Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SD/ MI ZAENOL FAJRI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.816 KB) | DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.477

Abstract

National education is organized through formal, informal and non-formal education. National education targets will be achieved if the purpose of learning achieved properly. The implementation of learning is influenced by internal and external factors. One example of internal factors is interest to learn and externals is the school environment. The school environment consists of educators and education personnel, teaching materials, fellow students and the physical environment (facilities and infrastructure). a good school environment in accordance with the standardization of education, it can increase student learning interest and facilitate the implementation of conducive learning. So that the purpose of learning can be achieved well and smoothly. In conclusion, that the influence of the school environment can have a positive impact on learning interest so that learning objectives can be achieved well and smoothly.
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD ZAENOL FAJRI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.875 KB) | DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.478

Abstract

Pendidikan menciptakan SDM yang berkualitas dipengaruhi oleh siswa, sarana dan prasarana, bahan ajar, dan guru. Guru harus memiliki keterampilan dalam menge lola proses belajar mengaja yang baik dan benar sesuai dengan karakteristik peserta didik, bahan ajar, sarana dan prasarana serta lingkungan belajar siswa. Salah satu keterampilan guru dalam mengajar adalah pemilihan model pembelajaran. Penerapan model pembelajaran yang baik dan benar apabila peserta didik dapat berinteraksi secara maksimal untuk menggali dan mengidentifikasi informasi, sehingga dapat menemukan pengetahuannya sendiri. Pembelajaran yang baik dan seperti ini disebut pembelajaran penemuan (Discovery Learning). Discovery learning merupakan model pembelajaran yang cenderung meminta siswa untuk melakukan observasi, eksperimen, atau tindakan ilmiah hingga mendapatkan kesimpulan dari hasil tindakan ilmiah tersebut. Maka dengan adanya discovery learning, peserta didik dapat belajar dengan baik dan lancar, sehingga dapat meningkatkan prestasi/ hasil belajar siswa.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Visual Berbasis Apilkasi Canva dalam Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di PAUD Al Muhaimin Bondowoso Zaenol Fajri; Ira Febriliana Dewi Riza; Himmatul Azizah; Yulia Sofiana; Ummami Ummami; Ayu Andila
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.841 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i3.8583

Abstract

Pelaksanaan pendidikan merupakan usaha yang dilakukan oleh semua komponen pendidikan untuk mewujudkan dan mengelola iklim pembelajaran agar anak didik dapat terbantukan dalam proses pengembangan potensinya. Pengembangan potensi peserta didik dipengaruhi oleh factor internal dan ekstrenal, salah satunya factor minat dan motivasi peserta didik. Untuk dapat meningkatkan hasil belajar dengan cara meningkatkan minat dan motivasi belajar. Minat dan motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan salah satu cara pemilihan media yang sesuai. Pemilihan media pembelajaran visual berbantuan aplikasi canva merupakan media yang sesuai untuk anak usia dini, karena dilihat dari cara pembuatan dan fitur tampilan atau gambarnya sangat mencerminkan karakter anak usia dini. Sehingga penelitian ini akan membahas tentang Pemanfaatan Media Pembelajaran Visual Berbasis Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di PAUD Al Muhaimin Pengarang Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memberikan data deskripsi tentang fakta dilapangan dengan menggunakan instrument observasi, wawancari dan dokumentasi. Pemanfaatan Media Pembelajaran Visual Berbasis Aplikasi Canva membuat anak lebih aktif dan antusias dalam belajar, karena tampilan media canva yang menarik, tampilan-tampilan gambar dan warna yang sesuai dan menarik minat belajar anak yang didukungan dengan rasa ingin tahu anak tentang media visual tersebut sangat tinggi, sehingga anak tidak bosan mengikuti pembelajaran. Maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran visual berbasis aplikasi canva dapat meningkatkan minat dan motivasi anak dalam belajar.
PENDAMPINGAN SISWA KELAS 1 DALAM MEMAHAMI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MATEMATIKA BERBANTUAN BENDA KONKRIT DI MI MAMBAUL FALAH Zaenol Fajri; Nurul Laili Afrida; Rizki Fitriya Nitasari; Fiki Zulfikar; Habibullah Habibullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18711

