Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANGAN PUSAT KREATIVITAS PEMUDA DI KABUPATEN GRESIK DENGAN TEMA ARSITEKTUR KONTEMPORER Abdullah Dani Fadhlur Rohman; Wiwik Widyo Widjajanti; Firdha Ayu Atika
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik dikenal dengan kabupaten banyak pabrik, namun jumlah pengangguran di Gresik masih tergolong tinggi, yang mana angka pengangguran tersebut didominasi oleh usia produktif. Disisi lain kabupaten Gresik memiliki potensi dibidang kreatif yang cukup berkembang seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi. kreativitas saat ini juga semakin berkembang terutama dalam bidang desain grafis, fotografi, seni lukis dan graffiti atau mural. Namun kreativitas tersebut belum bisa dikembangkan karena belum adanya fasilitas yang mewadahi para kreator dan komunitas seni untuk saling berdiskusi dan mengembangkan bakat mereka. Maka dari itu perancangan pusat kreativitas pemuda di Kabupaten Gresik ini diharapkan bisa untuk memfasilitasi para kreator dan komunitas seni untuk mengasah keahlian mereka supaya mampu bersaing dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. dengan mengusung tema arsitektur kontemporer akan menghasilkan desain bangunan yang ikonik yang mudah untuk diingat dan dikenali fungsinya. Didukung Konsep Makro Dinamis, dengan Konsep Mikro Tatanan Lahan Responsif yang diharapkan bisa merespon keadaan sekitar, konsep Mikro Bentuk Simbolis yang mentransformasikan bentuk damar kurung yang mana merupakan kesenian khas kabupaten Gresik, dan Konsep Mikro Ruang Ekspresif yang mana ruangan akan didesain dengan banyak warna yang mencerminkan sebuah kreativitas. Dengan demikian diharapkan para kreator bisa nyaman dan lebih semangat untuk menciptakan karya, ide, imajinasi dan inovasi yang baru.
PERANCANGAN KOMPLEKS PERDAGANGAN DAN PENGOLAHAN BUAH DURIAN DI WONOSALAM DENGAN TEMA ARSITEKTUR HIJAU Abbi Ali Achmadi; Ika Ratniarsih; Wiwik Widyo Widjajanti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Wonosalam berada di Kabupaten Jombang, yang terkenal dengan hasil pertanian buah durian. Jenis buah durian yang terkenal di Wonosalam adalah buah durian bido. Wilayah Wonosalam belum memiliki suatu tempat untuk memanfaatkan potensi durian yang ada. Jenis metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif, untuk studi banding terdiri dari studi literatur antara lain; Warso Farm di Bandung, Durianman SS2 di Malaysia, Graha Unilever di Banten, Woden Orchid di China, Wonderwoods di Belanda. Pada Perencanaan dan Perancangan Kompleks Perdagangan Dan Pengolahan Buah Durian ini, memiliki lokasi tapak di Jl. Raya Wonosalam-Bareng, dan memiliki luas lahan 3,5 hektar. Untuk batas pada tapak sebelah barat berbatasan dengan kebun durian, sebelah utara berbatasan dengan area hutan, sebelah timur berbatasan dengan permukiman serta di sebelah selatan berbatasan dengan kebun durian. Fasilitas Utama pada Kompleks Perdagangan Dan Pengolahan Buah Durian di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang adalah gedung pengolahan buah durian dan gedung perdagangan. Tema yang digunakan adalah Arsitektur Hijau, dimana pendekatan perencanaan bangunan yang berusaha untuk meminimalisasi berbagai pengaruh membahayakan pada kesehatan manusia dan lingkungan. Konsep makro adalah Adaptif, yaitu menyesuaikan kontur dan bentuk durian. Konsep mikro tatanan lahan rekreatif, mikro bentuk responsif, dan Mikro ruang  integrasi. Dengan konsep bentuk responsif diharapkan dapat merepresentasikan bentuk kulit durian pada atap bangunannya. Dan, dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menunjang aktivitas perdagangan dan pengolahan buah durian dengan memperhatikan protokol kesehatan serta menerapkan prinsip Arsitektur Hijau
