Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PERKULIAHAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Sembiring, Desy A. K.; Tijow, Meylani A.
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.533 KB) | DOI: 10.31957/noken.v2i2.1899

Abstract

The world of education is one of the sectors most affected by the Covid-19 pandemic. The pandemic situation forces all educational activities to be carried out by online. This study aimed to look at the development and how students perceived online learning during the Covid-19 pandemic in higher education. The method used in this descriptive study was survey research, where the number of respondents who filled out the questionnaire were 27 students. The results of the study indicated that although students feel they are able to attend lectures, some students think that online learning did not see them as effective. The obstacles encountered by students included limited internet quota facilities, internet instability and learning methods that were considered monotonous and did not stimulate students to be active during teaching and learning activities. These obstacles, alternative solutions that could be offered are optimizing limited offline learning and lecturers are expected to be able to apply student-centered learning methods by referring to a predetermined teaching schedule.Keywords: Students’ Perceptions; Covid-19 Pandemic; Online Learning
ANALISIS ANGKA PARTISIPASI ANAK PRASEKOLAH PADA PAUD DI PROVINSI PAPUA Tijow, Meylani Aljeinie; Risamasu, Putri Ellen Gracia
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/noken.v3i1.2271

Abstract

Usia prasekolah merupakan The Golden Age bagi anak-anak, dimana pada usia tersebut sel-sel otak anak berkembang pesat. Sehingga sangat disarankan anak diikutsertakan dalam PAUD supaya bisa mendapatkan tambahan asupan pendidikan yang bermanfaat. Penelitian ini difokuskan pada analisis angka partisipasi anak prasekolah yang ada di provinsi Papua. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sedangkan sumber data terdiri dari sumber data primer yang berasal dari praktisi PAUD Provinsi Papua, dan sumber data sekunder dari publikasi statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Hasilnya, dapat disimpulkan bahwa angka partisipasi anak usia prasekolah pada PAUD dilihat dari Partisipasi Anak Usia 0-6 Tahun yang Sedang/Pernah Mengikuti Pendidikan Prasekolah, Angka Partisipasi Kasar PAUD, dan Angka Kesiapan Sekolah di Provinsi Papua masih berada dalam kategori rendah dan menempati posisi paling bawah dibandingkan provinsi lain seIndonesia. Beberapa persoalan yang melatarbelakangi rendahnya angka-angka tersebut adalah minimnya informasi terkait pentingnya PAUD untuk anak usia prasekolah baik di pedesaan maupun di kalangan keluarga dengan status ekonomi bawah. Selain itu, komitmen antara pemerintah pusat dan daerah juga perlu ditingkatkan untuk menjawab keperluan daerah pedesaan yang masih minim PAUD. Sedangkan akar dari permasalahan menurunnya APK dari tahun 2020 ke 2021 disebabkan oleh karena kondisi dan situasi dari pandemi Covid-19, yang mempengaruhi antusias orang tua dalam menyekolahkan anaknya di PAUD.
Kepemimpinan pelayan kepala sekolah dan etos kerja guru di sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan Yulius Mataputun; Meylani Aljeinie Tijow
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1161600

Abstract

Etos kerja guru pada SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) penting untuk menjamin konsistensi layanan pembelajaran, implementasi Kurikulum Merdeka, dan kesiapan lulusan menuju DUDI. Kajian empiris tentang kepemimpinan pelayan kepala sekolah pada konteks SMK-PK di Papua masih terbatas, terutama terkait indikator yang paling dominan dan penjelasan kualitatifnya. Penelitian ini menganalisis model kepemimpinan pelayan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru di SMKN 8 Kota Jayapura, Papua. Penelitian menggunakan Mixed Methods desain explanatory sequential yaitu pengumpulan dan analisis data kuantitatif pada tahap pertama, kemudian diperdalam melalui data kualitatif untuk menjelaskan dan menguatkan temuan kuantitatif. Tahap kuantitatif melibatkan total sampling 20 guru melalui angket 18 indikator, dianalisis dengan statistik deskriptif (persentase dan kategorisasi). Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil kuantitatif menunjukkan indikator dominan: empati (95%), mendengar (94%), konseptualisasi (92%), dan visi (91%) (kategori sangat baik). Indikator keterbukaan (72%) dan kestabilan emosi (76%) berada pada kategori baik. Temuan kualitatif menegaskan bahwa empati dan mendengar meningkatkan dukungan kerja, rasa aman psikologis, dan komitmen guru; sementara keterbukaan perlu diperkuat melalui kanal aspirasi formal dan tindak lanjut yang terdokumentasi. Implikasi penelitian ini adalah penguatan praktik kepemimpinan pelayan yang menekankan empati, mendengar, konseptualisasi, dan visi, serta perbaikan keterbukaan komunikasi dan kestabilan emosi kepala sekolah melalui mekanisme umpan balik yang terstruktur.
Analysis of Indigenous Papuan Students’ Preferences for Learning Methods in Higher Education Meylani Aljeinie Tijow; Febi Adriana Mutiara Sogalrey
Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa)
Publisher : Institut of Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/elia.v6i1.1095

Abstract

This study aims to identify dominant learning method preference patterns among indigenous Papuan students and formulate adaptive learning strategy recommendations. The research employed a quantitative descriptive method with survey techniques involving 124 indigenous Papuan students at Cenderawasih University, consisting of 90 Social Humanities (Soshum) and 34 Science and Technology (Saintek) students. Data were collected using structured questionnaires with 5-point Likert scale measuring preferences for ten learning methods. Results showed that Experiential Learning had the highest preference (Soshum 95.6%, Saintek 96.9%), followed by Lecture Method (Soshum 92.2%, Saintek 97.0%) and Small Group Discussion (Soshum 94.4%, Saintek 91.2%). Online Learning received the lowest preference (Soshum 44.4%, Saintek 31.2%). Significant differences existed between groups, with Soshum students preferring social interaction-based methods while Saintek preferred structured methods. Furthermore, another interesting finding is that a significant number of both Soshum and Saintek students surprisingly still prefer the lecture method. These findings provide empirical basis for designing more adaptive and inclusive learning strategies for indigenous Papuan students. Overall, the results of this study provide an empirical basis for designing learning strategies that are more adaptive and inclusive for indigenous Papuan students, with the hope of increasing learning motivation and reducing disparities in academic achievement among students 3T (frontier, outermost, and underdeveloped) backgrounds.
Implementasi Layanan Khusus UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) pada Indikator Pendidikan Kesehatan di SMA Kota Jayapura Helen Try Juniasti; Meylani Aljeinie Tijow
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The UKS (school health business) program should be a catalyst forr improving the health statu of school-age children so that it can be encourage improvements in the quality of education and learning achivment of students by implementating PHBS (clean and healthy living behavior).objective : to identify the implementation of UKS special service program on health education indicators. Method this research uses a survey research design with a quantitative descriptive approach. Data collection used the UKS/M stratification instrument for high school level. Data were analyzed using univariate analysis referring to the UKS/M SMA stratification indicators with the categories minimum, standard, optimal and complate. The research sample of 25 included public and private high schools in the jayapura city area. The research results showed that the implementation of special UKS high school services throuhout jayapura city was based on the UKS stratification of the majority of health education indicators in the standard strata. The conclusion in that the implementation of special UKS high school services throuhoutJayapura City on health education indicatorssow that the category is not good.