Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

BUDI DAYA JAMUR KUPING DENGAN INOVASI KAMAR KOSONG KOSAN MAHASISWA SEBAGAI KUMBUNG JAMUR Suryani, Suryani; Sariani, Sariani; Earnestly, Femi; Yermadona, Helga; Rizalman, Rizalman; Akbar, Yustitia; Purnawati, Yuliesi; Rahmawati, Rahmawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i1.61-66

Abstract

The 7.8 magnitude earthquake and Tsunami issue that hit Padang City in 2009 caused Bung Hatta University to move its Campus to the Aie Pacah area, which is the green belt for the Tsunami. Results in the loss of income of people who have boarding rooms. Especially the RT 002RW 005 Housekeeping Group Wisma Wisma Warta Ulak Karang Padang, which located near the entrance of the campus. Because many boarding rooms left by students who moved to move near the new university. The purpose of this service is to increase community income by utilizing vacant rooms as a place/land for the cultivation of ear mushroom cultivation (Auricularia auricula). The method of carrying out this activity is training at the backlog maintenance stage, without preparing to make backlogs, the backlog is purchased from backlog artisans to accelerate the return of capital, bookkeeping training, business management training such as packaging, brands and business licenses. This community service program, in the third week, has been able to make money and increase the income of this group, replacing the boarding house/boarding house—fresh ear mushrooms sold per kg of Rp. 100,000 The group's ear mushroom brand is "S'ARICULA" (Fresh and Processed Ear Mushroom). This Community Service Program can solve problems with this group.
EDUKASI KESEHATAN PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI PRODUK BERMANFAAT PADA BANK SAMPAH PASIE NAN TIGO Earnestly, Femi; Nurhaida, Nurhaida; Firdaus, Firdaus; Azfa, Naila Arifah; Nugraha, Rezky Adrian; Muchlisinalahuddin, Muchlisinalahuddin
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7458

Abstract

Minyak bekas masak adalah limbah dari rumah yang sering dibuang sembarangan atau dipakai lagi dalam memasak. Penggunaan kembali minyak bekas dapat menimbulkan zat berbahaya seperti senyawa karsinogenik asam lemak trans dan radikal bebas yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit degeneratif. Selain itu, membuangnya ke dalam saluran air dapat mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat. Pemakaian minyak jelantah sampai dua kali pemanasan masih dapat ditoleransi. Namun jika lebih dari dua kali, terlebih jika warnanya sudah berubah menjadi kehitam-hitaman, maka minyak tersebut sudah tidak baik dan harus dihindarkan. Kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan mengenai risiko minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan, serta memberikan pelatihan untuk mengolahnya menjadi produk yang berguna, seperti sabun dan lilin aromaterapi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup penyuluhan kesehatan, demonstrasi, praktik langsung, dan penilaian peserta dengan memberikan kuisioner kepada peserta pengabdian kepada pengelola Bank Sampah Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang bahaya kesehatan dari minyak bekas dan keterampilan mereka dalam membuat produk olahan yang aman dan memiliki nilai ekonomis, dimana peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra meningkat dari 48% ke 90%. Program ini menjadi contoh pendidikan kesehatan pencegahan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga.Kata kunci: minyak jelantah, edukasi kesehatan, sabun, lilin aromaterapi, pemberdayaan masyarakat
Pengaruh Variasi Pelarut Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) Aprilia, Della; Earnestly, Femi; Rosa, Rida
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7654

Abstract

Antioksidan mempunyai peranan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia karena fungsinya dapat menghambat dan menetralisir terjadinya reaksi oksidasi yang melibatkan radikal bebas. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan adalah daun sirih merah (Piper crocatum) dan daun sirih hijau (Piper betle L). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut metanol 60%, etanol 60%, aseton 60%, isopropanol 60% terhadap berapa besar kadar antioksidan yang terkandung pada ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dan daun sirih hijau (Piper betle L). Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan menggunakan asam galat sebagai larutan pembanding. Aktivitas antioksidan dinyatakan dalam bentuk IC50 . Hasil aktivitas antioksidan pembanding asam galat diperoleh IC50 = 1,61 µg/mL, dan Sampel ekstrak daun sirih merah dan daun sirih hijau dengan pelarut Etanol 60%, Metanol 60%, aseton 60%, isopropanol 60%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, aktivitas antioksidan yang baik yaitu ekstrak etanol dan isopropanol daun sirih merah sebanyak 334 µg/mL tetapi itu masih tergolong lemah.Kata kunci: Daun Sirih Merah, Daun Sirih Hijau, Antioksidan , DPPH, IC50