ARSITEKTUR KONTEMPORER SABAGAI TEMA DESAIN REAL ESTATE DI SIDOARJO Hardiana Martasari; Wiwik Widyo Widjajanti; Suci Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sidoarjo berbatasan langsung dengan Kota Surabaya di mana Kabupaten Sidoarjo menjadi penyangga fasilitas perumahan dan wilayah peri urban bagi Kota Surabaya yang menyebabkan begitu banyak perkembangan di bidang industri sehingga berkembang juga pertumbuhan penduduk sehingga tingginya kebutuhan untuk menyediakan perumahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Tema yang diterapkan pada rancangan ini adalah Arsitektur Kontemporer yang berkaitan dengan desain yang unik dan mengikuti zaman. Menerapkan konsep makro arsitektur modern  yang masih berkaitan dengan kontemporer. Rancangan tatanan lahan menggunakan konsep cluster dengan menggolongkan unit rumah sesuai dengan ukuran luas lahan dan bangunan. Rancangan bentuk bangunan memadukan konsep modern dengan kontemporer. Pada rancangan ruang menggunakan konsep minimalis dengan menyesuaikan kegunaan ruang tersebut.  Pada bangunan perumahan yang dirancang memiliki 3 tipe hunian, sehingga setiap desain lansekap, bangunan interior dan eksterior sangat memperhatikan fungsi. Fasilitas yang terdapat diperumahan ini antara lain Masjid, Taman Lingkungan,Kantor Pemasaran, Food Courd, Ruko, Club House, Klinik, Taman Kanak – Kanak. Diharapkan objek tersebut dapat menarik minat dari calon pembeli dan penghuni perumahan agar dapat bersosialisasi dengan masyarakat yang lain sehingga menciptakan hidup guyup rukun dan gotong royong.
PENGEMBANGAN UKM BERBAHAN DASAR KULIT UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN Syamsuri Syamsuri; Wiwik Widyo Widjajanti; Evi Yuliawati; Yustia Wulandari Mirzayanti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit Kecil Menengah (UKM) Mitra adalah UKM yang memiliki produk utama berupa dompet dengan bahan baku baik kulit maupun imitasi. Selain dompet, terdapat produk tas, gantungan kunci, jaket dan sabuk. UKM mitra yang terlibat dalam kerjasama ini  ada 2, yaitu : Lufas Gallery dan Rafi Jaya Collection. Kedua UKM memiliki permasalahan-permasalahan yang hampir sama yakni: proses pengerjaan yang masih konvensional yaitu sebagian besar proses dilakukan secara manual mengandalkan ketrampilan para pekerja, hal tersebut menjadi penghambat Mitra untuk dapat mengembangkan usahanya. Akses menuju pemasaran ekspor cenderung agak sulit sehingga pengiriman untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Luar Negeri menjadi terhambat. Minimnya pendidikan dan kemampuan pekerja juga menjadi kendala serius bagi Mitra. Melihat permasalahan yang dialami oleh Mitra, maka Tim Pelaksana IbPE Pengusaha Produk Kerajian Kulit bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Mitra agar berpotensi ekspor lebih tinggi serta untuk dapat menciptakan kemandirian Mitra dan meningkatkan daya saing pada industri sejenis.  Dari hasil pengamatan di lapangan dan wawancara langsung dengan Mitra, terdapat empat aspek yang menjadi fokus pada program IbPE ini yaitu produk, produksi, pemasaran dan proses.  Pelaksanaan program IbPE diharapkan dapat membantu Mitra dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha baik secara kualitas maupun kuantitas agar dapat meningkatkan pemenuhan permintaan dari konsumen serta memperkenalkan usaha kerajinan berbahan dasar kulit kepada masyarakat mancanegara. Sehingga tujuan untuk membantu meningkatkan pemasaran produk ekspor terpenuhi.
