Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Karet Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process Irmayani; Hary Fandeli; Mufrida Meri. Z; Ratih Zulia Zulia Ramadhani
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/53cy9h88

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan salah satu perencanaan strategis perusahaan. Tahapan kegiatan untuk mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, hingga kegiatan pendistribusian produk ke konsumen yang melibatkan produsen, pemasok, distributor, pengecer, dan pelanggan merupakan salah satu mata rantai kegiatan terpenting perusahaan agar sirkulasi produksi yang efektif dan menguntungkan terjamin.  PT Lembah Karet bergerak pada pengolahan karet mentah menjadi karet setengah jadi, (karet remah), yaitu Crumb Rubber SIR 2.  Permasalahan pasokan bahan baku seperti keterlambatan dan perbedaan jumlah yang diterima dengan jumlah yang diorder menjadi permasalahan di lantai produksi hingga bagian pemasaran. Hal ini menyebabkan perusahaan harus menetapkan urutan kriteria penting dalam pemilihan pemasok agar dapat menetapkan pemasok yang tepat.  Pada penelitian ini digunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice dan MS processing dalam menentukan urutan kriteria untuk menetapkan pemasok yang tepat di PT. Lembah Karet Padang.  Hasil penelitian menunjukkan variable kualitas merupakan prioritas pertama dalam pemilihan pemasok (33,6%), selanjutnya variable adaptif (21,7%), harga (15,9%), pengiriman (15,2%), dan pelayanan (13,6%). 
Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja UMKM Tahu Mtb Menggunakan Metode NASA-TLX Mufrida Meri; Hary Fandeli; Rozza Linda; Irmayani Irmayani; Rio Febrian
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 1 (2023): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.509 KB) | DOI: 10.59435/jiss.v1i1.24

Abstract

Kinerja karyawan sangat berpengaruh dalam penentuan produktivitas suatu perusahaan. Apabila kinerja karyawan di sebuah perusahaan baik, maka produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat dan hal ini dapat menyebabkan keuntungan pada perusahaan tersebut bertambah. Begitu pula sebaliknya, apabila kinerja karyawan tersebut buruk, maka produktivitas perusahaan tersebut akan menurun. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu beban kerja mental. Beban kerja mental merupakan sesuatu keadaan yang dialami oleh seseorang yang memberi tekanan dalam hidupnya. Semakin tinggi tekanan yang dirasakan karyawan itu, maka semakin rendah kinerja yang bisa dicapainya. Salah satunya yaitu pada pekerja-pekerja di Pabrik Tahu MTB. Berdasarkan data-data perbandingan nilai rata-rata tiap faktor untuk menghitung beban kerja mental dapat disimpulkan bahwa faktor beban kerja mental yang paling berpengaruh yaitu performansi kerja yang menyatakan tingkat kepuasan yang dirasakan terhadap kinerja yang telah dilakukan yaitu sebesar 85. Rata-rata nilai kebutuhan mental dan kebutuhan fisik bernilai sama yaitu sebesar 80.5 yang menyatakan bahwa beban kerja para pekerja yang membutuhkan fisik dan mental bernilai sama .Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi beban kerja para pekerja yaitu Mental Demand,Physical Demand, Temporal Demand,Performance,Frustation, Effort. Berdasarkan hasil dari perhitungan dapat diketahui jumlah karyawan yang memiliki tingkat beban kerja mental kategori tinggi sekali dengan rata-rata WWL 85.66 yang berjumlah 4 orang dan kategori tinggi dengan rata-rata WWL 71.22 yang berjumlah 6 orang.