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di sekolah sering mengalami kendala, salah satunya adalah dari guru ataupun dari siswa, terutama pembelajaran matematika dikalangan siswa kelas 1 adalah mata pelajaran yang menimbulkan masalah karena sulit memahami materi pelajarannya berbeda dengan materi yang lainnya, apalagi siswa kelas 1 masih masa peralihan dari taman kanak-kanak yang masih sangat membutuhkan bimbingan khusus terutama tentang penjumlahan dan pengurangan seperti yang dialami siswa kelas 1 MI Mambaul Falah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu peserta didik kelas 1 dalam memahami penjumlahan dan penguran menggunakan bantuan media benda konkrit yang ada di sekitar peserta didik. Metode pelaksanaannya adalah Service Learning (SL) pada siswa kelas 1 MI mambaul Falah bondowoso untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar penjumalahan dan pengurangan dengan memanfaatkan media konkrit yang ada disekitar siswa. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan sebagai bahan feedback dari kegiatan yang sudah dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian ini secara umum sudah dapat membantu lembaga Pendidikan MI Mambaul Falah, namun secara khusus siswa kelas 1 yang mengalami kesulitan dalam belajar, siswa lancar dan faham tentang operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan bantuan media konkrit yang ada disekitar siswa.
BAHAN AJAR TEMATIK DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 Zaenol Fajri
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/pjp.v5i1.226

Abstract

The curriculum 2013 emphasized on learning of an approach thematic basis, to solve Approach learning that integrate some competence and subject into various theme, so that a students primary school (SD/MI) are not learning this partial between the charge a lesson. Of an approach to a thematic basis, Influence on the use of the teaching materials, So teaching materials used is teaching materials thematic Teaching materials thematic completely consistent with 2013 curriculum and characteristic of students. The development level students are still at reflect holistic and concrete operational. Students could not understanding the concept of subjects when given separately, so the use of teaching materials thematic is very suitable for elementary school students (SD/MI)
PENGGUNAAN METODE QUESTION STUDENT HAVE DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Fathor Rozi; Fajri, Zaenol; Intan Nuraini, Yulia Putri
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): January
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v10i1.1444

Abstract

Student learning activity in general is a student who is involved in the process of teaching and learning activities, such as finding the main idea of ​​subject matter, solving problems or applying what students learn to a problem that exists in real life. In increasing activeness in learning, there needs to be a teacher factor, where this factor is the most important in the learning process, in essence the teacher is the one who directly facilitates the learning process. Because activeness in learning greatly influences learning outcomes or achievements with students being active in the classroom, actively asking questions, actively answering teacher questions, writing, listening and so on. The research aims to determine the use of the Student Have Question Method in increasing student learning activity. This research uses a qualitative method with a case study type, the case study type was chosen to explore data, explain facts, understand and explain phenomena and events that occur at an object located at MTs Miftahul Khair. The use of this type of research method is carried out within an integrated framework. The results of this field research found that the implementation of the Question Student Have method at MTs Miftahul Khair positively increased student participation, opened up opportunities for developing critical thinking skills, and had a positive impact on student memory and understanding. This method succeeds in creating a more interactive learning environment and supports holistic student growth. The implications of using the Question Student Have Method encourage students to ask questions, and can increase student involvement in the learning process. Students who actively ask questions tend to be more mentally and emotionally involved in the learning material
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DI KB AN NAWAWI BONDOWOSO Zaenol Fajri; Nurul Mutmainah; Sajuri Sajuri
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 1 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-APRIL 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v8i1.231

Abstract

Early childhood grows and develops so quickly that there is a chance for them to become more competent in their early years. Giving children knowledge and developing their numeracy abilities is one of the learning tasks in early childhood education. It is the responsibility of the teacher to design learning activities for the development of numeracy abilities following the child's developmental stage, contextual factors, and standards for the accomplishment level of early childhood symbolic development. With the aid of learning resources that take the form of tangible things, like games of snakes and ladders, teachers can assist young children in developing their numeracy skills. The game of snakes and ladders is played by many players/teams, which helps develop children's social and emotional abilities and facilitates peer interaction. This study aimed to enhance students' numeracy abilities at KB An Nawawi Bondowoso through cooperative learning supported by snakes and ladders gaming media. This study is an example of classroom action research, and it has three stages: planning, action and observation, and activity reflection. The tools employed were observation logs, interviews, and documentation. According to studies, indicators were able to develop as planned and exceptionally well in each of the first two cycles, going from 69% to 77% to 86% in the third cycle. Therefore, KB An Nawawi Bondowoso's numeracy skills can be improved by using cooperative learning with the help of snakes and ladders gaming media.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STORYTELLING GUNA MENINGKATKAN LANGUAGE SKILL PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) PKK PELITA BANGSA PAKUNIRAN PROBOLINGGO Jazilurrahman Jazilurrahman; Halimatus Sa’diyah; Zaenol Fajri
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 1 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-APRIL 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v8i1.235