Perencanaan dan Perancangan Rumah Sakit Khusus Bedah di Kota Banyuwangi, Jawa Timur Zian Afifah; Wiwik Widyo Widjajanti; Broto Wahyono Sulistyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedah dalam ilmu kesehatan yang terfokus pada penggunaan teknik bedah untuk meneliti dan menyembuhkan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh penyakit atau cedera berat. Jumlah pasien yang memerlukan tindakan bedah dalam upaya metode penyembuhan  mengalami kenaikan yang terus signifikan pertahunnya dan tidak diimbangi dengan adanya fasilitas yang secara khusus menangani persoalan tersebut terutama dalam meningkatkan proses penyembuhan pasien. Hal ini disebabkan karena kurangnya wawasan bagaimana menciptakan lingkungan yang dapat memberikan suasana ruang yang menekankan rasa nyaman dan dapat memberikan semangat pada pasien. Manfaat Rumah Sakit Khusus bedah diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat Kota Banyuwangi akan kebutuhan fasilitas kesehatan yang berkaitan dengan tindakan pembedahan melalui rumah sakit dengan pendekatan Arsitektur Berwawasan Lingkungan dengan menciptakan lingkungan penyembuhan sehingga dapat membantu proses penyembuhan pasien, dan memberikan rasa nyaman dan tenang bagi keluarga pasien, serta petugas medis. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif dan data diperoleh dari studi kasus lapangan dan literatur. Rancangan desain dengan makro konsep Healing Environment  mengacu pada proses penyembuhan pasien. Mikro konsep bentuk adalah Green Architecture dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Mikro konsep Interior Natural dan Semangat dengan memberikan kesan alam dan memberikan warna yang memberi semangat. Mikro konsep pada tatanan lahan dengan sirkulasi terarah. Serta menciptakan zoning yang jelas.
Aspek Sains Bangunan Dan Struktur Stasiun Mass Rapid Transit Di Surabaya Tema : Arsitektur Urban Design Tania Eka Putri Gerdy; Wiwik Widyo Widjajanti; Esty Poedjioetami
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Mass Rapid Transit di Surabaya merupakan sebuah sarana transportasi yang direncanakan di Surabaya. Fungsi utama dari fasilitas tersebut adalah sebagai fasilitas transportasi umum yang cepat dan ditujukan untuk membantu masyarakat pengguna jalan lalu lintas agar tingkat kemacetan berkurang, dapat meminimalisir polusi udara, kecelakaan lalu lintas, menghemat biaya bahan bakar dan mempercepat aktifitas karena transportasi massal ini memiliki jalur khusus yang aman dan nyaman. Metoda yang di terapkan dalam perancangan Stasiun Mass Rapid Transit ini menggunakan tema “Urban Design”, yang nantinya akan diaplikasikan di segala aspek, Terutama pada bagian luar dan bagian dalam bangunan, memberikan image sebuah kereta api maupun kota Surabaya itu sendiri. Hasil rancangan tema yang ada di dukung dengan konsep makro (Smart Building) dengan menciptakan bangunan yang tanggap terhadap lingkungan. Konsep mikro tata lahan (Connected) dengan menggabungkan transportasi umum lainnya, yang bertujuan mempermudah aktifitas pengguna transpotasi umum. Konsep mikro bentuk (Modern) yang terpaku dengan waktu sehingga memilih bentuk dan material yang mengikuti zaman, untuk bentuk mengambil bentuk dasar tabung sehingga memberikan image kereta itu sendiri. Konsep mikro ruang (Smart) dalam segi penataan ruang yang tepat sesuai dengan urutan aktifitas yang ada, sehingga ruang akan terkelompok dengan sendirinya dan sirkulasi pengunjung akan terarah secara otomatis, untuk image Kota Surabaya akan di hadirkan dalam interior stasiun.
