Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL PENJAKORA

PENGARUH METODE LATIHAN DAN TINGKAT KETEBALAN LEMAK TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI Kusuma, Ketut Chandra Adinata
JURNAL PENJAKORA Vol 3, No 1 (2016): April 2016
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.553 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh pelatihan senam aerobic low impact dan senam zumba terhadap tingkat kesegaran jasmani, (2) perbedaan tingkat kesegaran jasmani antara mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak tinggi dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara pelatihan senam dan ketebalan lemak terhadap kesegaran jasmani. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Jumlah sampel penelitian 60 mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) tahun 2016. Hasil analisis data yang diperoleh adalah (1) kelompok mahasiswa yang mendapatkan latihan senam aerobik low impact memiliki jumlah rata-rata 118 detik lebih tinggi daripada kelompok latihan senam zumba pada peningkatan kesegaran jasmani, (2) perbandingan rata-rata hasil kesegaran jasmani pada kelompok mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak tinggi memiliki hasil akhir lebih tinggi yaitu 469.2 poin daripada mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak rendah yaitu 450.8poin, dan (3) ada interaksi antara metode latihan dan ketebalan lemak dengan kesegaran jasmani. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) kelompok senam aerobik low impact memiliki tingkat kesegaran jasmani lebih baik daripada senam zumba, (2) kelompok mahasiswa dengan ketebalan lemak rendah memiliki tingkat kesegaran jasmani lebih baik daripada kelompok mahasiswa dengan ketebalan lemak tinggi, (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode latihan dengan ketebalan lemak terhadap kesegaran jasmani. Disarankan kepada pelaku olahraga dalam meningkatkan kesegaran jasmani perlu dipertimbangkan tentang ketebalan lemak. Karena semakin tinggi lemak maka semakin lama untuk memperoleh kesegaran jasmani yang baik, serta dimulai melakukan aktivitas senam aerobik low impact dan senam zumba.
TINGKAT KONDISI FISIK WASIT SEPAKBOLA PENGKAB PSSI BULELENG Kusuma, Ketut Chandra Adinata
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.459 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan daya tahan (VO2max), (2 )kapasitas vital paru, dan (3) kecepatan lari yang dimiliki oleh wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.Jumlah subyek penelitian ini 26 orang. Teknikpengumpulan data menggunakan MFT(Multistage Fitness Test)untuk mengukur daya tahan (VO2max), spirometer untuk mengukur kapasitas vital paru, dan tes lari 30 meteruntuk mengukur kecepatan lari.Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VO2max wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Sedang, 11 orang (42,31 %) kategori Kurang, dan 11 orang (42,31 %) kategori Kurang Sekali. Kapasitas vital paru wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng terdapat 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 9 orang (34,62 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 1 orang (3,85 %) kategori Kurang. Kecepatan lari wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 6 orang (23,08 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 3 orang (11,54 %) kategori Kurang, dan 1 orang (3, 85 %) kategori Kurang Sekali. Berdasarkan hasil di atas disarankan kepada Pengkab PSSI Buleleng untuk menyusun program latihan yang kontinyu dan terarah sehingga dapat meningkatkan kondisi fisik wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng.
PENGARUH METODE LATIHAN DAN TINGKAT KETEBALAN LEMAK TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI Ketut Chandra Adinata Kusuma
JURNAL PENJAKORA Vol. 3 No. 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v3i1.11667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh pelatihan senam aerobic low impact dan senam zumba terhadap tingkat kesegaran jasmani, (2) perbedaan tingkat kesegaran jasmani antara mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak tinggi dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara pelatihan senam dan ketebalan lemak terhadap kesegaran jasmani. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Jumlah sampel penelitian 60 mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) tahun 2016. Hasil analisis data yang diperoleh adalah (1) kelompok mahasiswa yang mendapatkan latihan senam aerobik low impact memiliki jumlah rata-rata 118 detik lebih tinggi daripada kelompok latihan senam zumba pada peningkatan kesegaran jasmani, (2) perbandingan rata-rata hasil kesegaran jasmani pada kelompok mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak tinggi memiliki hasil akhir lebih tinggi yaitu 469.2 poin daripada mahasiswa yang memiliki ketebalan lemak rendah yaitu 450.8poin, dan (3) ada interaksi antara metode latihan dan ketebalan lemak dengan kesegaran jasmani. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) kelompok senam aerobik low impact memiliki tingkat kesegaran jasmani lebih baik daripada senam zumba, (2) kelompok mahasiswa dengan ketebalan lemak rendah memiliki tingkat kesegaran jasmani lebih baik daripada kelompok mahasiswa dengan ketebalan lemak tinggi, (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode latihan dengan ketebalan lemak terhadap kesegaran jasmani. Disarankan kepada pelaku olahraga dalam meningkatkan kesegaran jasmani perlu dipertimbangkan tentang ketebalan lemak. Karena semakin tinggi lemak maka semakin lama untuk memperoleh kesegaran jasmani yang baik, serta dimulai melakukan aktivitas senam aerobik low impact dan senam zumba.
TINGKAT KONDISI FISIK WASIT SEPAKBOLA PENGKAB PSSI BULELENG Ketut Chandra Adinata Kusuma
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i1.11754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan daya tahan (VO2max), (2 )kapasitas vital paru, dan (3) kecepatan lari yang dimiliki oleh wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.Jumlah subyek penelitian ini 26 orang. Teknikpengumpulan data menggunakan MFT(Multistage Fitness Test)untuk mengukur daya tahan (VO2max), spirometer untuk mengukur kapasitas vital paru, dan tes lari 30 meteruntuk mengukur kecepatan lari.Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VO2max wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Sedang, 11 orang (42,31 %) kategori Kurang, dan 11 orang (42,31 %) kategori Kurang Sekali. Kapasitas vital paru wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng terdapat 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 9 orang (34,62 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 1 orang (3,85 %) kategori Kurang. Kecepatan lari wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 6 orang (23,08 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 3 orang (11,54 %) kategori Kurang, dan 1 orang (3, 85 %) kategori Kurang Sekali. Berdasarkan hasil di atas disarankan kepada Pengkab PSSI Buleleng untuk menyusun program latihan yang kontinyu dan terarah sehingga dapat meningkatkan kondisi fisik wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng.
Crossfit : Solusi Bugar Bagi Masyarakat Urban Chandra, Ketut Chandra Adinata Kusuma; I Putu Herry Widhi Andika; I Made Sutajaya; I Gusti Putu Sudiarta; Wahyu Setyadi, Muhammad; Kamaluddin
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i1.75921

