Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS KESIAPAN BELAJAR Fitriyah, Nur Ana; Rahayuningsih, Suesthi; Feriyanto, Feriyanto
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dalam penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar untuk mendukung kemampuan penalaran matematis siswa SMP, mendeskripsikan aktivitas siswa saat penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar untuk mendukung kemampuan penalaran matematis siswa SMP, dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP setelah menerapkan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain One Shot Case Study. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sebagai berikut: Aktivitas guru menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar memperoleh presentase 89,3% pada kategori sangat baik. Aktivitas siswa saat pembelajaran menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar pada materi statistika penyajian data memperoleh rata – rata presentase 76,8% pada kategori baik. Hasil tes kemampuan penalaran matematis siswa dari 26 siswa apabila dihitung secara klasikal memperoleh presentase sebesar 73,1% dalam kategori minimal tinggi.Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Kesiapan Belajar, Kemampuan Penalaran Matematis Siswa.                                            This research aims to describe the teacher’s activities in applying the differentiated learning model based on students readiness to support the mathematical reasoning skill SMP student, describe student activities in applying the differentiated learning model based on students readiness to support the mathematical reasoning skill SMP student, and describe the mathematical reasoning skill SMP student after applying the differentiated learning model based on students readiness. This research used a quantitative descriptive research method with the One Shot Case Study design. Based on the result of data analysis, the following results were obtained: The teacher’s activities during differentiated learning model based on students readiness were get score 89,3% in very good category. Student activities during the differentiated learning model based on students readiness were get an average score 76,8% in good category. The mathematical reasoning skill of 26 students obtained a percentage of 73,1% in minimum high category.Keywords: Differentiated Learning, Students Readiness, Mathematical Reasoning Skill Student.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA KARTU SOAL sari, sita oktavia; rahayuningsih, suesthi; anjariyah, deka
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2561

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning (PBL) berbantu media kartu soal untuk mendukung kemampuan literasi matematika siswa dilihat dari aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan literasi matematika siswa. Populasi dari penelitian ini siswa kelas VIII MTs. Miftahul Ulum Gondang. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling yakni kelas VIII-A yang terdiri dari 24 siswa. Penelitian yang digunakan menggunakan kuantitatif deskriptif dengan desain one shoot case study. Kriteria keberhasilan yang digunakan adalah pembelajaran dikatakan efektif jika ketiga aspek tersebut terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mendapatkan presentase 94% sehingga termasuk dalam kategori sangat baik aktivitas siswa mendapatkan presentase 83% sehingga termasuk dalam kategori baik dan hasil tes kemampuan literasi matematika diketahui bahwa siswa memperoleh kriteria kemampuan literasi matematika baik sebanyak 21 siswa, adapun presentase secara klasikal yakni 87%. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media, Kartu Soal, Literasi Matematika   Abstract : This study aims to determine the effectiveness of the problem based learning (PBL) model assisted by question card media to support students' mathematical literacy skills from teacher activities, student activities, and students' mathematical literacy skills. The population of this study is grade VIII students of MTs. Miftahul Ulum Gondang. This study uses Simple Random Sampling, namely class VIII-A consisting of 24 students. The research used used descriptive quantitative with a design one shoot case study. The success criterion used is that learning is said to be effective if these three aspects are met. The results of the study showed that teacher activities received a percentage of 94% so that they were included in the very good category, student activities received a percentage of 83% so that they were included in the good category and the results of the mathematical literacy ability test were known that students obtained the criteria for good mathematical literacy skills as many as 21 students The classical percentage is 87%. Keywords: Problem Based Learning (PBL), Media, Question Cards, Mathematical Literacy
Pelatihan Perawatan Alat Produksi pada Usaha Mikro Keripik Singkong di Desa Sumberjati Kabupaten Mojokerto Rijanto, Achmad; Rahayuningsih, Suesthi
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2020): ABDIMAS NUSANTARA : (Juli)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maintenance of production equipment was one of the production activities in the micro cassava chip business in Sumberjati village, Mojokerto district. With the age of the production equipment, it could save production costs. Therefore it was necessary to have an understanding to treat production equipment regularly. The purpose of this community service activity was to provide an understanding of cassava chip micro entrepreneurs about the importance of periodic maintenance of cassava chip cutting machine tools, as an effort to increase production output. The method of implementing this service was the training method. The results achieved from this activity were an increase in understanding of partners about the maintenance of cassava chip cutting machine production equipment by 60% for theory and 75% for practice.
Sosialisasi Program Pemberdayaan Kelompok Tani dan PKK di Desa Palrejo Kabupaten Jombang Jawa Timur Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi dan Sumber Daya Rahayuningsih, Suesthi; Rijanto, Achmad; Zulfika, Dicki Nizar
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.725