PENGGUNAAN SMART PHONE SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PEMASARAN UNTUK MENINGKATAKAN PENJUALAN KERAJINAN KERANG PANTAI KENJERAN SURABAYA Suci Ramadhani; Ratna Puspitasari; Wiwik Widyo W
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Kenjeran merupakan salah satu tempat wisata yang sudah cukup terkenal bagi masyarakat di Jawa Timur, terutama masyarakat Kota Surabaya. Pemkot Surabaya telah melakukan beberapa perbaikan sarana dan prasaran terhadap wisata Pantai Kenjeran untuk dapat menarik kunjungan wisata, salah satunya membangun Sentra Ikan Bulak yang berlokasi di area Pantai Lama Kenjeran dan berdekatan dengan Taman Surabaya.  Sentra Ikan Bulak diperuntukkan untuk para pedagang dan para UKM khususnya yang menjual hasil olahan ikan dan kerajinan kerang untuk menajajakan hasil produksinya. Namun sayangnya, bangunan yang dibangun sejak tahun 2012 ini tidak menunjukkan kenaikan tingkat kunjungan pembeli, sehingga banyak pedagang kerajinan kerang yang berada di lantai 2 Sentra Ikan Bulak gulung tikar dan beralih professi. Kurangnya minat wisatawan dan masyarakat Surabaya khususnya untuk berkunjung dan membeli dagangan hasil kerajinan cangkang kerang menjadikan Sentra Ikan Bulak hanya diisi oleh satu atau dua pedagang kerajinan cangkang kerang. Kerajinan cangkang kerang merupakan salah satu hasil kerajinan khas Surabaya, khususnya Pantai Kenjeran dan dapat menjadi cinderamata bagi wisatawan. Potensi yang dimiliki oleh hasil kerajinan cangkang kerang bukan hanya fungsinya sebagai cindramata, tapi keunikan hasil produksi karena di olah dari bahan kerang dan diberikan pernak pernik yang menarik mata. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan agar produk kerajinan cangkang kerang tidak hilang adalah pemasaran secara on-line dengan  menggunakan sosial media sebagai salah satu ssarana penjualan produk. Pelatihan yang dilakukan berupa strategi pemasarn on-line pembuatan email, pembuatan akun media sosial, dan juga aplikasi penggunaannya berupa pengunggahan foto, membalas pesan
Taman Ekologi Sebagai Pelestarian Budaya Kangean Bertema Ekowisata A.Sabita Bintang Mardiamsa; Sigit Hadi Laksono; Wiwik Widyo Widjajanti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia adalah peranan penting dalam membangun dan melestarikan sebuah lingkungan baik lingkungan alami ataupun buatan. kurangnya wisata yang berbasis edukasi kelestarian lingkungan membuat pemerintah melakukan kegiatan pelestarian alam untuk menarik wisatawan asing agar berkunjung ke Indonesia khususnya di kepulauan kangean ini yang terkenal memiliki banyak ciri khas budaya, hewan endemik khas pulau, seperti musang pandan kangean, ayam bekisar, nuri jambul kuning, dan lain-lain serta tempat-tempat eksotis lainya. Jenis metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisa dari studi korelasi dari lapangan maupun literatur, di identifiksai masalah-masalah yang ada dalam studi tersebut dan hasil dari pemecahan masalah, di aplikasikan dalam objek. Pada proses perencanaan dan perancangan Ekowisata di kepulauan kangean ini menerapkan kaidah-kaidah tema ekowisata serta menggunakan konsep makro yaitu arsitektur berwawasan lingkungan karena kedua kaidah tersebut sangat cocok diterapkan pada obyek Ekowisata ini.jadi hasil dari desain ini adalah merancang suatu tempat untuk memfasilitasi masyarakat agar sadar akan betapa pentingnya pelestarian alam dan budaya agar tidak terjadi kerusakan ekosistem.
