Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Profile of Post-Certification Public High School Teachers' Teaching Behavior Wedasuwari, Ida Ayu Made; Suciari, Ni Komang Dina; Susrawan, I Nyoman Adi; Budiningsih, Desak Nyoman; Laksmi, Ni Nyoman Ayu Tri; Karinda, Yuliana Olgadesti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 12 No 1 (2023): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.358 KB) | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v12i1.56337

Abstract

Realizing the 2045 golden generation for the millennial generation, it is more relevant to do this with an educational trilogy such as family, school and community. Therefore education has an important role through intellectual intelligence education as well as human abilities can be developed so that education is believed to be the best solution. Various efforts have been made by the government to improve the quality of education in Indonesia through increasing teacher professionalism, such as through upgrading, training, and teacher certification. The aims of this study is to analyzing teaching behavior of public high school teachers after teacher certification. This research is a quantitative descriptive study with the number of respondents being 3 certified high school model teachers and 80 students involved in filling out the Teacher Behavior Inventory (TBI) questionnaire which includes aspects of clarity, enthusiasm, interaction, organization, speed, disclosure, speaking ability, and interpersonal relationships. The data obtained were analyzed using statistical analysis. The results of the study showed that the teaching behavior of public high school teachers after certification was in the good category.
PENDEKATAN TERPADU PEMERINTAH, DOSEN DAN MAHASISWA, MENINGKATKAN NUMERASI DAN MENCEGAH KEKERASAN DI SD NEGERI 2 MARGA DAJAN PURI, TABANAN Ni Wayan Ekayanti; I Made Diarta; Desak Nyoman Budiningsih; Ni Komang Dina Suciari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i3.9818

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa di sekolah, memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, serta memberdayakan sekolah dalam pengajaran dan administrasi sekolah, serta mendukung guru dalam beradaptasi dengan teknologi. Program ini dapat menciptakan sinergi antara teori akademis dan praktik nyata di lapangan.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta tindak lanjut. Pendekatan bertahap ini memastikan program berjalan dengan sistematis dan efektif, memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemampuan belajar siswa. Program Kampus Mengajar melibatkan kegiatan mengajar, meningkatkan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi, dan membantu administrasi. Kegiatan meliputi menata perpustakaan, menghias kelas, membuat pojok baca, dan menggunakan teknologi seperti WordWall dan GeoGebra. Kegiatan lain termasuk media edukatif dan program Ajeg Bali untuk mengenalkan aksara Bali. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka, serta menjadi contoh bagi sekolah lain yang ingin meningkatkan literasi dan numerasi.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEM DI SMAN BALI MANDARA Arjaya, Ida Bagus Ari; Puspaningsih, Ayuk Ratna; Ekayanti, Ni Wayan; Desak Nyoman Budiningsih; Suyati
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v15i1.11127

Abstract

Meskipun berpikir kritis termasuk aspek atau kompetensi yang sangat penting bagi dunia pendidikan, nyatanya kemampuan berpikir kritis belum optimal dikembangkan oleh guru-guru di sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan implementasi Model STEM yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir siswa secara lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui integrasi aspek STEM dalam materi metabolisme siswa kelas XII di SMAN Bali Mandara. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2023/2024. Sejumlah 27 orang siswa turut berpartisipasi di dalam penelitian ini.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen kemampuan berpikir kritis siswa. Lebih lanjut, Lebih lanjut, teknik analisis data yang dipergunakan di dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa t-test untuk melihat bagaimana kemajuan siswa di setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan STEM pada materi metabolisme ternyata memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII SMAN Bali Mandara di tiap siklusnya, baik itu dari prasiklus ke siklus 1 maupun dari siklus 1 ke siklus 2. Adapun temuan bermakna dalam penelitian ini yaitu siswa ternyata lebih menghargai setiap bidang ilmu, khususnya dalam ruang lingkup STEM karena telah melihat bagaimana pentingnya hubungan stau bidang ilmu dengan bidang ilmu lainnya dalam kehidupan sehari-hari.
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Inteligent Suciari, Ni Komang Dina; Arjaya, Ida Bagus Ari; Surata, Sang Putu Kaler; Ekayanti, Ni Wayan; Budiningsih, Desak Nyoman; Wahyuni, Ni Kadek Happy Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2464