Abstract

Menurunnya tingkat kebugaran jasmani masyarakat Indonesia, termasuk daerah perkotaan menjadi tantangan dalam mewujudkan pembangunan bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji olahraga yang efektif meningkatkan kebugaran masyarakat urban. Penelitian ini termasuk penelitian kajian pustaka. Data yang dibutuhkan adalah artikel ilmiah yang telah terbit di berbagai jurnal. Pencarian artikel dilakukan menggunakan mesin pencarian cepat Google Scholar. Kata kunci yang dimasukan adalah CrossFit dan dimulai dari terbitan tahun 2020 hingga 2024. Artikel yang digunakan sebagai data primer adalah artikel yang terbit pada jurnal nasional, minimal terakreditasi Sinta 4, dan jurnal internasional bereputasi. Berdasarkan hasil screening diperoleh delapan artikel yang eligible unutk dikaji. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa CrossFit sangat relevan dilakukan oleh masyarakat urban. Disarankan bagi masyarakat urban untuk mencoba metode CrossFit karena tidak membutuhkan waktu panjang dan berdampak pada kebugaran kardiovaskuler maupun kemampuan otot rangka. Limitasi dari penelitian ini adalah belum mengkaji artikel yang mengungkap resiko cedera yang dapat muncul maupun profil cedera dari para pelaku CrossFit, baik dari kalangan atlet-non atlet.
Tingkat VO2max dan Indeks Massa Tubuh: Studi Analisis Kondisi Fisik Atlet PPLP Bali Kusuma, Ketut Chandra Adinata; I Gede Suwiwa
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.84232

