Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

TINGKAT KUALITAS TIDUR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN OLAHRAGA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR Awang, Ahmad Zullian; Galih Priyambada
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5832

Abstract

This study aimed to describe the sleep quality of Physical Education students at Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur based on the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) Indonesian version. A descriptive quantitative cross-sectional design was applied to 34 non-athlete Physical Education students selected using purposive sampling. Sleep quality was assessed with the PSQI (global score 0–21), with good sleep quality defined as a total score ≤5 and poor sleep quality as >5. Data were analyzed descriptively using mean, standard deviation, and score range. The results showed that 25 students (73.5%) had good sleep quality and 9 students (26.5%) had poor sleep quality. Component scores indicated a mean of 1.18 (SD = 0.76; range 0–3) for subjective sleep quality, 2.29 (SD = 1.70; range 0–6) for sleep latency, 13.88 (SD = 3.37; range 0–14) for sleep duration, 9.79 (SD = 4.40; range 0–18) for sleep efficiency, 3.00 (SD = 0.76; range 0–3) for sleep disturbance, 0.29 (SD = 0.76; range 0–3) for sleep medication use, and 1.18 (SD = 0.76; range 0–3) for daytime dysfunction. These findings indicate that although most students are classified as good sleepers, relevant problems in sleep latency, duration, efficiency, and daytime dysfunction remain, suggesting the need for targeted sleep hygiene education and better alignment of study and training schedules to support sleep recovery.
Tingkat Kecemasan Pra-Pertandingan Atlet Pencak Silat Iqsa Sport Silat Club Bontang Mawarni, Fitri; Galih Priyambada
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pra-pertandingan atlet pencak silat Iqsa Sport Silat Club Bontang ditinjau dari dimensi kecemasan kompetitif dan kelompok usia atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 36 atlet pencak silat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 11–14 Juni 2025 melalui kuesioner The Revised Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2R) versi Bahasa Indonesia yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai rata-rata, persentase, dan kategori tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori kecemasan sedang (80,6%). Ditinjau dari dimensi kecemasan, kecemasan somatik memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan kecemasan kognitif, sedangkan kepercayaan diri menunjukkan nilai rata-rata tertinggi dan relatif stabil. Berdasarkan usia, atlet berusia 19–25 tahun cenderung mengalami tingkat kecemasan kognitif dan somatik yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan pra-pertandingan merupakan kondisi yang umum dialami atlet pencak silat dan masih berada dalam batas wajar, namun diperlukan pengelolaan mental yang tepat untuk mendukung kesiapan dan performa atlet saat bertanding.
Analisis Kecepatan Tendangan Depan pada Anak Usia Dini di Unit Latihan Tapak Suci Tenggarong Apriliana, Devi; Galih Priyambada
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2235

Abstract

Pencak Silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang memiliki struktur teknik yang unik, yaitu sikap pasang, pola langkah, serang-bela, dan kembali ke sikap pasang. Tendangan menjadi teknik dominan dalam pertandingan karena memiliki nilai tinggi dan jangkauan serangan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa kecepatan tendangan depan pesilat usia dini di Pusat Latihan Tapak Suci Tenggarong. Metode deskriptif kuantitatif digunakan. kecepatan tendangan selama 15 detik, masing-masing kaki diberi tiga kali percobaan. Data diolah menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dan diklasifikasikan dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah. Hasil menunjukkan bahwa 33,3% peserta masuk kategori tinggi, 41,7% sedang, dan 25% rendah. Perbedaan kecepatan antara kaki kanan dan kiri juga ditemukan, menunjukkan dominasi tungkai tertentu pada sebagian besar peserta. Penelitian ini menegaskan pentingnya latihan kecepatan dan keseimbangan teknik kedua kaki dalam Pencak Silat dan dapat dijadikan dasar penyusunan program pelatihan yang lebih efektif.