Abstract

Meskipun teknologi pembelajaran dan Artificial Inteligent (AI) memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan evaluasi, banyak guru masih mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi ini. Tantangan ini tidak hanya terkait dengan keterampilan teknis, tetapi juga melibatkan kemampuan pedagogis untuk mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut Program PkM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan AI EducationCopilot untuk analisis evaluasi siswa dan mendukung pengembangan pembelajaran yang lebih efektif. rogram ini melibatkan pelatihan workshop, sesi praktik langsung, pendampingan teknis, serta diskusi dan refleksi. Pelatihan memberikan dasar penggunaan AI, sementara sesi praktik dan pendampingan membantu guru mengatasi kendala teknis dan menerapkan teknologi dalam kelas. Program ini melibatkan pelatihan workshop, sesi praktik langsung, pendampingan teknis, serta diskusi dan refleksi. Pelatihan memberikan dasar penggunaan AI, sementara sesi praktik dan pendampingan membantu guru mengatasi kendala teknis dan menerapkan teknologi dalam kelas. Pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan AI. AI terbukti efektif dalam memberikan umpan balik dan mendukung evaluasi berdiferensiasi.
Ethnobotany of Local Foodstuff Plants Used By Bugbug Community In Karangasem, Bali, Indonesia Dewa Ayu Sri Ratnani; I Ketut Junitha; Eswaryanthi Kusuma Yuni; Desak Nyoman Budiningsih
International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Vol. 6 No. 1 (2024): International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan `Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/ijassd.v6i1.9124

Abstract

The aims of this research were (1) Reveal to the diversity of local foodstuff plants utilized by Bugbug community; (2) to analyze traditional knowledge of local foodstuffs plants of Bugbug community; (3) to analyze the Use Value (UV) and Index Cultural Significance (ICS) of local foodstuffs plants. The research was conducted in Bugbug Karangasem, Bali, from January 2021-March 2021. Data were collected using qualitative methods, semi-structured interviews, moderate participation observation, and documentation. Key informants were selected using purposive and snowball sampling to obtain ten key informants and 48 respondents. The use value of plants is calculated by UV, cultural importance with ICS. The level of traditional knowledge was measured by the Phillips and Gentry equations and analyzed by the Kruskal Wallis and Mann Whitney Test. The traditional knowledge of local foodstuff plants was calculated using the Phillips and Gentry equations and analyzed with the Kruskal Wallis and Mann Whitney Test. Traditional knowledge of local foodstuff plants between age groups is different. Meanwhile, knowledge between genders is not different. The diversity of local foodstuff plants in Bugbug Village is 126 species, 47 families, the most families being Musaceae. The high diversity of plants found is caused by specific ecosystems from hilly areas and beaches. The most widely used part of the plant is the fruit. Most plant habitus is an herb. Herbs are easy to grow in various locations and are found in semi-wild status. The highest plant use value and ICS are Arenga pinnata L.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DAN SISWA DALAM PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR MELALUI PENGGUNAAN MEDIUM BUATAN Desak Nyoman Budiningsih; Ni Komang Dina Suciari; Anak Agung Inten Paraniti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11569

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dan siswa di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar dalam merancang dan mengimplementasikan laboratorium mikrobiologi dasar. Dengan memanfaatkan media buatan seperti Nutrient Agar (NA) dan Potato Dextrose Agar (PDA) yang terbuat dari bahan sederhana, program ini mendorong pembelajaran berbasis praktik yang mandiri dan inovatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konseptual, keterampilan laboratorium, dan minat peserta terhadap laboratorium mikrobiologi yang aplikatif, kontekstual, dan berbiaya rendah.
PELATIHAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS ETNOBOTANI DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMA NEGERI 1 MENGWI UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN Dewa Ayu Sri Ratnani; Desak Nyoman Budiningsih; I Made Diarta; I Made Surya Hermawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i8.6973