Penerapan Arsitektur Simbolis Pada Bangunan Wisata Edukasi Aplikasi Desain Grafis Dan Animasi Pada Busana Di Surabaya Oryanto Untario; Esty Poedjioetami; Wiwik Widyo Widjajanti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan salah satu kota potensial dengan sumber daya manusia berusia muda terbanyak. Namun beberapa dari mereka kurang mampu bersaing dalam dunia kerja dikarenakan kurangnya kemampuan spesifik (skill). Kebanyakan dari mereka beralih profesi menjadi freelancer design serta entrepenuer, karena saat ini jasa desainer khususnya dibidang grafis dan animasi sangat dibutuhkan. Salah satu alasannya karena relatif mudah dipelajari juga berguna sebagai media promosi dan iklan. Disisi lain, dunia busana juga mengalami kenaikan yang signifikan. Terbukti tiap adanya pameran busana tiap tahun warga kota Surabaya memiliki antusiasme yang besar. Demi mewujudkannya maka dibutuhkan suatu wadah yang bisa mengedukasi para SDM muda dan masyarakat dengan skill khususnya dibidang grafis dan animasi, serta mengenalkan cara pengaplikasianya pada produk busana. Dibangunnya Bangunan Wisata Edukasi Aplikasi Desain Grafis dan Animasi pada Busana bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Pembangunan wisata edukasi ini akan ditempatkan berdekatan dengan kawasan wisata Atltantis Park tepatnya di jalan Dukuh Sutorejo, Surabaya bertujuan menjadi daya tarik masyarakat Surabaya.Mengambil tema Arsitektur Simbolis dengan makro konsep dinamis, bangunan ini dapat mereprentasikan masing-masing ciri khas ketiga elemen grafis, animasi dan busana pada bangunan. Mikro konsep colorfull digunakan pada ruang sehingga terbentuk ruang yang lebih komunikatif dan atraktif. Serta tata lahan yang memusat membantu sirkulasi pengunjung menjadi lebih runtut dan teratur dalam kawasan tersebut
Rancangan Kompleks Taman Budaya Kalimantan Timur dengan Langgam Neo Vernacular di Kota Samarinda Muhammad Kinanjar Rahayu; Wiwik Widyo Widjajanti; Broto Wahyono Sulistyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya terbentuk dari banyak unsur termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, pakaian, dan karya seni. Rendahnya pengetahuan menyebabkan akulturasi kebudayaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung didalam kebudayaan daerah. Kompleks Taman Budaya Kalimantan Timur di Kota Samarinda, dengan pendekatan tema arsitektur Neo Vernakular dan menerapkan makro konsep (Develop Culture) yang menciptakan desain dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh sebuah tradisi yang kemudian sedikit atau banyaknya mangalami pembaruan menuju suatu karya yang lebih modern atau maju tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi setempat. Konsep mikro tatanan lahan (Cultural Cluster), menciptakan desain tatanan lahan dengan pembagian cluster area pada tiap masing-masing perbedaan kebudayaan. Konsep mikro bentuk (Attractive Culture) menciptakan desain bentuk bangunan dengan konsep atraktif diangkat karena mampu mewakili esensi objek sebagai bangunan wisata kebudayaan, Konsep mikro ruang (Adaptive Culture) dalam Arsitektur menciptakan desain ruang secara langsung maupun tak langsung berhubungan dengan ruang, ruang yang berfungsi sebagai wadah kegiatan, pembentukan ruang dimulai dari suasana kebudayaannya, dan setelah itu menyesuaikan dengan fungsi tiap ruang yang di desain.