Abstract

Children are a mandate from Allah SWT (God Almighty) who must be educated, nurtured and cared for carefully so that later they become perfect human beings, useful for religion, nation and state. With education, children are expected to be able to develop all their potential. Education must also be able to give birth to quality students, both physically and mentally in order to achieve the expected goals. Early childhood education (PAUD) in general is education that is organized with the aim of facilitating the growth and development of children as a whole. Early childhood education also emphasizes all aspects of the child's intelligence and personality. This education is given to children aged 4-6 years, especially Kindergarten (TK) or other similar education within that age range. Kindergarten is a form of formal pre-school education that helps the physical and spiritual growth and development of children before entering elementary school education. The purpose of this study was to determine children's language skills by using storytelling learning at PKK Pelita Bangsa Pakuniran Kindergarten. The research method uses a type of qualitative research and a case study approach. The research subjects were in class A with a total of 25 children, there were 12 boys and 13 girls. The data collection technique was using snakeball sampling, the data sources used were primary and secondary. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data analysis uses Miles Huberman analysis which consists of data reduction, data display and drawing conclusions. The results of the study showed that this storytelling media can facilitate learning and can improve children's language development. In addition to the fun of this storytelling media, there are picture story books and hand puppets where children really like illustrated stories and hand puppets so that children become enthusiastic about learning. This storytelling media can also improve children's way of thinking, add new vocabulary, add to children's language and also children's curiosity to learn new things and this storytelling media can also make it easier for teachers to convey learning to children.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP DISIPLIN BELAJAR SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) BADRUL MAULA Jazilurrahman Jazilurrahman; Zaenol Fajri; Muslimatut Toyyibah
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 1 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-APRIL 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v8i1.236

Abstract

Pendidikan merupakan usaha atau proses yang ditujukan untuk membina kualitas sumber daya manusia seutuhnya agar ia dapat melakukan perannya dalam kehidupan secara fungsional dan optimal. Peran guru sangat berpengaruh dalam terciptanya karakter dan kepribadian peserta didik. Guru sebagai sosok utama dalam dunia pendidikan yang memiliki peran penting dalam mendidik serta membimbing peserta didik menjadi manusia yang cerdas dan mempunyai akhlak maupun karakter yang terpuji. Salah satu yang dapat dijadikan sebagai kunci untuk penanaman sikap disiplin belajar adalah peran guru, yaitu dengan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki mereka untuk mengajak peserta didik menerapkan sikap disiplin. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis Peran Guru dalam membentuk sikap Disiplin belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Badrul Maula Mojodungkol Suboh Situbondo, apa saja peran yang dijalankan, upaya yang dilakukan serta untuk mengetetahui secara lebih konkrit faktor-faktor yang mempegaruhi optimalisasi perkembangan sikap disiplin anak di madrasah. Diharapkan bisa menjadi bahan referensi serta evaluasi tentang membentuk sikap disiplin anak bagi guru dan ataupun bagi orang tua. Dalam rangka mendapatkan data dari hasil penelitian, dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus. Tekhnik pengambilan data dengan tekhnik snawball sampling.sumber data yang digunakan ialah primer dan sekunder. Tekhnik pengumpulan data dengan observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi.. Sedangkan tekhnik analisis data menggunakan model Miles Huberman yaitu meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam membentuk Disiplin Belajar siswa di MI Badrul Maula Suboh Situbondo adalah guru sebagai tauladan, pendidik,,inisiator, evaluator dan pembimbing. Para guru berupaya dalam membentuk sikap disiplin siswa adalah dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan, ceramah dan simulasi. Penelitian ini bermanfaat bagi guru, untuk dapat berperan sebagai suri tauladan yang baik, untuk memberikan bimbingan dan pengawasan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa.
LEARNING MANAGEMENT BASED ON RELIGIOUS MODERATION Fandrik Haris Setia Putra; Zaenol Fajri; Fadhail Nur Wahid Ramli
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 2 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v8i2.391

Abstract

Schools must use learning management for the learning process to go as intended. The principal and instructors govern the planning, supervision, assessment, and student discipline processes in schools. As a result, the instructor plays a crucial role in education so pupils can understand and learn. For pupils to be able to put the concepts of love and compassion for one another into practice, one of the instructor's responsibilities is to also teach about religious consciousness. Students are expected to be aware of God's teachings, particularly those related to obeying his commands and avoiding his prohibitions. This study describes the MI Islamiayh Situbondo's religious moderation-based learning management system. This research is qualitative, and the data collection methods are interviews, documentation, and observation. The findings demonstrated that MI Islamiyah's learning management application focuses on curriculum, teachers, students, facilities, and parents. These areas must be well-organized to ensure that learning proceeds as intended. Students are taught to be hablum minallah and habblum minannas in MI Islamiyah, and professors offer direction on what it means to be a religious person and how to deepen one's faith and piety. Children are also taught ethics toward their friends and other people. It follows that by paying attention to the issues listed above, religious moderation-based learning can be implemented..