Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AGROMIX

ANALISIS SEGMENTASI PASAR “LORJUK” (Solen grensalis) DI KABUPATEN PAMEKASAN Endang Tri Wahyurini

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.678 KB) | DOI: 10.35891/agx.v6i2.693

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui segmentasi dan positioning dari produk  “lorjuk”. Keragaan “lorjuk” masih di daerah Pamekasan masih memiliki potensi yang  menjanjikan.  Dalam penelitian ini , penentuan responden dengan metode  purposive sampling at au metode penentuan responden secara sengaja yaitu para produsen “lorjuk” yaitu pencari,  pengolah, pengepul dan penjual “lorjuk” serta konsumen yang mengkonsumsi  “lorjuk”.Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan di dua wilayah Kecamatan yaitu  Kecamatan P ademawu dan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Data yang sudah  terkumpul dianalisis menggunakan analisis cluster.Adapun hasil kesimpulan yang diperoleh  adalah sebagai berikut segmentasi “lorjuk” menurut sudut pandang produsen adalah bahwa  “lorjuk” merup akan sumber penghasilan yang masih diminati oleh konsumen - konsumen  tertentu.  Produsen harus melakukan difersifikasi agar produk “lorjuk” yang dijual bisa  bertahan di pasaran. Sedangkan “lorjuk” menurut sudut pandang konsumen adalah bahwa  “lorjuk” Pembahas an tentang cluster 1 menunjukkan bahwa responden yang memilih atribut  rasa enak dan gurih, protein tinggi dan merupakan makanan sehat sebanyak 33,3%,  sedangkan yang memilih atribut suka  seafood ,  prestise dan image yang bagus sebanyak  23,3% dan yang memili h atribut bisa dibuat camilan, dibuat oleh - oleh dan di buat suguhan  tamu sebanyak 43,3%. Hal ini menunjukkan bahwa segmentasi pasar “lorjuk” untuk  konsumen lebih didominasi karena alasan sebagai makanan camilan, untuk oleh - oleh dan  untuk suguhan tamu diru mah yaitu sebesar 43,3%.   
PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS AIR TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Endang Tri Wahyurini

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.041 KB) | DOI: 10.35891/agx.v3i1.751

Abstract

Penelitian Pengaruh Perbedaan salinitas Air Terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup benih Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) bertujuan adalah untuk mengetahui pengaruh salinitas air diantara perlakuan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Benih merupakan fase kritis terhadap respon lingkungan, oleh sebab itu pemeliharaan benih harus mendapatkan perawatan yang intensif. Sejalan dengan usaha untuk mentransfer ikan nila merah agar dapat dipelihara di sawah tambak, maka perlu dilakukan persiapan terhadap benihnya. Mengingat pentingnya lahan sawah tambak sebagai salah satu alternatif untuk mentransfer benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus) dari air tawar ke air payau yang saat ini belum diketahui secara jelas sejauh mana pengaruh salinitasnya terhadap tingkat kemampuan adaptasi dalam proses osmoregulasi benih ikan nila merah, maka perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh perbedaan salinitas terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus) di sawah tambak. Penelitian ini dilaksanakan di Tambak di Desa Galis kecamatan Pamekasan, Madura. Tanggal 15 November sampai 15 Desember 2005. Berdasarkan uji Beda Nyata Terkecil dengan tingkat kepercayaan 5% dan dilanjutkan dengan analisa regresi diketahui bahwa media penelitian benih ikan nila merah dengan salinitas 10‰ mengasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi yaitu 92%. Kemudian berturut-turut diikuti media penelitian benih ikan nila merah dengan salinitas 15‰ (74,67 %), 20‰ (59,33 %) dan 25‰ (48 %). Hubungan antara salinitas dengan kelangsungan hidup berbentuk linier dengan persamaan garis Y = 120 – 2,95X dengan R2 sebesar 0,95. Pengamatan kualitas air masih dalam kisaran normal untuk media benih ikan nila merah. Kandungan oksigen terlarut berkisar antara 5,0 – 6,4 ppm, konsentrasi karbondioksida bebas berkisar 4,44 sampai dengan 4,88 ppm. Derajat keasaman berkisar antara 7,1 – 7,8. Suhu air berkisar 28,5 – 30,0o C dan konsentrasi gas amonia bersifat konstan yaitu sebesar 0,2 ppm.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN TERI KRISPI DI KABUPATEN PAMEKASAN MADURA Endang Tri Wahyurini

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.46 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i2.782

Abstract

Teri merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki banyak manfaat. Secara nutrisi ikan teri merupakan sumber protein yang sangat tinggi. Salah satu olahan teri yang cukup diminati masyarakat atau konsumen adalah teri krispi. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor yang mempengaruhi pembelian teri krispi di Kabupaten Pamekasan. Penelitian dilakukan di Pamekasan, Madura pada bulan Oktober 2016. Jumlah responden sebanyak 70 konsumen yang dipilih secara Insidental Sampling. Data dianalisis dengan cara deskriptif dan analisis faktor. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang melakukan pembelian teri krispi adalah perempuan, berstatus ibu rumah tangga, berumur diatas 35 tahun, pendapatan individu yang diperoleh antara Rp 1.000.000,00 sampai Rp. 2.500.000,00 per bulan dengan asumsi harga teri krispi dalam kategori terjangkau oleh konsumen. Konsumen membeli atau mengkonsumsi teri krispi bukan sebagai makanan pokok tetapi sebagai kuliner, oleh-oleh, dan makanan camilan. Delapan faktor yang dipertimbangkan responden secara berurutan adalah harga, rasa, kemasan, tampilan penyajian, kepuasan, pendapatan, dan demografi.