. System tanam, dan perawatan karet yang relatif mudah juga memberikan kemudahan pada para petani untuk menguji coba. Pada kegiatan pengabdian ini tim pengabdi melakukan sosialisasi mulai dari motifasi, cara pembibitan, pengolahan tanah, penanaman dan penyulaman, perawatan dan pemeliharaan, tumpeng sari dan pemupukan. Diharapkan kegiatan sosialisasi pembinaan budidaya tanaman karet ini efektif untuk membantu masyarakat terlepas dari jerat ekonomi akibat pandemic yang berkepanjangan di beberapa tahun mendatang.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI SUPIR PARIWISATA DI KOTA MAKASSAR Saiful, Saiful; Burhanuddin, Burhanuddin; Angraeni, Lusy; Ismail, Hamid; Asrini Bakri, Rina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.%p

Abstract

Kurangnya kemampuan berbahasa Inggris Supir Pariwisata di kota Makassar menjadi sebuah momentum fundamental Tim Pengabdian Masyarakat Unismuh Makassar dan UMI Makassar untuk mengadakan short course pembelajaran speaking English and practice untuk terkhusus supir pariwisata di Kota Makassar mengingat Kota Makassar adalah destinasi terkenal dibagian tengah Indonesia dan ramai di datangi wisatawan mancanegara. Nilai pendapatan supir parwisata kota Makassar akan sangat dipengaruhi oleh ketidakmampuan mereka berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Pengemudi pariwisata harus dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris untuk membantu pengunjung asing yang berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka. Oleh sebab itu supir pariwisata kota Makassar seharusnya memiliki kemampuan berkomunikasi baik dalam bahasa Inggris sehingga dapat membantu mereka dalam melaksanakan aktifitasnya aktif berkomunikasi dan bercakap dengan wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke kota Makassar pasca pandemic nanti apabila pemerintah telah membuka penerbangan luar negeri. Kegiatan pelatihan ini tiada lain di laksanakan untuk membantu supir pariwisata kota makassar dapat berbahasa Inggirs yang nantinya kan meningkatkan income mereka dan tamu mancanegara nantinya tidak mengalami miss communication dalam bercakap dengan supir pariwisata di kota Makassar untuk mengunjungi daerah wisata dan lokasi tujuanya. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan bahasa Inggris ini antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan bercakap berpasangan atau kelompok karena kegiatannya berbentuk pelatihan. Maka Program pelatihan bahasa Inggris ini dilakasanakan selama empat minggu. Kegiatan ini terkhusus untuk pengemudi pariwisata kota Makassar dan memiliki jadwal pertemuan dua kali seminggu yang masing-masing berlangsung selama 60 menit di setiap sekali pertemuan. Adapun jumlah peserta yang ikut berpartisipasi yaitu para supir pariwisata kota Makassar sebanyak 12 orang. Materi yang di berikan dirangkum menjadi sebuah buku saku kemudian diberikan kepada setiap peserta meliputi salam, anka berupa (alamat, tanggal, waktu), menguasai perhitungan uang, menjelaskan objek lokal secara singkat, memberikan informasi tentang budaya dan adat istiadat lokal, mampu memberikan petunjuk, memberikan saran, mengucapkan terimakasih dan meminta maaf. Pemberian materi tersebut karena berdasarkan hasil data empiris yang digali dari hasil wawancara dari sejumlah driver yang sering mereka gunakan ketika bercakap dengan para wisman. Hasil pengabdian ini sangat membantu para supir pariwisata dan memberikan respon positif dan antusiasme dalam latihan percakapan dan interaksi menggunakan strategi bermain peran dan interaksi interpersonal dalam bercakap Bahasa Inggris.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI PEDAYUNG PERAHU JOLLORO DI OBJEK WISATA RAMMANG-RAMMANG MAROS Saiful, Saiful; Asriadi, A.Amran; Akib, Erwin; Bakri, Rina Asrini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.696-706

