Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : journal of indonesian management

Studi Perilaku Cuci Tangan Lansia di Kantor Kecamatan Ciledug Kota Tangerang: Kajian Kebijakan Tindak Lanjut Suryani, Yeni; Hadiyani, Susan
Journal of Indonesian Management Vol. 4 No. 2 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jim.v4i2.4039

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku mencuci tangan pada lansia di Kantor Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Sampel yang digunakan diperoleh dengan menerapkan rumus Slovin sehingga jumlahnya mencapai 60 responden lansia. Penelitian ini menganalisis distribusi usia dan jenis kelamin lansia serta perilaku mencuci tangan pada lansia yang berada di dua wisma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 60-74 tahun sebanyak 53 orang (88,3%), sementara lansia berusia 75-90 tahun berjumlah 7 orang (11,7%). Penelitian melibatkan 60 responden yang terbagi sama antara laki-laki dan perempuan, yaitu 30 laki-laki (50%) dari Wisma A dan 30 perempuan (50%) dari Wisma B. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kelompok usia 60-74 tahun mendominasi, yang menandakan bahwa lansia dalam rentang usia ini masih relatif sehat dan aktif. Perilaku mencuci tangan pada lansia menunjukkan bahwa hanya 2 orang (3,3%) yang memiliki tingkah laku cara cuci tangan dengan baik, 22 orang (36,7%) memiliki perilaku cukup baik, dan 36 orang (60%) memiliki tingkah laku cara cuci tangan dengan  cuci tangan kurang baik. Penelitian ini merekomendasikan agar penyuluhan dan edukasi lebih lanjut diberikan kepada lansia untuk meningkatkan perilaku cuci tangan yang tepat, guna mendukung peningkatan kualitas hidup lansia di Kantor Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
Gambaran Kualitas Tidur Para Remaja dengan Kecenderungan Game Daring Pada SMK P Babakan Tangerang Nurbaiti, Siti; Utami, Rahayu Tri; Hadiyani, Susan; Isniani, Halimah; Novri
Journal of Indonesian Management Vol. 5 No. 2 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jim.v5i2.4040

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas tidur pada remaja yang memiliki kecenderungan bermain game daring di SMK P Babakan Tangerang. Aktivitas bermain game daring merupakan salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan oleh remaja, khususnya pada era digital saat ini yang memudahkan akses melalui perangkat smartphone. Kebiasaan bermain game secara berlebihan, terutama pada malam hari, berpotensi memengaruhi ritme sirkadian, durasi tidur, serta kualitas tidur pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan seluruh siswa kelas XII sejumlah 76 responden melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri atas Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, serta kuesioner untuk menilai kecenderungan bermain game daring. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,1% remaja memiliki kecenderungan tinggi dalam bermain game daring, sedangkan 76,3% responden mengalami kualitas tidur yang buruk. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecenderungan bermain game daring dan kualitas tidur (p = 0,000), dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 9,6. Hal ini menandakan bahwa remaja dengan kecenderungan tinggi bermain game daring memiliki risiko 9,6 kali lebih besar mengalami kualitas tidur buruk dibandingkan remaja dengan kecenderungan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa intensitas bermain game daring secara berlebihan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan tidur remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam mengembangkan program edukasi terkait pola tidur yang sehat serta pengendalian durasi bermain game daring pada remaja.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Para Remaja tentang Bahaya Narkoba di RT/RW Xx/Yy Sudimara Barat Ciledug Tangerang Hadiyani, Susan; Sholeha, Asshiva Zahra; Tiara Permata Sari, Tiara Permata Sari
Journal of Indonesian Management Vol. 4 No. 4 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jim.v4i4.4044

Abstract

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius karena dapat menimbulkan berbagai dampak merugikan, baik terhadap kondisi tubuh, kesehatan psikologis, maupun kehidupan sosial seseorang, terutama pada usia remaja.  Kajian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya narkoba di RT 04/RW 13 Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Tangerang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 remaja yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, dampak penggunaannya, dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase tingkat pengetahuan responden, yang dikategorikan menjadi Baik (skor ≥ 76%), Cukup (56%–75%), dan Kurang (≤ 55%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai bahaya narkoba, yaitu sebanyak 18 responden (60%), sementara 8 responden (26,7%) memiliki pengetahuan cukup dan 4 responden (13,3%) tergolong kurang. Adapun mengenai pengetahuan jenis-jenis narkoba, sebagian besar responden berada pada kategori cukup (46,7%), diikuti baik (23,3%) dan kurang (30%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun remaja telah memiliki pemahaman dasar, kemampuan mereka dalam mengenali berbagai jenis narkoba masih terbatas. Dapat dikatakan bahwa tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya narkoba cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait jenis-jenis narkoba. Saran penelitian lanjutan adalah memperluas sampel di berbagai wilayah, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif, serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan dan perilaku remaja. Peningkatan edukasi dan penyuluhan di sekolah, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat membantu remaja memahami dampak negatif narkoba dan menghindari penyalahgunaannya.