Abstract

Pembelajaran biologi merupakan suatu proses untuk menghantarkan siswa kepada tujuan belajarnya, sementara biologi sendiri memiliki peran sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan Wakasek Kurikulum dan beberapa orang guru mengungkapkan beberapa masalah yang muncul dalam proses belajar mengajar diantaranya siswa SMAN 1 Mengwi mengalami kesulitan mengkaitkan materi belajar dengan lingkungan kontekstualnya, terutama materi sains dan biologi terkait dengan budaya maupun kearifan lokal. guru-guru kesulitan menyiapkan materi pembelajaran sesuai dengan potensi kearifan lokal di lingkungan sekitar, sehingga materi terkesan tekstual dan jauh dari pengalaman siswa, setiap guru masih mengalami kesulitan menguasai teknologi terkini pembelajaran. Adaptasi teknologi pembelajaran dalam berbagai platform atau media belajar sangat penting untuk meningkatkan daya saing siswa di era globalisasi maupun disrupsi terutama pembelajaran tentang identifikasi tumbuhan yang berbasis etnobotani yang ada di taman di lingkungan sekolah. Dengan demikian pentingnya fasilitas dari pihak kampus dalam bentuk pengabdian masyarakat yang terintegrasi antara aspek evaluasi pembelajaran, aspek kearifan lokal, serta aspek teknologi pembelajaran yang sangat dibutuhkan oleh guru-guru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran biologi.
THE ETHNOBOTANY OF SENSE DISEASE MEDICAL PLANT USED BY NGIS MANGGIS COMMUNITY KARANGASEM IN BALI, INDONESIA Ratnani, Dewa Ayu Sri; Junitha, I Ketut; Kriswiyanti, Eniek; Budiningsih, Desak Nyoman
International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Vol. 4 No. 2 (2022): International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan `Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Ngis Manggis community has ethnobotanical knowledge in utilizing plants from the forest for traditional medicine. Local people have little knowledge of managing forests sustainably. This study aimed to identify plants used for sense disease medicinal by the Ngis Manggis community, including species, family, local names, parts of plants used, processing method, usage method, obtained sources, and the Index of Cultural Significance (ICS). Qualitative method to obtain data on the local names of plants used for the sense disease medicinal. Purposive and Snowball sampling methods were applied to collect key informants through semi-structured interviews and moderate participation. Data analysis was qualitative and quantitative. The results showed that 55 species were distributed in 32 families to treat 17 diseases dominated by Fabaceae (6 species). Most of them were harvested from wild 29 (52.72%). The most widely used part of the plants is the leaf. Crushing is the most widely used preparation method by the community. The greatest number of medicinal uses of Ngis Manggis community is smeared. Based on the results of the ICS analysis, the highest ICS value is Arenga pinnata L. (61).
AI AS A COGNITIVE PROSTHESIS: DOES EDUCATIONAL AI REDUCE INTELLECTUAL AUTONOMY? Kumara, Komang Ayu Shri Candrika; Arjaya, Ida Bagus Ari; Budiningsih, Desak Nyoman; Agustina, Viony Aprilia
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13599

Abstract

The rapid integration of generative artificial intelligence (AI) in education has positioned AI not merely as a technological tool, but increasingly as a cognitive prosthesis that extends learners’ cognitive capacities. While AI-driven systems offer substantial benefits—such as personalized learning, scaffolding, enhanced metacognitive regulation, and instructional efficiency—concerns persist regarding cognitive offloading, diminished critical thinking, reduced intellectual autonomy, and ethical risks. This study aims to critically examine the dual role of generative AI as a cognitive prosthesis in learning by synthesizing recent empirical and theoretical literature. Employing a systematic literature review methodology, this study analyzes peer-reviewed articles and proceedings indexed in Scopus and Copernicus published between 2015 and 2025. The reviewed studies are organized into two thematic domains: (1) the advantages and limitations of generative AI as a cognitive prosthesis in learning, and (2) the evolving roles of teachers and students in AI-mediated educational environments. The findings indicate that while generative AI can enhance metacognitive skills, creativity, learning efficiency, and personalized instruction, excessive dependence may lead to cognitive laziness, surface learning, weakened critical thinking, and ethical challenges related to data privacy and academic integrity. The study concludes that generative AI should be positioned as a supportive cognitive partner rather than a replacement for human cognition. Effective integration requires strong pedagogical design, ethical governance, and active mediation by educators to ensure that AI enhances learning without undermining intellectual autonomy.
Edukasi Konservasi Tumbuhan dengan Cara Pemanfaatan Tumbuhan Obat di Lingkungan Sekolah SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar Ratnani, Dewa Ayu Sri; Budiningsih, Desak Nyoman; Surata, Sang Putu Kaler
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24701

Abstract

Potensi keanekaragaman tumbuhan di lingkungan sekolah SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar yang bermanfaat obat-obatan masih banyak diabaikan dan belum dimanfaatkan. Salah satu hal yang penting dalam mempertahankan keberadaan tumbuhan obat adalah dengan cara melakukan edukasi konservasi tumbuhan obat.Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, serta keaktifan peserta didik dalam melakukan konservasi tumbuhan obat melalui pemanfaatan dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah observasi, sosialisasi, pelatihan melalui Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. One group pre-test post-test design digunakan dan analisis data menggunakan Paired sample T-Test. Berdasarkan hasil angket tentang pengetahuan peserta didik sebelum dan setelah edukasi konservasi dilakukan, maka diperoleh hasil peningkatan rata-rata pengetahuan tumbuhan obat peserta didik sebesar 14,82%. Berdasarkan hasil uji t test diperoleh t hitung 15,424 t tabel 2,048, dengan nilai signifikansi 0,000 0,005. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan dari pengetahuan peserta didik sebelum dan setelah sosialisasi edukasi konservasi dilakukan. Dapat disimpulkan edukasi konservasi tumbuhan obat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, serta keaktifan peserta didik dalam melakukan konservasi tumbuhan obat melalui pemanfaatan dalam kegiatan pembelajaran di SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar.