Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Metrik Serial Humaniora dan Sains

OPTIMALISASI PERMEABILITAS PADA RANCANGAN BANGUNAN TRANSIT HUB DI KAWASAN TOD JUANDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Nityasa Kirana, Kinantya; Budi Purnomo, Agus; Wijayanto , Punto; Widiarso , Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan transit hub dalam kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) memiliki peran penting sebagai simpul transportasi dan integrator aktivitas perkotaan. Artikel ini membahas bagaimana optimalisasi aspek permeabilitas diterapkan dalam perancangan Transit Hub di kawasan TOD Juanda dengan pendekatan arsitektur kontekstual. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, memadukan analisis desain proyek tugas akhir dengan teori dan studi preseden. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa permeabilitas, baik fisik maupun visual, berkontribusi besar terhadap kualitas sirkulasi pejalan kaki, konektivitas antar zona fungsi, serta integrasi bangunan dengan lingkungan sekitarnya.
STRATEGI PENCAHAYAAN DINAMIS DAN MENYEBAR PADA BANGUNAN MIXED-USE Rahma Ningsih , Nisrina; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus; Widiarso, Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan salah satu elemen penting dalam desain arsitektur yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan visual, efisiensi energi, serta kualitas ruang dalam bangunan. Dalam konteks bangunan mixed-use yang padat fungsi dan aktivitas, strategi pencahayaan yang tepat menjadi semakin krusial. Penelitian ini mengkaji penerapan pencahayaan dinamis dan menyebar sebagai bagian dari pendekatan biofilik dalam desain bangunan mixed-use. Pendekatan ini berfokus pada optimalisasi cahaya alami yang bervariasi secara intensitas, arah, dan persebaran, untuk menciptakan suasana ruang yang adaptif terhadap perubahan waktu dan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan elemen seperti bukaan terarah, material reflektif-difus, serta tata letak ruang yang responsif terhadap orientasi matahari dapat meningkatkan kualitas pencahayaan alami sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pencahayaan buatan. Strategi ini tidak hanya mendukung kenyamanan dan kesehatan pengguna ruang, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan energi dalam sistem bangunan perkotaan yang kompleks.
IDENTIFIKASI KESELARASAN PRINSIP POLA DAN BENTUK BIOMORFIK PADA ARSITEKTUR BIOFILIK DENGAN PENGEMBANGAN BANGUNAN MIXED-USE Nur Syah, Azzahra; Inavonna, Inavonna; Wijayanto , Punto; Widiarso, Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Bangunan Mixed-Use pada Kawasan sebagai penunjang terkait fasilitas umum serta fasilitas sosial dalam menghidupkan suatu Kawasan. Dalam konteks pengembangan bangunan mixed-use pada Kawasan dengan menggunakan pendekatan arsitektur biofilik yang memfokuskan pada prinsip pola dan bentuk biomorfik. Sebagaimana prinsip ini menentukan terkait pembentukan pola serta tekstur pada lingkungan serta menjadi komponen dekoratif dalam pengembangan desain masif. Artikel ini membahas terkait keselarasan pengembangan rancangan bangunan mixed-use dengan prinsip pola dan bentuk biomorfik. Melalui analisis studi kasus serta tinjauan literatur pada artikel ini, memberikan tujuan dalam penambahan wawasan terkait penerapan prinsip pola dan bentuk biomorfik pada bangunan mixed-use.
IDENTIFIKASI PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA BANGUNAN FUNGSI CAMPURAN Fajar Isnaini, Rohimah; Widiarso, Tulus; Sindhu Pribadi , I.G Oka
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan fungsi campuran telah ada sejak era 1960-an dan terus berkembang mengikuti dinamika kota. Dalam perkembangannya, prinsip arsitektur yang diterapkan tidak selalu sama, tergantung konteks sosial, budaya, dan lingkungan pada masing-masing masa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan penerapan prinsip arsitektur kontekstual pada bangunan fungsi campuran lintas waktu. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif berbasis data sekunder terhadap tiga studi kasus di Jakarta: Sarinah Building (1960-an), Wisma Dharmala Sakti (1990-an), dan Tamansari Hive (2020-an). Hasil menunjukkan kesamaan pada prinsip permeability, robustness, dan personalization, serta perbedaan yang spesifik pada aspek richness, legibility, dan variety sesuai dengan zamannya. Keterbatasan penelitian ini adalah tidak dilakukannya studi lapangan, sehingga belum mencakup persepsi pengguna secara langsung. Studi lanjutan disarankan untuk melibatkan observasi, wawancara, dan survei agar mampu menggali keterkaitan antara prinsip desain dan pengalaman ruang secara lebih mendalam.