Co-Authors A W Ekaraga A.Sabita Bintang Mardiamsa A.Tutut Subadyo Abbi Ali Achmadi Abdullah Dani Fadhlur Rohman Achmadi, Abbi Ali Adi Cakranegara, Pandu Afifah, Zian Ahmad Fahmi Fatchur Rizal Ahmad Vicky Fahrezi Akbal, M Amansyah, Muhammad Amin Setyo Leksono Amir Mukmin Rachim Anastasia Eka S.T.H. Anna Triningsih Anna Triningsih Antariksa Ardhianty, Elsa Juliana Arief Fahmi Lubis Aries Priyambodo Arlini Dyah Radityaningrum Atika, Firdha Ayu Azizah, S B W Sulistyo Bayu Pratama Putra Bima Pratama Fauzi Putra Brina Oktafiana Broto Wahyono Sulistyo Broto Wahyono Sulistyo Broto Wahyono Sulistyo Broto Wahyono Sulistyo David Sony Setyawan Dede Agus dede agus, dede Dwi Eka Noor Safitri E Poedjioetami Esty Poedjioetami Esty Poedjioetami Evi Yuliawati Evi Yuliawati Evi Yuliawati Fahrezi, Ahmad Vicky Failasuf Herman Hendra Failasuf Herman Hendra Failasuf Herman Hendra Farissa Nuur Khamalis Sakinah Febriany Nurshella Gerdy, Tania Eka Putri Hardiana Martasari HERI IRAWAN Heri yanto I Gede Damarutha Adrian Nugraha I Gusti Bagus Wiksuana I Made Odde Arca Winata I Nyoman Ryu Arca Wiguna Ika Ratniarsih Inas Oktavia Putri Indra Komara, Indra Irawan, Heri Irfani, Muhammad Syihabuddin Karya Arsitra Rismansyah Kuspitsari, Rossy Shinta Liga Dwi Rudiantoro M H Syaifudin Made Suryanatha Prabawa Mardiamsa, A.Sabita Bintang Martasari, Hardiana Miftakhul Maulidyah Ulfatah Modesta Noberti Mohamad Hidayat Muhtar Muhammad Ihya Ulumiddin Muhammad Kinanjar Rahayu Nadhila, Nadia Nurarifah Nareswarananindya, Nareswarananindya Noberti, Modesta Noviyanti, Yuli Dwi Nur Wahyu Adelia Ratih Nurshella, Febriany Oktafiana, Brina Oryanto Untario Pawane, Filia Feronika Permanasari, Wahyu Dinda Prakoso, Gerhana Bagas Pramesti, Sheila Oktaviani Pratama, Muhammad Antoni Dana Pratama, Randy Putra, Bayu Pratama Putra, Bima Pratama Fauzi Rahayu, Muhammad Kinanjar Ramadhan, Zam Zami Ramadhani, Annisa Nur Randy Pratama Salisnanda Ratih, Nur Wahyu Adelia Ratna Puspitasari Rismansyah, Karya Arsitra Rizal, Ahmad Fahmi Fatchur Rizky Rusmal Rohman, Abdullah Dani Fadhlur Rozi, M. Fatchur Rusmal, Rizky S.T.H., Anastasia Eka Safitri, Dwi Eka Noor Salisnanda, Randy Pratama Samuel Kristian Bani Samuel Kristian Bani Selvi Marcellia Sigit Hadi Laksono Siti Azizah Suci Ramadhani Suci Ramadhani Suci Ramadhani, Suci Sulistyo, Broto Wahyono Syahrian Najma Alif Syarifudin SYAMSURI Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syarifudin, Syahrian Najma Alif Tania Eka Putri Gerdy Ulfatah, Miftakhul Maulidyah Ulumiddin, Muhammad Ihya Untario, Oryanto Wulandari, Arviana Wulandari, Yustia Y E Sutantio Yaelt Lemus Vergara, Andrea Yoga Widianto Yulfiah, Yulfiah Yuli Dwi Noviyanti Yustia Wulandari Yustia Wulandari Mirzayanti Zamroni Abdussamad Zian Afifah