Abstract

Kota Maros sebagai penyandang destinasi wisata karst terbesar ketiga di dunia dan berada di kawasan timur Indonesia dibanjiri oleh para wisman, sehingga para Pedayung Perahu Jolloro (perahu tradisional Sul-Sel) sebagai pelayan jasa transportasi perahu yang berada di sekitar destinasi wisata Rammang-Rammang memiliki pekerjaan yang menjanjikan. Namun masalah yang di hadapi berupa kompetensi manusianya menentukan kualitas layanan destinasi wisata Rammang-Rammang Hal itu tentu menjadi tantangan khususnya pada sektor pelayanan publik pada aspek komunikasi bahasa Inggris sebagai penyambung komunikasi antara Pedayung Perahu Jolloro dengan para wisman selama berada di lokasi wisata karena notabenenya sebagian besar wisman tidak menggunakan jasa pemandu (guide) sehingga diharapkan bagi para pedayung untuk mahir berbahasa inggris. Di samping tantangan yang ada, Berdasarkan persoalan yang berada di lapangan ini, lahirlah inisiatif berupa program pelatihan bahasa Inggris bagi Pedayung Perahu Jolloro. Luaran kegiatan ini adalah terbangunnya keterampilan berbahasa Inggris praktis dan motivasi untuk senantiasa belajar lewat booklet for Rammang-Rammang Boatman yang dihasilkan dengan memadukan metode interpersonal interaction dan pendekatan bermain peran.  
PENGHIJAUAN LAHAN NON PRODUKTIF DI KAMPUNG BERUA OBJEK WISATA RAMMANG-RAMMANG MAROS Saiful, Saiful; Ismail, Hamid; Asriadi, Amran; Akib, Erwin; Bakri, Rina Asrini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.399-407

Abstract

Rammang-Rammang terlihat tandus di sepantaran objek wisata kampung Berua dermaga 3 tujuan akhir perahu berlabuh, tandusnya wilayah ini di sebabkan kurangnya perhatian masyarakat setempat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di objek tersebut, sehingga inisiasi dari pengabdi berencana melakukan penghijauan di daerah objek wisata Rammang-Rammang dengan pemanfaatan lahan yang ada supaya Nampak hijau dan memiliki tambahan objek dengan penanaman sayur palawija. Dalam merealisaikan pengabdian ini dibutuhkan pendekatan persuasif  kegotongroyongan kepada kelompok Ekowisata Rammang-Rammang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia para petani di Rammang-Rammang dan warga sekitar dengan terobosan penghijauan lahan pertanian yang bisa di jadikan sebagai objek petik sayur sehingga tentunya berdampak pada kualitas pelayanan publik yang lebih baik untuk para wisatawan mancanegara dan domestik dengan nuansa objek wisata petik sayur. Pengabdi melaksanakan proses sosialisasi pemanfaatan lahan berupa penyuluhan percontohan bagi pemilih lahan di mulai dari kegiatan pengolahan lahan, pemilihan tanaman palawija jangka pendek untuk lokasi pasca panen padi, Teknik persemaian benih, percontohan pembedengan lahan siap tanam, penanaman dan pemindahan benih ke areal tanam lokasi pembendengan, perawatan lahan pasca tanam, pemupukan organik dan panen. Luaran kegiatan ini adalah penghijauan lahan yang bisa di jadikan objek alternative di objek wisata Rammang-Rammang Kampung Berua Salenrang Maros. 
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Kreatif Bagi Guru-Guru Di Kecamatan Bulukumpa Saiful, Saiful; Hamid Ismail; Muh Arief Mukhsin; Rina Asrini Bakri; Andi Mulawakkan Firdaus
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10168

Abstract

Background: Minimnya pengetahuan dan skill guru terkait teknologi yang dijadikan sebagai media pembelajaran menyebabkan guru kurang kreatif sehingga membuat minat belajar siswa menjadi bosan dan tidak menyenangkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembelajaran kepada para guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan guna meningkatkan minat belajar siswa. Metode: Kegiatan ini dimulai dengan tahap analisis dengan menanyakan kendala para guru di SDN 239 Sarajoko terkait proses pembelajaran secara online melalui aplikasi zoom bersama para guru di sdn 239 sarajoko sejumlah 13 orang dan secara offline pula di laksanakan, kemudian merancang dan melaksanakan pelatihan aplikasi canva sebagai media pembelajaran dengan melakukan presentasi materi yang setelah itu terdapat sesi tanya jawab dan tahap evaluasi hasil pelatihan serta tahap akhir dalam bentuk konsultasi yang dilakukan agar tetap melakukan hubungan komunikasi kepada mitra dan tim pengabdi. Hasil: Adapun hasil dari pengbabdian ini dapat di gambarkan dalam beberapa tahapan yaitu 3 indikator yang menjadi fokus tim pengabdi untuk diimplementasikan dalam program tersebut adalah aplikasi canva dalam membuat video, power point dan poster sebagai bahan pembelajaran. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan aplikasi canva ini sangat membantu para guru guna meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan metode pengajaran modern dan efektif yang akan membuat proses pembelajaran menjadi sistematis dan nyaman.