Abstract

Kondisi fisik menjadi fondasi atlet dalam menampilkan performa puncak saat berlatih maupun bertanding atau berlomba. Tingkat VO2max dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat dijadikan gambaran kondisi fisik atlet secara umum. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat VO2max dan IMT atlet PPLP Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survey. Populasi penelitian ini adalah atlet PPLP Provinsi Bali. Total sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian ini yakni 23 atlet PPLP Provinsi Bali. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data VO2max yakni Yo-Yo Intermitten Recovery Test. IMT didapatkan berdasarkan kalkulasi tinggi dan berat badan. Data selanjutnya dianalisis menggunakan frekwensi dan rata-rata berbantuan microsoft excel. Hasil saat ini menunjukan bahwa 13.04% tingkat VO2max kurang sekali, 60.87% kategori kurang, dan 26.09% kategori cukup.  Hasil IMT menunjukkan 4.35% tergolong obesitas, 4.35% overweight, 78.26% ideal, dan 13.04% underweight. Hasil VO2max secara keseluruhan belum memenuhi standar (minimal kategori baik) sehingga temuan saat ini dapat dijadikan salah satu dasar penyusunan program pelatihan. Sebagian besar IMT atlet mencapai ideal, namun masih terdapat atlet dengan status obesitas, maupun underweight yang kurang baik dalam menunjang kebugaran.
Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Puslatda Kota Denpasar Ditinjau Dari Kapasitas VO2Max Ariani, Luh Putu Tuti; Kusuma, Ketut Chandra Adinata
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.84271

Abstract

Kebugaran jasmani atlet memiliki peranan penting dalam menentukan program latihan  dan juga sebagai pondasi awal dalam pembinaan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran Jasmani atlet puslatda kota Denpasar. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.  Populasi penelitian adalah atlet puslatda Kota Denpasar berjumlah 330 orang dari 39 cabang olahraga. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data kebugaran jasmani adalah Multistage Fitness Test (MFT), dan 12-minute run/walk cooper test. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa tingkat kebugaran jasmani kategori baik sekali 2%, kategori baik 3%,  kategori cukup 14% dan kategori kurang 42% dan kurang sekali 40%. Simpulannya, tingkat kebugaran jasmani atlet puslatda kota Denpasar mayoritas dalam kategori kurang sehingga diperlukan program latihan yang terencana dalam memperbaiki tingkat kebugaran jasmani supaya tercapai peningkatan prestasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.
Co-Authors ., Agassi Gelar Dzikri Tanggo ., Dewi Dendy Pratiwi ., Dr. Suratmin, S.Pd. M.Or ., Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or. ., Gung Mas Goniiyun Pelangi ., I Gusti Nyoman Ardy Yudistira ., Jeremia Tarigan ., KADEK FEBRI YOGIANA ., Kanisius Sinyorio Kehi ., Ketut Agus Wipranantha ., Km Juli Ari Pranata ., M. Ryan Padli ., Muhamad Khalil Rahman ., Ni Komang Wiwin Ariningsih ., Sanaji ., Siti Jamilatul Hasanah ., Syarif Hidayat, S.Pd., M.Pd. Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana AJI BAYU WIYATNA Anak Agung Ngurah Putra Laksana Andika , I Putu Herry Widhi Ariani, Ni Luh Putu Artanayasa, Wayan BAYU WIYATNA, AJI Esaki, Kazuki fatimah Fatimah Fernando, Iwan Gede Doddy Tisna MS Gede Eka Budi Darmawan Gede Eka Budi Dharmawan Gede Mardana Gede Suwiwa Hendra Mashuri Hendriketa da Silva I Dewa Gede Bagus Adityarama Gunawan I Gede Ratnaya I Gede Suwiwa I Gusti Putu I Ketut Yoda I Made Satyawan I Made Sutajaya I Putu Herry Widhi Andika I Wayan Lasmawan I Wayan Muliarta I Wayan Muliarta Junior, Nelson Kautzner Marques Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Udy Ariawan Kusuma, I Dewa Made Aryananda Wijaya Luh Putu Tuti Ariani Lukas Natalindung Saragih M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan . Made Agus Dharmadi Michael, Jonatan Muhammad Wahyu Setiyadi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Pratama, Susilo Suherman S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Suprapto, Kennedy Raga Setya Suratmin Suratmin Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syarif Hidayat Wahyu Setyadi, Muhammad Wasti Danardani Wiwin Ariningsih, Ni Komang Yogi Parta Lesmana, Kadek Yovhandra Ockta Yullianto, M Dwi ZAINUL ARIFIN