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Mitra pemerintah kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Palrejo, sedangkan mitra sasaran terdiri dari Kelompok Tani (Poktan) Desa Palrejo dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Palrejo. Permasalahan yang dihadapi Poktan Desa Palrejo ada 2 bidang yaitu bidang produksi dan bidang manajemen, sedangkan permasalahan TP PKK Desa Palrejo ada 2 yaitu bidang sosial kemasyarakatan dan manajemen. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi permasalahan Kelompok Tani Desa Palrejo di bidang produksi dan manajemen dalam bentuk memberikan hibah alat penanam benih padi, pompa air sawah berbahan bakar ganda (bensin dan gas) dan cara penggunaannya, sedangkan kepada TP PKK di bidang sosial kemasyarakatan dan manajemen, dalam bentuk meningkatkan pengetahuan stunting dan gizi buruk serta hibah alat pengolah makanan dan minuman ringan berupa deep friyer gas, cup sealer, dan spinner beserta cara penggunaannya. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode edukatif kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi program pemberdayaan kepada kedua mitra sasaran. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah Poktan Desa Palrejo mengetahui dan memahami berbagai program kegiatan pemberdayaan yang akan diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi kelompok tani, anggota TP PKK mengetahui dan memahami berbagai program kegiatan pemberdayaan yang akan diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh TP PKK Desa Palrejo.  Kelompok tani dan TP PKK desa Palrejo sangat mendukung dengan adanya program pemberdayaan masyarakat ini, karena program ini dapat meningkatkan aset di bidang produksi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang sosial kemasyarakatan dan manajemen usaha Kelompok Tani dan TP PKK desa Palrejo.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Grup Tipe High Order Thinking Skills (HOTS) Ditinjau dari Gender Rahayuningsih, Suesthi; Rijanto, Achmad; Suwandana, Engkin
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Vol. 4 No. 2 September 2021
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v4i2.1406

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan mahasiswa dalam memecahkan masalah grup tipe High Order Thinking Skill (HOTS) berdasarkan gender sehingga dapat digunakan sebagai bahan informasi dosen untuk merancang perkuliahan materi grup yang dapat mengatasi kesulitan mahasiswa karena kesalahan yang dilakukan dalam memecahkan masalah grup tipe High Order Thinking Skills (HOTS). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Wawancara tersebut mengungkap kesalahan mahasiswa berdasarkan prosedur analisis Newman yang dibedakan menjadi lima tipe kesalahan, yaitu reading error (kesalahan membaca), comprehension error (kesalahan memahami), transformation error (kesalahan dalam transformasi), process skills error (kesalahan dalam keterampilan proses), encoding error (kesalahan pada notasi). Data dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dan tes masalah grup. Untuk mengecek validitas data dilakukan triangulasi. Adapun triangulasi yang dilakukan adalah triangulasi waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan prosedur analisis Newman yang dibedakan menjadi lima tipe kesalahan, yaitu reading error (kesalahan membaca) sebesar 7 %, comprehension error (kesalahan memahami) sebesar 20 %, transformation error (kesalahan dalam transformasi) sebesar 20 %, process skills error (kesalahan dalam keterampilan proses) sebesar 36 %, dan encoding error (kesalahan pada notasi) sebesar 17 %.
Pembelajaran Bilingual Berbasis Etnomatematika Situs Candi Brahu Abror, Ahmad Nafiul; Sa’adah , Nuril Badiatus; Indarwati, Wahyu Pangastuti; Rahayuningsih, Suesthi
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023): Vol 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v6i1.2523

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP ditinjau dari pengumpulan data, interpretasi data, dan lain-lain. melalui pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika pada materi yang diterjemahkan secara objektif menggunakan angka. dan penampilan serta hasilnya.Pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika dapat dicapai dengan membangun pengalaman yang bermakna dan berfokus pada budaya di dalam dan di luar kelas. Kegiatan ini dapat memperkuat dan memperdalam pemahaman siswa terhadap pembelajaran matematika melalui situs cagar budaya termasuk Candi Brahu. Kerjasama antara siswa, guru, dan penggunaan metode pembelajaran yang tepat dapat menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa, terutama kemampuan mereka untuk memahami konsep dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa kususnya pada materi translasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 22 dari 24 siswa memiliki kriteria jawaban baik. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 91,67% siswa memiliki minat baik terhadap kegiatan pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika situs candi brahu.